Centerindonesia **SIAK, RIAU** — Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di Provinsi Riau. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan proyek penanaman Jagung Pipil di Jalan Pencing Lestari, RT 03 RW 02, Dusun Air Jambai, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap awal berupa persiapan teknis dilakukan melalui *Zoom Meeting* langsung dari Polda Riau pada Kamis (11/6/2026) pukul 15.00 WIB. Langkah ini kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan tatap muka yang digelar di Ruang Bag SDM Polres Siak pada Jumat (12/6/2026) pagi pukul 10.30 WIB.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh pejabat utama Polda Riau dan Polres Siak, di antaranya Karo SDM Polda Riau Kombespol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Kasubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda Riau Kompol Imam Wahyu Pramono, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polres Siak Kompol Sohermansyah, S.H., serta Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H. Turut hadir pula Kanitbinmas Polsek Kandis Iptu Hendrizon HZ, personel Bhabinkamtibmas, Staf Ahli Karo SDM, serta perwakilan masyarakat dan mitra proyek, Bapak Lintong Sinambela dan Bapak Michael Daniel Situmorang.
Dari total target kawasan, saat ini telah siap lahan efektif seluas 12 hektar yang terbagi menjadi dua skema pengelolaan. Lahan seluas 4 hektar akan dikelola langsung oleh kelompok tani setempat, sementara 8 hektar sisanya akan dikelola secara mandiri oleh tim proyek Kandis.
Kondisi fisik lahan saat ini dipastikan telah siap sepenuhnya untuk proses penanaman. Tanah telah melalui tahap pembajakan menggunakan sistem *Rotary* dan telah diberikan pupuk kompos guna menjaga kesuburan tanah sebelum benih disemai.
Untuk mengoptimalkan hasil panen dan manajemen perawatan, proses penanaman akan dibagi ke dalam dua blok waktu:
* **Blok 1:** Dijadwalkan mulai ditanam pada minggu ketiga bulan Juni 2026 (pekan depan).
* **Blok 2:** Dijadwalkan untuk masa tanam pada bulan Juli 2026.
Meskipun lahan dan metode pembagian kerja telah siap, pihak panitia dan kepolisian terus menggeser persiapan ke tahap pemenuhan logistik. Saat ini, tim di lapangan tengah menunggu tibanya pasokan benih jagung pipil berkualitas. Sementara itu, untuk kebutuhan nutrisi tanaman seperti pupuk kandang, Urea, Phonska, dan KCL, saat ini masih dalam proses perundingan dan finalisasi pengadaan.
Sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan pihak swasta ini diharapkan dapat menjadi percontohan (*role model*) pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kabupaten Siak, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor pertanian.
(Ds)
