M C I

Selasa, 19 Mei 2026

Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Peduli Lingkungan Lewat Program POLSANAK dan Green Policing*

 




Centerindonesia Pekanbaru – Ditlantas Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sadar tertib berlalu lintas dan peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) dan Program Green Policing yang digelar di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai, Selasa (19/5/2026).


Kegiatan edukatif tersebut dipimpin langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. bersama personel Subditkamsel Ditlantas Polda Riau dan diikuti oleh 18 orang guru serta sekitar 90 murid dari TK Telkom dan TK Arsi.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas melalui metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Para murid juga diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, rambu peringatan, dan rambu perintah guna menanamkan budaya disiplin berlalu lintas sejak usia dini.


Selain edukasi lalu lintas, para peserta diajak mengenal Tugu Laka Lantas di Lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau sebagai sarana pembelajaran pentingnya keselamatan di jalan raya.


Suasana semakin meriah ketika personel Polwan Ditlantas Polda Riau memberikan pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas kepada para murid. Anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi edukatif.


Sebagai bagian dari implementasi Program Green Policing Polda Riau, Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan bibit pohon kepada para guru dan murid. Kegiatan tersebut menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini.


Perwakilan pihak yayasan sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan Polisi Sahabat Anak sangat positif dalam membentuk karakter disiplin dan menanamkan pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Ditlantas Polda Riau karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar perwakilan yayasan.


Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak tidak hanya bertujuan mengenalkan sosok polisi kepada anak-anak, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.


“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar AKBP Dasril.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau terus berkomitmen menghadirkan program edukasi yang humanis dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda.


“Program POLSANAK dan Green Policing merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Riau dalam membangun generasi yang peduli, disiplin, dan taat berlalu lintas sejak usia dini guna mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Provinsi Riau,” ungkapnya.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, para guru, dan seluruh murid peserta kegiatan dalam suasana penuh keakraban dan semangat edukasi.

(Ds)

Senin, 18 Mei 2026

Dukung Program Asta Cita Presiden, Polsek Kuantan Hilir Bersama Forkopimcam Tanam Jagung Pipil di Kampung Madura





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek Kuantan Hilir bersama unsur Forkopimcam dan masyarakat melaksanakan penanaman bibit jagung pipil di lahan milik Desa Kampung Madura, Kecamatan Kuantan Hilir, Selasa pagi (19/5/2026). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Penanaman jagung dilaksanakan di lahan seluas lebih kurang 1 hektare yang berada di Desa Kampung Madura. Kegiatan tersebut dihadiri PLT Camat Kuantan Hilir Rahman Chandra, S.Sos, Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., unsur BPP, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, BPD, Bumdes, serta masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


“Polri khususnya Polsek Kuantan Hilir siap mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam sektor ketahanan pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung pipil ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat dan memperkuat swasembada pangan di daerah,” ujar Kapolsek.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong agar hasil panen tahun ini dapat lebih maksimal.


“Kabupaten Kuansing saat ini berada di peringkat kedua tingkat Provinsi Riau dalam sektor pertanian jagung. Ini harus kita pertahankan bahkan ditingkatkan dengan kerja sama seluruh pihak,” tambahnya.


Sementara itu, Koordinator BPP Masriadi mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah serta melakukan evaluasi terhadap kendala yang terjadi pada musim tanam sebelumnya agar hasil panen tahun ini lebih baik.


PLT Camat Kuantan Hilir Rahman Chandra, S. Sos., juga menyampaikan bahwa Desa Kampung Madura nantinya akan dijadikan desa percontohan dalam pengembangan tanaman jagung di Kecamatan Kuantan Hilir.


“Walaupun ada beberapa kendala di lapangan terkait ketersediaan lahan, kita tetap optimis. Desa Kampung Madura diharapkan menjadi contoh bagi desa lain dalam mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.


Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Kasubag TU Lapas Narkotika Rumbai Tinjau Langsung Batas Lahan Dan Jalan Inspeksi Keliling Pagar Sebagai Bagian Dari Penataan Area





Centerindonesia Pekanbaru - Kepala Subbagian Tata Usaha dan Jajaran Lapas Narkotika Rumbai melakukan peninjauan langsung terhadap batas lahan dan Jalan Inspeksi keliling Pagar sebagai Bagian dari Penataan Area. Inspeksi ini bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan serta mendukung pemasyarakatan yang prima.


Dalam kegiatan tersebut, Kasubag TU Lapas Narkotika Rumbai, Budi Hamidi  menegaskan pentingnya batas lahan dan jalan inspeksi pagar sebagai langkah antisipasi dan penguatan keamanan di lingkungan Lapas. Hal ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pengelolaan pemasyarakatan yang lebih aman dan kondusif.


“Inspeksi pagar batas lahan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperkuat keamanan di area Lapas. Selain itu, ini juga mendukung program reformasi pemasyarakatan yang terus kami jalankan,” ujar Kasubag Tu


Inspeksi batas lahan dan pagar keliling ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, tertib, dan berintegritas.

(Ds)

Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Riau Hadirkan Police Goes To School dan Green Policing di SMKN 6 Pekanbaru*





Centerindonesia Pekanbaru - Suasana halaman SMKN 6 Pekanbaru tampak berbeda pada Senin pagi (18/05/2026). Ratusan siswa dan para guru mengikuti upacara bendera yang dipadukan dengan kegiatan Police Goes To School dan Green Policing Polda Riau yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, para siswa diajak memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas serta membangun disiplin sejak usia sekolah.


Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, AKBP Dasril mengingatkan para pelajar bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Ia juga menyoroti masih adanya pelanggaran lalu lintas yang melibatkan kalangan remaja, termasuk aksi berbahaya seperti standing sepeda motor yang sempat viral di kawasan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.


“Jangan jadikan jalan raya sebagai tempat mencari perhatian. Keselamatan diri jauh lebih penting karena keluarga menunggu kita pulang dengan selamat,” pesannya di hadapan para siswa.


Sementara itu, suasana kegiatan semakin hangat saat memasuki sesi tanya jawab interaktif antara personel Ditlantas Polda Riau dengan para siswa dan tenaga pendidik. Antusiasme peserta terlihat ketika satu per satu siswa mencoba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas, penggunaan helm standar SNI, hingga pentingnya mematuhi aturan di jalan raya.


Sebagai bentuk apresiasi, personel Ditlantas Polda Riau membagikan helm SNI secara gratis kepada siswa maupun tenaga pendidik yang aktif mengikuti sesi edukasi. Tidak hanya itu, personel juga membagikan brosur edukasi Kamseltibcarlantas dan Program Green Policing Polda Riau sebagai sarana meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dan kepedulian terhadap lingkungan.


Kegiatan semakin bermakna dengan adanya pemberian bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama di lingkungan sekolah. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.


Tampak para siswa dengan penuh semangat ikut menanam pohon bersama personel Ditlantas Polda Riau dan para guru. Selain menciptakan suasana hijau dan asri di lingkungan sekolah, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata cinta lingkungan yang terus digaungkan melalui Program Green Policing Polda Riau.


Kepala SMKN 6 Pekanbaru, Elva Susanti, S.Pd., M.M mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi para pelajar. Menurutnya, pendekatan edukatif yang dilakukan Ditlantas Polda Riau mampu memberikan pemahaman yang lebih dekat dan mudah diterima oleh siswa.


“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ditlantas Polda Riau di sekolah kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar siswa memiliki kesadaran tentang keselamatan berlalu lintas sekaligus peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.


Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.


“Pelajar hari ini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, penting bagi kita untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini agar mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia produktif,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa Program Green Policing Polda Riau menjadi langkah nyata Polri dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.


Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan hangat antara polisi, guru, dan para siswa dalam semangat bersama mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.

(Ds)

Polsek Kuantan Mudik Laksanakan Program Green Policing dan Gerakan Cinta Lingkungan di Desa Pisang Berebus





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam mendukung program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Polsek Kuantan Mudik melaksanakan kegiatan penanaman pohon sekaligus penyuluhan gerakan cinta lingkungan dan peduli hutan di Desa Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin pagi (18/5/2026).


Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Kuantan Mudik, yakni Bripka Hendri Fitra dan Briptu Bima Satria. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penanaman bibit pohon nangka sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penghijauan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Green Policing merupakan langkah Polri dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup dan kelestarian hutan.


“Program Green Policing ini tidak hanya sebatas penanaman pohon, namun juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah kerusakan hutan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam bagi generasi mendatang,” ujar Kapolsek.


Ia menambahkan, Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pembakaran hutan dan lahan serta menjaga ekosistem alam agar tetap lestari.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Dengan adanya program Green Policing ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan hutan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Siaga di SPBU, Distribusi BBM Dipastikan Aman dan Kondusif





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi bersama jajaran Polsek terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Polres Kuansing, Senin (18/5/2026). 


Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, penyalahgunaan distribusi BBM serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Kegiatan patroli dan pengamanan dilaksanakan di beberapa SPBU, di antaranya SPBU PT Kuantan Sako Desa Sako Kecamatan Pangean, SPBU Desa Koto Gunung Kecamatan Gunung Toar, SPBU di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah, hingga SPBU PT Raditia Putra Abadi Desa Logas Hilir Kecamatan Singingi.


Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Polres Kuansing dan jajaran Polsek melakukan pengecekan stok BBM, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan terhadap proses pengisian BBM subsidi agar sesuai dengan aturan yang berlaku.


Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib saat mengantre dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Selain itu, pihak pengelola SPBU diminta untuk tidak melayani pengisian menggunakan jerigen tanpa izin maupun kendaraan dengan tangki modifikasi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelancaran distribusi BBM serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Polres Kuansing bersama seluruh jajaran Polsek terus melakukan patroli dan pengawasan di SPBU guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar, aman dan tepat sasaran, serta mencegah adanya penyalahgunaan maupun penimbunan BBM,” ujar Kapolres.


Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat antrean kendaraan di SPBU.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti prosedur pengisian BBM dengan tertib demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.


Dari hasil monitoring di lapangan, kondisi stok BBM di sejumlah SPBU di wilayah Kuansing masih tersedia dan aktivitas pengisian BBM berlangsung aman meski terdapat antrean kendaraan di beberapa titik.


Polres Kuansing memastikan kegiatan patroli dan pengawasan di SPBU akan terus dilakukan secara rutin guna menjaga stabilitas kamtibmas serta memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terpenuhi dengan baik.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Ds)

Minggu, 17 Mei 2026

42 Jembatan Rampung, Polda Riau Hadirkan Akses dan Harapan Baru untuk Masyarakat Pelosok





Centerindonesia PEKANBARU — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Satgas Darurat Pembangunan/Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau. Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 42 jembatan di berbagai wilayah Riau berhasil diselesaikan dan kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat.


Pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau dengan total kekuatan 120 personel. Program ini menjadi bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait peningkatan akses masyarakat pedesaan, keselamatan warga, hingga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil.


Jembatan-jembatan yang selesai dibangun tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Siak, Dumai, Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Inhil, Inhu, Pelalawan, Kuansing hingga Kepulauan Meranti. Sebagian besar jembatan menjadi akses vital masyarakat menuju sekolah, kebun, tempat ibadah hingga pusat aktivitas ekonomi warga.


Di sejumlah lokasi, kehadiran jembatan baru bahkan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar. Anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan rusak dan membahayakan, kini dapat berangkat belajar dengan aman dan nyaman.


Selain itu, akses petani dan nelayan menuju lokasi usaha juga semakin lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa.


Meski demikian, Satgas masih terus melanjutkan pengerjaan 35 jembatan lainnya yang saat ini berada dalam tahap pembangunan. Beberapa proyek telah menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap penyelesaian.


Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.


Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat bekerja maksimal di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca.


“Kami akan terus bekerja sampai seluruh target pembangunan tahap kedua ini selesai. Semangat personel di lapangan sangat luar biasa karena mereka tahu jembatan yang dibangun akan menjadi harapan baru bagi masyarakat,” tambahnya.


Dari total pengerjaan yang berlangsung saat ini, terdapat pula 6 jembatan lain yang telah memasuki tahap persiapan pembangunan.


Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.


Dengan selesainya puluhan jembatan tersebut, Polda Riau tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun konektivitas, keselamatan, dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Bumi Lancang Kuning.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done