M C I

Sabtu, 14 Maret 2026

*Berbagai Kebahagiaan, Bupati Afni Ajak Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran*






Center Indonesia Kandis — Pemerintah Kabupaten Siak mengapresiasi pelaksanaan program Yatim/Dhuafa Bahagia yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak selama bulan Ramadan. Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata pemanfaatan zakat yang tepat sasaran sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak, Samparis, mengatakan bahwa program Yatim/Dhuafa Bahagia merupakan salah satu agenda prioritas dalam penyaluran zakat Ramadan, yang difokuskan untuk membantu anak yatim dan dhuafa memenuhi kebutuhan Hari Raya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Tanah Abang Store, Kecamatan Kandis, Jumat (13/3/2026), diikuti sebanyak 28 anak yatim dari tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kandis Kota, Kelurahan Simpang Belutu, dan Kelurahan Telaga Sam-sam. Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp500.000 yang langsung digunakan untuk belanja kebutuhan Lebaran dengan didampingi orang tua atau wali.

“Program Yatim/Dhuafa Bahagia ini kita laksanakan agar anak-anak yatim dan dhuafa juga dapat merasakan kebahagiaan menyambut Idulfitri. Mereka kita ajak berbelanja langsung supaya bisa memilih sendiri kebutuhan yang diinginkan,” kata Samparis.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Baznas dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak yatim dan dhuafa.

Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen sosial yang menghadirkan keadilan dan kebahagiaan di tengah masyarakat.

“Program Yatim/Dhuafa Bahagia ini sangat baik karena zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan. Kami sangat mendukung Baznas dalam memastikan zakat dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran,” kata Afni.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Siak yang telah memenuhi kewajiban zakat agar menyalurkannya melalui Baznas, sehingga pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara terstruktur dan memberi manfaat lebih luas.

“Semakin besar zakat yang dihimpun, semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu. Kita berharap program seperti Yatim/Dhuafa bahagia ini terus berlanjut, karena dampaknya sangat nyata dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan Ramadan,” ujarnya.

Baznas Kabupaten Siak turut menyampaikan terima kasih kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung, sehingga berbagai program sosial selama Ramadan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

(Desi suarni )

Malam Terakhir Safari Ramadan 2026 di Kandis, Bupati Siak Afni Zulkifli Tegaskan Pemerintah Tetap Hadir di Tengah Tekanan Fiskal






Center Indonesia Kandis — Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus tetap hadir di tengah masyarakat meskipun menghadapi tekanan fiskal yang berat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri malam terakhir Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Siak tahun 2026 di Masjid Al Hijrah, Dusun Lebuai Indah, Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Jumat malam (13/3/2026). 

Safari Ramadan malam ini menjadi rangkaian penutup dari kunjungan pemerintah daerah ke berbagai kecamatan selama bulan suci, yang sekaligus dilaksanakan bersamaan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Dalam keterangannya, Afni menyebutkan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan, terutama di tengah situasi keuangan daerah yang sedang tidak mudah.

“Alhamdulillah rangkaian Safari Ramadan tahun 2026 bisa kita tuntaskan. Total ada 28 titik yang kami kunjungi bersama Wakil Bupati. Bagi kami, turun langsung ke masyarakat adalah kewajiban, apalagi dalam situasi fiskal yang berat seperti sekarang. Justru di saat sulit, pemerintah tidak boleh menjauh,” kata Afni.

Ia mengakui bahwa kebutuhan pembangunan di Kabupaten Siak masih sangat besar, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas. Karena itu, pemerintah memilih untuk tetap hadir di tengah masyarakat guna mendengar langsung kebutuhan yang paling mendesak.

“Kita tidak bisa menutup mata, rakyat masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan. Infrastruktur, bantuan sosial, pelayanan dasar, semuanya masih perlu perhatian. Tapi dengan kondisi keuangan yang ada, kita harus bekerja dengan skala prioritas dan tetap menjaga optimisme masyarakat,” ujarnya.

Afni juga menekankan perubahan pola kepemimpinan di lingkungan pemerintah daerah, di mana aparatur dituntut lebih terbuka, dekat dengan masyarakat, dan meninggalkan sikap elitis.

“Saya selalu tekankan, aparatur itu tugasnya melayani, bukan dilayani. Sudah bukan zamannya lagi pejabat berjarak dengan rakyat. Kalau rakyat susah lalu kita tidak hadir, kepercayaan itu akan hilang. Karena itu saya minta semua jajaran membiasakan turun ke lapangan,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Afni menyebut pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Pemerintah Kabupaten Siak mulai memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi multipihak. Perusahaan harus ikut bertanggung jawab terhadap daerah tempat mereka beroperasi, terutama dalam pemeliharaan infrastruktur. Kita ingin CSR itu berkelanjutan, bukan sekadar simbolis,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung pelaksanaan sejumlah program nasional di daerah yang menurutnya masih perlu penyempurnaan agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Kita tentu mendukung program pemerintah pusat, tapi dari hasil kita turun langsung, masih ada daerah-daerah yang belum tersentuh. Justru masyarakat di pelosok yang seharusnya lebih dulu merasakan manfaat. Ini menjadi catatan yang akan kita sampaikan agar pelaksanaan ke depan lebih merata,” ujar Afni.

Ia juga meminta masyarakat memahami bahwa pada tahun pertama masa kepemimpinannya, tidak semua janji politik dapat langsung direalisasikan karena adanya perubahan kebijakan nasional serta tekanan fiskal yang harus dihadapi pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin berjanji tanpa melihat kemampuan. Kondisi sekarang menuntut kita menyesuaikan banyak hal. Tapi komitmen kami tidak berubah, pembangunan tetap berjalan, hanya saja harus dilakukan bertahap dan dengan kebersamaan,” katanya.

Menutup rangkaian Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Kandis, Afni menegaskan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi situasi sulit.

“Safari Ramadan ini bukan hanya silaturahmi, tapi cara kita memastikan bahwa pemerintah tetap ada bersama rakyat. Kalau kita kuat bersama, saling mendukung, insyaAllah tantangan seberat apa pun bisa kita lalui,” tutupnya.
(Desi suarni)

Jumat, 13 Maret 2026

Polsek Singingi Berbagi Takjil kepada Masyarakat, Wujud Kepedulian Polri di Bulan Ramadhan






Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Polsek Singingi Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Ramadhan Berbagi dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek Singingi, sekitar pukul 17.00 WIB. Jumat (13/3/2026)

Kegiatan berbagi takjil ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., bersama Ketua Bhayangkari Ranting Singingi Rita Azhari, serta diikuti personel Polsek Singingi dan ibu-ibu Bhayangkari.

Adapun personel yang turut serta dalam kegiatan tersebut di antaranya Kanit Reskrim IPDA Hezly H.I Pandjaitan, S.H, Ps. Kanit Intel AIPDA Eri Darmadi, S.E, Kasium AIPDA Jonderi Abdi, Bhabinkamtibmas AIPDA Rio Hendri, Ka SPKT BRIPKA Heri Sri Hutomo, serta personel Reskrim BRIPKA Kiki Haryatmal, BRIGADIR M. Arif, S.H dan BRIGADIR Abdi Karta, S.H.,

Pembagian takjil dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman tepat di depan Mako Polsek Singingi, dengan menyasar masyarakat pengguna jalan seperti pengendara sepeda motor, mobil, maupun warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa serta mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan agenda rutin Polsek Singingi setiap tahun selama bulan suci Ramadhan sebagai wujud nyata pelayanan dan kepedulian Polri kepada masyarakat.

Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Singingi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada warga.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Singingi Polres Kuantan Singingi selama bulan Ramadhan.

(Desi suarni)

Safari Ramadhan di Minas Timur, Bupati Siak Tegaskan Kesetiaan Bersama Masyarakat






Center Indonesia Minas , 12 Maret 2026 – Bupati Kabupaten Siak, Afni Z melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al Muttaqin, Dusun Lukut, Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Kedatangan Bupati Siak disambut langsung oleh Camat Minas Nurfa Octolita, Penghulu Kampung Minas Timur, para tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Al Muttaqin yang telah menunggu sejak sore hari.

Sebelum kegiatan berbuka puasa bersama, Bupati Siak menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan anak-anak di Dusun Lukut. Momen tersebut menjadi bentuk kedekatan pemimpin daerah dengan generasi muda serta masyarakat yang berada di wilayah pelosok.

Suasana penuh keakraban kemudian dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama masyarakat, yang menjadi rangkaian dari Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Siak tahun ini.

Dalam sambutannya, Bupati Siak menyampaikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam keadaan senang maupun saat menghadapi kesulitan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Saya ingin meyakinkan masyarakat saya, saya sebagai Bupati Siak akan selalu setia kepada masyarakat, dalam susah ataupun senang,” ujar Afni.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan serta saling mendukung dalam membangun daerah. Menurutnya, setiap pemimpin tentu berharap mendapat dukungan, kepercayaan, dan kasih sayang dari masyarakat yang dipimpinnya.

“Setiap pemimpin pasti ingin mendapatkan kasih sayang dari masyarakatnya. Karena dengan kebersamaan itulah kita bisa membangun daerah ini menjadi lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fachrurozi, Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak Wan Idris, serta masyarakat Dusun Lukut yang memadati Masjid Al Muttaqin.

Melalui Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Siak yang lebih maju dan sejahtera.

(Rls)

Polda Riau Kerahkan 3.815 Personel dalam Operasi Ketupat 2026, Pengguna Tol Diimbau Utamakan Keselamatan






Center Indonesia PEKANBARU – Sebanyak 3.815 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Riau. Personel tersebut akan bertugas dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut menjadi tanda kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri.

Kapolda Riau menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama melaksanakan perjalanan mudik.

“Operasi ini bertujuan memastikan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Irjen Herry.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik, Polda Riau menyiapkan 60 pos, yang terdiri dari 34 Pos Pengamanan (Pos Pam), 21 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 5 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut difungsikan untuk memantau jalur mudik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi pusat koordinasi apabila terjadi keadaan darurat selama masa operasi berlangsung.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa jajaran Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya pada ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Tol Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Tol Pekbang) yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol maupun jalan arteri agar selalu mengontrol laju kendaraan, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan selama perjalanan. Apabila merasa lelah, manfaatkan rest area di jalan tol maupun Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang telah disiapkan untuk beristirahat,” ujar Kombes Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga mengingatkan para pengendara untuk tidak berhenti atau parkir di bahu jalan, baik di jalan tol maupun di jalan arteri, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, mempersiapkan kondisi kendaraan dengan baik sebelum berangkat, serta bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tambahnya.

Kapolda Riau berharap melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait, seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

“Harapannya seluruh aktivitas masyarakat, khususnya arus mudik dan perayaan Idul Fitri, dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
(Desi suarni)

Dorong Akselerasi Pembangunan KDMP, Wabup Siak MoU Pinjam Pakai Aset Daerah






Center Indonesia Pekanbaru – Pemerintah Kabupaten Siak menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program nasional yang digagas pemerintah pusat untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah antara Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota se-Riau oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal, di Balai Serindit Aula Gubernuran, Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Riau untuk mendukung pembangunan dan pengembangan koperasi di daerah. Melalui pemanfaatan aset tersebut, diharapkan mempercepat implementasi KDMP di berbagai daerah.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan koperasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang terjadi harus mampu memberi manfaat hingga ke tingkat desa.

“Ekonomi yang tumbuh ini harus kita pastikan dapat dirasakan masyarakat luas. Tidak boleh hanya digerakkan oleh sektor besar saja, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan aktivitas koperasi di Riau saat ini cukup signifikan, terutama pada sektor perdagangan besar dan eceran. Sektor tersebut memberikan kontribusi sekitar 9 hingga 10 persen terhadap perekonomian daerah.

Untuk mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, pemerintah juga telah melakukan pemetaan lokasi pembangunan gerai koperasi di berbagai wilayah.

“Hingga saat ini sudah dilakukan pemetaan lahan di 1.570 lokasi, dengan 883 unit sedang dalam proses pembangunan, dan 51 unit di antaranya telah mencapai 100 persen,” jelas SF Hariyanto.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi RI, yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau yang dinilai cukup progresif dalam mendukung percepatan program nasional tersebut. 

Ia menyebutkan, berdasarkan pemantauan Kementerian Koperasi, Provinsi Riau termasuk salah satu daerah yang cukup cepat dalam mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih di Indonesia, 

“Provinsi Riau ini tercepat dalam melakukan pemetaan lahan, dan dari 38 provinsi di Indonesia, Riau masuk lima besar dalam percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih,” ujar Staf Ahli Menkop itu.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung program nasional tersebut untuk perputaran ekonomi dimulai dari desa maupun kelurahan. 

"kegiatan ini luar biasa, sehingga Riau bisa menjadi acuan terbaik bagi provinsi lain dengan inisiasinya tadi melalukan Mou terkait perjanjian pinjam pakai dengan Kabupaten/kota dan kemudian akan di serahkan ke TNI," ungkapnya.

"Mari kita bersama terus mengawal percepatan pembangunan koperasi ini mewujudkan program astacita pak presiden untuk membuat perputaran ekonomi dari desa maupun kelurahan," lanjutnya.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan penandatanganan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan pemanfaatan aset pemerintah dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pengembangan koperasi di daerah.

“Tadi kami melakukan penandatanganan, tentu ini penting untuk memastikan pemanfaatan aset pemerintah berjalan dengan baik. Ini juga komitmen kami mendukung percepatan pembangunan KDMP sebagai program nasional agar pengembangannya di daerah dapat berjalan baik dan memberi manfaat bagi pembangunan ekonomi masyarakat,” kata dia.

(Rls)

Dorong Akselerasi Pembangunan KDMP, Wabup Siak MoU Pinjam Pakai Aset Daerah






Center Indonesia Pekanbaru – Pemerintah Kabupaten Siak menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program nasional yang digagas pemerintah pusat untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah antara Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota se-Riau oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal, di Balai Serindit Aula Gubernuran, Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Riau untuk mendukung pembangunan dan pengembangan koperasi di daerah. Melalui pemanfaatan aset tersebut, diharapkan mempercepat implementasi KDMP di berbagai daerah.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan koperasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang terjadi harus mampu memberi manfaat hingga ke tingkat desa.

“Ekonomi yang tumbuh ini harus kita pastikan dapat dirasakan masyarakat luas. Tidak boleh hanya digerakkan oleh sektor besar saja, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan aktivitas koperasi di Riau saat ini cukup signifikan, terutama pada sektor perdagangan besar dan eceran. Sektor tersebut memberikan kontribusi sekitar 9 hingga 10 persen terhadap perekonomian daerah.

Untuk mempercepat pengembangan Koperasi Merah Putih, pemerintah juga telah melakukan pemetaan lokasi pembangunan gerai koperasi di berbagai wilayah.

“Hingga saat ini sudah dilakukan pemetaan lahan di 1.570 lokasi, dengan 883 unit sedang dalam proses pembangunan, dan 51 unit di antaranya telah mencapai 100 persen,” jelas SF Hariyanto.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi RI, yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau yang dinilai cukup progresif dalam mendukung percepatan program nasional tersebut. 

Ia menyebutkan, berdasarkan pemantauan Kementerian Koperasi, Provinsi Riau termasuk salah satu daerah yang cukup cepat dalam mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih di Indonesia, 

“Provinsi Riau ini tercepat dalam melakukan pemetaan lahan, dan dari 38 provinsi di Indonesia, Riau masuk lima besar dalam percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih,” ujar Staf Ahli Menkop itu.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung program nasional tersebut untuk perputaran ekonomi dimulai dari desa maupun kelurahan. 

"kegiatan ini luar biasa, sehingga Riau bisa menjadi acuan terbaik bagi provinsi lain dengan inisiasinya tadi melalukan Mou terkait perjanjian pinjam pakai dengan Kabupaten/kota dan kemudian akan di serahkan ke TNI," ungkapnya.

"Mari kita bersama terus mengawal percepatan pembangunan koperasi ini mewujudkan program astacita pak presiden untuk membuat perputaran ekonomi dari desa maupun kelurahan," lanjutnya.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan penandatanganan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan pemanfaatan aset pemerintah dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pengembangan koperasi di daerah.

“Tadi kami melakukan penandatanganan, tentu ini penting untuk memastikan pemanfaatan aset pemerintah berjalan dengan baik. Ini juga komitmen kami mendukung percepatan pembangunan KDMP sebagai program nasional agar pengembangannya di daerah dapat berjalan baik dan memberi manfaat bagi pembangunan ekonomi masyarakat,” kata dia.

(Rls)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done