M C I

Sabtu, November 07, 2026

*Shalat Subuh Keliling di Masjid Nurul Iman, Kapolres Pelalawan Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Silaturahmi*





Centerindonesia – Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kerinci menggelar kegiatan  Shalat Subuh Keliling dalam rangka menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di Kabupaten Pelalawan, Sabtu (07/11/ 2026)


Kegiatan berlangsung sekira pukul 04.40 WIB bertempat di Masjid Nurul Iman Jalan Hangtuah SP VI Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.


Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H. dan dihadiri Kompol Az. Rofiqi, Kabag Ren Polres Pelalawan, AKP Yulhairi, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Pelalawan, AKP Edy Haryanto, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Pelalawan, AKP Zulhendra, S.H., M.M., Kapolsek Pangkalan Kerinci, dan Iptu Sukri, S.E.


Turut hadir personel gabungan Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kerinci bersama jemaah Masjid Nurul Iman dengan jumlah jemaah sebanyak 40 orang.


Rangkaian kegiatan diawali dengan Shalat Subuh Berjamaah bersama masyarakat.

Dilanjutkan pembukaan oleh pengurus Masjid Nurul Iman yang menyambut baik kehadiran jajaran kepolisian ditengah - tengah jemaah.


Dalam sambutannya, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari mengatakan, _"Momen shalat subuh ini merupakan salah satu wujud silaturahmi antara personel Polres Pelalawan dengan masyarakat, khususnya jemaah Masjid Nurul Iman. Subuh Berjamaah merupakan program yang ke depan akan rutin dilaksanakan setiap harinya."_


Ia menegaskan, _"Kehadiran polisi saat shalat subuh berjamaah merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat, sehingga apabila ada keluhan maupun permasalahan yang terjadi silahkan disampaikan. Subuh Keliling ini bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat melalui ibadah berjamaah, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."_


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana warga dapat menyampaikan langsung keluhan dan permasalahan kamtibmas di lingkungannya. Rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 05.45 WIB, sampai dengan kegiatan berakhir jamaah mesjid nampak antusias dan puas atas kehadiran Polisi dtengah mereka.___

(Ds)

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Pantai, Lima Rakit Lanting Dimusnahkan


Sabtu, 7 November 2026





Centerindonesia,– Jajaran Polsek Kuantan Mudik melaksanakan penertiban aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 14.30 WIB. Jumat (6/11/2026).


Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik.


Penertiban dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Kuantan Mudik, IPDA Remol Harahap, S.H., bersama Unit Reskrim dan personel piket SPKT Polsek Kuantan Mudik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plh. Kapolsek Kuantan Mudik IPTU Padrianto menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut petugas menemukan sebanyak lima unit rakit lanting yang biasa digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin.


"Setibanya di lokasi, personel menemukan lima unit rakit lanting dalam keadaan tidak beroperasi. Selanjutnya, petugas melakukan tindakan pemusnahan dengan cara merusak dan membakar peralatan tersebut agar tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas PETI," ujar IPTU Padrianto.


Selain melakukan pemusnahan terhadap peralatan PETI, personel Polsek Kuantan Mudik juga memberikan imbauan kepada masyarakat Desa Pantai agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin.


Kapolres Kuantan Singingi melalui Plh. Kapolsek Kuantan Mudik menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan penertiban terhadap aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu kelestarian alam.


Dalam kegiatan tersebut tidak ada pelaku yang diamankan maupun barang bukti yang disita karena lima unit rakit lanting yang ditemukan dalam keadaan tidak beroperasi langsung dimusnahkan di lokasi.


Polsek Kuantan Mudik mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas penambangan ilegal. Apabila mengetahui adanya kegiatan PETI, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.


Dengan adanya kegiatan penertiban ini, diharapkan dapat memberikan efek pencegahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Ds)

Polres Kuansing Bersama Polsek Jajaran Laksanakan Subuh Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas


Sabtu, 7 November 2026





Centerindonesia,– Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Subuh Keliling bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Polsek jajaran Polres Kuansing tersebut berlangsung sejak dini hari dengan menyambangi masjid dan mushola serta melaksanakan Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat.


Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di Polsek Kuantan Tengah, Kuantan Mudik, Singingi Hilir, Pangean, Benai, Singingi, Cerenti, Kuantan Hilir, Hulu Kuantan, serta Logas Tanah Darat.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polri berbaur langsung dengan para jemaah, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Selain melaksanakan ibadah Sholat Subuh berjamaah, personel juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat serta membangun komunikasi yang harmonis.


Menurut Kapolres, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat, mendengarkan aspirasi serta memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa peduli terhadap keamanan lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas atau hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak Kepolisian setempat maupun Bhabinkamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambah AKBP Hidayat Perdana.


Lebih lanjut, Kapolres berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.


Adapun tujuan kegiatan Subuh Keliling tersebut meliputi pelaksanaan ibadah Sholat Subuh berjamaah, mempererat tali silaturahmi, menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, meningkatkan motivasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta mewujudkan situasi Harkamtibmas yang aman dan kondusif.


Dengan terlaksananya kegiatan Subuh Keliling secara rutin dan berkelanjutan, Polres Kuantan Singingi berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Benai Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Muara Langsat, Satu Rakit Dimusnahkan


Sabtu, 7 November 2026





Centerindonesia,– Jajaran Polsek Benai melaksanakan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (7/11/2026).


Kegiatan penindakan yang dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Benai, IPDA Tri Hari, S.H., M.H., bersama personel BRIGPKA Aldestan dan BRIPDA Yuhaldo.


Penindakan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah tersebut.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penertiban dengan memusnahkan satu unit rakit PETI yang sudah tidak bermesin melalui tindakan pembakaran dan pengerusakan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Benai IPTU Parsaulian Simanjuntak, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penindakan tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap laporan masyarakat sekaligus upaya mencegah aktivitas pertambangan ilegal di wilayah hukum Polsek Benai.


"Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu ketertiban masyarakat," ujar Kapolsek.


Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil memusnahkan satu unit rakit PETI. Sementara itu, tidak ada pelaku yang diamankan dan tidak ada barang bukti yang dibawa oleh petugas.


Kapolsek Benai juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas PETI.


Melalui kegiatan ini, Polsek Benai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI demi menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Musnahkan 6 Unit Rakit PETI di Dua Lokasi


Sabtu, 7 November 





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi, Polda Riau, melalui Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Benai melakukan penindakan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di dua lokasi berbeda, Dalam penindakan tersebut, petugas memusnahkan sebanyak enam unit rakit PETI. Sabtu (7/11/2026).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Romlan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat.


Penindakan pertama dilakukan personel Polsek Kuantan Mudik yang dipimpin Kanit Intelkam IPDA Remol Harahap, S.H., di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik. Petugas menemukan lima unit rakit lanting dalam kondisi tidak beroperasi, kelima rakit tersebut dirusak dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.


Sementara itu, penindakan kedua dilakukan personel Polsek Benai yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Tri Hari, S.H., M.H., bersama personel di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya. Petugas menemukan satu unit rakit PETI tanpa mesin yang kemudian dimusnahkan dengan cara dirusak dan dibakar.


"Dari dua lokasi tersebut, total enam unit rakit PETI berhasil dimusnahkan. Dalam kegiatan ini tidak ada pelaku yang diamankan maupun barang bukti yang dibawa petugas," jelas IPTU Romlan.


Ia menegaskan, Polres Kuansing akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI serta mengajak masyarakat untuk tidak melakukan penambangan emas tanpa izin karena berpotensi merusak lingkungan dan melanggar hukum.


"Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas PETI," tutup IPTU Romlan.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

*Bupati Afni Dorong Penguatan Pangan Lokal dari Hulu ke Hilir, Bidik Peluang di Program MBG*





Centerindonesia — Bupati Siak Afni Zulkifli mendorong penguatan pangan lokal dari hulu hingga hilir agar tidak sekadar menjadi produk olahan rumah tangga, tetapi mampu menciptakan rantai ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.


Salah satu peluang yang ingin dikembangkan adalah memasukkan produk pangan lokal ke dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan demikian, program pemenuhan gizi nasional tersebut diharapkan sekaligus membuka pasar bagi produk pangan masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah.


Hal itu disampaikan Afni saat membuka Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Siak di Halaman Siak Bermadah, Kamis (5/11). Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak.


Afni mengapresiasi kreativitas TP PKK dari 14 kecamatan yang menghadirkan beragam inovasi olahan pangan berbasis potensi lokal. Menurut dia, keberagaman menu B2SA dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil hingga lanjut usia.


Namun, Afni mengingatkan bahwa pengembangan pangan lokal tidak boleh berhenti pada inovasi menu dan proses penyajian. Pemerintah daerah perlu memikirkan ketersediaan bahan baku, produksi, distribusi hingga penyerapan produk agar manfaat ekonominya dirasakan masyarakat secara luas.


"Nilai ekonominya bukan hanya pada suapan yang masuk ke mulut, melainkan bagaimana rantai pasok ini berjalan. Kalau mulai dari hulunya kita pikirkan, baru muncul kata sejahtera," ujar Afni, Jum’at (6/11/2026).


Ia menegaskan, penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. DKPPP, TP PKK, camat hingga penghulu diminta mengambil peran agar potensi pangan lokal dapat dikelola secara berkelanjutan.


Afni juga membuka peluang agar berbagai menu hasil inovasi masyarakat dapat menjadi alternatif sajian di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai pelaksana layanan program MBG.


Menurut dia, pemanfaatan bahan pangan lokal dalam program tersebut dapat memberikan dua manfaat sekaligus, yakni meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat dan memperluas pasar bagi produk pangan daerah.


"Kita ingin kreativitas dan inovasi ini diberdayakan. Pangan lokal adalah kekuatan utamanya. Kalau terserap, hulu hingga hilirnya bisa menciptakan masyarakat yang sehat sekaligus sejahtera," katanya.


Afni juga berharap TP PKK dapat dilibatkan dalam Satgas MBG untuk membantu pengawasan pelaksanaan program. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur daerah penting agar pemanfaatan produk lokal dan kualitas makanan bergizi dapat berjalan beriringan.


"Menu-menu kreatif seperti ini kalau bisa menjadi menu SPPG. Gizinya ada, beragam, bergizi, seimbang dan aman. Anak-anak juga tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja," ujarnya.


Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, mengatakan Festival Pangan Lokal menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi makanan B2SA yang dimulai dari lingkungan keluarga.


Ia berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, sederhana dalam pengolahan, tetapi memiliki kandungan gizi yang baik.


Festival tersebut diikuti TP PKK dari 14 kecamatan yang menampilkan beragam kreasi makanan berbasis potensi daerah. Di antaranya Ikan Nila Khusus Tualang, Sambal Nanas Manis, Ubi Mesik Kukus, Labu Bersantan Putri Indrapura, Patin Lancang Pelangi, Patin Gulung Telur, Rendang Jamur Tempe, Krim Buah Cimplukan, dan Patin Sutra Saus Kencana. 


Selain lomba cipta menu B2SA, kegiatan tersebut juga menghadirkan lomba stan pameran produk olahan pangan lokal tingkat Kabupaten Siak.


 (Rahma/MC Siak)

Mahadar Lantik 13 Pejabat dan Kepala Sekolah di Siak, Tekankan Integritas dan Profesionalisme*

 




Centerindonesia – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mahadar, melantik dan mengambil sumpah jabatan 13 pejabat yang terdiri atas pejabat pengawas, kepala seksi, dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, Jumat (6/11/2026).


Dalam pelantikan tersebut, Mahadar menegaskan tiga hal penting yang harus menjadi pedoman para pejabat dalam menjalankan amanah, yakni integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.


Mahadar mengatakan, pelantikan bukan sekadar seremoni atau pergantian struktur organisasi, melainkan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat atas amanah yang baru diberikan hari ini. Bekerjalah dengan baik dan penuh integritas," kata Mahadar dalam sambutannya.


Kepada pejabat pengawas yang baru dilantik, Mahadar meminta agar mampu menjalankan fungsi pengawasan, mengendalikan pekerjaan, serta membina bawahan secara optimal.


Ia juga mengingatkan agar pejabat tidak hanya bekerja dengan menunggu instruksi pimpinan, tetapi memiliki inisiatif dan respons cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.


"Jangan menjadi pejabat yang hanya menunggu perintah. Jadilah aparatur yang memiliki inisiatif dan cepat merespons kebutuhan masyarakat," tegasnya.


Sementara kepada para kepala sekolah, Mahadar menitipkan tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Siak.


Menurut dia, sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menanamkan nilai moral, dan mempersiapkan generasi penerus daerah.


Karena itu, para kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan kepemimpinan pendidikan secara profesional serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan dua keputusan Bupati Siak, yakni SK Nomor 100.3.3.2/962/HK/KPTS/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemkab Siak.


Selanjutnya, SK Nomor 100.3.3.2/999/HK/KPTS/2026 tentang Penugasan, Pemindahan dan Pemberhentian Guru sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.


Berikut 13 pejabat dan Kepala Sekolah yang dilantik:


1.Nanang Suhendra sebagai Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Kecamatan Tualang, 2. Dewi Komala Sari, S.Pd., sebagai Kepala SD Negeri 05 Rawang Kao, 3. Supriadi, S.Si., sebagai Kepala SMP Negeri 3 Bungaraya, 4. Rika Suyastri, S.Pd.SD., sebagai Kepala SD Negeri 12 Buana Makmur.


Selanjutnya, 5. Desma Susanti, S.Pd., sebagai Kepala SMP Negeri 05 Koto Gasib, 6. Turijal, S.Pd., sebagai Kepala SD Negeri 10 Merempan Hilir, 7. Edwina Wuryaningsih, S.Pd.SD., sebagai Kepala SD Negeri 10 Gabung Makmur, 8. Dolbakri, S.Pd., M.Pd., sebagai Kepala SMP Negeri 03 Siak.


9.Lia Afrina Chan, S.Pd.SD., sebagai Kepala SD Negeri 03 Buantan II, 10. Eka Sucianti, S.Pd., sebagai Kepala SD Negeri 04 Merempan Hilir, 11. Lukman Hakim, S.Pd., sebagai Kepala SMP Negeri 13 Tualang, 12. Baharuddin sebagai Kepala SD Negeri 06 Belantik, 13. Efrial, S.Pd., sebagai Kepala SMP Negeri 1 Tualang.


Menutup sambutannya, Mahadar kembali mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan integritas, profesionalisme, dan komitmen sebagai prinsip utama bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Siak.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done