M C I

Minggu, Juni 28, 2026

*Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak*





Centerindonesia Kuansing – Replika Kapal Perang Harimau Buas yang tampil pada pawai Perahu Hias MTQ Tingkat Provinsi Riau di Sungai Batang Kuantan Sabtu (27/6/2026) Siang, sempat menjadi perhatian penonton. 


Pasalnya, perahu hias dari Kabupaten Siak berbeda dari peserta kabupaten lain, terlihat menarik dan memilik latar sejarah kesultanan Siak yang kuat.


Replika kapal perang Harimau buas, ini menceritakan dan mengangkat kembali sejarah perjuangan Kesultanan Siak, khususnya Perang Guntung tahun 1759. 


Ketika Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzaffar Syah bersama para panglima dan hulubalang negeri bangkit menghadapi tekanan dan blokade VOC demi mempertahankan marwah, hak rakyat, dan kehormatan negeri.


Koordinator Pawai Ta'aruf Kafilah Kabupaten Siak Tengku Zulkarnain, menyampaikan ini bukan sekadar karya seni dan atraksi budaya, tetapi sebuah media dakwah sejarah yang mengangkat tema "Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak".


Zulkarnain yang juga Kabid Kebudayaan Disbudparpora menjelaskan bahwa konsep ini dirancang untuk mengingatkan masyarakat bahwa kejayaan Kesultanan Siak lahir dari perpaduan nilai-nilai Al-Qur'an, adat Melayu, dan semangat perjuangan dalam menjaga agama serta kedaulatan negeri.


"Kapal Harimau Buas bukan hanya simbol peperangan, tetapi simbol perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Para Sultan Siak mengajarkan bahwa kekuatan negeri lahir dari iman, ilmu, persatuan, dan kepemimpinan yang amanah," jelas Zul.


Ia menjelaskan, dua belas dayung yang berada di sisi kanan dan kiri kapal melambangkan dua belas Sultan yang pernah memimpin Kesultanan Siak, sebagai simbol estafet kepemimpinan Melayu yang berpijak pada syariat Islam dan adat istiadat.


Keistimewaan replika kapal ini juga tergambar dari sosok-sosok yang berada di atas kapal. Tokoh Sultan Siak yang diperankan oleh Kerabat Resam Siak menjadi lambang pemimpin yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam memimpin negeri.


Turut berada di atas kapal Bupati Siak dan Wakil Bupati Siak sebagai representasi keberlanjutan kepemimpinan daerah yang berkomitmen menjaga warisan sejarah, budaya Melayu, dan nilai-nilai keislaman dalam pembangunan Kabupaten Siak.


Tujuh Panglima Kerajaan yang diperankan oleh anggota Dewan Kesenian Siak menggambarkan hulubalang negeri, sosok-sosok yang siap menjaga marwah dan mempertahankan kehormatan tanah Melayu.


Menurut Tengku Zulkarnain, seluruh formasi yang berada di atas Kapal Harimau Buas memiliki makna filosofis yang mendalam. Mereka menggambarkan empat pilar utama peradaban Melayu Siak yang berpijak pada ajaran Al-Qur'an, yakni Umara, Ulama, Adat, dan Hulubalang.


Umara melambangkan kepemimpinan yang adil dan amanah dalam mengayomi masyarakat. Ulama menjadi sumber ilmu dan pembimbing spiritual yang menjaga nilai-nilai Islam tetap hidup di tengah kehidupan masyarakat. 


Adat merupakan identitas dan kearifan lokal Melayu yang berjalan seiring dengan syariat Islam. Sementara Hulubalang menjadi simbol keberanian, keteguhan, dan kesiapsiagaan dalam menjaga negeri dari berbagai ancaman.


Keempat unsur tersebut dipersatukan dalam satu kapal sebagai gambaran bahwa kejayaan Kesultanan Siak tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh persatuan seluruh elemen masyarakat yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.


"Kami ingin menyampaikan pesan bahwa MTQ bukan hanya tentang tilawah dan perlombaan, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an hadir dalam sejarah, budaya, pemerintahan, adat, dan kehidupan masyarakat Melayu. Inilah spirit yang diwariskan para Sultan Siak kepada generasi penerus," ujar Tengku Zulkarnain.


Ia berharap, melalui penampilan Kapal Harimau Buas, masyarakat tidak hanya menikmati sebuah atraksi budaya, tetapi juga memahami bahwa perjuangan para pendahulu adalah amanah untuk terus menjaga agama, persatuan, adat istiadat, serta kecintaan terhadap tanah air.


Dengan mengusung tema "Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak", Kabupaten Siak ingin menghadirkan pesan bahwa kejayaan sebuah negeri akan tetap tegak apabila kepemimpinan, ulama, adat, dan masyarakat bersatu dalam naungan nilai-nilai Al-Qur'an, sebagaimana yang telah diwariskan oleh para Sultan Siak sepanjang perjalanan sejarah Negeri Istana.


(MC Siak/Alonk)

Sabtu, Juni 27, 2026

WBP Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan sebagai Wujud Pemenuhan Hak Pendidikan





Centerindonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berkomitmen memberikan pembinaan yang berkualitas kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C bekerja sama dengan PKBM Pelita Riau yang digelar di Aula Terbuka Lapas, Jumat (26/6).


Sebanyak 13 orang Warga Binaan Pemasyarakatan mengikuti ujian dengan penuh semangat dan antusias. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar di bawah pengawasan petugas Lapas bersama pihak PKBM Pelita Riau sebagai penyelenggara program pendidikan kesetaraan.


Pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang pendidikan yang bertujuan memenuhi hak WBP untuk memperoleh layanan pendidikan selama menjalani masa pidana. Selain meningkatkan pengetahuan dan kompetensi, program ini juga menjadi bekal penting bagi WBP agar lebih siap menjalani kehidupan yang produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.


Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan. Melalui program pendidikan kesetaraan, diharapkan para WBP memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai akan terus mendukung berbagai program pembinaan, termasuk di bidang pendidikan, sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya pembinaan dan pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan menuju reintegrasi sosial yang optimal.

(Ds)

Jumat, Juni 26, 2026

Razia Rutin Blok Hunian, Guna Antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban





Centerindonesia – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan dalam Lapas. Sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, petugas kembali menggelar razia rutin di blok hunian warga binaan, Rabu, (24/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung kondusif ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Portatib), Wan Rezwanda, melibatkan  jajaran staf kamtib dan KPLP serta petugas pengamanan, penyisiran dilakukan secara teliti guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang masuk atau disimpan di dalam kamar hunian.


Kasubsi Portatib, Wan Rezwanda, menegaskan bahwa tindakan preventif seperti ini merupakan agenda wajib yang dilakukan secara berkala. Selain melakukan penggeledahan fisik dan kamar, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga binaan agar selalu mematuhi tata tertib yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.


Melalui razia rutin yang terukur ini, Lapas Narkotika Rumbai berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari barang terlarang, serta kondusif bagi berlangsungnya program pembinaan warga binaan.

(Ds)

Polsek Singingi Gelar Syukuran Penyelesaian Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Kuning, Sekaligus Lepas Personel BKO Polda Riau





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek Singingi melaksanakan kegiatan Syukuran Penyelesaian Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Kuning, RT 019 RW 006 Jalur 2B Dusun Suka Sari, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 09.30 WIB. Rabu (24/6/2026).


Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan personel BKO Brimob, Polair, dan Samapta Polda Riau yang telah bertugas dalam mendukung proses pembangunan jembatan tersebut.


Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan personel Polri yang terlibat dalam pembangunan jembatan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., Kanit Samapta IPTU Haris Suparman, S.H., Kanit Reskrim IPDA Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan, S.H., Danton Brimob IPDA Hendri Wandra, serta jajaran Polsek Singingi. Turut hadir Kepala Desa Sungai Kuning Jumadi beserta perangkat desa, BPD, RT/RW, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan tokoh masyarakat yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta jajaran atas terealisasinya pembangunan Jembatan Merah Putih yang telah lama dinantikan masyarakat.


Kepala Desa Sungai Kuning, Jumadi, dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kapolda Riau, Kapolres Kuantan Singingi, Kapolsek Singingi, serta personel BKO Brimob, Polair, dan Samapta Polda Riau. Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat membantu meningkatkan akses mobilitas serta perekonomian masyarakat desa.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan Jembatan Merah Putih tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Desa Sungai Kuning atas dukungan dan partisipasinya sehingga kegiatan syukuran ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini,” ujar Kapolsek Singingi.


Beliau juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres Kuantan Singingi yang tidak dapat hadir karena adanya tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan.


Lebih lanjut, Kapolsek Singingi menegaskan bahwa dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.


Acara kemudian ditutup dengan makan bersama, pemotongan pita peresmian, serta pelepasan personel BKO Brimob, Polair, dan Samapta Polda Riau. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Singingi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik di wilayah tersebut.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Salurkan Puluhan Paket Sembako




Centerindonesia – Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Polda Riau dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Polda Riau menggelar kegiatan Asri dan Bakti Sosial bersama komunitas Ojek Online (Ojol) Kamtibmas Presisi di Rest Area Ojol, Pos Lantas Simpang Ronggo Warsito, Jumat (26/6/2026).


Kegiatan diawali dengan aksi ASRI (Aksi Bersih dan Asri) yang dilakukan personel Ditbinmas sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Selanjutnya, Ditbinmas menyerahkan sebanyak 75 paket sembako kepada para pengemudi ojek online yang tergabung dalam komunitas Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau.


Momentum tersebut juga dirangkai dengan peresmian Rest Area Ojol di Pos Lantas Simpang Ronggo Warsito, Kota Pekanbaru. Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pengemudi untuk beristirahat di sela-sela aktivitas mencari nafkah.


Tak hanya itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau turut menyerahkan lima unit helm kepada pengemudi ojol sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan berlalu lintas. Suasana semakin hangat ketika personel Polri dan komunitas ojol mengikuti kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang menjadi ajang mempererat silaturahmi.


Acara kemudian ditutup dengan dialog santai antara jajaran kepolisian dan para pengemudi ojek online. Berbagai aspirasi dan masukan disampaikan secara terbuka dalam suasana penuh keakraban.


Direktur Binmas Polda Riau Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan komunitas ojek online.


"Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk berbenah, tetapi juga memperkuat kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin para pengemudi ojek online merasakan bahwa Polri selalu hadir sebagai sahabat dan mitra. Semoga bantuan ini bermanfaat, Rest Area Ojol dapat dimanfaatkan dengan baik, dan sinergi yang selama ini terjalin semakin kuat," ujar Dirbinmas Polda Riau.


Salah seorang penerima bantuan sembako, Budi, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Polda Riau kepada para pengemudi ojek online.


"Alhamdulillah, bantuan sembako ini sangat membantu kami, apalagi kondisi ekonomi sekarang cukup menantang. Terima kasih kepada Polda Riau yang sudah peduli kepada kami. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan semakin sukses di usia ke-80," ungkap Budi.


Sementara itu, Yuli, salah seorang pengemudi ojol yang menerima bantuan helm, mengapresiasi perhatian Polri terhadap keselamatan para pengendara.


"Helm ini bukan hanya hadiah, tetapi juga pengingat agar kami selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja di jalan. Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut," tuturnya.


Melalui rangkaian kegiatan sosial tersebut, Polda Riau ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

(Ds)

*Sidak Internal Digelar, Seluruh Petugas Lapas Pekanbaru Jalani Pemeriksaan*





Centerindonesia*PEKANBARU* — Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap petugas Lapas Pekanbaru, Kamis (25/6/2026). Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya memperketat pengawasan internal sekaligus mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.


Pemeriksaan dimulai sejak pukul 06.00 WIB di Pos Pintu Utama (P2U) Lapas Pekanbaru. Tim yang dipimpin Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Heru Prabowo, memeriksa petugas regu jaga maupun staf kantor yang masuk ke area lapas.


Pemeriksaan meliputi pengecekan badan, barang bawaan, serta pendataan telepon genggam dan barang elektronik lainnya. Sementara itu, petugas perempuan diperiksa oleh tim Satops Patnal perempuan di lokasi terpisah.


Tak hanya pemeriksaan fisik, usai apel pagi tim juga melakukan pengecekan kerapian dan kelengkapan atribut petugas.



Heru Prabowo menegaskan, pemeriksaan tersebut akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk penguatan disiplin di lingkungan kerja.


“Pemeriksaan ini akan rutin kami lakukan. Kami berharap seluruh petugas memahami bahwa ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk menegakkan disiplin dan menekan peredaran barang terlarang di Lapas Pekanbaru,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pengawasan berlaku bagi seluruh petugas tanpa pengecualian.


“Siapa pun akan diperiksa. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran di Lapas Pekanbaru,” tegas Yuniarto.


Ia berharap kegiatan tersebut mampu membangun kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan seluruh jajaran petugas dalam menjaga integritas serta keamanan lapas.

(Ds)

Polres Kuansing Dukung Swasembada Pangan, Penanaman Benih Jagung Pipil Digelar di Desa Munsalo





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional tahun 2026, jajaran Polsek Kuantan Tengah bersama pemerintah desa melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung pipil di lahan pertanian Desa Munsalo, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 08.30 WIB. Kamis (25/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Direktur BUMDes Munsalo Mandiri, perangkat Desa Munsalo, Bhabinkamtibmas Desa Munsalo, serta anggota BUMDes Munsalo Mandiri. Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang telah disiapkan sebagai area budidaya jagung pipil.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polri terus mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.


"Penanaman jagung pipil ini merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKBP Hidayat Perdana.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal demi memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan produksi jagung di wilayah Desa Munsalo dapat meningkat serta memberikan kontribusi positif terhadap upaya mewujudkan kemandirian pangan di daerah maupun secara nasional.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done