M C I

Jumat, 27 Februari 2026

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Pekanbaru, INFO_PAS – Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI Angkatan Darat, Iwan Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diawali dengan ramah tamah serta dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pembinaan di dalam Lapas. Komandan Pussenif meninjau area pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Pekanbaru. Ia menilai program pembinaan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Pekanbaru. Ini merupakan bentuk komitmen yang sangat baik dalam membina warga binaan agar memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan disiplin saat kembali ke masyarakat,” ujar Iwan Setiawan.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran TNI Angkatan Darat dengan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembinaan sumber daya manusia.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembinaan warga binaan secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Komandan Pussenif TNI AD beserta rombongan ke Lapas Pekanbaru.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan motivasi bagi kami seluruh jajaran Lapas Pekanbaru. Dukungan dan perhatian dari TNI Angkatan Darat menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pembinaan terbaik kepada warga binaan,” ungkap Yuniarto.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan kolaborasi antara TNI dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekanbaru.
(Desi suarni)

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Center Indonesia Pekanbaru, – Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI Angkatan Darat, Iwan Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diawali dengan ramah tamah serta dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pembinaan di dalam Lapas. Komandan Pussenif meninjau area pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Pekanbaru. Ia menilai program pembinaan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Pekanbaru. Ini merupakan bentuk komitmen yang sangat baik dalam membina warga binaan agar memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan disiplin saat kembali ke masyarakat,” ujar Iwan Setiawan.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran TNI Angkatan Darat dengan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembinaan sumber daya manusia.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembinaan warga binaan secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Komandan Pussenif TNI AD beserta rombongan ke Lapas Pekanbaru.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan motivasi bagi kami seluruh jajaran Lapas Pekanbaru. Dukungan dan perhatian dari TNI Angkatan Darat menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pembinaan terbaik kepada warga binaan,” ungkap Yuniarto.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan kolaborasi antara TNI dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekanbaru.
(Desi suarni)

Wujudkan Pemasyarakatan Berdampak, Kepala Lapas Pekanbaru Hadiri Penandatanganan MoU Kanwil Ditjenpas Riau dengan Pemkab Kepulauan Meranti


Center Indonesia Pekanbaru
, – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilaksanakan pada Kamis (26/02). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan pembinaan yang berdampak dan berkelanjutan.


Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, serta disaksikan oleh jajaran pejabat manajerial dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, termasuk Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Kehadiran Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperluas kolaborasi pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani mencakup berbagai sektor, diantaranya pendidikan, ketahanan pangan dan pertanian, serta bidang sosial, yang diharapkan mampu memperkuat program pembinaan berbasis potensi daerah.


Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan dan sesi foto bersama. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menciptakan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada pembentukan kemandirian dan kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung program pemasyarakatan yang adaptif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta masyarakat luas.

(Desi suarni)

Polsek Kuantan Mudik Ungkap Kasus Pencurian Sapi, Dua Pelaku Diamankan

 


Center Indonesia KUANTAN SINGINGI,– Polsek Kuantan Mudik jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak sapi yang terjadi di jalan kebun kelapa sawit masyarakat Dusun III Banjar, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Rabu malam (25/2/2026).


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H, S.I.K, M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ridwan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban atas nama berinisal DK (55), seorang wiraswasta warga Desa Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik.


“Pada Rabu malam sekira pukul 21.20 WIB, pelapor menghubungi Polsek Kuantan Mudik dan melaporkan adanya pencurian sapi miliknya. Mendapat laporan tersebut, saya langsung memerintahkan personel yang dipimpin Ps Kanit Reskrim untuk segera menuju lokasi guna melakukan penanganan,” jelas AKP Ridwan.


Sesampainya di tempat kejadian perkara sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mendapati salah satu terduga pelaku telah diamankan oleh warga. Namun situasi sempat memanas karena massa yang tersulut emosi bertindak anarkis hingga merusak dan membakar mobil yang digunakan terduga pelaku. Personel kepolisian dengan sigap mengamankan pelaku dari amukan massa guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian membawa yang bersangkutan ke Polsek Kuantan Mudik untuk proses hukum lebih lanjut.


Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui melakukan pencurian bersama rekannya. Tim Reskrim kemudian melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku lainnya. Sekira pukul 05.00 WIB, setelah dilakukan pengintaian di sekitar jalan lingkar Desa Banjar Padang, petugas berhasil mengamankan pelaku kedua tanpa perlawanan. Dari pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sapi sebanyak tiga kali.


Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku masing-masing berinisial EE (47), warga Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean, dan FY (34), warga Desa Munsalo, Kecamatan Kuantan Tengah. Keduanya kini telah diamankan di Polsek Kuantan Mudik.


Barang bukti yang turut diamankan berupa satu ekor sapi milik korban, satu unit mobil Daihatsu Grand Max warna hitam BM 92XX KC, satu unit sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi, satu buah helm warna putih merek Honda, serta satu utas tali sapi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp12.000.000.


Para pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf c dan huruf g jo Pasal 21 ayat (1) huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.


Kapolsek Kuantan Mudik menegaskan bahwa pihaknya akan memproses perkara ini secara profesional dan transparan hingga tahap persidangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan dugaan tindak pidana.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian. Polres Kuansing berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” tegas AKP Ridwan.

(Desi suarni)

Progres 88 Persen di Hari ke-16, Jembatan Merah Putih Presisi Polres Kuansing Segera Rampung


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari ke-16 pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai 88 persen. Kamis (26/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut dipusatkan di Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh 30 personel Polri yang terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, 6 orang masyarakat setempat dan 5 teknisi turut terlibat aktif dalam proses pembangunan.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Alhamdulillah, pada hari ke-16 ini progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi telah mencapai 88 persen. Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan kerangka harmoni sekaligus pemasangan harmoni serta pengecatan gapura. Secara keseluruhan progres fisik berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Menurutnya, jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis sebagai akses utama penyeberangan masyarakat antar desa. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.


“Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam memperlancar mobilitas. Anak-anak sekolah, petani, serta warga yang membawa hasil kebun akan lebih mudah dan aman melintas,” tambah Kapolres.


Dalam pelaksanaan pembangunan, berbagai peralatan digunakan guna menunjang kelancaran dan ketepatan pekerjaan, di antaranya mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, sarung tangan, kuas, cat, linggis, bor, katrol, cangkul, tembilang, serta gerobak. Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada penguatan struktur dan penyempurnaan bagian estetika seperti pengecatan gapura.


Kapolres juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut bergotong royong bersama personel Polri. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama percepatan pembangunan tersebut.


“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kekuatan besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga,” tegasnya.


Dengan capaian progres 88 persen pada hari ke-16, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi optimis dapat segera diselesaikan dan difungsikan dalam waktu dekat. Kehadirannya diharapkan menjadi simbol semangat Presisi Polri yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.


(Desi suarni)

Polsek Kuantan Mudik melaksanakan Jumat Curhat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Desa Kasang


Center Indonesia KUANTAN SINGINGI
– Dalam rangka mempererat kedekatan dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, jajaran Polsek Kuantan Mudik, Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Jumat Curhat pada pukul 09.20 WIB di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik. Jumat (27/02/2026)


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ka SPK I Polsek Kuantan Mudik AIPDA Anton Purnawan, didampingi Bripka Fajril Ahdi dan Bripda Raja Gilang Hidayat, serta dihadiri masyarakat Desa Kasang yang antusias menyampaikan aspirasi dan masukan.


Program Jumat Curhat ini bertujuan untuk mendengar secara langsung keluhan, saran, serta masukan masyarakat terkait pelayanan kepolisian dan situasi harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi warga guna mengetahui kondisi riil di lapangan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian.


Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan kekhawatiran terhadap perkembangan zaman yang berdampak pada meningkatnya potensi tindak kejahatan di sejumlah daerah. Warga berharap agar situasi tersebut tidak merambah ke wilayah Desa Seberang Pantai, khususnya yang dapat mempengaruhi kalangan remaja.


Masyarakat meminta pihak kepolisian untuk melakukan langkah pencegahan agar wilayah tetap aman dan kondusif.


Menanggapi hal tersebut, jajaran Polsek Kuantan Mudik berkomitmen untuk meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli rutin dan langkah-langkah kepolisian lainnya. Selain itu, Polsek juga akan melaksanakan penyuluhan hukum di desa-desa dalam wilayah hukumnya guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, terutama generasi muda.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.


(Desi suarni)

Polres Kuansing dan Polsek Jajaran Gotong Royong Bersihkan Masjid dan Musala


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama seluruh jajaran Polsek menggelar kegiatan gotong royong dan bersih-bersih (ASRI) rumah ibadah secara serentak. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi masyarakat. Jumat (27/2/2026) pagi.


Kegiatan terpusat di Mapolres Kuansing, Jalan Proklamasi, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti para Kabag, Kasat, perwira serta seluruh personel. Sasaran gotong royong meliputi Mushola Parama Satwika, pekarangan Mapolres, serta Taman Lalu Lintas. Personel tampak kompak membersihkan halaman, merapikan taman dan membersihkan bagian dalam mushola.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung arahan pemerintah pusat.


“Gotong royong ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen kami menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana sehat dan nyaman, baik bagi personel maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan,” ujar Kapolres.


Ia juga menegaskan bahwa Polri harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


Kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di seluruh Polsek jajaran. Polsek Kuantan Mudik membersihkan Musholla Al Jannah Desa Seberang Pantai. Polsek Kuantan Hilir dan Polsek Cerenti melaksanakan bersih-bersih di Musholla Al Amin. Polsek Pangean menggelar ASRI di Musholla At Taubah, sementara Polsek Singingi membersihkan Masjid Taqwa Kelurahan Muara Lembu.


Polsek Logas Tanah Darat melaksanakan bersih-bersih di lingkungan Mako dan Mushalla Al Faeyza, sedangkan Polsek Benai menggelar kegiatan di Musholla Al-Hakim. Seluruh kegiatan difokuskan pada pembersihan halaman dan bagian dalam rumah ibadah guna memastikan kenyamanan jamaah.


Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Melalui aksi serentak ini, Polres Kuansing dan jajaran menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung terciptanya suasana ibadah yang khusyuk dan nyaman di Kabupaten Kuantan Singingi.


(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done