M C I

Selasa, 24 Februari 2026

Polsek Hulu Kuantan Tinjau Lahan Jagung 2 Hektar, Dukung Swasembada 2026


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, jajaran Polsek Hulu Kuantan melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 10.32 WIB. Selasa (24/2/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan di lahan perkebunan Desa Serosah dengan luas sekitar 2 hektar. Pengecekan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, pemerintah desa, serta unsur pertanian dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di wilayah hukum Polres Kuansing.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Kepala Desa Serosah, Koordinator BPP Hulu Kuantan beserta anggota, Bhabinkamtibmas Desa Serosah, pengurus BUMDes, serta Ketua Unit Pelaksana Ketahanan Pangan Desa Serosah.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.


“Kami dari Polsek Hulu Kuantan bersama stakeholder terkait melakukan pengecekan langsung perkembangan tanaman jagung di Desa Serosah. Saat ini tanaman jagung telah tumbuh dengan baik dan diharapkan dapat memberikan hasil maksimal untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKP P. Aris Suranta.


Ia menegaskan, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga hadir mendukung program strategis nasional, termasuk di sektor pertanian.


Dengan luas lahan sekitar 2 hektar, tanaman jagung yang telah memasuki masa pertumbuhan tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Diharapkan, hasil panen nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi.


Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan memanfaatkan lahan produktif yang ada demi mewujudkan kemandirian pangan, khususnya di wilayah Hulu Kuantan.


“Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin ini terus ditingkatkan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.


(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Masifkan Green Policing, AKBP Hidayat: Cinta Lingkungan Harus Dimulai Sejak Dini


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus menggelorakan Program Unggulan Kapolda Riau tentang Green Policing melalui kegiatan penanaman pohon dan penyuluhan cinta lingkungan di sejumlah titik, Selasa (24/2/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di berbagai wilayah hukum Polres Kuansing, mulai dari lingkungan sekolah, perkantoran, hingga pemukiman warga. Program ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat, serta Program Kapolda Riau tentang Green Policing.


Di Kecamatan Gunung Toar, Bhabinkamtibmas melaksanakan penanaman satu bibit pohon nangka di SDN 005 Teberau Panjang. Sementara di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Pengadilan Agama Teluk Kuantan dengan penanaman bibit alpukat dan mahoni serta penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan hutan.


Tidak hanya itu, edukasi dan penanaman pohon juga dilaksanakan di Desa Pasir Emas, Kecamatan Singingi, Desa Pulau Tengah Kecamatan Pangean dengan penanaman bibit durian, serta di MI Manbaul Ulum Desa Suka Damai Kecamatan Singingi Hilir dengan penanaman bibit kopi yang melibatkan kepala sekolah, majelis guru, dan para siswa.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Green Policing bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.


“Green Policing adalah bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Tugas kami bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga memastikan generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan melalui edukasi di sekolah dan penyuluhan kepada masyarakat diharapkan mampu menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini, khususnya kepada generasi muda.


“Kami ingin anak-anak sekolah, termasuk Gen Z, memiliki kepedulian terhadap hutan dan lingkungan. Jika sejak dini sudah ditanamkan nilai cinta lingkungan, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab,” jelasnya.


Menurut Kapolres, kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program penghijauan ini. Dengan menanam pohon dan memberikan edukasi secara langsung, diharapkan tercipta kemitraan yang kuat serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Polres Kuansing memastikan program Green Policing akan terus digencarkan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata Polri hadir menjaga alam demi kehidupan yang lebih baik di masa depan.


(Desi suarni)

Polsek Cerenti Tertibkan PETI di Sungai Kuantan, Empat Rakit Dimusnahkan


 Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Komitmen pemberantasan Penambangan Tanpa Izin (PETI) terus digencarkan jajaran Polres Kuantan Singingi. Polsek Cerenti melaksanakan penertiban aktivitas PETI di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, sekira pukul 14.00 WIB. Selasa, (24/2/2026).


Kegiatan penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H bersama Kanit Reskrim IPDA Toni, S.E, Kanit Intelkam AIPTU Romi Suratmo, S.E, Bhabinkamtibmas AIPDA Jasra, serta personel Reskrim dan Intelkam. Kegiatan tersebut juga melibatkan pihak Kecamatan Cerenti, di antaranya Camat Cerenti Erialis, S.Sos, Kasi Trantib Candri Parlison, dan staf kecamatan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., menyampaikan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas tambang ilegal yang meresahkan dan berpotensi merusak lingkungan.


“Polres Kuansing berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI yang merusak ekosistem sungai dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum,” tegas IPTU Feri Padli.


Sekira pukul 14.15 WIB, tim tiba di lokasi dan menemukan tiga unit rakit PETI jenis mesin stingkai dalam kondisi tidak beroperasi di tepian Sungai Kuantan, serta satu unit rakit jenis dompeng dengan mesin merek Tianli. Untuk mencegah digunakan kembali oleh para pelaku, petugas langsung melakukan tindakan tegas dengan cara merusak dan membakar seluruh rakit serta peralatan yang ditemukan.


Dalam kegiatan tersebut, tidak ditemukan pelaku di lokasi sehingga tidak ada yang diamankan. Barang bukti juga tidak dibawa karena seluruh peralatan langsung dimusnahkan di tempat agar tidak dapat digunakan kembali.


Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkala di wilayah hukum Polsek Cerenti, khususnya di sepanjang aliran Sungai Kuantan yang rawan dijadikan lokasi tambang ilegal.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI. Selain melanggar hukum, kegiatan ini juga merusak lingkungan dan dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang,” pungkasnya.


Polres Kuansing memastikan upaya pemberantasan PETI akan terus dilakukan secara konsisten demi menjaga kelestarian Sungai Kuantan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Serentak Amankan Tarawih, Wujud Nyata Pelayanan Polri di Bulan Ramadhan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek di bawah Polres Kuantan Singingi (Kuansing). Secara serentak, personel Polsek melaksanakan pengamanan Sholat Tarawih di berbagai masjid yang tersebar di wilayah hukum Polres Kuansing, Selasa malam (24/2/2026).


Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, sekaligus memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.


Sejumlah masjid menjadi fokus pengamanan, di antaranya Masjid Al-Ikhwan di Kecamatan Hulu Kuantan, Masjid Taqwa di Kecamatan Logas Tanah Darat, Masjid Al Hidayah di Kecamatan Cerenti dan Kuantan Mudik, serta Masjid Al-Muttaqin di Kecamatan Singingi. Personel ditempatkan di area masjid untuk melakukan penjagaan, pengaturan arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


Tak hanya melakukan pengamanan, anggota Polsek juga aktif menyampaikan imbauan kepada jamaah agar tetap menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang diparkir, serta bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan damai.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan Tarawih merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya di momen ibadah yang penuh keberkahan ini.


“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khusyuk. Pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kami selama Bulan Suci Ramadhan,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Kuantan Singingi untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan suasana Ramadhan yang damai, tertib, dan penuh kekhusyukan,” tambahnya.


Dengan kehadiran personel Polsek di tengah-tengah masyarakat, pelaksanaan Sholat Tarawih di wilayah hukum Polres Kuansing pada malam tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Polri pun diharapkan semakin mempererat hubungan dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan.


(Desi suarni)

KOREM 031/WB BAGIKAN TAKJIL KEPADA PENGENDARA DAN MASYARAKAT SEKITAR MAKOREM 031/WIRA BIMA


Center Indonesia Pekanbaru
, 24 Februari 2026 – Korem 031/Wira Bima melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di depan Makorem 031/WB, Selasa (24/2/2026). paket takjil dibagikan menjelang waktu berbuka puasa.


Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian prajurit Korem 031/WB kepada masyarakat, khususnya bagi para pengendara roda dua, roda empat, serta warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba. Dengan adanya pembagian takjil ini, diharapkan dapat membantu masyarakat untukh berbuka puasa tepat waktu.


Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan sekaligus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.


Pembagian takjil berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para pengendara dan masyarakat yang melintas.

(Desi suarni)

Senin, 23 Februari 2026

Berbagi di Bulan Suci, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial di Dua Panti Asuhan


Center Indonesia Pekanbaru, 
– Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan bakti sosial di dua panti asuhan yang berada di Kota Pekanbaru, yaitu Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Amanah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kurang beruntung, sekaligus sebagai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Selasa (24/02).


Kegiatan bakti sosial ini juga dilaksanakan sekaligus dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadahn, sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian, berbagi kebahagiaan, serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Melalui semangat Ramadhan yang penuh berkah, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berupaya menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.


Rombongan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang dipimpin oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, disambut hangat oleh pengurus panti dan anak-anak asuh. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pekanbaru menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah motivasi anak-anak dalam belajar dan berkembang.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yuniarto ketika dimintai keterangan.


Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan.

(Desi suarni)

Titip Takjil, Titip Kasih: Program Ramadan Lapas Pekanbaru Disambut Antusias Keluarga Warga Binaan


 Center Indonesia Pekanbaru, – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarkat (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menghadirkan layanan penitipan takjil bagi warga binaan. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen lapas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga warga binaan yang ingin berbagi hidangan berbuka puasa, Selasa (24/02/2026).


Layanan penitipan takjil dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu selama bulan Ramadhan pada pukul 15.30 – 17.00 WIB. Keluarga warga binaan tampak antusias memanfaatkan layanan ini dengan membawa berbagai jenis makanan dan minuman untuk diserahkan kepada petugas. Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi keluarga untuk tetap menunjukkan perhatian dan dukungan kepada warga binaan, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan di dalam lingkungan Lapas.


Setiap takjil yang dititipkan akan melalui proses pemeriksaan ketat oleh petugas sesuai dengan prosedur pengamanan barang masuk ke dalam Lapas. Pemeriksaan ini dilakukan secara teliti guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, serta menjamin bahwa seluruh barang yang masuk telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah melalui proses pemeriksaan dan pendataan, takjil kemudian didistribusikan kepada warga binaan untuk dinikmati saat waktu berbuka puasa.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa layanan penitipan takjil ini merupakan salah satu program khusus yang dihadirkan selama bulan Ramadhan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan profesional. Selain memberikan kemudahan bagi keluarga, program ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga mereka.


“Layanan penitipan takjil ini merupakan salah satu program kami di bulan suci Ramadhan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga warga binaan. Namun demikian, setiap takjil yang masuk tetap melalui pemeriksaan ketat sesuai prosedur yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan kemudahan pelayanan, tetapi juga untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh makna dan kebersamaan bagi warga binaan. Dengan adanya layanan penitipan takjil ini, diharapkan warga binaan dapat merasakan perhatian dari keluarga, sehingga dapat meningkatkan semangat mereka dalam mengikuti proses pembinaan,” ungkap Yuniarto.

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done