M C I

Sabtu, September 19, 2026

Wujud Nyata Kepedulian,Gelar Cek Kesehatan Gratis Dan Penyaluran Bansos.






 Centerindonesia - Sebagai bentuk wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menunjukkan komitmen pengabdiannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat. Kegiatan ini diselenggarakan dengan semangat pemasyarakatan yang humanis serta senantiasa mendekatkan diri dengan lingkungan sekitar.


Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi keluarga WBP yang sedang berkunjung dan petugas. Layanan pemeriksaan kesehatan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi, karena membantu para keluarga pengunjung untuk memantau kondisi kesehatan mereka secara langsung dengan pendampingan petugas.


Tidak hanya berfokus pada Cek kesehatan, acara ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial secara langsung. Paket bantuan tersebut diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan sebagai wujud uluran tangan dan kepedulian nyata dari pihak lapas.


Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara pihak Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, keluarga WBP, dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dengan baik. Kegiatan positif ini sekaligus menjadi bukti bahwa instansi pemasyarakatan tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga senantiasa hadir memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

(Ds)

44 Warga Binaan Ikuti Sidang TPP di Lapas Pasir Pangarayan, Bahas Pemilihan Tamping untuk Kelanjutan Pembinaan

 




Centerindonesia Pangarayan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 44 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka proses pemilihan Tamping sebagai bagian dari kelanjutan pembinaan di lingkungan Lapas.


Sidang TPP dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman. Turut hadir Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Ega Syaputra, serta anggota TPP lainnya.


Pemilihan Tamping merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan pembinaan yang memberikan kesempatan kepada WBP untuk turut membantu pelaksanaan kegiatan tertentu di lingkungan Lapas sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang berlaku.


Melalui Sidang TPP, proses pemilihan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan WBP sebagai bagian dari upaya mendukung kelanjutan proses pembinaan. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, serta kemampuan dalam mengikuti kegiatan pembinaan.


Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman menyampaikan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara terarah dan sesuai ketentuan.


“Sebagaimana arahan Kalapas, pemilihan Tamping diharapkan dapat menjadi bagian dari kelanjutan proses pembinaan bagi Warga Binaan. Pelaksanaannya dilakukan melalui Sidang TPP dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, sehingga Warga Binaan yang dipilih nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.


Ia menambahkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong WBP untuk mengikuti proses pembinaan secara aktif dan bertanggung jawab.


“Harapannya, kegiatan ini dapat mendukung terciptanya proses pembinaan yang berkelanjutan serta memberikan pengalaman positif bagi Warga Binaan dalam membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab selama menjalani masa pembinaan,” tambahnya.


Dengan terlaksananya Sidang TPP tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya melaksanakan pembinaan secara terarah, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan.


Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan — L’Pasian Bersahabat.

(Ds)

*Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan*

 




Centerindonesia PEKANBARU — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan Jumat Barokah.


Kegiatan yang mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri” tersebut digelar pada Jumat (18/9/2026) mulai pukul 07.00 WIB, bertempat di Posko Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.


Bakti sosial ini diisi dengan sarapan bersama serta pemberian bantuan sosial kepada komunitas ojek online (ojol) yang terdiri dari pengemudi Maxim, ShopeeFood, Grab dan Gojek. Kegiatan juga melibatkan petugas kebersihan serta petugas parkir di Kota Pekanbaru.


Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menyalurkan sebanyak 71 paket sembako, sekaligus menyerahkan helm berstandar SNI dan bibit pohon sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, didampingi Kasubbag Renmin, para Kasi, Kanit, personel serta ASN Polri Ditlantas Polda Riau.


Dalam keterangannya, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan komunitas ojol memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.


Menurutnya, pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang setiap hari berada di jalan raya dan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, kepatuhan mereka terhadap aturan lalu lintas dapat menjadi contoh positif bagi pengguna jalan lainnya.


“Teman-teman ojol setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kami berharap mereka dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas, mulai dari menggunakan helm SNI, memasang spion, melengkapi kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki.


Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polantas dengan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di ruang lalu lintas.


“Polantas tidak hanya hadir ketika melakukan pengaturan atau penindakan, tetapi juga hadir untuk berbagi, membangun komunikasi dan bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.


Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Kamtibmas, Kamseltibcarlantas serta kepedulian terhadap lingkungan melalui semangat Green Policing.


“Selain peduli terhadap keamanan, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas, kita juga harus tetap memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan. Karena itu, dalam kegiatan ini kita memberikan edukasi Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing kepada masyarakat,” ujar AKBP Dasril.


Ia berharap momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 dapat semakin memperkuat kebersamaan antara Polantas dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di Provinsi Riau.


“Kita berharap di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 ini, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas terus sama-sama kita tingkatkan di Provinsi Riau,” tutupnya.


Sementara itu, Armanita dari komunitas Maxim Pekanbaru menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ditlantas Polda Riau kepada para pengemudi ojol.


“Terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami para ojol. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa dekat dengan Polantas dan semakin termotivasi untuk tertib berlalu lintas,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Dafni Wati, petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Ia mengaku bersyukur dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut.


“Kami sangat berterima kasih. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi kami yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan Kota Pekanbaru,” katanya.


Sementara itu, Feri, petugas parkir Kota Pekanbaru, mengapresiasi kegiatan Jumat Barokah yang dinilainya menjadi bentuk perhatian Polantas terhadap masyarakat yang bekerja di lapangan.


“Terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau. Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan hubungan antara Polantas dengan masyarakat semakin dekat,” ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau berharap semangat HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan dan kolaborasi antara Polantas, komunitas ojol, petugas kebersihan, petugas parkir serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan humanis di Provinsi Riau.


Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.(ds)

*Kanit PJR Tol Permai Pimpin Operasi Micro Sleep, Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan*

 





Centerindonesia, — Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan dan mengantuk saat berkendara, Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Permai melaksanakan Operasi Micro Sleep di Rest Area KM 46B, Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kanit PJR Tol Permai Iptu Bobby P. Hermawan, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel PJR Tol Permai, Satlantas Polres Siak, serta perwakilan pengelola ruas Tol Pekanbaru-Dumai.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi pengguna jalan yang beristirahat di rest area sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai mengantuk dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat.


Selain itu, petugas mengingatkan pengguna jalan agar mematuhi batas kecepatan yang telah ditetapkan serta selalu mengutamakan keselamatan selama melintas di Ruas Tol Permai.


Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, S.I.K., mengatakan Operasi Micro Sleep merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pengendara bahwa kelelahan dan rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi serta meningkatkan risiko kecelakaan.


“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengenali kondisi tubuh. Jika sudah mengantuk atau lelah, jangan dipaksakan. Manfaatkan rest area untuk beristirahat hingga kondisi kembali siap berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar AKBP Eko Baskara.


Dalam kegiatan tersebut, personel juga membagikan bingkisan kepada sejumlah pengguna jalan yang beristirahat sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepada masyarakat pengguna jalan tol.


Salah seorang pengendara asal Medan, Ricky Tambunan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran petugas di rest area memberikan pengingat penting bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh.


“Kegiatan seperti ini sangat membantu. Kami sebagai pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan ketika sudah mengantuk. Terima kasih kepada petugas yang sudah peduli dan memberikan edukasi kepada pengguna jalan,” ujar Ricky.


Operasi Micro Sleep juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai, khususnya yang dipengaruhi faktor kelelahan, mengantuk, dan kurangnya konsentrasi pengemudi.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta segera beristirahat apabila tubuh mulai lelah atau mengantuk.


“Jangan pernah memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk. Beristirahatlah di tempat yang aman dan lanjutkan perjalanan setelah kondisi benar-benar siap. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Dirlantas Polda Riau juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program Korlantas Polri, Polantas Karib, yaitu Polantas yang hadir, dekat dan peduli terhadap masyarakat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


“Polantas Karib siap hadir demi terciptanya Kamseltibcarlantas,” tutupnya. (Ds)

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Pelatihan BHD Serentak, Siapkan Ribuan Masyarakat Sambut HUT Ke-81 TNI







Centerindonesia – Kodam XIX/Tuanku Tambusai mengikuti kegiatan video conference (vidcon) pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada masyarakat yang digelar terpusat oleh Mabes TNI dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 TNI. Kegiatan berlangsung di Aula KH. Nasution Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026), dipimpin Kasdam XIX/TT dan diikuti unsur TNI, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut terhubung secara langsung dengan Mabes TNI dan menghadirkan pemateri Lettu Ckm (K) dr. Afra Intan Nurlaili serta Lettu Ckm dr. Riskinyamin Payungallo. Materi yang diberikan berfokus pada penanganan awal kegawatdaruratan melalui penerapan Bantuan Hidup Dasar yang benar dan cepat.

Kasdam XIX/TT bersama Irdam XIX/TT, Kapoksahli Kodam XIX/TT, para Asisten Kasdam, Kabalakdam, Danlanal, perwakilan Korem 031/Wira Bima, guru dan siswa SMA Taruna Pekanbaru, mahasiswa, serta masyarakat mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Bantuan Hidup Dasar merupakan keterampilan dasar yang dapat dilakukan masyarakat untuk menyelamatkan nyawa pada situasi darurat. Kecepatan dan ketepatan tindakan awal sangat menentukan kondisi korban,” ujar Lettu Ckm (K) dr. Afra Intan Nurlaili saat memberikan materi.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya TNI memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh antusiasme hingga seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan. Momentum ini sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemampuan penyelamatan dasar sebagai bagian dari pengabdian untuk bangsa dan negara (Pendam19)

(Ds)

Jumat, September 18, 2026

Polres Kuansing Tertibkan Dua Rakit PETI di Muara Lembu


Jum'at, 18 September 





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi melalui jajaran Polsek Singingi menindaklanjuti informasi terkait dugaan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (18/9/2026).


Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Kuantan Singingi melalui Polsek Singingi langsung melakukan penyelidikan dan pengecekan ke lokasi yang diinformasikan. Kegiatan dipimpin Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., yang diwakili Kanit Reskrim IPDA Jufri Oktavianus Lumban Gaol, S.H., bersama personel Reskrim Polsek Singingi.


Dari hasil pengecekan di lokasi, personel tidak menemukan adanya alat berat maupun aktivitas PETI yang sedang beroperasi. Namun, petugas menemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi.


Sebagai langkah penertiban, kedua rakit tersebut kemudian dirusak dan dibakar oleh personel kepolisian untuk mencegah sarana tersebut kembali digunakan dalam aktivitas PETI.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Kuantan Singingi bersama jajaran terus melakukan langkah pencegahan dan penertiban terhadap aktivitas PETI di wilayah hukumnya.


“Polres Kuantan Singingi akan terus menindaklanjuti setiap informasi yang diterima terkait dugaan aktivitas PETI. Pengecekan di lapangan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah aktivitas pertambangan tanpa izin,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan aktivitas PETI dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui Layanan Kepolisian 110.


Dalam kegiatan penertiban tersebut, tidak ada pelaku yang diamankan dan tidak terdapat barang bukti yang dibawa oleh petugas.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Gelar Kajian Islami Perkuat Integritas Personel




​Centerindonesia KUANTAN (Riau) - Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi menggelar pembinaan kerohanian berupa Kajian Islami bagi seluruh jajaran pimpinan dan personel. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Musholla Polres Kuantan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.  

​Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama dan jajaran anggota. 


Pengajian tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H., alumni Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i (STDIIS) Jember.  

​Pada kesempatan tersebut, majelis ilmu mengangkat tema utama "Jadilah Aparat Yang Tak Lupa Akhirat". Tema ini diusung sebagai landasan penguatan moralitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.  


​PENGUATAN MORAL DAN INTEGRITAS APARAT


​Dalam tausiyahnya, Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H. menekankan pentingnya menjaga kesadaran spiritual di tengah dinamika tugas kepolisian. Setiap tindakan profesional prajurit Bhayangkara hendaknya senantiasa dilandasi niat ibadah dan rasa tanggung jawab moral.  


​"Jadilah aparat yang senantiasa mengingat kehidupan akhirat dalam setiap helai napas pengabdian dan pelaksanaan tugas," ujar Ustadz Ronald di hadapan jamaah. Ia mengingatkan agar jabatan dan kewenangan yang dimiliki dijadikan sarana mengumpulkan bekal kebaikan.  


​Materi ceramah juga menyoroti pentingnya keikhlasan serta kejujuran dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat. Nilai-nilai agama diharapkan menjadi benteng utama dalam mencegah segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang.  


​KOMITMEN KAPOLRES KUANSING DALAM PEMBINAAN ROHANIS


​Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan spiritual ini sangat krusial untuk membentengi mental seluruh personel. 


Pembinaan rohani diharapkan mampu membentuk karakter anggota Polri yang profesional dan berintegritas tinggi.


​"Melalui kajian ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Polres Kuansing tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas duniawi, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai spiritual dan moralitas," tegas AKBP Hidayat Perdana.


​Ia menambahkan, pembinaan mental dan fungsi rohani (Binrohtal) ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kepolisian yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pengabdian tulus kepada masyarakat.


​(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done