M C I

Senin, 23 Februari 2026

Danrem 031/WB Brigjen TNI Agustatius Sitepu Ziarah ke Kompleks Makam Marhum Pekan Kesultanan Kerajaan Siak


Center Indonesia Pekanbaru
: Dalam rangka mengenang jasa para pendahulu, Danrem 031/Wira Bima  melaksanakan ziarah ke Komplek Makam Marhum Pekan Kesultanan Kerajaan Siak. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasrem 031/WB beserta para Kepala Seksi  jajaran Korem 031/WB.


Setibanya di lokasi, Danrem 031/WB disambut hangat oleh juru pelihara makam setempat. Kegiatan ziarah diawali dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para Sultan dan keluarga kerajaan yang telah mendahului. 


Selama kegiatan, juru pelihara makam juga memberikan penjelasan sejarah dan makna setiap makam yang ada di kompleks tersebut.


Ziarah ditutup dengan doa bersama , sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk para leluhur. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen refleksi dan penguatan nilai-nilai sejarah bagi seluruh peserta yang hadir.


Danrem 031/WB menekankan pentingnya melestarikan sejarah dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa, sekaligus menanamkan rasa hormat terhadap para pendahulu yang telah berkontribusi bagi perkembangan daerah dan negara.**Penrem 031 WB

(Desi suarni)

Polres Kuansing Tertibkan PETI di Belakang SMA Pintar, Dua Rakit Dimusnahkan

 


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Jajaran Sat Reskrim Polres Kuansing melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI jenis stingkai di belakang SMA Pintar, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin sore (23/2/2026).


Penertiban tersebut dilaksanakan sekitar pukul 15.30 WIB oleh personel Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuansing, menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui pengaduan via handphone terkait adanya aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agner Timur, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.


“Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung memerintahkan Tim Resmob untuk turun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penindakan. Setibanya di tempat kejadian perkara, ditemukan dua unit rakit PETI jenis stingkai dalam keadaan tidak beroperasi,” ujar IPTU Gerry.


Meski tidak ditemukan pelaku di lokasi, petugas tetap melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan sarana yang digunakan untuk aktivitas ilegal tersebut. Dua unit rakit PETI beserta peralatan pendukung dirusak dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali oleh para pelaku.


“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk komitmen Polres Kuansing dalam memberantas praktik PETI yang merusak lingkungan, berpotensi mencemari aliran sungai, serta mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, tidak ada pelaku yang berhasil diamankan dan tidak terdapat barang bukti yang dibawa ke Mapolres karena seluruh peralatan langsung dimusnahkan di lokasi.


Kapolres melalui Kasat Reskrim juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kegiatan PETI di wilayahnya.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung upaya penegakan hukum. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam menekan aktivitas PETI di Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup IPTU Gerry.


(Desi suarni)

Segera Diresmikan, Kapolda Riau Cek Jembatan Merah Putih di Kampar

 




Center Indonesia
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum diresmikan.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Riau didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, di antaranya Karo SDM Kombes Boy Jeckson Situmorang, Dansat Brimob Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, Kepala SPN Kombes Indra Duaman, dan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, pada Senin (23/2/2026).


Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki spesifikasi panjang 27,5 meter dengan lebar 4 meter. Infrastruktur ini dirancang cukup kokoh sehingga dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat (mobil), yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi warga setempat.


Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan sejumlah catatan penting dari Kapolda Riau selama peninjauan berlangsung. Fokus utama Kapolda adalah memastikan kelayakan lokasi sebelum diresmikan yang direncanakan akan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


"Insya Allah, peresmian jembatan oleh Bapak Kapolri akan dilaksanakan di lokasi ini. Oleh karena itu, persiapan sarana pendukung seperti jalur masuk dan kebersihan lingkungan menjadi prioritas kami saat ini," ujar AKBP Boby.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Riau meminta agar area di seputaran jembatan dibersihkan secara maksimal agar tampak rapi saat peresmian. Penekanan khusus diberikan pada kesiapan lokasi helipad dan jalur masuk yang akan dilalui oleh Kapolri.


Kegiatan peninjauan yang dimulai sekira pukul 15.30 WIB tersebut berjalan dengan aman dan terkendali. Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi bukti nyata sinergi Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat di pelosok daerah.


Pada kesempatan tersebut, Irjen Herry Heryawan dan rombongan juga sempat berkunjung ke sekolah dasar. Di sana, Kapolda membagikan bantuan berupa alat tulis kepada para murid.

(Desi suarni)

Ketua PW FRN Adam Silaen Beserta Pengurus PW FRN Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-54 Untuk Kapolda Riau


Center Indonesia Pekanbaru
- Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN), wilayah Riau Adam Silaen ,beserta seluruh jajaran pengurus wilayah Riau dan kabupaten menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-54 untuk Kapolda Riau Irjen pol Herry Heryawan S.I.K M.H.


Sosok perwira tinggi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Riau tersebut merayakan hari kelahirannya dengan penuh rasa syukur. Dalam pesannya, Adam Silaen Beserta jajaran pengurus DPW FRN Riau mendoakan agar Irjen Pol. Herry Heryawan S.I.K M.H senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, kebahagiaan, serta keberkahan yang melimpah.


“Semoga beliau selalu diberikan kekuatan dan keteguhan dalam menjalankan setiap tugas mulia bagi bangsa dan negara, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” ujar Adam Silaen dalam keterangan resminya, Senin (23/02/2026).


Segenap keluarga besar PWFRN Wilayah Riau berharap, di usia yang ke-54 ini, Kapolda Riau terus menjadi inspirasi dalam penegakan hukum di wilayah Riau dan sukses dalam mengemban amanah demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

(Desi suarni)

Selamat Ulang Tahun ke-54 Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.


Center Indonesia
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian untuk masyarakat Riau.


Beliau bukan hanya pemimpin yang peduli kepada keamanan dan ketertiban, tetapi juga sosok yang mencintai alam, lingkungan, dan makhluk hidup. Semangat Green Policing yang beliau gaungkan menjadi inspirasi bahwa menjaga kamtibmas juga berarti menjaga bumi sebagai amanah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Semoga karier semakin cemerlang, pengabdian semakin luas manfaatnya, dan keluarga senantiasa menjadi sumber kebahagiaan serta kekuatan.


Terima kasih atas sinergi untuk Pekanbaru dan Riau yang aman, damai, dan bermartabat.


Salam hormat dan doa terbaik.

(Desi suarni)

Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Capai 78 Persen


 Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.

(Desi suarni)

*Kapolri Minta Bripda MS Dihukum Berat dalam Kasus Penganiayaan Pelajar di Maluku*


Center Indonesia Jakarta
– Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada oknum anggota Brimob, Bripda MS, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar di Maluku hingga meninggal dunia.


Instruksi tersebut disampaikan Sigit saat berada di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan bahwa tindakan tegas perlu dilakukan demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban.


“Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat-beratnya,” ujar Sigit.


Kapolri juga memerintahkan Kepolisian Daerah Maluku serta Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Proses penanganan, menurutnya, akan dilakukan dari sisi pidana maupun pelanggaran kode etik kepolisian.


Sigit menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu. Ia memastikan setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, Kapolri meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Ia mengarahkan agar perkembangan penanganan kasus disampaikan secara resmi oleh jajaran humas Polri dalam forum yang telah disiapkan.


“Memerintahkan kepada Kapolda dan Kadiv Propam ambil tindakan tegas, proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” tegasnya.


Lebih lanjut, Sigit kembali menegaskan prinsip yang selama ini ia terapkan dalam kepemimpinannya, yakni pemberian penghargaan (reward) kepada personel berprestasi serta penindakan tegas terhadap anggota yang melanggar aturan.


Kasus dugaan penganiayaan oleh oknum Brimob ini kini menjadi perhatian publik, khususnya di wilayah Maluku, seiring komitmen Kapolri untuk memastikan penanganannya berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan.

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done