M C I

Minggu, Agustus 16, 2026

Sekda Siak Hadiri Hari Pramuka ke-65 dan Pembukaan Jamnas XII, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri

 




Centerindonesia – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Mahadar mewakili Bupati Siak Afni menghadiri peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026).


Jamnas XII Tahun 2026 berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”


Kegiatan lima tahunan Pramuka Penggalang ini diikuti sekitar 19.833 peserta dari 41 kontingen. Peserta berasal dari 35 Kwartir Daerah, perwakilan gugus depan di luar negeri serta negara sahabat. Jika ditambah panitia dan pembina pendamping, jumlah warga perkemahan mencapai hampir 25 ribu orang.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui pidato yang dibacakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia.


“Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka harus menjadi bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia,” tegas Presiden.


Presiden juga menekankan bahwa nilai-nilai Pramuka seperti disiplin, kemandirian, gotong royong, kerja sama dan kepedulian terhadap sesama tetap relevan di tengah perkembangan zaman dan teknologi.


Menanggapi hal tersebut, Sekda Siak Mahadar mengatakan Pemkab Siak memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.


Menurutnya, Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk sikap dan karakter yang dibutuhkan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.


“Pramuka merupakan wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda. Di dalamnya ada nilai kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita tanamkan kepada generasi muda di Kabupaten Siak,” kata Mahadar.


Ia mengatakan, kehadirannya mewakili Bupati Siak pada kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemkab Siak terhadap penguatan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda.


“Kami mewakili Bupati Siak menyampaikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Anak-anak muda kita harus diberikan ruang untuk belajar, berkreasi, berinovasi dan membangun kemandirian. Dari kegiatan seperti inilah karakter dan rasa percaya diri mereka dapat tumbuh,” ujarnya.


Mahadar juga menilai tema Jamnas XII sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali keterampilan sekaligus dikenalkan dengan berbagai potensi daerah, termasuk pertanian, lingkungan, teknologi dan kewirausahaan.


“Tema swasembada pangan ini menjadi pengingat bahwa generasi muda juga harus dekat dengan potensi daerah. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.


Selama pelaksanaan Jamnas XII, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas dan wawasan. Kegiatan tersebut antara lain keagamaan, olahraga, upacara bendera, forum penggalang, keterampilan dan petualangan kepramukaan, petualangan air, kampung pertanian terpadu serta kampung digital.


Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan bela negara, festival seni dan budaya serta berbagai kegiatan pimpinan kontingen.


Mahadar berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti Jamnas XII dapat dibawa pulang dan dikembangkan di daerah masing-masing, termasuk oleh generasi muda Siak.


“Kita berharap anak-anak Siak yang mengikuti kegiatan kepramukaan dapat membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh di sini untuk dikembangkan di daerah. Semangat belajar, berinovasi, menjaga lingkungan dan bekerja sama harus terus menjadi bagian dari kehidupan generasi muda kita,” ungkapnya.


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia akan memasuki usia 100 tahun pada 2045. Generasi muda saat ini akan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas.


Presiden mengajak anggota Pramuka untuk terus belajar, berlatih dan berkarya, menjaga persatuan serta mencintai bangsa dan tanah air.


“Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian dan kalian sendiri yang harus ikut membangunnya. Terus belajar, berlatih, dan berkarya. Jaga persatuan, cintai rakyat kita, bangsa kita, dan tanah air kita,” pesan Presiden.


Mahadar menegaskan, pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan bersama agar mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.


“Masa depan daerah dan bangsa ada di tangan generasi muda. Karena itu, menjadi tugas kita bersama memberikan ruang dan kesempatan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, terampil, mandiri dan memiliki kecintaan terhadap daerah serta bangsanya,” pungkas Mahadar.

(Ds)

Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat





Centerindonesia Siak – Semangat kemerdekaan terasa hidup di Komplek Rumah Rakyat. Satu per satu rombongan peserta Karnaval Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia disambut langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli bersama suami, didampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta istri dan unsur Forkopimda.


Karnaval tersebut dimulai dari bawah Jembatan Siak di Jalan Panglima Ghimbam dan berakhir di Komplek Rumah Rakyat sebagai titik penyambutan peserta.


Di hadapan masyarakat, para pelajar unjuk kreativitas melalui tarian tradisional, tari kreasi, gurindam, drama perjuangan, drum band, busana adat, busana profesi, kendaraan hias, hingga berbagai atraksi yang mengangkat semangat kemerdekaan dan keberagaman.


Beragam penampilan tersebut menggambarkan wajah Kabupaten Siak yang berakar pada budaya Melayu, namun tumbuh bersama keberagaman budaya Nusantara yang telah lama hidup berdampingan di tengah masyarakat.


Mengusung tema "Merajut Keberagaman, Menjaga Warisan, Mengukir Prestasi", setiap penampilan menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di Kabupaten Siak.


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan karnaval tidak berhenti saat peserta mencapai titik akhir. Rumah Rakyat menjadi ruang apresiasi, tempat masyarakat menyaksikan penampilan setiap kelompok peserta sekaligus menikmati berbagai kegiatan rakyat dan stan UMKM yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.


Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, peringatan HUT RI tahun ini memang dikemas secara sederhana. Namun, mekanisme pelaksanaannya sengaja diubah agar semangat kemerdekaan tetap terasa dan hasil kreativitas para pelajar dapat dinikmati masyarakat lebih lama.


"Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat dan hasil karya anak-anak bisa disaksikan sampai sore," ujar Afni, di Halaman Rumah Rakyat, Sabtu (15/2026). 


Menurut Afni, semangat kemerdekaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya melalui upacara atau seremoni, tetapi juga lewat ruang-ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak mendorong agar semarak HUT RI tidak hanya terpusat di Kota Siak, tetapi juga dirasakan hingga kecamatan dan kampung melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan di wilayah masing-masing.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan  mengatakan, Karnaval Budaya di Kecamatan Siak dan Mempura diikuti 65 kelompok peserta dari jenjang SLB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing menghadirkan beragam kreasi yang menggambarkan semangat kemerdekaan, keberagaman budaya, dan kecintaan terhadap tanah air.


Ia menambahkan, selain di Kecamatan Siak dan Mempura, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga digelar di kecamatan lain melalui berbagai kegiatan sesuai potensi dan kondisi wilayah masing-masing. Sejumlah daerah mengadakan karnaval budaya maupun perlombaan lainnya agar semarak kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


"Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat," tutupnya.


(Rahma/MC Siak)

Sabtu, Agustus 15, 2026

Green Policing, Polsek Singingi Hilir Ajak Warga Desa Petai Tanam Pohon dan Peduli Lingkungan






Centerindonesia,– Polsek Singingi Hilir Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus mendukung Program Green Policing Kapolda Riau melalui kegiatan Gerakan Cinta Lingkungan dan Peduli Hutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi masyarakat sekaligus melakukan penanaman bibit pohon di Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing, Minggu (9/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Desa Petai tersebut diikuti Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Petai AIPDA Kustian, Babinsa Petai PRAKA Roma Irama, serta masyarakat Desa Petai.


Dalam kegiatan tersebut, Polsek Singingi Hilir bersama masyarakat melakukan penanaman sebanyak lima bibit pohon kemiri. Penanaman dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon di lokasi yang telah ditentukan di wilayah Desa Petai.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan hutan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.


“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan hutan. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar IPTU Alferdo.


Menurutnya, kegiatan penanaman pohon juga menjadi sarana untuk mempererat kemitraan antara Polri, TNI dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.


“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan. Kami berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan di masa mendatang,” tambahnya.


Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan, mencegah kerusakan lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.


Polsek Singingi Hilir mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak hutan, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Singingi Hilir.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Jumat Curhat Polsek Kuantan Mudik, Warga Diajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla





Centerindonesia,– Polsek Kuantan Mudik Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (14/8/2026).


Kegiatan dihadiri personel Polsek Kuantan Mudik, yakni Aiptu Petra Maisal, Aipda Novriyendi, Aipda Desrial, serta masyarakat Desa Seberang Pantai.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa, S.H., M.H., mengatakan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar langsung masukan dan kondisi yang dirasakan masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Anra Nosa.


Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Kuantan Mudik mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun kejadian yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.


Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila terjadi kebakaran lahan, masyarakat diminta segera menginformasikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan bersama guna mencegah api meluas.


AKP Anra Nosa menegaskan, menjaga Kamtibmas dan mencegah kebakaran lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.


“Keamanan lingkungan akan lebih mudah terjaga apabila polisi dan masyarakat saling berkomunikasi serta bekerja sama. Mari kita jaga lingkungan kita bersama dan segera sampaikan kepada petugas jika menemukan permasalahan,” tuturnya.


Masyarakat Desa Seberang Pantai menyambut baik pelaksanaan Jumat Curhat tersebut. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel kepolisian yang secara langsung hadir untuk berdialog dan memberikan imbauan.


Melalui kegiatan ini, Polsek Kuantan Mudik berharap komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga berbagai potensi gangguan Kamtibmas maupun kebakaran lahan dapat dicegah sejak dini.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Jelang Pacu Jalur Nasional, Kapolres Kuansing Matangkan Pengamanan di Tepian Narosa

 





Centerindonesia,– Menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Event Nasional 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Polres Kuantan Singingi (Kuansing) mematangkan persiapan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., di Ruang Rupattama Polres Kuansing, Jumat (14/8/2026).


Rapat diikuti para Kabag, Kasat dan Kasi Polres Kuansing serta Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H. Sejumlah hal strategis dibahas, mulai dari kesiapan personel, pengamanan lokasi, hingga dukungan terhadap personel BKO Polda Riau dan Polres jajaran.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan, rapat tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh jajaran siap menghadapi pelaksanaan Pacu Jalur Event Nasional yang menjadi salah satu agenda besar di Kabupaten Kuantan Singingi.


“Tujuan rapat ini adalah mempersiapkan seluruh jajaran dalam menyambut Event Pacu Jalur Tepian Narosa. Kita harus memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpersonel maupun satuan. Setiap kendala yang ditemukan selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat segera dikoordinasikan untuk mendapatkan solusi.


“Terus tingkatkan komunikasi dan koordinasi. Kalau ada kendala, segera disampaikan dan kita cari solusinya bersama,” tegasnya.


Dalam rapat tersebut, Kabag Ops Polres Kuansing memaparkan pembagian lokasi penginapan bagi personel BKO Polda Riau dan Polres jajaran. Turut dibahas penunjukan penanggung jawab masing-masing penginapan serta seksi transportasi dan konsumsi untuk mendukung kebutuhan personel selama bertugas.


Sementara itu, Kapolsek Kuantan Tengah memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian selama pelaksanaan Pacu Jalur. Di antaranya penempatan lapak pedagang, pelaksanaan patroli gabungan pada malam hari, serta kesiapan pelayanan dan penegakan hukum apabila terjadi tindak pidana selama kegiatan berlangsung.


Kapolres Kuansing meminta seluruh personel mengedepankan sikap profesional, humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Pengamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang menyaksikan Pacu Jalur. Laksanakan tugas dengan humanis dan tetap mengutamakan keselamatan,” pungkas Kapolres.


Pacu Jalur Event Nasional 2026 di Tepian Narosa dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026. Polres Kuansing bersama seluruh unsur terkait terus mematangkan kesiapan pengamanan untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat serta seluruh pengunjung yang hadir.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Jumat, Agustus 14, 2026

Anggaran Terbatas, PKK Siak Diminta Tetap Bergerak lewat Kolaborasi

 




Centerindonesia SIAK — Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, menyampaikan keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak boleh membuat program pemberdayaan masyarakat terhenti. 


Ia minta kader PKK di kecamatan, kelurahan, dan kampung mencari sumber daya alternatif melalui inovasi dan kolaborasi, salah satunya dengan menggandeng Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam).


Pesan itu disampaikan Siti Sarifah saat membuka Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kecamatan, Kelurahan, dan Kampung se-Kabupaten Siak di Kecamatan Sungai Apit dan Kecamatan Pusako, Rabu (12/8/2026).


Menurut Siti, keterbatasan anggaran memang memengaruhi pelaksanaan sejumlah program PKK. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan bagi kader untuk berhenti menjalankan kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.


“Meski tak ada anggaran, cobalah membuat inovasi melalui kolaborasi, misalnya dengan Bumkam," kata Siti Sarifah.


Siti menilai Bumkam memiliki potensi untuk menjadi mitra dalam menjalankan program pemberdayaan. Kolaborasi itu, kata dia, tidak hanya menjaga keberlanjutan kegiatan PKK, tetapi juga dapat melahirkan aktivitas produktif yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat kampung.


Karena itu, kader PKK diminta tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran pemerintah. Mereka didorong memetakan potensi di wilayah masing-masing dan mengembangkannya melalui gotong royong serta kerja sama dengan berbagai pihak.


“Yang penting ada kemauan untuk bergerak. Manfaatkan potensi yang ada dan bangun kolaborasi. PKK harus tetap hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Gerakan Tanam Labu Madu

Semangat pemberdayaan itu juga mulai diwujudkan melalui Gerakan Tanam Labu Madu. Dalam kegiatan tersebut, Siti menyerahkan bibit labu madu kepada ketua TP PKK kecamatan sebagai langkah awal pengembangan gerakan.


Program ini diharapkan menjadi contoh bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari potensi sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar. Lahan yang ada dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi keluarga.


Bagi Siti, Monev bukan sekadar kegiatan untuk menilai program yang telah berjalan. Evaluasi tersebut harus menjadi ruang untuk menemukan kekurangan, memperbaiki kegiatan, dan melahirkan inovasi baru.


Ia berharap kader PKK di seluruh Kabupaten Siak tetap menjaga semangat gotong royong dan kreativitas sehingga keterbatasan fiskal tidak mengurangi peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Intinya, bagi PKK Siak, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti bergerak. Inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan potensi lokal menjadi cara agar pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.



(Dep/Yo/MC Siak)

Sekda Siak Mahadar Ingatkan Sektor Perhotelan dan Event Perkuat Manajemen Risiko





Centerindonesia Pekanbaru – Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama strategis dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pamobvit) Polda Riau serta PT BTN Pekanbaru.


Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam acara Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu yang digelar di Ballroom Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Selasa (11/8/2026).


Agenda ini dihadiri oleh para pengelola objek wisata, pelaku usaha perhotelan, serta perwakilan pemerintah daerah dan OPD terkait guna menyelaraskan persepsi standar keamanan demi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Riau.


Dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menyampaikan imbauan khusus kepada masyarakat dan penyelenggara acara (EO) yang berencana menggelar kegiatan di dalam ruangan hotel maupun di ruang terbuka.


"Penyelenggaraan acara ke depan tidak bisa sembarangan lagi. Selain wajib mempersiapkan sarana dan prasarana secara matang, pihak panitia atau EO kini diwajibkan melapor dan mengantongi izin resmi dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Riau," tegas Mahadar.


Melalui kemitraan yang solid antara PHRI, Kepolisian, sektor perbankan, dan pemerintah daerah, Provinsi Riau berkomitmen menciptakan iklim industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang aman, profesional, dan berdaya saing tinggi.


Selanjutnya, Ketua BPD PHRI Riau, Ir. Nofrizal, M.M., menegaskan bahwa penguatan manajemen risiko dan sistem pengamanan di lingkungan hotel serta lokasi acara merupakan hal yang mutlak dilakukan.


"Kami pastikan ini penting untuk mencegah potensi gangguan, sekaligus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan wisatawan yang berkunjung ke Riau," ujar Nofrizal.


Nofrizal menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu menggenjot angka kunjungan wisata, mempermudah aktivitas kepariwisataan, serta menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi industri perhotelan dan kuliner melalui berbagai penyelenggaraan event.


Di sisi lain, regulasi pelaksanaan kegiatan ke depan akan diperketat demi memastikan aspek keselamatan publik. 


Doli_wtr/MC-Siak

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done