M C I

Senin, 20 April 2026

Bupati Afni Resmikan Galangan Kapal MNS di KITB, Dorong Geliat Ekonomi Maritim






Centerindonesia Sungai Apit – Bupati Siak Afni Zulkifli meresmikan pembangunan galangan kapal terpadu milik PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) sekaligus pembukaan akses jalan sepanjang 1,2 km di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Senin (20/4/2026).


Pembangunan galangan kapal ini sepenuhnya berasal dari investasi swasta di kawasan industri milik pemerintah daerah. PT MNS melakukan investasi senilai lebih dari Rp300 miliar, dengan tahap pertama direalisasikan sebesar Rp100 miliar lebih.


Bupati Afni menyampaikan, galangan ka

pal ini diproyeksikan menjadi pusat layanan perbaikan dan pembangunan kapal terbesar se-Sumatera.


“Ini menjadi awal kebangkitan KITB yang baik. Saya berterima kasih kepada PT MNS yang dengan berani mengucurkan investasi besar di KITB. Kepercayaan investor adalah modal agar kawasan ini terus berkembang ke depan,” ujar Afni dalam sambutannya.


Afni mengapresiasi komitmen PT MNS menanamkan investasi besar di KITB, yang menandai babak baru geliat ekonomi sektor maritim di kawasan industri tersebut.


“KITB menjadi jantung ekonomi baru di Kabupaten Siak, bahkan Provinsi Riau dan Sumatera. Lokasi ini diharapkan menjadi jalur distribusi pasokan komoditas, baik ke dalam maupun ke luar Provinsi Riau, bahkan lintas negara,” kata Afni.


Dengan hadirnya investasi ini, sambungnya, diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). KITB menurutnya adalah “harta karun” milik Siak yang mulai dibenahi secara bertahap.


“Kawasan ini harga mati untuk terus dikembangkan. Saya juga meminta agar kawasan ini ditata ulang. Investasi dipermudah, proses perizinan dipercepat, aturan hukumnya diperjelas, agar investor tidak ragu dan memiliki kepastian berinvestasi di sini. Saya ingatkan kepada jajaran saya, jangan ada pungli kepada para investor,” tegas Afni.


Afni menjelaskan, KITB sempat lama vakum dari perbincangan, padahal instrumen pengembangan kawasan ini sudah lengkap. Mulai dari pengelola, payung hukum dalam bentuk perda, hingga pernah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).


Namun faktanya, kawasan industri tersebut hanya tinggal nama. Lahan terus berkurang akibat peralihan kepemilikan dalam bentuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Bahkan, lahan yang telah dikuasai masih berupa semak belukar.


“Saya mau yang seperti ini ditata ulang. Jajaran direksi KITB harus mengkaji SHGB yang sudah dialihkan. Tenant yang telah menguasai lahan itu harus diberi peringatan. Tanyakan kapan dibangun? Kalau mereka serius, bantu percepat proses perizinannya. Saya ingin tenant lain juga seperti MNS ini. Beberapa bulan lalu mereka ekspose rencana bisnis di depan saya, kita yakinkan, dan Alhamdulillah hari ini ground breaking. Ini namanya bukan omon-omon,” ujar Afni, disambut tepuk tangan.


Afni menambahkan, Kementerian Perhubungan juga berjanji bahwa pengelolaan kawasan pelabuhan akan dikembalikan kepada Badan Usaha Pelabuhan (BUP) milik daerah. Prosesnya saat ini sedang dipersiapkan, dengan syarat kepengurusan BUP harus baru.


“Mohon doa agar pelabuhan di kawasan ini kembali kita kelola. Pasca ambruknya jembatan pelabuhan, saya langsung menghadap Bapak Menteri Perhubungan. Alhamdulillah beliau berjanji pengelolaan kawasan ini tetap diberikan kepada BUMD Siak, dengan catatan BUP-nya harus baru. Saat ini tengah kita siapkan,” sebut Afni.


Direktur PT MNS, Yudi Utomo, menjelaskan bahwa pembangunan galangan kapal ini akan menyerap sekitar 200 tenaga kerja, baik pada tahap pembangunan maupun saat operasional. Mayoritas tenaga kerja berasal dari lokal dengan latar belakang keahlian teknik.


“Sejak dibangun hingga beroperasi nanti, kami membutuhkan kurang lebih 200 tenaga kerja. Spesifikasinya mayoritas tenaga teknik, terutama teknik pengelasan. Kami mengikuti arahan Ibu Bupati untuk memprioritaskan warga Siak,” ujar Yudi.


Terkait potensi pasar, Yudi menyebutkan sangat besar. Berdasarkan hasil kajian feasibility study, tercatat arus kapal di Provinsi Riau mencapai 8.539 kapal domestik dan 331 kapal luar negeri.


“Lokasi ini sangat strategis karena dekat dengan muara dan menghadap langsung ke Selat Padang. Selain itu, grup PT MNS juga mengoperasikan 123 kapal milik sendiri. Kami percaya dengan komitmen kepemimpinan Ibu Bupati yang ramah investor, sehingga kami tidak ragu untuk berinvestasi tahap pertama lebih dari Rp100 miliar di sini,” jelasnya.


Selain membangun galangan kapal, PT MNS juga membangun fasilitas pemurnian air secara mandiri. Akses jalan sepanjang 1,2 km turut dibangun dengan nilai lebih dari Rp7 miliar untuk mendukung mobilitas di kawasan industri.


“Di sini kami juga membangun fasilitas Reverse Osmosis (RO) untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tantangan di KITB adalah ketersediaan air bersih, sehingga kami upayakan mandiri. Begitu juga dengan jalan, setelah mendapat arahan dan dukungan Pemda Siak, kami bangun akses jalan sekitar Rp7 miliar,” tutupnya.


(Dep/MC Siak)

Pengawasan Ketat Distribusi BBM, Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Singingi Pastikan Aman dan Tepat Sasaran






Centetindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Kuantan Singingi melalui Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Singingi melaksanakan kegiatan pengecekan dan patroli di sejumlah SPBU, Senin (20/4/2026).


Di wilayah Polsek Kuantan Mudik, pengecekan pendistribusian BBM dilaksanakan di SPBU Desa Koto Gunung, Kecamatan Gunung Toar. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Koto Gunung, AIPTU Efrizal.


Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan adanya kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara tidak wajar atau praktik pelangsiran. Antrean kendaraan juga terpantau tertib serta tidak mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, petugas memastikan tidak adanya ketidaksesuaian antara nomor polisi kendaraan dengan barcode saat proses pengisian BBM.


Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada pihak SPBU agar tidak melayani kendaraan yang terindikasi melakukan pelangsiran. Pengendara juga diingatkan untuk tidak menggunakan badan jalan saat mengantre guna menghindari kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas.


Sementara itu, di wilayah Polsek Singingi, kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dilaksanakan di SPBU PT Raditia Putra Abadi, Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi. Kegiatan ini melibatkan personel AIPDA Sanusi dan AIPDA Feridianto, S.H.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Petugas juga melakukan pengawasan untuk mengantisipasi potensi penyelewengan distribusi BBM serta mencegah antrean panjang yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.


“Kami menegaskan kepada seluruh jajaran untuk terus melakukan pengawasan di lapangan, khususnya di SPBU, guna mencegah praktik pelangsiran, penimbunan, maupun penyalahgunaan BBM. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan distribusi BBM tepat sasaran,” ujar Kapolres.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan pengguna lainnya.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat atas kehadiran Polri di lapangan.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Desi)

Polsek Singingi dan Kuantan Hilir Kawal Program MBG, Pastikan Gizi Pelajar Terpenuhi dengan Baik






Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polres Kuantan Singingi melalui Polsek Singingi dan Polsek Kuantan Hilir melaksanakan pengawasan dan monitoring penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (20/4/2026).


Di wilayah Polsek Singingi, kegiatan pengawasan dilaksanakan di MTs Bahrul Ulum dan SDN 011 Desa Air Emas, Kecamatan Singingi. Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Air Emas Aipda Rio Hendri bersama pihak sekolah, staf SPPG, serta para siswa.


Program MBG di wilayah ini menjangkau berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA/sederajat, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.428 siswa. Pendistribusian makanan dilakukan oleh tim SPPG yang berjumlah 45 orang, dengan dapur umum berlokasi di Desa Air Emas.


Adapun menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi, semur ayam, tempe goreng, sayur kol dan buncis, serta buah pisang.


Sementara itu, di wilayah Polsek Kuantan Hilir, kegiatan serupa dilaksanakan melalui SPPG Yayasan Azura Rokan Hilir di Desa Simpang Tanah Lapang. Pendistribusian dilakukan ke sejumlah sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 550 siswa.


Menu makanan yang diberikan meliputi nasi putih, ayam bumbu serundeng, tahu goreng balado, tumis wortel dan buncis, serta buah kelengkeng. Kegiatan ini turut dimonitor oleh Kanit Intelkam Polsek Kuantan Hilir Bripka Zakri Nanda Aprial, Bhabinkamtibmas Bripka Edo Prima, serta Babinsa Serka Junaidi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memastikan program pemerintah berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar.


“Polri berperan aktif dalam mengawal setiap tahapan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas gizi generasi muda,” ungkap Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.


Dengan adanya pengawasan dari kepolisian, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan semangat belajar para siswa di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Desl)

Minggu, 19 April 2026

Aula SMAN 4 Pekanbaru Bergemuruh, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Keselamatan Lalu Lintas dan Green Policing Sejak Dini

 





CenterindonesiaPekanbaru – Suasana Mushalla SMAN 4 Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 64 (Komplek AURI), tampak berbeda pada Senin pagi (20/04/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan siswa dan puluhan guru memadati lokasi kegiatan dalam rangka program Police Goes To School yang dipadukan dengan kampanye Green Policing oleh Ditlantas Polda Riau. Antusiasme peserta membuat aula bergemuruh, mencerminkan tingginya semangat generasi muda dalam menyambut edukasi keselamatan berlalu lintas.


Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama tim Subdit Kamsel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Ditlantas lainnya, di antaranya AKP Dedi Siswanto, IPTU Riza Elfiera, Aipda Sartika FES, Brigadir Annisa Elfitri, Brigadir Annisa Widya Wiratami, serta ASN R. Pardosi.


Sebanyak 71 guru dan 1.064 siswa/i SMAN 4 Pekanbaru mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Dalam penyampaiannya, AKBP Dasril menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, dengan mengacu pada data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa kecelakaan bukan hanya angka statistik, tetapi peristiwa nyata yang berdampak besar terhadap keselamatan jiwa.


“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban. Generasi muda memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan di jalan raya,” tegasnya di hadapan para peserta.


Sorak sorai pun pecah dan memenuhi ruangan saat sesi tanya jawab berlangsung bersama Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril. Para siswa tampak antusias mengangkat tangan, berlomba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas yang disampaikan, menciptakan suasana interaktif dan penuh semangat.


Dalam keterangannya, AKBP Dasril juga menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dipadukan dengan Green Policing merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak usia dini.


“Kami ingin menanamkan mindset kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Pekanbaru, H. Sahid Suwarno, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Police Goes To School yang memberikan manfaat besar bagi para guru dan siswa.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran Ditlantas Polda Riau memberikan pemahaman yang sangat penting bagi siswa kami terkait tertib berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran sosial generasi muda,” ujarnya.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, juga menegaskan bahwa program Police Goes To School merupakan salah satu program prioritas Polri dalam membangun karakter generasi muda.


“Program Police Goes To School adalah bagian dari upaya prioritas Polri dalam membentuk karakter generasi muda agar memahami dan mematuhi tata tertib berlalu lintas sejak dini. Sejalan dengan itu, program Green Policing juga kami dorong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sehingga generasi muda tidak hanya tertib di jalan, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kelestarian alam,” ujarnya.


Untuk meningkatkan interaksi, kegiatan juga diisi dengan sesi kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Suasana semakin hidup ketika para siswa berlomba menjawab pertanyaan, dengan hadiah menarik berupa helm SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan lalu lintas yang telah disiapkan panitia.


Tidak hanya fokus pada keselamatan di jalan, Ditlantas Polda Riau juga mengintegrasikan program Green Policing sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.


Melalui kegiatan ini, sejumlah hasil positif berhasil dicapai, di antaranya tersampaikannya edukasi program Green Policing sebagai inisiatif Kapolda Riau dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan, meningkatnya pemahaman guru dan siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas, serta tumbuhnya komitmen bersama untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan edukatif yang humanis mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini. Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar.

(Desi)

Hangat dan Haru, PIPAS Lapas Pekanbaru Lepas Tiga Pengurus dalam Pertemuan Rutin Penuh Kebersamaan






CenterindonesiPekanbaru, – Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan acara pelepasan pengurus PIPAS dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Sabtu (18/04/26).


Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru ini dihadiri oleh seluruh anggota PIPAS dan DWP. Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan penyampaian laporan kegiatan sebagai bentuk evaluasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan.


Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pelepasan terhadap tiga orang pengurus PIPAS dan DWP, yaitu Ibu Fitriah Angki, Ibu Nelly Jefriandy, dan Ibu Eslina Novindra. Pelepasan ini sejalan dengan promosi dan penugasan baru yang diterima oleh suami masing-masing di tempat yang berbeda. Momen ini menjadi bentuk dukungan sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar PIPAS dan DWP atas capaian tersebut.


Ketua PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi para pengurus selama menjalankan tugas organisasi. Ia juga berharap agar silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga, meskipun telah bertugas di tempat yang baru.


“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus atas pengabdian Ibu Fitriah Angki, Ibu Nelly Jefriandy, dan Ibu Eslina Novindra. Dedikasi dan kebersamaan yang telah dibangun menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi ini. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan silaturahmi tetap terjaga,” ujar Ibu Dian Yuniarto.


Prosesi pelepasan berlangsung haru, ditandai dengan penyerahan cinderamata dan penyampaian pesan serta kesan dari para pengurus yang dilepas. Suasana kebersamaan semakin terasa dalam sesi ramah tamah yang menjadi penutup rangkaian kegiatan.


Melalui kegiatan ini, PIPAS dan DWP Lapas Pekanbaru diharapkan terus memperkuat peran sebagai wadah yang solid dalam mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan masyarakat.

(Desi)

Pimpin Apel Pagi Perdana, Kasubbag TU Lapas Pekanbaru Tekankan Profesionalisme Dalam Bekerja

 





CenterindonesiaPekanbaru,  – Apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali dilaksanakan dengan tertib dan penuh khidmat pada hari ini. Kegiatan rutin tersebut diikuti oleh seluruh pegawai sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan, Senin (20/04/26).


Bertindak sebagai pembina apel, Parlindungan H. Simanjuntak, yang baru menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha menyampaikan arahan perdananya di hadapan seluruh jajaran pegawai. Dalam statement pembukanya, beliau menyampaikan rasa syukur serta komitmennya dalam mengemban amanah yang telah diberikan.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Amanah ini tentunya bukan hal yang ringan, namun dengan dukungan dan kerja sama seluruh jajaran, saya yakin kita dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Parlin.


Dalam arahannya, Kasubbag TU juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memperkuat sinergi antar pegawai. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja secara profesional, saling mendukung, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang optimal.


“Disiplin adalah kunci utama dalam menjalankan tugas. Mari kita tingkatkan etos kerja, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang solid, aman, dan kondusif,” tambahnya.


Apel pagi ini juga menjadi momentum untuk mempererat koordinasi dan komunikasi antar pegawai guna mendukung pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan efisien. Seluruh pegawai diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan.


Kegiatan apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh pelaksanaan tugas diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan.

(Desi)

Lapas Pekanbaru Resmi Buka Porsenap 2026, Ajang Sportivitas dan Kreativitas Warga Binaan






Centerindonesia Pekanbaru,  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Olahraga Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Jumat (17/04).


Pembukaan kegiatan diawali dengan defile peserta yang diikuti oleh warga binaan, menampilkan semangat kebersamaan dan antusiasme dalam menyambut pelaksanaan Porsenap. Suasana berlangsung meriah dengan sorak dukungan dari peserta lainnya yang turut menyaksikan jalannya pembukaan.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Porsenap menjadi sarana pembinaan yang penting bagi warga binaan.


“Porsenap ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sebagai media pembinaan untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, serta menggali potensi dan kreativitas warga binaan agar dapat berkembang secara positif,” ujar Yuniarto.


Sebagai simbol dimulainya kegiatan, pelepasan balon dilakukan oleh Kepala Lapas Pekanbaru yang didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan diikuti oleh seluruh peserta upacara, menandai resmi dibukanya Porsenap Tahun 2026.


Pada pelaksanaan tahun ini, cabang perlombaan yang digelar lebih beragam dan mengalami penambahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga memberikan lebih banyak ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan minat di berbagai bidang. Adapun cabang perlombaan yang akan dipertandingkan tahun ini meliputi olahraga seperti futsal, bola voli, tenis meja, badminton, takraw, dan biliard. Selain itu, terdapat pula berbagai lomba seni dan kreativitas seperti catur, domino, stand up comedy, gravity, cheerleader, serta perlombaan band. 


Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan dapat meningkatkan kebugaran, mempererat kebersamaan, serta mengembangkan bakat dan minat sebagai bekal positif dalam proses pembinaan.


(Desi)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done