M C I

Jumat, Agustus 21, 2026

Dari Keterbatasan, PKK Sungai Mandau Tetap Bergerak Bantu Masyarakat






Centerindonesia Sungai Mandau — Keterbatasan anggaran tak menghalangi TP PKK Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau, untuk menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.


Di bawah koordinasi Ketua TP PKK Sungai Mandau, Fitria Ningsih, para kader mengembangkan berbagai inovasi di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan keluarga dengan mengandalkan gotong royong serta kolaborasi.


Salah satu program itu diwujudkan Pokja II melalui kepedulian terhadap pendidikan. Sebanyak 20 anak yatim menerima bantuan tas dan perlengkapan alat tulis yang dihimpun dari kerja sama dengan perusahaan dan iuran anggota PKK.


Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, mengapresiasi langkah tersebut, ia pun menyerahkan bantuan dalam rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK Kecamatan, Kelurahan dan Kampung di Sungai Mandau, Kamis (20/8/2026). 


“Meski jumlahnya sedikit, mari kita tunjukkan bahwa PKK hadir dan berbuat untuk masyarakat,” kata Siti, Jum’at (21/8/2026).


Menurut Siti, kegiatan PKK tidak harus selalu dimulai dengan program besar. Kepedulian yang dilakukan secara konsisten dan sesuai kebutuhan masyarakat justru dapat memberikan manfaat nyata.


Selain program pendidikan, setiap Pokja TP PKK Sungai Mandau memiliki inovasi masing-masing. Pokja I menjalankan PKK Gemar Berinfaq, sedangkan Pokja II mengembangkan GAPENDIK (Gerakan PKK Peduli Pendidikan).


Pokja III menghadirkan Gemayur Cetting (Gerakan Makan Sayur Cegah Stunting) dan Gendang Berlian (Gerakan Berbagi Pakaian). Sementara Pokja IV menjalankan Bersemat Aksi (Bersalin Selamat, Aktepun Siap), Gemalor (Gerakan Makan Telur), serta AJAK (Antar Jemput KIA) untuk membantu anak-anak mendapatkan Kartu Identitas Anak.


Fitria mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan program. Namun, para kader memilih mencari solusi melalui kerja sama dan dukungan berbagai pihak.


“Kami sadar, kerja PKK bukan sekadar tentang program dan kegiatan. Ada kepedulian, ada pengorbanan, dan ada harapan agar masyarakat Sungai Mandau mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” katanya.


Siti Sarifah meminta kader PKK tidak berhenti berinovasi dan terus memperkuat kolaborasi antar-Pokja. Menurut dia, keberhasilan sebuah program bukan diukur dari besar kecilnya kegiatan, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.


“Teruslah berinovasi. Jangan takut memulai dari hal kecil, karena dari gerakan kecil yang dilakukan bersama-sama, manfaat besar untuk masyarakat bisa tumbuh,” ujarnya.


Lima W + Satu H: TP PKK Sungai Mandau (siapa) menghadirkan berbagai inovasi sosial (apa) untuk membantu masyarakat di Kecamatan Sungai Mandau, Siak (di mana). 


Program tersebut berjalan di tengah keterbatasan anggaran (mengapa) dan diperkuat melalui gotong royong, iuran anggota serta kerja sama dengan berbagai pihak (bagaimana), termasuk kegiatan bantuan perlengkapan sekolah bagi 20 anak yatim pada Kamis, 20 Agustus 2026 (kapan).


Bagi Siti, gerakan tersebut menunjukkan bahwa PKK dapat hadir dari hal sederhana. Ketika para kader bergerak bersama, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti berbuat bagi masyarakat.


(Dep/MC Siak)

Afni Dorong Pramuka Siak Kembali Aktif, Fokus Bina Karakter Generasi Muda





Centerindonesia Siak - Bupati Siak Afni Zulkifli mendorong Gerakan Pramuka kembali aktif sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Siak, Riau. 


Dorongan itu disampaikan Afni usai dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Siak masa bakti 2025–2030 dalam kegiatan Pelantikan Pengurus Mabicab dan Malam Ulang Janji Anggota Pramuka Kwartir Cabang Siak di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Siak, Kamis (20/8/2026) malam. 


"Ayo kita aktifkan lagi kegiatan Pramuka ini, Saya bersama Pak Wabup hadir disini, kami berkomitmen agar pendidikan karakter ini betul-betul bisa kita jalankan dengan baik,” ucap Bupati Afni.


Menurutnya, pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting di tengah tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Karena itu, Pramuka memiliki peran besar dalam menyiapkan anak-anak muda yang mandiri, disiplin, bertanggungjawab dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan.


"Ini manifestasi kita di masa depan, hari ini kita membutuhkan pendidikan karakter yang kuat sehingga nanti apa pun yang terjadi kita tetap kuat dan mampu menciptakan penerus kita. Regenerasi itu perlu, anak-anak muda harus menggantikan kita," Ucapnya. 


Afni menilai, Gerakan Pramuka sejak dulu berjalan dengan semangat dan kesederhanaan. Menurutnya, anggaran memang penting, namun jangan sampai keterbatasan anggaran menghentikan kegiatan pembinaan karakter melalui Pramuka. Ia meminta dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama menguatkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Siak.


"Meskipun anggaran itu penting, tapi jangan sampai kita tidak mengaktifkan kegiatan karakter yang penting ini. Karena Pramuka dari dulu hanya begini saja. Bahkan dulu saat saya berpramuka, kami tidak kenal tenda-tenda, pakai terpal pun kami tetap melakukan kegiatan," sebutnya. 


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 19 orang Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Siak masa bakti 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau, Irwan Nasir. Sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Siak, Afni menegaskan pelantikan pengurus tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. 


"Tolong, pelantikan ini jangan dianggap seremoni atau sertfiikatnya kita pakai untuk naik jabatan, bukan begitu. Yang penting itu bagaimana kita menjalankan pembinaan karakter melalui Pramuka, pada adik adik kita ini," kata dia. 


Dukungan terhadap penguatan Gerakan Pramuka Siak juga disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau Irwan Nasir. Ia juga berharap Gerakan Pramuka Siak dapat kembali meraih predikat sebagai salah satu Kwartir Cabang terbaik di Provinsi Riau.


"Kami yakin dan percaya Kak Afni sebagai kader Pramuka sejati yang sudah banyak makan asam garam di bidang kepramukaan tentu akan memberikan perhatian yang sangat besar terhadap Gerakan Pramuka dalam membina dan melindungi adik-adik kita dari berbagai ancaman yang saat ini mengkhawatirkan,” kata Irwan. 


Ia berharap predikat Kwartir Cabang terbaik di Provinsi Riau bisa di kembalikan lagi ke Negeri Istana. Dengan catatan, selalu kompak, bisa hadir di setiapk kegiatan keperamukaan tingkat Riau, dan selalu ukir prestasi yang membanggakan.


Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak Mahadar melaporkan terkait Kemah Akbar setelah dua tahun setengah tidak dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara. Ini menjadi langkah awal menghidupkan kembali kegiatan besar Pramuka Siak. 


Mahadar menyebut, antusiasme peserta cukup tinggi. Awalnya panitia menargetkan sekitar 520 peserta, namun jumlah peminat meningkat karena kegiatan perkemahan sudah lama tidak dilaksanakan. Peserta yang hadir berasal dari 14 kecamatan se-Kabupaten Siak, mulai dari tingkat Penggalang hingga Penegak.


Malam itu, suasana semakin khidmat saat anggota Pramuka Kwartir Cabang Siak mengikuti prosesi ulang janji. Dengan penuh penghayatan, para peserta mengucapkan Tri Satya sebagai pengingat untuk terus menjaga nilai-nilai kepramukaan. 


Prosesi tersebut  menandai semangat baru Gerakan Pramuka Siak untuk kembali aktif membina generasi muda.


(Rahma/MC Siak)

*Dari Helm SNI hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru*

 




Centerindonesia, Jumat, 21 Agustus 2026 — Semangat “Polantas Karib” kembali diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui kegiatan silaturahmi dan edukasi bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Pekanbaru di Pangkalan Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas ojol dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, Kamseltibcarlantas yang aman dan tertib, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green Policing.


Komunitas ojol yang hadir terdiri dari para pengemudi Go-Jek, Maxim, ShopeeFood, dan Grab. Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran Polantas tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi, memberikan edukasi serta menghadirkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket sembako, helm berstandar SNI, masker, serta bibit pohon dibagikan secara langsung kepada para pengemudi ojol sebagai bentuk kepedulian sekaligus ajakan untuk bersama-sama menjaga keselamatan berlalu lintas dan kelestarian lingkungan.


Pembagian bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., yang turut memberikan edukasi mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas serta pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.


Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan bahwa komunitas ojol memiliki posisi strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Setiap hari, para pengemudi ojol berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari dinamika lalu lintas di jalan raya.


«“Ojol merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui komunikasi dan edukasi yang terus dilakukan, kami berharap para pengemudi ojol dapat menjadi contoh sekaligus pelopor keselamatan berlalu lintas. Bukan hanya tertib untuk diri sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan masyarakat lainnya untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman dan berkeselamatan,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.»


Menurutnya, semangat Polantas Karib merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.


«“Polantas hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar, berkomunikasi dan memberikan solusi. Bersama komunitas ojol, kita bangun budaya keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan dan Kamtibmas yang semakin kuat,” tambahnya.»


Sementara itu, Auzan, pengurus Ojol Pekanbaru, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Ditlantas Polda Riau terhadap komunitas ojol.


«“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Polantas Karib ini. Kami merasa diperhatikan dan diajak bersama-sama untuk menjaga Kamtibmas serta tertib berlalu lintas. Kami dari komunitas ojol Pekanbaru siap menjadi mitra Polri, memberikan contoh kepada pengguna jalan lainnya dan ikut menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat,” ungkap Auzan.»


Auzan menilai, pendekatan yang dilakukan secara langsung dan humanis membuat pesan-pesan keselamatan lebih mudah diterima oleh para pengemudi ojol.


Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan bahwa komunitas ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi sehingga memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.


«“Pengemudi ojol merupakan bagian penting dari ekosistem lalu lintas. Mobilitas mereka sangat tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, edukasi Kamseltibcarlantas harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran keselamatan menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban,” jelas AKBP Dasril.»


AKBP Dasril juga menegaskan bahwa pesan Green Policing terus dikedepankan sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat.


«“Keselamatan berlalu lintas harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui Green Policing, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari budaya kita sehari-hari,” tambahnya.»


Di penghujung kegiatan, setelah memberikan edukasi Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing, Dirlantas Polda Riau secara langsung membagikan bibit pohon kepada para pengemudi ojol.


Pembagian bibit pohon tersebut menjadi simbol nyata ajakan kepada komunitas ojol untuk turut menanam dan merawat lingkungan. Langkah sederhana ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.


Kegiatan “Polantas Karib Sahabat Ojol, Jumat Membawa Berkah” menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Polri dan komunitas ojol. Bukan sekadar berbagi bantuan dan perlengkapan keselamatan, tetapi juga berbagi edukasi, kepedulian dan semangat untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman, tertib serta ramah lingkungan.


Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Ditlantas Polda Riau terus mendorong terwujudnya budaya tertib berlalu lintas, sekaligus membangun kesadaran bahwa keamanan, keselamatan di jalan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.


Polantas Karib, Sahabat Ojol. Hadir di tengah masyarakat, bersama menjaga Kamtibmas, mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan menghijaukan negeri.

(Ds)

Ditpamobvit Polda Riau Amankan Festival Pacu Jalur di Sungai Kuantan






Centerindonesia,– Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Riau melaksanakan pengamanan Festival Pacu Jalur Event Nasional 2026 yang berlangsung di aliran Sungai Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (20/8/2026).


Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan rangkaian Festival Pacu Jalur berjalan aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat serta para pengunjung yang menyaksikan perlombaan.


Direktur Pamobvit Polda Riau Kombes Pol Suherman Zein, S.H., M.H., menyampaikan bahwa personel Ditpamobvit Polda Riau disiagakan untuk mendukung pengamanan kegiatan, khususnya di sekitar lokasi perlombaan.


“Pengamanan kami lakukan untuk memastikan kegiatan Festival Pacu Jalur dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Personel juga diharapkan tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Suherman Zein.


Dalam kegiatan tersebut, pengamanan melibatkan Kompol Novaldi S., S.Sos., M.Si., bersama personel Ditpamobvit Polda Riau yang melaksanakan pemantauan dan pengamanan di kawasan aliran Sungai Kuantan.


Selama pelaksanaan Festival Pacu Jalur, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kegiatan berlangsung dengan tertib hingga selesai.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Green Policing di Arena Pacu Jalur, Ditpolairud Polda Riau Bersihkan Sampah di Tepian Narosa






Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui program Green Policing dengan melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di sepanjang arena Pacu Jalur Event Nasional 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Kamis (20/8/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Tepian Narosa yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama pelaksanaan Pacu Jalur. Personel Ditpolairud Polda Riau turun langsung membersihkan dan mengumpulkan sampah yang berada di sepanjang arena.


Ditpamobvit Polda Riau Kombes Pol Suherman Zein, S.H., M.H., menyampaikan bahwa program Green Policing merupakan bagian dari upaya Polri untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.


“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui Green Policing, kami mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di sekitar kita,” ujar Kombes Pol Suherman Zein.


Menurutnya, kawasan Tepian Narosa merupakan salah satu ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat selama pelaksanaan Pacu Jalur. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan dalam suasana yang nyaman.


“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada kegiatan membersihkan sampah, tetapi juga dapat membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.


Kegiatan pembersihan sampah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Personel kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan selama pelaksanaan Pacu Jalur, tetapi turut hadir dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Ditpolairud Polda Riau mengajak seluruh masyarakat, khususnya pengunjung Pacu Jalur, untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta tidak meninggalkan sampah di sepanjang arena maupun tepian sungai.


Dengan semangat Green Policing, diharapkan pelaksanaan Pacu Jalur Event Nasional 2026 tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga tetap menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di kawasan Tepian Narosa.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Bawa 247 Ton Bantuan, Kapolri Pastikan Korban Gempa NTT Terpenuhi

 





Centerindonesia Manggarai - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia ingin memastikan kebutuhan korban terpenuhi.


Kapolri menyampaikan hal itu saat meninjau pengungsian dan lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Dia mengatakan hampir semua lokasi pengungsian warga telah dapat dijangkau.


"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," kata Kapolri, Selasa (18/8/2026).


Dilaporkan ada 27.700 orang pengungsi yang tersebar di 107 titik pengungsian. Warga mengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai sebanyak 13.935 orang pengungsi dan Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 7.457 pengungsi.


Bantuan logistik dan kemanusiaan sebanyak 247,66 ton terdiri atas 19,59 ton dari Mabes Polri dan 228,07 ton dari 5 polda jajaran. Bantuan tersebut berupa makanan dan minuman, obat, pakaian, selimut, genset, terpal, kendaraan, water treatment, tandon atau toren, hingga alat sinyal internet.


"Khusus hari ini, Polri menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur berupa 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan 6 truk," ucapnya.


Sebanyak 236 personel Polri dikirim ke NTT untuk membantu korban terdampak gempa. Mereka akan membantu proses pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan dan bakti kesehatan, identifikasi korban, pencarian korban dengan K9, serta dukungan operasional lainnya.


"Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat," ungkapnya.


Polri juga menyiagakan Kapal KP Bima 7014 kelas A3, 2 unit helikopter AW 169 dan 1 unit helikopter Bell-429; serta 1 unit Pesawat CN, Casa, dan Beechjet untuk mendukung pelayanan dan penanganan masyarakat terdampak gempa.


"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," ungkap dia.

(Ds)

Kamis, Agustus 20, 2026

Perkuat Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan, Rutan Rengat Gelar Tes TCM dan Sosialisasi NAPZA

 




Centerindonesia Rengat – Kamis (20 Agustus 2026), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat melalui layanan klinik melaksanakan Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi warga binaan baru sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Petugas klinik dan beberapa peserta magang pada bagian klinik sesuai dengan prosedur dan ketentuan pelayanan kesehatan yang berlaku.


Selain pemeriksaan TCM, peserta magang juga melaksanakan sosialisasi mengenai NAPZA kepada warga binaan. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, dampaknya terhadap kesehatan, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Rengat dalam mendukung layanan kesehatan yang preventif sekaligus meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi penyalahgunaan NAPZA.


Melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan, Rutan Rengat terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan warga binaan.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done