M C I

Jumat, 12 Juni 2026

Azwendi Fajri, Menyambut Positif Pengoperasian Dua Unit Bus Listrik Oleh Pemko Pekanbaru.


  



Centerindonesia  Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyambut positif langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang mulai mengoperasikan dua unit bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.


Menurut Azwendi, kehadiran bus listrik merupakan upaya strategis untuk mengurangi polusi udara sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.


“Tentu fokus pengoperasian bus listrik itu bagaimana menjadi transportasi ramah lingkungan dan membuat kota lebih bebas dari polusi. Bus listrik ini juga untuk mendukung keindahan Kota Pekanbaru,” kata Azwendi, Rabu (10/6/2026).






Meski memberikan apresiasi, politisi Partai Demokrat tersebut menyoroti masih rendahnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Ia menilai persoalan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal.

 Menurutnya, keberadaan armada baru saja tidak cukup untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi. Pemerintah perlu melakukan kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penggunaan transportasi publik di Pekanbaru.






“Yang kita sayangkan sampai hari ini animo masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum masih sangat minim. Ini perlu dikaji ulang bagaimana cara menarik minat masyarakat,” ujarnya.


Azwendi menekankan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang memadai. Hal tersebut mencakup ketersediaan halte yang representatif, jalur pedestrian yang aman dan nyaman, serta jaminan keamanan bagi para penumpang.






Selain itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru untuk memetakan kawasan-kawasan prioritas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi sehingga layanan bus listrik dapat lebih efektif menjangkau kebutuhan masyarakat.


“Mungkin perlu dipetakan zona mana yang diprioritaskan. Infrastruktur seperti halte, pedestrian, keamanan dan kenyamanan penumpang juga harus ditingkatkan,” jelasnya.

juga berharap ke depan sistem transportasi umum di Pekanbaru dapat terintegrasi dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan pendidikan, perkantoran, pusat perdagangan hingga lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpul warga.


Menurutnya, akses transportasi yang mudah dan terhubung akan menjadi kunci dalam mengubah pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.






“Harapannya masyarakat pelan-pelan bisa bergeser menggunakan transportasi umum, baik anak sekolah, pegawai, maupun pekerja lainnya. Ini juga bisa membantu mengurangi kemacetan,” pungkasnya.


Pengoperasian bus listrik ini menjadi salah satu langkah awal Pemko Pekanbaru dalam mendorong transformasi transportasi perkotaan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tersebut dinilai akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur serta kemampuan pemerintah meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap transportasi umum.

(Galeri)

Azwendi Fajri,Menyambut Positif Pengoperasian Dua Unit Bus Listrik Oleh Pemko Pekanbaru





 Centerindonesia Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyambut positif langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang mulai mengoperasikan dua unit bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.


Menurut Azwendi, kehadiran bus listrik merupakan upaya strategis untuk mengurangi polusi udara sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.


“Tentu fokus pengoperasian bus listrik itu bagaimana menjadi transportasi ramah lingkungan dan membuat kota lebih bebas dari polusi. Bus listrik ini juga untuk mendukung keindahan Kota Pekanbaru,” kata Azwendi, Rabu (10/6/2026).






Meski memberikan apresiasi, politisi Partai Demokrat tersebut menyoroti masih rendahnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Ia menilai persoalan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal.

 Menurutnya, keberadaan armada baru saja tidak cukup untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi. Pemerintah perlu melakukan kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penggunaan transportasi publik di Pekanbaru.






“Yang kita sayangkan sampai hari ini animo masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum masih sangat minim. Ini perlu dikaji ulang bagaimana cara menarik minat masyarakat,” ujarnya.


Azwendi menekankan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang memadai. Hal tersebut mencakup ketersediaan halte yang representatif, jalur pedestrian yang aman dan nyaman, serta jaminan keamanan bagi para penumpang.


Selain itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru untuk memetakan kawasan-kawasan prioritas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi sehingga layanan bus listrik dapat lebih efektif menjangkau kebutuhan masyarakat.






“Mungkin perlu dipetakan zona mana yang diprioritaskan. Infrastruktur seperti halte, pedestrian, keamanan dan kenyamanan penumpang juga harus ditingkatkan,” jelasnya.

Azwendi juga berharap ke depan sistem transportasi umum di Pekanbaru dapat terintegrasi dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan pendidikan, perkantoran, pusat perdagangan hingga lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpul warga.


Menurutnya, akses transportasi yang mudah dan terhubung akan menjadi kunci dalam mengubah pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.





“Harapannya masyarakat pelan-pelan bisa bergeser menggunakan transportasi umum, baik anak sekolah, pegawai, maupun pekerja lainnya. Ini juga bisa membantu mengurangi kemacetan,” pungkasnya.


Pengoperasian bus listrik ini menjadi salah satu langkah awal Pemko Pekanbaru dalam mendorong transformasi transportasi perkotaan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tersebut dinilai akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur serta kemampuan pemerintah meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap transportasi umum.

(Galeri)

Kamis, 11 Juni 2026

Komosi 111 DPRD Pekanbaru Fasilitasi Mediasi Dugaan Kekerasan Murid SDN 181





Centerindonesia Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam mengawal dunia pendidikan yang aman dan humanis dengan memfasilitasi penyelesaian persoalan antara wali murid bersama kuasa hukumnya dengan seorang guru SDN 181 Pekanbaru melalui rapat dengar pendapat (RDP), Senin (11/5/2026).




Rapat yang berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pekanbaru tersebut membahas dugaan kekerasan terhadap seorang murid yang terjadi pada April 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian serius DPRD Pekanbaru dalam memastikan setiap persoalan pendidikan dapat diselesaikan secara bijak dan mengedepankan musyawarah.

[12/6, 13.11] Neneng: RDP dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Niar Erawati, didampingi Sekretaris Komisi III Abu Bakar serta anggota Komisi III lainnya yakni Lindawati, Putri Varadina, Sri Rubiyanti, Edi Azhar, Doni Saputra, Muhammad Sabarudi, dan Zakri Fajar Triyanto.Turut hadir dalam rapat tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Alek Kurniawan beserta jajaran kepala bidang.



Sebagai komisi yang membidangi pendidikan, Komisi III DPRD Pekanbaru memberikan ruang mediasi bagi kedua belah pihak agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlarut-larut.      Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto menjelaskan, hasil pertemuan menunjukkan adanya itikad baik dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan secara damai.






“Hasil rapat tadi, kedua belah pihak sudah mulai mau berdamai. Namun dari pihak kuasa hukum masih meminta adanya perjanjian serta hak-hak korban yang harus dipenuhi,” ujar Zakri.                Ia menambahkan, dalam rapat juga terungkap bahwa tindakan guru tersebut dilakukan dengan alasan mendidik, bukan untuk melukai murid. Meski demikian, Komisi III DPRD Pekanbaru tetap menegaskan bahwa dunia pendidikan harus bebas dari segala bentuk kekerasan.        “Diakui memang ada tindakan seperti yang disampaikan dalam rapat, tetapi tidak ada niat melukai, hanya niat mendidik. Namun tadi pimpinan rapat juga menegaskan bahwa dalam mendidik tidak dibenarkan menggunakan kekerasan,” tambahnya.           Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Alek Kurniawan mengapresiasi langkah Komisi III DPRD Pekanbaru yang telah memfasilitasi komunikasi antara pihak sekolah dan wali murid.          Menurutnya, forum mediasi tersebut menjadi langkah positif untuk membangun komunikasi yang baik demi kepentingan anak dan dunia pendidikan.

[12/6, 13.11] Neneng: “Ini komunikasi yang dibangun antara guru, wali murid, dan anak-anak. InsyaAllah kalau masing-masing bisa menurunkan ego, persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” kata Alek.







Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Pekanbaru yang telah membuka ruang dialog sehingga solusi dapat dicapai secara bersama-sama.             “Alhamdulillah Komisi III DPRD Pekanbaru mau memfasilitasi ini sehingga kita bisa duduk bersama mencari solusi,” tutupnya.

(Galeri)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat, Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di sejumlah wilayah. Kegiatan yang digelar oleh Polsek Benai, Polsek Singingi, Polsek Kuantan Hilir, Polsek Kuantan Mudik, dan Polsek Pangean ini menjadi wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jumat (12/6/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan lingkungan, mengaktifkan kembali poskamling dan ronda malam, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin yang dapat merusak lingkungan dan aliran sungai.


Masyarakat di berbagai wilayah menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polri yang aktif melaksanakan patroli, pembinaan, dan pendampingan melalui Bhabinkamtibmas. Mereka juga menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait upaya pencegahan tindak kriminalitas serta pentingnya pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa program Jumat Curhat merupakan sarana untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sekaligus menyerap informasi secara langsung dari warga.


"Jumat Curhat adalah ruang komunikasi yang terbuka antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami dapat mendengar secara langsung aspirasi, saran, maupun keluhan warga sehingga langkah-langkah pencegahan dan penyelesaian permasalahan kamtibmas dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," ujar AKBP Hidayat Perdana.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya," tambahnya.


Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Curhat di masing-masing Polsek berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif serta diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Kapolres Kuansing Ajak Duta Otonom Daerah Berkolaborasi Promosikan Potensi Daerah dan Cegah Kenakalan Remaja





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menerima audiensi dan silaturahmi Duta Otonom Daerah Kabupaten Kuantan Singingi di Pendopo Gelar Perkara Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Kuansing, Jumat pagi (12/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polres Kuansing serta jajaran Duta Otonom Daerah Kabupaten Kuansing, termasuk Duta Pariwisata Provinsi Riau. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah.


Dalam sambutannya, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembentukan Duta Otonom Daerah yang dinilai mampu menjadi wadah generasi muda untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekaligus mempromosikan potensi Kabupaten Kuantan Singingi.


"Tujuan dari pembentukan duta ini sangat baik karena dapat menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah sekaligus melatih karakter kepemimpinan generasi muda. Ini merupakan modal penting dalam membangun daerah yang lebih maju," ujar Kapolres.


Kapolres juga berharap para duta tidak hanya berperan sebagai promotor budaya dan pariwisata, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang aktif mengajak masyarakat, khususnya kalangan remaja, menjauhi berbagai bentuk kenakalan dan perilaku negatif.


Ia turut memperkenalkan sejumlah program unggulan Polda Riau, di antaranya Radar (Riau Damai Anti Cyber Crime), Raga (Riau Anti Gank dan Anarkisme), Jalur (Jelajah Riau Untuk Rakyat), serta Green Policing yang berfokus pada pelestarian lingkungan.


Menurutnya, para duta dapat mengambil peran strategis dalam menyosialisasikan program-program tersebut melalui berbagai kegiatan positif dan konten kreatif di media sosial sehingga pesan-pesan edukatif dapat menjangkau masyarakat luas.


AKBP Hidayat Perdana juga menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai seorang duta karena predikat tersebut membawa tanggung jawab moral di tengah masyarakat.


"Menjadi duta bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan sikap, perilaku, dan integritas yang baik. Jadilah teladan serta inspirasi bagi generasi muda lainnya," pesannya.


Menutup pertemuan, Kapolres menyatakan Polres Kuansing membuka ruang kolaborasi dengan Duta Otonom Daerah dalam berbagai kegiatan yang sejalan dengan upaya pembinaan masyarakat, promosi potensi daerah, serta penguatan nilai-nilai positif di kalangan generasi muda Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Dukung Asta Cita Menuju Swasembada Pangan,Polres Siak Kembali Menggelar Panen Raya Jagung Kwartal II Tahun 2026





Centerindonesia SIAK — Dalam rangka menyukseskan program prioritas "Asta Cita" Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto demi mewujudkan swasembada pangan nasional, Kelompok Tani Berkah Abu Hurairo bersama Kepolisian Resor (Polres) Siak menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan produktif di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada Rabu (10/6/2026) siang.


Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria, S.I.K., M.M., Kabag SDM Kompol Sohermansyah, S.H., Kabag Ops Kompol Ermansyah, S.H., M.H., serta Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H. Turut hadir pula Camat Tualang Mursal, S.Sos., Kepala UPTD Pertanian Tualang Elka Roza, S.P., M.Si., Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abu Hurairo Ustad Fauzan, perwakilan dari PT AIP dan PT Palmax Sejati, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta jajaran tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan doa demi keberkahan hasil bumi, serta penyampaian sambutan-sambutan hangat dari pimpinan Ponpes Abu Hurairo, Camat Tualang, hingga amanat utama dari Kapolres Siak.


Puncak acara ditandai dengan prosesi Panen Raya Jagung secara simbolis oleh unsur pimpinan kecamatan (Upika) dan tamu undangan. Berbeda dengan panen tradisional, proses pemipilan jagung kali ini langsung menggunakan Mesin Pipil guna menunjukkan adopsi teknologi pertanian tepat guna, sebelum diakhiri dengan sesi foto bersama.


Dalam amanatnya, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mengawal dan mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.


"Kegiatan panen jagung ini bukan sekadar bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi yang kita capai, melainkan bukti nyata keberhasilan sinergi yang kokoh antara pemerintah, TNI-Polri, sektor swasta, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan," tegas AKBP Sepuh Ade Irsyam.


Beliau juga mengingatkan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar dan fondasi utama kekuatan sebuah bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks di masa depan.


Pada panen kali ini, Kelompok Tani Berkah Abu Hurairo berhasil memanen jagung fase kedua di atas lahan produktif milik Ponpes Abu Hurairo seluas 1 hektare. Tidak berhenti di situ, Kapolres membeberkan bahwa saat ini terdapat lahan aktif seluas 5,5 hektare yang sedang berada dalam tahap perawatan intensif berkat kerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta dan kelompok tani setempat.


Menatap masa depan, Polres Siak bersama para pemangku kepentingan (*stakeholders*) terkait telah menyiapkan langkah ekspansi yang lebih masif.


"Untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan ini, kami telah menyiapkan lahan siap tanam seluas 9 hektare yang tersebar di beberapa titik di wilayah Kecamatan Tualang. Lahan ini diproyeksikan untuk pelaksanaan program penanaman pada Kuartal III Tahun 2026," tambah Kapolres.


Di akhir sambutannya, AKBP Sepuh Ade Irsyam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak—mulai dari korporasi pembina, penyuluh pertanian, personil TNI-Polri di lapangan, hingga para petani—yang telah bekerja keras hingga membuahkan hasil panen yang membanggakan. Beliau menekankan bahwa Polri memikul tanggung jawab moral untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.


Meskipun tonase total hasil panen Kuartal II ini masih dalam proses penghitungan oleh tim dinas terkait, dipastikan terjadi peningkatan produktivitas yang signifikan dibandingkan dengan periode tanam sebelumnya.


Seluruh rangkaian kegiatan panen raya dan pemipilan jagung modern tersebut selesai dengan sangat aman, tertib, lancar, serta penuh dengan semangat gotong royong. 

Sinergi yang terjalin erat ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi para pelaku usaha pertanian di Kabupaten Siak untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas mereka.

(Ds)

Polres Kuansing Salurkan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis Melalui Program JALUR di Desa Koto Kombu





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) dalam program Peduli Masyarakat Pesisir dengan menyalurkan bantuan sembako serta memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 09.00 WIB. Kamis (11/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Kuansing AKP Feriwardy, S.H., Kapolsek Hulu Kuantan yang diwakili Kanit Binmas IPDA Hendri, Danramil 08 Kuantan Mudik yang diwakili Serma Bambang Sutopo, Kasi Dokkes Polres Kuansing IPTU Arpisman, S.H., Sekcam Hulu Kuantan Eka Handayani, S.E., serta Ketua LAN Hulu Kuantan Taslim Idrus.


Selain menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, tim juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis sebagai bentuk pelayanan langsung kepada warga Desa Koto Kombu.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas AKP Feriwardy, S.H., mengatakan bahwa Program JALUR merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang dapat dirasakan secara langsung.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan yang humanis. Bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu siap hadir untuk melayani dan membantu masyarakat," ujar AKP Feriwardy.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui Program JALUR, Polres Kuansing berharap dapat terus meningkatkan public trust serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang Presisi dan berorientasi pada kepentingan rakyat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done