M C I

Jumat, September 18, 2026

Polres Kuansing Tertibkan Dua Rakit PETI di Muara Lembu


Jum'at, 18 September 





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi melalui jajaran Polsek Singingi menindaklanjuti informasi terkait dugaan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (18/9/2026).


Menindaklanjuti informasi tersebut, Polres Kuantan Singingi melalui Polsek Singingi langsung melakukan penyelidikan dan pengecekan ke lokasi yang diinformasikan. Kegiatan dipimpin Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., yang diwakili Kanit Reskrim IPDA Jufri Oktavianus Lumban Gaol, S.H., bersama personel Reskrim Polsek Singingi.


Dari hasil pengecekan di lokasi, personel tidak menemukan adanya alat berat maupun aktivitas PETI yang sedang beroperasi. Namun, petugas menemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi.


Sebagai langkah penertiban, kedua rakit tersebut kemudian dirusak dan dibakar oleh personel kepolisian untuk mencegah sarana tersebut kembali digunakan dalam aktivitas PETI.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Kuantan Singingi bersama jajaran terus melakukan langkah pencegahan dan penertiban terhadap aktivitas PETI di wilayah hukumnya.


“Polres Kuantan Singingi akan terus menindaklanjuti setiap informasi yang diterima terkait dugaan aktivitas PETI. Pengecekan di lapangan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah aktivitas pertambangan tanpa izin,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan aktivitas PETI dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui Layanan Kepolisian 110.


Dalam kegiatan penertiban tersebut, tidak ada pelaku yang diamankan dan tidak terdapat barang bukti yang dibawa oleh petugas.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Gelar Kajian Islami Perkuat Integritas Personel




​Centerindonesia KUANTAN (Riau) - Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi menggelar pembinaan kerohanian berupa Kajian Islami bagi seluruh jajaran pimpinan dan personel. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Musholla Polres Kuantan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.  

​Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama dan jajaran anggota. 


Pengajian tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H., alumni Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i (STDIIS) Jember.  

​Pada kesempatan tersebut, majelis ilmu mengangkat tema utama "Jadilah Aparat Yang Tak Lupa Akhirat". Tema ini diusung sebagai landasan penguatan moralitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.  


​PENGUATAN MORAL DAN INTEGRITAS APARAT


​Dalam tausiyahnya, Ustadz Ronald bin Suardi Syam, S.H. menekankan pentingnya menjaga kesadaran spiritual di tengah dinamika tugas kepolisian. Setiap tindakan profesional prajurit Bhayangkara hendaknya senantiasa dilandasi niat ibadah dan rasa tanggung jawab moral.  


​"Jadilah aparat yang senantiasa mengingat kehidupan akhirat dalam setiap helai napas pengabdian dan pelaksanaan tugas," ujar Ustadz Ronald di hadapan jamaah. Ia mengingatkan agar jabatan dan kewenangan yang dimiliki dijadikan sarana mengumpulkan bekal kebaikan.  


​Materi ceramah juga menyoroti pentingnya keikhlasan serta kejujuran dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat. Nilai-nilai agama diharapkan menjadi benteng utama dalam mencegah segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang.  


​KOMITMEN KAPOLRES KUANSING DALAM PEMBINAAN ROHANIS


​Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan spiritual ini sangat krusial untuk membentengi mental seluruh personel. 


Pembinaan rohani diharapkan mampu membentuk karakter anggota Polri yang profesional dan berintegritas tinggi.


​"Melalui kajian ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Polres Kuansing tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas duniawi, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai spiritual dan moralitas," tegas AKBP Hidayat Perdana.


​Ia menambahkan, pembinaan mental dan fungsi rohani (Binrohtal) ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kepolisian yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pengabdian tulus kepada masyarakat.


​(Ds)

Polsek Singingi Tangani Penemuan Pria Meninggal di Rawa Desa Kebun Lado


Jum'at, 18 September 2026





Centerindonesia,– Polsek Singingi, jajaran Polres Kuantan Singingi, menangani penemuan seorang pria yang meninggal dunia di sebuah danau rawa di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 10.45 WIB. Jumat (18/9/2026).


Pria tersebut diduga berinisial RF, (22) laki-laki kelahiran 27 Oktober 2003 dan merupakan warga Desa Kebun Lado. Korban ditemukan dalam posisi terlungkup di dalam danau rawa yang berada tidak jauh dari Jalan Raya Desa Kebun Lado, tepatnya berdekatan dengan Pondok Ikan Bakar Diva Queen, dengan jarak sekitar 300 meter.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., mengatakan penemuan tersebut berawal ketika dua warga, TH (48) dan S (48), mencari RF (22) yang telah hilang sejak Rabu 16 September 2026.


Saat melakukan pencarian menuju Jalan Pulau Pondok, Desa Kebun Lado, keduanya kemudian melintas di sekitar danau rawa. TH (48) melihat seseorang dalam posisi terlungkup di dalam air yang diduga merupakan mayat manusia.


"Saksi kemudian menduga bahwa orang yang ditemukan tersebut merupakan RF (22) karena pakaian yang dikenakan sama dengan pakaian terakhir yang diketahui digunakan korban sebelum dinyatakan hilang," ujar AKP Azhari.


Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada I (47), salah seorang tokoh masyarakat yang dituakan di Desa Kebun Lado. Selanjutnya, I (47) melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Singingi.


Menerima laporan, personel Polsek Singingi bersama personel Satreskrim Polres Kuantan Singingi mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.


Dari lokasi, petugas menemukan sejumlah barang, yakni dua unit smartphone yang berada di dalam saku celana korban, satu bungkus rokok Sampoerna, satu unit sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam tanpa nomor polisi yang ditemukan di dalam danau, satu sandal sebelah kanan warna hitam merek Swallow serta satu pisau lipat.


Sepeda motor Kawasaki KLX tersebut ditemukan dalam kondisi stang bengkok, batok lampu depan hilang dan spakbor depan mengalami goresan.


"Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah dibawa ke BLUD UPTD Puskesmas Muara Lembu untuk pemeriksaan medis," jelasnya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter BLUD UPTD Puskesmas Muara Lembu, penyebab kematian korban belum dapat diketahui secara pasti. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan dan autopsi oleh dokter forensik.


Kapolsek Singingi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan tersebut, termasuk mendalami keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban.


"Polsek Singingi masih melakukan pendalaman. Untuk penyebab kematian, kita menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi dokter forensik," pungkas AKP Azhari.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Salurkan Bantuan Sembako melalui Program Jumat Barokah


Jum'at, 18 September 2026





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan kegiatan Jumat Barokah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (18/9/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polres Kuansing terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Bantuan diserahkan oleh KBO Sat Binmas Polres Kuansing IPDA Kenny Pebryan Pilavi didampingi Kanit Binkamsa Polres Kuansing Aprial Pindes, Kanit Bintibsos AIPTU Kurniawan Siregar, Kanit Bhabinkamtibmas AIPDA Dody Irpansyah, Banit Sat Binmas Brigadir Silja Gandi, S.H., serta anggota Sie Humas Polres Kuansing Brigadir Arief Nurhakim.


Sebanyak empat warga menerima bantuan, yakni Darmiati (40), Yebi Ipoiza (24), Sami (60), dan Nurjannah (30). Bantuan disalurkan kepada warga di wilayah Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Jumat Barokah merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.


“Melalui kegiatan Jumat Barokah ini, kami ingin berbagi dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres.


Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dan komunikasi antara personel Polri dengan masyarakat.


“Polres Kuansing akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan pelayanan yang dapat memberikan manfaat,” Pungkas Kapolres.


Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Polres Kuansing berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan warga penerima.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Rutan Dumai Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

 




Centerindonesia — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan melalui kegiatan pengajian rutin.


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Dumai.


Dalam pelaksanaannya, Rutan Dumai menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai untuk memberikan pendampingan dan materi keagamaan kepada warga binaan.


Pengajian diikuti oleh warga binaan dengan suasana yang khidmat. Para peserta tampak mengikuti kegiatan dengan tertib dan menyimak materi yang disampaikan.


Melalui kegiatan pengajian secara rutin, Rutan Dumai berharap pembinaan keagamaan dapat menjadi bagian dari proses perubahan positif bagi warga binaan. Selain menambah pengetahuan agama, kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik.


Kerja sama dengan Kemenag Kota Dumai juga menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.


Rutan Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, termasuk pembinaan keagamaan, sebagai bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

(Ds)

Rutan Dumai Bersama Warga Binaan Sholat Istisqa' dan Doa Bersama

 




Centerindonesia – Di tengah kondisi Kota Dumai yang masih diselimuti kabut asap, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Serbaguna Rutan Dumai, Jumat (18/9) pagi.


Sholat Istisqa diikuti ratusan warga binaan bersama seluruh jajaran pegawai Rutan Dumai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar spiritual di tengah kondisi kemarau dan kabut asap yang berdampak terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.


Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Seusai pelaksanaan sholat, doa bersama dipanjatkan kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta membantu memperbaiki kondisi lingkungan yang terdampak kemarau dan kabut asap.


Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan bersama oleh seluruh keluarga besar Rutan Dumai.


“Sholat Istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan. Di tengah kondisi musim kemarau, kita tidak hanya berusaha secara lahiriah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan ibadah,” ujar Karutan.


Enang berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kemarau yang terjadi saat ini. Ia juga mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga kondisi Rutan agar tetap aman, bersih, dan sehat.


Melalui kegiatan tersebut, Rutan Dumai tidak hanya berupaya melakukan langkah secara lahiriah, tetapi juga memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan melalui doa. Sholat Istisqa menjadi momentum bagi pegawai dan warga binaan untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik.

(Ds)

Wartawan APJI Diminta Hapus Foto Saat Konfirmasi Dugaan Pelansir di SPBU 14.293.134 Inhu - Riau








Centerindinesia INHU, - RIAU, || 

Ketua Umum Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI) Dani Silalahi mengutus salah satu pengurus DPD APJI Provinsi Riau untuk melakukan konfirmasi dan cek langsung ke lapangan terkait temuan beberapa waktu lalu.


Temuan terkait SPBU 14.293.134 yang berada di Jalan Azki Aris atau yang dikenal dengan Jalan H. Aris. SPBU tersebut diduga melakukan pelanggaran terkait 

pengisian mobil pelansir BBM  Dan pengisian Jerigen Bersubsidi.  ( Kamis 17 Sep, 2026 )


DIANGGAP MEMINTA-MINTA & DIMINTA HAPUS FOTO.


Tim DPD APJI Provinsi Riau yang turun ke lapangan bermaksud untuk bertemu langsung dengan Pengawas SPBU untuk konfirmasi.


Namun sangat disayangkan, maksud baik tim justru dianggap salah. Tim yang datang untuk konfirmasi malah dianggap meminta-minta, hal ini sangat bertentangan dengan maksud dan tujuan tim turun ke lapangan sebagai kontrol sosial.


Dalam pertemuan di lokasi, salah satu petugas SPBU menyampaikan bahwa pengawas tidak ada di tempat karena ada kegiatan di luar dan langsung pergi. Perwakilan tim mencoba meminta petugas atau salah satu staf kantor untuk menghubungi pengawas, namun permintaan tersebut tidak dihiraukan.


Karena tidak mendapat tanggapan, perwakilan tim meminta izin untuk mengambil foto dokumentasi sebagai bukti bahwa tim sudah turun ke lokasi.


Alhasil, pengawas SPBU yang sebelumnya dikatakan tidak ada di tempat tiba-tiba muncul bersama petugas lain dan meminta tim untuk menghapus foto yang sudah diambil.


PERNYATAAN KETUM APJI DANI SILALAHI


Kejadian tersebut langsung dilaporkan perwakilan tim kepada Ketua Umum APJI, Mendapat laporan, Dani merasa geram terkait permintaan penghapusan foto oleh pengawas SPBU.


Kenapa harus takut dan minta dihapus kalau memang tidak bermain? Kalau bersih, untuk apa takut difoto. Ini ada apa?” tegas Dani Silalahi.


Atas kejadian ini, Dani Silalahi menegaskan akan menyurati Kapolda Provinsi Riau  Dan Pertamina agar dapat mengarahkan jajarannya dalam menindaklanjuti temuan tim APJI di lapangan.


DUGAAN BANTUAN UNTUK WARTAWAN.


Tak hanya itu, dari informasi sementara di lapangan, ada ungkapan dari pengawas SPBU 14.293.134 Inhu bahwa setiap wartawan yang berjumpa dengannya sering dibantu.


Hal ini menimbulkan pertanyaan besar dari APJI. Bantuan yang dimaksud berupa apa? Apakah bantuan tersebut sebagai bentuk suapan untuk menjaga aktivitas ilegal SPBU tersebut?


Ini baru awal. Dan ini bukan main-main. Kita akan kerahkan seluruh tenaga untuk membongkar permainan kotor setiap SPBU yang melakukan aktivitas ilegal,” pungkas Dani.


Tim APJI DPD Riau akan terus melakukan investigasi dan membuka data-data lain terkait dugaan pelanggaran di SPBU tersebut.


Ketua Umum APJI 

DANI SILALAHI*


Bersambung...

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done