M C I

Jumat, 20 Februari 2026

RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA


Center Indonesia Jakarta
, 19 Februari 2026 


Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2). 


Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat. 


Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya. 


Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah "tidur" dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. lebih sedikit 


infobnn_ri Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. 


Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran. 


(Desi suarni)

Korlantas Polri Optimalkan ETLE Drone Pantau Tol Fungsional Bocimi Jelang Operasi Ketupat 2026


 Center Indonesia Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) menjelang Operasi Ketupat 2026. Langkah ini dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi ETLE Drone Patrol Presisi untuk memastikan kelancaran distribusi kendaraan di jalur strategis tersebut. 


Strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern ini bertujuan agar pergerakan kendaraan dari kawasan Bogor menuju Sukabumi berjalan aman dan terkendali. Mengingat posisinya yang vital, Tol Bocimi menjadi koridor alternatif utama selain jalur arteri nasional dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Jawa Barat bagian selatan.


Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan.


Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung secara sistematis dan terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Kamis, (19/2/2026) 


Melalui pantauan udara, petugas memperoleh gambaran visual menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan secara real-time. ETLE Drone digunakan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata, hingga titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), serta akses keluar-masuk tol yang sulit dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat.


Selain mengamati pergerakan kendaraan, Korlantas juga mengevaluasi kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Evaluasi mencakup penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan titik pemberhentian darurat.


Data visual yang dihimpun kemudian dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga langkah antisipatif dapat diambil secara cepat dan tepat.


Optimalisasi di ruas Tol Bocimi ini menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital. ETLE Drone Patrol Presisi kini bukan sekadar perangkat teknologi, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan sistem monitoring yang modern, profesional, dan berbasis data demi kenyamanan pengguna jalan.

(Desi suarni)

*Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri*


Center Indonesia Jakarta
– Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan.


Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kapal tersebut diduga berperan sebagai alat angkut awal yang membawa pasir timah dari daratan menuju titik temu di tengah laut, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal lain berkapasitas lebih besar untuk diberangkatkan ke Malaysia.


Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penyelundupan pasir timah seberat 7,5 ton yang sebelumnya terungkap.


“Kapal ini merupakan barang bukti baru hasil pengembangan penyidikan. Fungsinya sebagai sarana pengangkut dari darat ke tengah laut, kemudian muatan dipindahkan ke kapal lain untuk diberangkatkan ke Malaysia,” jelas Brigjen Pol Irhamni.


Kasus ini berawal dari pengungkapan penyelundupan pasir timah sebanyak 7,5 ton yang dikirim secara ilegal ke Malaysia pada 13 Oktober 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 anak buah kapal (ABK) diamankan oleh otoritas maritim Malaysia karena menggunakan perahu fiberglass tanpa nomor registrasi serta tidak dilengkapi dokumen perjalanan maupun dokumen muatan.


Kesebelas ABK tersebut kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada 29 Januari 2026.


Selain kapal dan mesin tempel, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk pasir timah seberat 50 kilogram yang sebelumnya disisihkan oleh otoritas Malaysia. Meski demikian, total muatan yang berhasil diselundupkan dalam satu kali pengiriman mencapai 7,5 ton.


“Barang bukti yang disisihkan sebanyak 50 kilogram, namun dalam sekali pengiriman jumlahnya mencapai 7,5 ton,” ujar Brigjen Pol Irhamni.


Penyidik juga menyita sejumlah alat komunikasi yang digunakan para pelaku. Barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis guna menelusuri jaringan serta mengungkap aktor utama yang diduga berada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas praktik perdagangan timah ilegal lintas negara dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Desi suarni)

Jumat Pertama Ramadhan, Harapan Menggema dalam Sholat Jumat Berjamaah di Lapas Pekanbaru

 


Center Indonesia Pekanbaru,  – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan ibadah sholat Jumat berjamaah bersama Kepala Lapas Pekanbaru, dan jajaran petugas Lapas Pekanbaru, Jumat (20/02/2026).


Dilaksanakan di jumat pertama pada bulan suci Ramadhan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama menjalani masa pembinaan, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini.


Sejak menjelang waktu dzuhur, warga binaan tampak mempersiapkan diri dengan tertib dan khusyuk untuk mengikuti rangkaian ibadah Sholat Jumat. Petugas Lapas turut hadir dan berbaur bersama warga binaan, mencerminkan kebersamaan serta semangat pembinaan yang humanis.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadhan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan memperbaiki diri.


“Sholat Jumat perdana di bulan Ramadhan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan ketenangan batin serta menjadi bagian dari proses pembinaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ungkap Yuniarto usai melaksanakan sholat.


Suasana ibadah berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Dalam khutbahnya, Ustadz Wage Bajang Muhammad mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan.


Pelaksanaan kegiatan keagamaan ini juga sejalan dengan komitmen pembinaan yang diusung oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam membentuk warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat.

(Desi suarni)

Polsek Benai Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Satu Pelaku Diamankan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polsek Benai jajaran Polres Kuantan Singingi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Dusun Tiga RT/RW 007/008 Kelurahan Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Jum'at (20/01/2026).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq, S.Psi menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/16/VII/2025/SPKT/POLSEK BENAI/POLRES KUANTAN SINGINGI/POLDA RIAU tanggal 04 Juli 2025.


Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Rabu, 02 Juli 2025 sekira pukul 23.00 WIB. Namun kejadian tersebut baru diketahui pada Kamis pagi (03/07/2025) sekitar pukul 08.00 WIB setelah saksi menghubungi korban dan memberitahukan bahwa rumahnya telah dibobol.


Korban, berinisal I (63), seorang pensiunan yang berdomisili di Pekanbaru, menerima informasi bahwa sejumlah barang di rumahnya telah hilang. Setelah dilakukan pengecekan oleh keluarga korban, diketahui hampir seluruh peralatan rumah tangga telah digondol pelaku.


Barang-barang yang hilang antara lain 1 unit AC, 1 unit televisi, 1 unit kulkas, 1 unit mesin cuci, 1 unit kompor gas beserta tabung 3 kg, 2 lemari pakaian plastik, 1 tikar rotan, 1 kursi panjang, 2 unit mesin air, berbagai peralatan pecah belah, serta 2 unit kipas angin. Total kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp14.075.000.


Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku utama yakni berinisal DS (23), warga Dusun Sagiran Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai. Tersangka sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil diamankan pada Jumat, 20 Februari 2026 di Simpang Mangga Desa Tebing Tinggi saat hendak membeli rokok.


Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan pencurian tersebut bersama dua rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.


Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq, S.Psi menegaskan bahwa tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-3e, ke-4e, dan ke-5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.


“Keberhasilan pengungkapan ini merupakan komitmen Polsek Benai dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya,” ujar Kapolsek mewakili Kapolres Kuansing.


Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Benai guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polres Kuantan Singingi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar.


(Desi suarni)

Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kuansing


Center Indonesia Kuantan Singingi
- Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Jumat (20/2/2026), dalam rangka asistensi pemeriksaan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing.


Kapolda Riau beserta rombongan melaksanakan peninjauan lokasi pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur.


Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., sejumlah Pejabat Utama Polda Riau, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi. Hadir pula Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Kapolres Kuansing Hidayat Perdana, para kepala OPD, unsur TNI-Polri, camat, kepala desa, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.


Setibanya di lokasi Kapolda Riau meninjau langsung progres pembangunan jembatan gantung sepanjang 83 meter tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Pucuk Rantau serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuansing.


“Kami hadir untuk melakukan pengecekan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Muara Petai. Jembatan ini bertujuan untuk mendukung akses kelangsungan hidup masyarakat, meningkatkan perekonomian, serta membantu anak-anak sekolah agar tidak lagi terkendala saat menyeberang,” ujar Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.


Ia menjelaskan bahwa jembatan lama yang menghubungkan dua desa tersebut telah lama rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Dengan pembangunan jembatan baru, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih aman dan lancar.


Kapolda Riau juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Kuantan Singingi direncanakan terdapat lima titik jembatan yang akan direnovasi dalam dua tahap pembangunan. Tahap pertama mencakup dua titik, sedangkan tahap kedua sebanyak tiga titik. Ia berharap pembangunan dapat selesai sesuai target dan direncanakan dapat diresmikan langsung oleh Kapolri.


Sementara itu, Bupati Kuansing menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polda Riau terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya, khususnya di Kecamatan Pucuk Rantau. Ia menegaskan komitmen Forkopimda Kuansing untuk terus bersinergi dengan Polres Kuansing dalam mendukung program-program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Riau juga menyerahkan bantuan berupa buku tulis dan alat tulis kepada anak-anak sekolah di Desa Muara Petai sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.

(Desi suarni)

Polres Kuantan Singingi Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang, Kapolres: Wujud Cinta Budaya dan Identitas Melayu


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polres Kuantan Singingi menggelar apel launching penggunaan tanjak dan selempang bagi PNPP dan ASN Polri di Lapangan Hijau Mapolres Kuantan Singingi, Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya Melayu di lingkungan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Kuansing, pukul 15.00 WIB. Jumat (20/2/2026)


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. Turut hadir Wakapolres Kuantan Singingi Kompol Nardy Masry, S.H., Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kuantan Singingi yang diwakili Datuk Mudo Bisai Suryawan, S.Sos., Datuk Seri Rino Harpani, Datuk Malin Batuah Dedi Amrizal, serta Sekretaris Umum LAM Kuansing Dt. Weri. Hadir pula para Pejabat Utama, perwira, serta seluruh personel Polri dan ASN Polres Kuantan Singingi.


Rangkaian apel berlangsung khidmat dengan nuansa adat Melayu yang kental. Bertindak sebagai Komandan Upacara Ipda Remol Ayub Harahap, S.H., kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara, dilanjutkan prosesi simbolis pemasangan tanjak dan selempang kepada perwakilan PNPP dan ASN oleh Kapolres.


Secara simbolis, AKBP Hidayat Perdana memasangkan tanjak dan selempang kepada Bripda Juanda dan Bripda Yelzi Arsela Fiska sebagai tanda dimulainya penggunaan atribut budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kedinasan di lingkungan Polres Kuansing.


Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa penggunaan tanjak dan selempang bukan sekadar atribut tambahan, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.


“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Dengan memakai tanjak dan selempang ini, kita menunjukkan bahwa Polri mencintai, menghormati, dan melestarikan budaya Melayu sebagai jati diri daerah Kuantan Singingi,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Ia menambahkan bahwa semangat Presisi harus selaras dengan budaya lokal agar pelayanan kepada masyarakat semakin humanis, berkarakter, dan membumi.


“Budaya adalah identitas. Ketika kita menjaga budaya, berarti kita menjaga kehormatan dan marwah daerah. Saya berharap seluruh personel dapat mengenakan atribut ini dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab,” tambahnya.


Melalui launching ini, Polres Kuantan Singingi menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan Lembaga Adat Melayu serta memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan budaya yang santun dan bermartabat.


(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done