M C I

Rabu, 10 Juni 2026

Dekat dan Terbuka, “Wak Tardi” Jadi Solusi Transparansi Hak Warga Binaan di Lapas Pekanbaru





Centerindonesia Pekanbaru,  – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan pemenuhan hak warga binaan secara optimal, jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan jemput bola melalui program “Waktunya Tanya Remisi dan Integrasi” (Wak Tardi), Rabu (10/06).


Kegiatan ini dilakukan dengan menyambangi langsung setiap blok hunian warga binaan. Melalui pendekatan proaktif tersebut, petugas memberikan layanan informasi yang komprehensif, transparan, dan mudah dipahami terkait hak-hak warga binaan, khususnya mengenai remisi serta program integrasi seperti Asimilasi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB).


Program Wak Tardi merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Seksi Binadik Lapas Kelas IIA Pekanbaru sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan. Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga binaan memperoleh informasi yang benar, akurat, dan tidak menyesatkan terkait prosedur, persyaratan administratif, serta tahapan dalam pengusulan hak remisi dan integrasi.


Tidak hanya sebatas penyampaian informasi, kegiatan ini juga membuka ruang komunikasi dua arah antara petugas dan warga binaan. Dalam sesi dialog interaktif, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan kendala, serta mengutarakan berbagai permasalahan yang dihadapi selama proses pembinaan maupun dalam pengurusan hak-hak mereka.


Kepala Seksi Binadik Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Ridho Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan Wak Tardi merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, informatif, dan bebas dari miskomunikasi.


“Melalui pendekatan langsung ke blok hunian, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga binaan yang tertinggal informasi. Semua memiliki hak yang sama untuk memahami secara jelas proses remisi dan integrasi,” ungkapnya.


Pelaksanaan kegiatan ini pun mendapatkan respons positif dari warga binaan. Kehadiran petugas secara langsung dinilai mampu memberikan kejelasan informasi sekaligus meningkatkan rasa kepercayaan terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak pemasyarakatan.


Melalui inovasi Wak Tardi, Lapas Kelas IIA Pekanbaru terus berupaya menghadirkan sistem pembinaan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan. Hal ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Ds)

Polres Kuansing Gelar Rakor Eksternal, Matangkan Persiapan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau 2026






Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal dalam rangka persiapan pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan berlangsung di Ruang Rupatama Polres Kuansing, pukul 09.30 WIB. Rabu (10/6/2026).


Rakor dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Kuansing, TNI-Polri, OPD terkait, panitia pelaksana, serta instansi pendukung guna menyatukan langkah dalam menyukseskan dua agenda besar yang akan berlangsung secara bersamaan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL Raymon Tarigan Gersang, S.Sos, M.H., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan maksimal sehingga pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.


"Kegiatan ini sengaja kita laksanakan agar seluruh instansi dapat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi. Mengingat Pacu Jalur dan MTQ Provinsi Riau dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan, diperlukan kesiapan yang matang di seluruh sektor, baik pengamanan, lalu lintas, kesehatan, hingga pelayanan kepada masyarakat dan tamu undangan," ujar KOMPOL Raymon.


Ia menjelaskan, kedua kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Riau serta tamu undangan penting, termasuk informasi awal mengenai kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A. pada pembukaan MTQ Provinsi Riau.


"Kami berharap seluruh ketua seksi dan instansi terkait dapat memaparkan kesiapan maupun kendala yang dihadapi sehingga dapat dicarikan solusi bersama. Pada 22 Juni 2026 nanti juga akan dilaksanakan rakor akhir sebagai pemantapan seluruh persiapan," tambahnya.


Dalam rakor tersebut, Asisten III Pemda Kuansing Drs. Azhar Ali, M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini akan menghadirkan konsep yang unik melalui pawai perahu hias di Sungai Kuantan sebagai pengganti pawai mobil hias. Pawai Ta'aruf dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 pukul 08.00 WIB, sedangkan pawai perahu hias dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB.


Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II Indra Sukri menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan penginapan bagi tamu undangan serta Liaison Officer (LO) untuk mendukung kelancaran pelayanan. Pacu Jalur Rayon II sendiri akan berlangsung pada 27–29 Juni 2026 dengan technical meeting pada 25 Juni 2026 serta Expo Pacu Jalur pada pekan ketiga Juni.


Sementara itu, Kalaksa BPBD Kuansing Yulizar, S.Sos menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan pawai di Sungai Kuantan dengan mengerahkan 16 unit perahu karet. Seluruh BPBD kabupaten/kota di Provinsi Riau juga dijadwalkan ikut berpartisipasi dalam pawai tersebut.


Dinas Pariwisata Kabupaten Kuansing memperkirakan sekitar 10.000 peserta dari 11 kabupaten/kota akan mengikuti rangkaian pawai Ta'aruf. Koordinasi juga telah dilakukan untuk memastikan seluruh awak perahu hias memiliki kemampuan mengendalikan perahu dengan baik demi menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.


Di bidang lalu lintas, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuansing Ipda Yocky Sumbari menyampaikan bahwa pihaknya akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pengaturan jalur, penyiapan kantong parkir, serta pemasangan rambu dan petunjuk lokasi guna memudahkan masyarakat dan tamu yang hadir.


Melalui sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, panitia pelaksana, dan seluruh stakeholder terkait, diharapkan pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berjalan lancar, aman, tertib, serta memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat.


Melindungi Tuah, menjaga marwah

(Ds)

Kapolres Kuansing Sambut Supervisi Pembinaan Polmas Dit Binmas Polda Riau, Tekankan Sinergi Polri dan Masyarakat





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi menerima kunjungan Tim Supervisi Pembinaan Polmas Direktorat Binmas Polda Riau Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sanika Satyawada Polres Kuansing, sekitar pukul 09.30 WIB. Rabu (10/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasibinturmas Subdit Bintibsos Dit Binmas Polda Riau, KOMPOL Basuki Yuniarto, S.M, dan dihadiri oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Binmas AKP Feriwardi, S.H., KBO Sat Binmas Ipda Remol Ayub Putra Harahap, S.H., perwakilan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kuansing, Pokdarkamtibmas, Senkom, KBPP Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta petugas Polmas.


Dalam sambutannya, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi yang menjadi momentum untuk memperkuat implementasi Polmas di wilayah hukum Polres Kuansing.


Menurutnya, konsep Pemolisian Masyarakat (Polmas) merupakan strategi yang mengedepankan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama.


"Melalui kegiatan supervisi ini, kami berharap seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas dan petugas Polmas, semakin memahami peran strategisnya sebagai penggerak kemitraan dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolres.


AKBP Hidayat Perdana juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk mendeteksi serta menyelesaikan setiap potensi permasalahan sejak dini.


"Kami mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kuantan Singingi. Dengan kolaborasi yang kuat, setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah melalui musyawarah, edukasi, dan pendekatan yang humanis," tambahnya.


Sementara itu, Tim Supervisi Dit Binmas Polda Riau menyampaikan materi terkait penguatan fungsi Polmas, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta penguatan kapasitas personel dalam membangun kemitraan yang efektif.


Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Kapolres Kuansing, sesi foto bersama, arahan Kasibinturmas Subdit Bintibsos Dit Binmas Polda Riau, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi supervisi.


Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud kemitraan yang semakin solid antara Polri dan masyarakat, meningkatnya kesadaran hukum, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif berbasis partisipasi aktif masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Hulu Kuantan Tertibkan Aktivitas Diduga PETI di Desa Serosah, Peralatan Dimusnahkan





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek Hulu Kuantan jajaran Polres Kuantan Singingi melaksanakan penertiban terhadap aktivitas yang diduga Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di area perkebunan kelapa sawit Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 10.00 WIB.

 Rabu (10/6/2026).


Kegiatan penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Hulu Kuantan AKP Pardomuan Aris Suranta, S.H., M.H., bersama personel Polsek Hulu Kuantan, sebagai tindak lanjut informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aktivitas PETI di wilayah tersebut.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP Pardomuan Aris Suranta, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan pengecekan dan penindakan setelah menerima informasi terkait dugaan aktivitas PETI.


"Begitu memperoleh informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat petugas tiba di TKP, para pekerja diduga pelaku PETI telah melarikan diri karena mengetahui kedatangan petugas," ujar AKP Pardomuan Aris Suranta.


Di lokasi, petugas menemukan satu unit dompeng yang digunakan untuk aktivitas PETI serta satu lubang bekas kupasan alat berat. Namun, saat pemeriksaan dilakukan, tidak ditemukan keberadaan alat berat maupun pelaku di lokasi.


Untuk mencegah penggunaan kembali, petugas melakukan tindakan tegas dengan merusak dan membakar peralatan dompeng yang ditemukan di lokasi. Sementara itu, tidak ada pelaku maupun barang bukti yang diamankan dalam kegiatan tersebut.


AKP Pardomuan Aris Suranta menegaskan bahwa Polsek Hulu Kuantan bersama Polres Kuantan Singingi akan terus melakukan patroli dan penertiban terhadap aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Kami juga mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas PETI di wilayahnya," Pungkas Kapolsek.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

KORLANTAS POLRI TUNDA OPERASI PATUH 2026, DITLANTAS POLDA RIAU AJAK MASYARAKAT TETAP TERTIB BERLALU LINTAS





Centerindonesia PEKANBARU – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan secara serentak mulai 8 Juni 2026 di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Riau.


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho membenarkan adanya penundaan tersebut. Menurutnya, saat ini Polri tengah memfokuskan perhatian pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncak peringatannya akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026.


“Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara,” ujar Kakorlantas Polri saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).


Menindaklanjuti kebijakan tersebut, pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di wilayah Provinsi Riau turut mengalami penyesuaian jadwal sambil menunggu petunjuk dan arahan lebih lanjut dari Korlantas Polri terkait waktu pelaksanaan yang baru.


Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menegaskan bahwa penundaan Operasi Patuh tidak berarti penghentian aktivitas pembinaan maupun penegakan hukum di bidang lalu lintas. Seluruh kegiatan preemtif, preventif, edukatif, serta penegakan hukum tetap berjalan secara berkelanjutan guna menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Provinsi Riau.


Masyarakat diimbau untuk tidak salah memahami penundaan operasi tersebut. Kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus tetap menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat berlangsungnya operasi kepolisian.


Selain itu, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Setiap pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera ETLE maupun ditemukan petugas di lapangan tetap dapat ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Ditlantas Polda Riau juga terus mengintensifkan berbagai kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, pelajar, komunitas kendaraan bermotor, hingga pengguna jalan lainnya sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


Melalui momentum ini, Ditlantas Polda Riau mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan.


Masyarakat diharapkan selalu:


* Melengkapi surat-surat kendaraan dan identitas diri saat berkendara.

* Menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.

* Menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat.

* Tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi.

* Mematuhi batas kecepatan, rambu-rambu, dan marka jalan.

* Tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi lelah maupun di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.

* Mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan karena takut terhadap penindakan.


Ditlantas Polda Riau meyakini bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kesadaran dan disiplin masyarakat, angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sehingga tercipta Kamseltibcarlantas yang kondusif di seluruh wilayah Provinsi Riau.


“Keselamatan adalah prioritas utama. Tertib berlalu lintas bukan semata karena adanya operasi kepolisian, melainkan bentuk tanggung jawab setiap individu dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Mari bersama-sama mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi Riau yang aman, tertib, dan berkeselamatan.”

(Ds)

*KORLANTAS POLRI APRESIASI INOVASI DITLANTAS POLDA RIAU, OJOL DISEBUT DUTA KESELAMATAN DAN MITRA STRATEGIS POLRI*





 Centerindonesia Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Korlantas Polri menggelar kegiatan "Ngopi Bareng Polantas Menyapa" yang berlangsung di Wareh Kopi, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Plt. Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hamka Mapaita, S.H., M.H., beserta tim, M. Irfan selaku Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau, serta perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari berbagai platform di Kota Pekanbaru.


Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah komunikasi antara Polri dan komunitas ojek online guna memperkuat sinergi dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Riau.


Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Hamka Mapaita menegaskan bahwa para pengemudi ojek online memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.


Menurutnya, pengemudi ojol merupakan kelompok masyarakat yang setiap hari berada di lapangan dan bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat sehingga memiliki kemampuan untuk melihat, mendengar, dan menyampaikan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


"Kami menilai rekan-rekan ojol merupakan garda terdepan Polri, khususnya lalu lintas, dalam memberikan informasi mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan. Saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai pengemudi ojol setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian," ujar Kombes Pol Hamka.


Ia menambahkan, komunitas ojol tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga merupakan Duta Keselamatan Berlalu Lintas, Pelopor Keselamatan, sekaligus menjadi mata dan telinga Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di mana pun mereka berada.


Pada kesempatan yang sama, Korlantas Polri juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta seluruh jajaran, khususnya Ditlantas Polda Riau, atas berbagai inovasi pelayanan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama komunitas pengemudi ojek online.


Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah program bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengemudi ojek online. Program tersebut merupakan program khusus yang diinisiasi dan dihadirkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para pekerja sektor transportasi online yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Melalui program bengkel servis gratis, para pengemudi ojol mendapatkan bantuan perawatan kendaraan guna menunjang keselamatan dan kenyamanan saat bekerja. Sementara layanan khusus perpanjangan SIM dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan publik yang cepat, mudah, dan efisien tanpa mengganggu aktivitas para pengemudi dalam mencari nafkah.


Program tersebut dinilai sebagai bukti nyata komitmen Kapolda Riau dalam menghadirkan pelayanan Polri yang humanis, responsif, dan berdampak langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan komunitas ojek online di Provinsi Riau.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Riau akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.


"Kami memandang rekan-rekan pengemudi ojek online bukan hanya sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai mitra strategis Polri. Mereka adalah sahabat lalu lintas yang setiap hari berada di tengah masyarakat dan memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas," kata Kombes Pol Jeki.


Menurutnya, program bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan SIM bagi pengemudi ojol merupakan program khusus yang dihadirkan oleh Bapak Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada rekan-rekan ojol. Kami di Ditlantas Polda Riau mendapat amanah untuk menjalankan program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Kombes Pol Jeki.


Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.


"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, berbagai inovasi pelayanan akan terus kami hadirkan, termasuk bagi rekan-rekan ojol yang selama ini telah banyak membantu menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Riau," jelasnya.


Dirlantas juga mengapresiasi seluruh komunitas ojek online yang selama ini aktif menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membantu menjaga situasi yang aman serta kondusif di tengah masyarakat.


"Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjaga keamanan lingkungan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Provinsi Riau," tutupnya.


Apresiasi terhadap program Ditlantas Polda Riau juga disampaikan oleh Ratna Juwita, Ketua Umum Forum Koordinasi Sosial Ojol Pekanbaru Bersatu (FKSOPB). Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau, yang dinilainya telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dan membantu komunitas pengemudi ojek online.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau beserta seluruh jajarannya yang telah hadir bersama kami para pengemudi ojek online. Program-program yang dijalankan benar-benar kami rasakan manfaatnya," ujar Ratna.


Menurutnya, dua program unggulan yang saat ini paling dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi ojol adalah layanan bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM.


"Program bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM sangat membantu kami. Prosesnya mudah, cepat, dan memberikan kemudahan bagi rekan-rekan ojol yang setiap hari mengandalkan kendaraan sebagai sumber penghasilan," tambahnya.


Ratna juga berharap sinergi yang telah terbangun antara Polri dan komunitas ojol dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.


"Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut. Semoga hubungan harmonis antara Polri dan komunitas ojol semakin kuat sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Kota Pekanbaru," tuturnya.


Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan "Ngopi Bareng Polantas Menyapa" juga diisi dengan diskusi interaktif antara tim Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan para pengemudi ojol. Dalam sesi tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan terkait keselamatan berlalu lintas dan pelayanan publik.


Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan helm berstandar SNI secara gratis kepada perwakilan komunitas ojek online. Selain itu, sebagai bagian dari implementasi program Green Policing, para peserta juga menerima bibit pohon yang diharapkan dapat ditanam dan dirawat sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.


Penyerahan helm dan bibit pohon diberikan kepada perwakilan komunitas ojol yang berasal dari Grab, Gojek, Maxim, dan Shopee, sebagai simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama antara tim Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan seluruh perwakilan komunitas ojek online, sebagai simbol kuatnya kolaborasi dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas, menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin humanis, dekat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri, stakeholder terkait, dan komunitas ojek online dapat berjalan selaras dalam mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas, keamanan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan melalui semangat Polri Presisi dan Green Policing di Provinsi Riau.

(Ds)

Selasa, 09 Juni 2026

Polsek Kuantan Mudik Lakukan Pengecekan dan Pemupukan Jagung Pipil, Dukung Swasembada Pangan 2026





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek Kuantan Mudik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 melalui kegiatan pengecekan dan pengaplikasian pemupukan solid pada tanaman jagung pipil di lahan perkebunan PT. KTBM, Avdeling IV, Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 09.30 WIB. Rabu (10/6/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Kuantan Mudik AIPDA Yuris Manar bersama Bhabinkamtibmas Briptu Bima Satria, didampingi Mandor PT. KTBM Nur serta sejumlah karyawan perusahaan.


Lahan jagung yang dikelola memiliki luas sekitar 5 hektare. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil yang telah berumur sekitar 20 hari setelah tanam menunjukkan pertumbuhan yang baik dan subur. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengaplikasian pupuk solid guna menunjang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen nantinya.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.


"Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026. Melalui pendampingan, pengecekan, serta pemupukan tanaman jagung ini, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar AKP Riduan Butar Butar.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pihak perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Kuantan Singingi.


Dengan kondisi tanaman yang tumbuh subur dan perawatan yang terus dilakukan secara optimal, diharapkan lahan jagung di PT. KTBM dapat menghasilkan panen yang maksimal serta memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target Swasembada Pangan Tahun 2026 di Indonesia.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done