M C I

Kamis, Agustus 20, 2026

Perkuat Deteksi Dini dan Edukasi Kesehatan, Rutan Rengat Gelar Tes TCM dan Sosialisasi NAPZA

 




Centerindonesia Rengat – Kamis (20 Agustus 2026), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat melalui layanan klinik melaksanakan Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi warga binaan baru sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Petugas klinik dan beberapa peserta magang pada bagian klinik sesuai dengan prosedur dan ketentuan pelayanan kesehatan yang berlaku.


Selain pemeriksaan TCM, peserta magang juga melaksanakan sosialisasi mengenai NAPZA kepada warga binaan. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, dampaknya terhadap kesehatan, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.


Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Rengat dalam mendukung layanan kesehatan yang preventif sekaligus meningkatkan kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi penyalahgunaan NAPZA.


Melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan, Rutan Rengat terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan warga binaan.

(Ds)

KAKANWIL DAN KALAPAS HADIRI PEMBUKAAN FESTIVAL PACU JALUR 2026





Centerindonesia budaya dan kebersamaan mengalir dalam pembukaan Festival Pacu Jalur 2026, sebuah perhelatan yang bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi panggung kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi dalam merawat warisan budaya dan memperkuat jati diri daerah.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, hadir bersama Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan dan jajaran. Turut hadir pula Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tembilahan, menambah hangatnya kebersamaan antarjajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di tengah kemeriahan festival.


Di antara denting budaya, sorak masyarakat, dan gagahnya jalur yang membelah tepian sungai, tersimpan pesan bahwa tradisi akan terus hidup ketika dijaga bersama.


Pacu Jalur bukan hanya tentang siapa yang tercepat, tetapi tentang kebersamaan, semangat, dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.


(Ds)

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Hadiri Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu

 




Centerindonesia Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II dan Pejabat Administrator Eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (19/8/2026).


Kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, dan dihadiri oleh para undangan dari berbagai unsur. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam pelaksanaan pelantikan pejabat di lingkungan pemerintah daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, yang hadir memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.


Kehadiran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari partisipasi dalam berbagai agenda pemerintahan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Selain itu, kehadiran ini juga menjadi bentuk silaturahmi dan komunikasi kelembagaan dengan unsur Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.


Kegiatan pelantikan berlangsung dengan tertib dan lancar. Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

(Ds)

Karhutla di Kerumutan Ditangani Tim Gabungan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Turun ke Lapangan






Centerindonesia — Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bersama Forkopimda Provinsi Riau meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Kamis (20/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi terkini sekaligus memperkuat penanganan Karhutla di lapangan.

Rombongan Forkopimda Provinsi Riau yang terdiri dari Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Kalaksa BPBD Provinsi Riau Zulfan, serta Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa tiba di Lapangan Bola Desa Banjar Panjang sekitar pukul 11.00 WIB.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung bergerak menuju kawasan Air Kuning yang menjadi titik Karhutla. Sekitar pukul 11.45 WIB, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur Forkopimda turun langsung melihat kondisi kebakaran sekaligus memantau proses pemadaman yang dilakukan tim gabungan Karlahut Polres Pelalawan bersama unsur terkait.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi petugas. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan sumber daya dari berbagai unsur.

Di tingkat Kabupaten Pelalawan, rombongan didampingi Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara, Camat Kerumutan Rusdiyanto, Danramil 15/KK Lettu Inf Febby S. Harahap, serta Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso.

Setelah meninjau lokasi dan memantau langsung proses pemadaman, rombongan kembali ke Pekanbaru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Peninjauan langsung ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi Karhutla, terutama melalui respons cepat, koordinasi terpadu, serta penguatan upaya pemadaman di lapangan (pendam19)

(Ds)

Harga Ayam Ras Melonjak, Pemkab Siak Telusuri Rantai Pasok





Centerindonesia — Pemerintah Kabupaten Siak, (Pemkab Siak) menelusuri penyebab melonjaknya harga ayam ras di pasaran sejak pekan pertama Agustus 2026. Kenaikan harga mulai dikeluhkan masyarakat, terutama pedagang rumah makan.


Bupati Siak Afni mengatakan persoalan tersebut diduga berkaitan dengan terbatasnya pasokan ayam. Produksi peternak di Siak hanya sekitar 370 ton, sedangkan kebutuhan pasar mencapai 630 ton.


"Sekitar 370 ton ini ada pun di peternak di Siak itu tidak bisa dilepas ke pasar, karena kebutuhan di pasar ada sekitar 630 ton, maka pasti akan terjadi inflasi," kata Afni saat memimpin rapat koordinasi inflasi di Zamrud Room, Kamis (20/8/2026).


Menurut Afni, sebagian produksi lokal telah diplot oleh perusahaan penyuplai sehingga tidak seluruhnya dapat langsung masuk ke pasar. Kondisi itu kini ditelusuri pemerintah dari hulu hingga hilir untuk mengetahui titik persoalan distribusi.


"Masyarakat sudah teriak, terutama pedagang-pedagang rumah makan. Kami meminta keseriusan seluruh pihak untuk mencari tahu di mana persoalan rantai pasok ini," ujarnya.


Pemkab Siak akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, perusahaan, dan penyalur ayam agar sebagian stok dapat dilepas ke pasar sehingga pasokan meningkat dan harga kembali stabil.


Afni juga membantah anggapan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyebab utama kenaikan harga. Berdasarkan data yang diterima Pemkab Siak, kebutuhan ayam untuk MBG hanya sekitar 17 ton ketika menu ayam tersedia.


"Menurut saya, bukan karena faktor MBG. Faktor MBG ini hanya sekitar 17 ton ketika ada menu ayam," katanya.


Meski Siak belum tercatat mengalami inflasi berdasarkan data BPS dan bahkan sempat mengalami deflasi bulan sebelumnya, pemerintah daerah tetap mewaspadai kenaikan harga ayam yang sudah dirasakan masyarakat.


Pemkab Siak meminta dinas terkait menyiapkan laporan rinci mengenai produksi, distribusi, dan kebutuhan ayam. Data tersebut akan disinkronkan dengan pemerintah provinsi serta disampaikan kepada Kementerian Pertanian dan lembaga terkait untuk mencari solusi atas persoalan pasokan.


"Kemandirian pangan di kabupaten ini sudah kami minta agar seluruh dinas terkait menseriusi ini," ujar Afni.



(Rahma/MC Siak)

Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat





Centerindonesia Siak – Semangat kemerdekaan terasa hidup di Komplek Rumah Rakyat. Satu per satu rombongan peserta Karnaval Budaya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia disambut langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli bersama suami, didampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta istri dan unsur Forkopimda.


Karnaval tersebut dimulai dari bawah Jembatan Siak di Jalan Panglima Ghimbam dan berakhir di Komplek Rumah Rakyat sebagai titik penyambutan peserta.


Di hadapan masyarakat, para pelajar unjuk kreativitas melalui tarian tradisional, tari kreasi, gurindam, drama perjuangan, drum band, busana adat, busana profesi, kendaraan hias, hingga berbagai atraksi yang mengangkat semangat kemerdekaan dan keberagaman.


Beragam penampilan tersebut menggambarkan wajah Kabupaten Siak yang berakar pada budaya Melayu, namun tumbuh bersama keberagaman budaya Nusantara yang telah lama hidup berdampingan di tengah masyarakat.


Mengusung tema "Merajut Keberagaman, Menjaga Warisan, Mengukir Prestasi", setiap penampilan menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di Kabupaten Siak.


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan karnaval tidak berhenti saat peserta mencapai titik akhir. Rumah Rakyat menjadi ruang apresiasi, tempat masyarakat menyaksikan penampilan setiap kelompok peserta sekaligus menikmati berbagai kegiatan rakyat dan stan UMKM yang turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.


Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, peringatan HUT RI tahun ini memang dikemas secara sederhana. Namun, mekanisme pelaksanaannya sengaja diubah agar semangat kemerdekaan tetap terasa dan hasil kreativitas para pelajar dapat dinikmati masyarakat lebih lama.


"Alhamdulillah hari ini festival dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan bisa terlaksana. Kita laksanakan secara sederhana, tetapi mekanismenya kita ubah. Biasanya kita melepas, sekarang di akhir kita menyambut. Begitu mereka sampai, mereka langsung berkumpul di Rumah Rakyat dan hasil karya anak-anak bisa disaksikan sampai sore," ujar Afni, di Halaman Rumah Rakyat, Sabtu (15/2026). 


Menurut Afni, semangat kemerdekaan harus terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya melalui upacara atau seremoni, tetapi juga lewat ruang-ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak mendorong agar semarak HUT RI tidak hanya terpusat di Kota Siak, tetapi juga dirasakan hingga kecamatan dan kampung melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan di wilayah masing-masing.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan  mengatakan, Karnaval Budaya di Kecamatan Siak dan Mempura diikuti 65 kelompok peserta dari jenjang SLB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing menghadirkan beragam kreasi yang menggambarkan semangat kemerdekaan, keberagaman budaya, dan kecintaan terhadap tanah air.


Ia menambahkan, selain di Kecamatan Siak dan Mempura, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga digelar di kecamatan lain melalui berbagai kegiatan sesuai potensi dan kondisi wilayah masing-masing. Sejumlah daerah mengadakan karnaval budaya maupun perlombaan lainnya agar semarak kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


"Mudah-mudahan Karnaval Budaya ini terus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kreativitasnya serta mereka bisa semakin mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya yang ada di Kabupaten Siak, sekaligus menghargai keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat," tutupnya.


(Rahma/MC Siak)

Buka Serindit Boat Race 2026, Bupati Siak Afni Z Puji Kreativitas Panitia dan Tegaskan Komitmen Pembangunan Jalan Sungai Mandau





Centerindonesia Sungai Mandau – Bupati Siak, Afni Z, secara resmi membuka Event Serindit Boat Race merupakan kegiatan tahunan dan bersempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Tepian Jembatan Kampung Sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 19 hingga 20 Agustus 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Afni Z menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia yang dipimpin oleh Razi Ramadhan. Ia memuji semangat inovasi panitia yang berhasil menyelenggarakan event besar ini di tengah keterbatasan fiskal daerah.


"Saya datang ini wujud bahwa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Meskipun di tengah efisiensi anggaran yang luar biasa, tetapi kreativitas masih tetap jalan. Itulah yang saya hargai dari para panitia yang berinisiatif dalam kegiatan ini. Tak ada rotan, akar pun jadi. Kreativitas seperti ini yang terus kita butuhkan," ujar Bupati Afni Z.


Selain membuka kompetisi, Bupati Siak juga memanfaatkan momentum ini untuk merespons secara langsung keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan di Kecamatan Sungai Mandau. Tanpa memberikan janji manis, Bupati membeberkan realisasi perjuangan pemerintah daerah dalam mengamankan anggaran pusat untuk perbaikan jalan.


"Dari arah Tualang ke arah Sungai Mandau kemarin sudah selesai 1 kilometer. Tahun ini, kita mendapatkan tambahan pembangunan sekitar 3,5 kilometer lagi untuk melanjutkan proyek sebelumnya. Perlu diketahui, anggaran ini bukan dari APBD karena keterbatasan kita, melainkan hasil perjuangan pusat lewat Inpres Jalan Daerah," jelasnya.


Bupati Afni Z juga mengingatkan history sejarah Kecamatan Sungai Mandau yang kaya akan sumber daya alam dan dikelilingi banyak perusahaan, namun infrastruktur jalannya masih memprihatinkan. Beliau menegaskan tidak akan lari dari tanggung jawab dan siap memperjuangkan hak masyarakat hingga ke tingkat pusat.


"Kita perlu mengundang orang Jakarta (pemerintah pusat) ke Sungai Mandau agar mereka tahu penderitaan rakyat di sini. Saya tahu bapak dan ibu mungkin kecewa dan kesal melihat lambatnya pembangunan jalan. Namun saya tidak ke mana-mana, saya tidak lari dari tanggung jawab. Semampu dan sedaya upaya saya, saya akan tetap hadir langsung bersama masyarakat," tegas Bupati disambut tepuk tangan warga.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Razi Ramadhan, melaporkan bahwa kompetisi dayung bergengsi ini diikuti oleh total 19 tim, yang terdiri dari 12 tim putra dan 7 tim putri. Sesuai regulasi, masing-masing tim berkekuatan 8 orang kru inti (6 pendayung, 1 drummer/penabuh drum, dan 1 jurumudi) ditambah 2 orang pemain cadangan.


Peserta didominasi oleh perwakilan dari 4 kecamatan se-Kabupaten Siak, yaitu Kecamatan Siak, Mempura, Tualang, dan Koto Gasib, serta diperkuat dengan kehadiran 1 tim undangan khusus dari Kabupaten Bengkalis.


Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Siak terpilih periode 2026–2030, Muslan, Kapolsek Sungai Mandau, serta jajaran tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Mandau.


Doli_wtr/MC-Siak

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done