M C I

Sabtu, Agustus 29, 2026

Skrining TBC dan Cek Kesehatan





Centerindonesia upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan melaksanakan skrining Tuberkulosis (TBC) dan cek kesehatan gratis bagi warga binaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi.


Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi kondisi kesehatan warga binaan sejak dini, khususnya terhadap potensi penyakit TBC yang dapat menular di lingkungan hunian. Selain skrining TBC, warga binaan juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.


Pelaksanaan kegiatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi menjadi wujud perhatian terhadap pemenuhan hak kesehatan warga binaan sekaligus upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.


Melalui pemeriksaan dan deteksi dini secara rutin, diharapkan berbagai permasalahan kesehatan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti, sehingga warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dalam kondisi yang lebih sehat.


Sehat terjaga, pembinaan semakin bermakna.


(Ds)

Meneladani Akhlak Nabi, Rutan Rengat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

 




Centerindonesia – Jumat (28 Agustus 2026), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat melaksanakan kegiatan Tausiah Islam dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, bertempat di Masjid Al-Hijrah Rutan Rengat.


Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Rengat dan diikuti oleh Pejabat Struktural, perwakilan pegawai, peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan.


Mengusung tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam sebagai wujud pembinaan diri menuju pribadi yang lebih baik”, kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah/tausiah keagamaan, serta penampilan kesenian hadroh.


Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan seluruh jajaran dan Warga Binaan dapat terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan menuju pribadi yang lebih baik.


(Ds)

Rutan Dumai Gelar Sidang TPP Usulan Integrasi Warga Binaan

 




Centerindonesia – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan Kegiatan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dalam rangka pembahasan usulan program integrasi bagi 32 orang warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.


Sidang membahas usulan program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB). Dari total 32 orang narapidana yang diusulkan, terdiri atas 10 orang usulan Pembebasan Bersyarat (PB) dan 22 orang usulan Cuti Bersyarat (CB).


Kegiatan diikuti secara virtual oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Patnal Kanwil Ditjen Pas Riau bersama Anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Kanwil Ditjenpas Riau melalui Zoom Meeting. Sementara dari Rutan Kelas IIB Dumai, kegiatan dihadiri oleh Pejabat Struktural Rutan Kelas IIB Dumai, Bapas Dumai, Anggota TPP Rutan Kelas IIB Dumai, serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Dumai.


Dalam pelaksanaan sidang, setiap usulan integrasi dibahas secara komprehensif berdasarkan Laporan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) yang disusun oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Dumai, serta mempertimbangkan masukan dari seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan, baik dari Kanwil Ditjenpas Riau, Rutan Kelas IIB Dumai, maupun Balai Pemasyarakatan Dumai.


Program integrasi merupakan salah satu bentuk pembinaan lanjutan yang bertujuan mempersiapkan warga binaan untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat secara bertanggung jawab, dengan tetap berada dalam pembimbingan dan pengawasan Balai Pemasyarakatan.

(Ds)

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Kesiapsiagaan, Pemantauan Keamanan Dilanjutkan Sambung Rasa





Centerindonesia Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan keamanan dan ketertiban yang dilanjutkan dengan sambung rasa bersama jajaran pengamanan dan warga binaan, Kamis (27/8/2026).


Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, didampingi Kepala Subseksi Keamanan Andika Syaputra beserta jajaran.


Pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Penguatan personel dilakukan pada area dalam maupun sekitar Lapas, terutama pada titik-titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan.


Selain itu, jajaran turut meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan Lapas dan warga binaan, termasuk pengendalian terhadap aktivitas keluar-masuk orang maupun barang. Pemantauan juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi provokasi, konflik maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat mengganggu stabilitas dan ketertiban Lapas.


Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran KPLP dan Seksi Administrasi Kamtib sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.


> “Pemantauan keamanan secara rutin merupakan bagian penting dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan. Saya mengapresiasi Ka.KPLP, Kasi Adm Kamtib beserta jajaran yang terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di seluruh area Lapas. Kesiapsiagaan harus menjadi tanggung jawab bersama dan dilaksanakan secara konsisten,” ujar Efendi P. Purba.


Sementara itu, Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar, menegaskan bahwa kegiatan pemantauan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan petugas sekaligus mengetahui secara langsung kondisi keamanan di lapangan.


> “Kami terus melakukan pemantauan secara langsung, baik di area dalam maupun sekitar Lapas, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi kerawanan. Dengan kehadiran petugas dan pengawasan yang maksimal, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ungkap Freddy.


Senada, Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik lingkungan, tetapi juga mencakup aktivitas warga binaan serta pengendalian keluar-masuk orang dan barang.


> “Pengamanan membutuhkan pengawasan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Melalui pemantauan ini, kami memastikan prosedur keamanan berjalan dengan baik, aktivitas warga binaan tetap terkendali, serta potensi provokasi maupun gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” jelas Subhan.


Usai pemantauan, kegiatan dilanjutkan dengan "sambung rasa" sebagai sarana komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara petugas dengan warga binaan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mengetahui kondisi dan berbagai hal yang berkembang di lingkungan Lapas.


Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi antarjajaran, serta mengoptimalkan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

(Ds)

Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sidang TPP Bagi 37 Narapidana Calon Tamping dan Pramuka

 




Centerindonesia Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pelayanan prima dan transparan. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang digelar pada Kamis (27/8/2026). Sidang kali ini membahas usulan pengangkatan 37 orang Warga Binaan untuk menjadi tamping (tahanan pendamping) dan anggota pramuka.


Sidang yang berlangsung di aula Lapas ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik & Giatja), Andi Rahman, serta dihadiri oleh pejabat struktural dan  komandan jaga.


Dalam keterangannya, Kasi Binadik & Giatja, Andi Rahman, menegaskan bahwa pemilihan warga binaan yang diusulkan menjadi tamping dan pramuka telah melalui penyaringan yang ketat. Mereka yang terpilih wajib memenuhi syarat substantif dan administratif, seperti telah menjalani sepertiga masa pidana, berkelakuan baik, serta aktif mengikuti program pembinaan.


“Sidang TPP ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memenuhi hak-hak warga binaan secara adil dan transparan. Saya tegaskan kepada seluruh warga binaan dan pihak keluarga, bahwa segala bentuk layanan dan pemenuhan hak di dalam Lapas Pasir Pengaraian, khususnya pengusulan menjadi tamping dan pramuka ini, adalah GRATIS. Tidak ada biaya sepeser pun. Jika ada oknum yang meminta imbalan, segera laporkan kepada kami," ujar Andi Rahman


Melalui kegiatan ini, diharapkan kepada 37 warga binaan yang diusulkan agar menjaga amanah dengan baik. Menjadi tamping dan anggota pramuka bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk mengasah keterampilan kerja, kedisiplinan, dan bekal positif sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.


Pelaksanaan sidang TPP ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan adanya keterbukaan informasi ini, Lapas Pasir Parangayan berharap masyarakat luar, terutama keluarga warga binaan, dapat memahami alur pembinaan di dalam Lapas dan ikut mendukung proses integrasi sosial tanpa rasa khawatir terhadap praktik pungutan liar.

(Ds)

Jumat, Agustus 28, 2026

Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar, PT KTU Siapkan 5 Menara Pantau Karhutla.

 




Centerindonesia Siak – Wakil Bupati Siak meminta perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak tidak hanya menjaga areal operasionalnya, tetapi juga ikut menjaga lahan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai upaya antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak saat memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Karhutla 2026 di Sport Center PT Kimia Tirta Utama (KTU), Jalan Pertamina Kilometer 2, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kamis (27/8/2026).


Ia menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat hingga perusahaan. Karena itu, perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Siak juga diharapkan ikut mengambil peran dalam menjaga wilayah sekitar.


"Kami berharap perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dapat menjaga lahan masyarakat yang ada di sekitarnya, sebagai bentuk antisipasi karhutla agar daerah kita ini tidak terkena dampak buruk dari asap kebakaran yang berbahaya," ujar Syamsurizal.


Ia mengungkapkan, selama Agustus telah terjadi karhutla di beberapa wilayah Kabupaten Siak, di antaranya Kampung Buatan II seluas 7 hektare, Kampung Mengkapan 0,5 hektare, dan Kampung Penyengat seluas 6 hektare yang berhasil dipadamkan. 


Sementara Satgas Karhutla saat ini masih berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Kecamatan Koto Gasib dan Dayun. Kesiapan penanganan karhutla ditunjukkan melalui pengecekan sarana prasarana milik PT KTU dan simulasi pemadaman. 


Personel pemadam memperagakan langkah penanganan kebakaran menggunakan peralatan yang telah disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat di lapangan.


Syamsurizal Budi mengatakan, kesiapan menghadapi karhutla tidak cukup hanya dengan peralatan, tetapi juga membutuhkan keterampilan para personel yang terus ditingkatkan, salah satunya dengan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ada di kampung kampung, di wilayah perusahaan. 


"Langkah ini tidak boleh berhenti di sini saja. Kita harus meningkatkan kemampuan kita dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, untuk itu kita terus meningkatkan keterampilan dan di dukung sarana prasarana yang baik agar mudahkan dalam pekerjaan," kata dia.


Syamri Kardo, Asisten Sustainability PT KTU mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan mulai dari pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), pemantauan wilayah, hingga kesiapan regu pemadam. Setiap MPA yang dibina beranggotakan lima orang yang telah mendapatkan sosialisasi dan dilibatkan dalam patroli bersama.


"Untuk MPA, masing-masing ada lima orang. Kita sudah lakukan sosialisasi dan pernah juga melakukan patroli bersama. Untuk kegiatan MPA sendiri kita berkolaborasi agar mereka siap kapan saja dalam penanganan karhutla," ungkapnya.


Dalam mendukung deteksi dini, PT KTU saat ini memiliki lima menara pantau api yang digunakan untuk memantau kondisi wilayah. Petugas yang berjaga melakukan pemantauan secara berkala terhadap potensi munculnya titik panas (hotspot) maupun titik api (fire spot).


"Pemantauan api kami menggunakan lima menara pantau setinggi sekitar 25 meter. Ada petugas yang piket dan memantau setiap jam. Hotspot kita pantau terus, serta kita di Kecamatan Koto Gasib ini kita saling update informasi dengan pak camat juga. Misalnya seandainya kendalanya sudah skala nasional, kita siap nanti, sama manggala Agni kami juga lakukan koordinasi," ujarnya.


Selain sistem pemantauan, PT KTU juga memiliki tiga regu pemadam kebakaran yang berjumlah 45 personel dalam satu regu yang selalu siaga untuk pencegahan dan pengendalian karhutla. Regu tersebut didukung berbagai sarana penunjang, di antaranya dua unit mobil pemadam kebakaran, kendaraan patroli, pompa portabel berdaya 5 horsepower (HP), pompa induk 25 horsepower (HP), serta peralatan pendukung lainnya.


Untuk memperkuat pemantauan, PT KTU juga menggunakan Dashboard Lancang Kuning Polda Riau dalam melihat perkembangan hotspot dan fire spot. Informasi tersebut menjadi pedoman petugas untuk melakukan pengecekan langsung (ground check) ke lapangan apabila ditemukan indikasi kebakaran.



(Rahma/MC Siak)

Tembus Wilayah Blankspot, Diskominfo Siak Hadirkan Akses Internet di Area Karhutla





Centerindonesia – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak memasang perangkat internet satelit di Posko Karhutla Dayun, kawasan Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, Kamis (27/8/2026). 


Pemasangan tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan konektivitas petugas dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.


Langkah ini dilakukan mengingat lokasi posko berada di kawasan yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan internet atau blank spot. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, khususnya dalam melakukan komunikasi, koordinasi, serta penyampaian informasi perkembangan penanganan Karhutla.


Melalui pemasangan perangkat internet satelit ini, Diskominfo Kabupaten Siak berupaya menyediakan konektivitas internet yang lebih andal agar petugas yang bertugas di kawasan tersebut tetap dapat terhubung. Akses komunikasi yang memadai diharapkan dapat mempercepat koordinasi antar instansi dan mendukung penyampaian informasi dari lapangan secara real-time.


Pemasangan perangkat tersebut dilakukan oleh tim teknis Diskominfo Kabupaten Siak sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla di lapangan.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan ketersediaan jaringan komunikasi menjadi kebutuhan penting, terutama dalam menghadapi situasi kedaruratan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses telekomunikasi.


“Posko Karhutla ini berada di kawasan yang akses internetnya masih terbatas atau blank spot. Sementara dalam penanganan Karhutla, komunikasi dan pertukaran informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, Pemkab Siak melalui Diskominfo memberikan dukungan konektivitas melalui pemasangan perangkat tersebut agar petugas di lapangan tetap dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik,” ujar Rozi Chandra.


Ia menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Siak tidak hanya berfokus pada penyediaan akses internet, tetapi juga pada penguatan keandalan sarana komunikasi darurat dan integrasi pemantauan serta penyampaian data dari lapangan.


“Informasi mengenai kondisi di lapangan harus dapat diterima dan diteruskan dengan cepat kepada pihak-pihak terkait. Dengan konektivitas yang baik, koordinasi, pemantauan, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu,” tambahnya.


Dengan tersedianya jaringan internet di posko karhutla TNZ Dayun, petugas di lapangan diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas pemantauan dan penanganan Karhutla. Kehadiran konektivitas ini juga diharapkan mampu mendukung respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi di kawasan Taman Nasional Zamrud.


Pemasangan perangkat internet satelit tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses konektivitas untuk mendukung tugas-tugas pelayanan dan penanganan kondisi kedaruratan.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done