M C I

Jumat, 15 Mei 2026

Polsek Singingi Hilir Monitoring Tanaman Jagung Ketahanan Pangan Desa Sukamaju





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polsek Singingi Hilir melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung pipil milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (14/5/2026).


Kegiatan monitoring dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju, AIPTU Toni Harjuan, dengan mengecek langsung kondisi lahan pertanian jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa.


Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 60 hari tampak tumbuh subur dan terawat dengan baik. Lahan pertanian yang digunakan memiliki luas kurang lebih seperempat hektare.


Selain kondisi tanaman yang baik, kebutuhan air dan pupuk juga dinilai mencukupi sehingga proses perawatan dapat berjalan lancar. Jagung pipil tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar empat bulan sejak masa tanam.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.


“Melalui kegiatan monitoring dan pengecekan rutin, kami berharap program ketahanan pangan yang dikelola BUMDes dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat sangat diperlukan guna menjaga keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Singingi Hilir.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Hulu Kuantan Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan Desa Tanjung Guna Mendukung Swasembada Pangan 2026





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Guna mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2026 di seluruh Indonesia, Polsek Hulu Kuantan melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (14/5/2026).


Kegiatan pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB di lahan perkebunan milik desa yang dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan masyarakat. Adapun personel yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Aipda Suherman dan Briptu Khairul Umam.


Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas kurang lebih 1 hektar tersebut saat ini telah berumur sekitar 77 hari tanam dan dalam kondisi tumbuh subur serta terawat dengan baik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.


“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui monitoring dan pendampingan ini, diharapkan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat berkembang maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar Kapolsek.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keberhasilan program swasembada pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi." Pungkas Kapolsek.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat*






Centerindonesia PEKANBARU — Komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan terus diwujudkan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.


Program kemanusiaan yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa.


Sejumlah jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi. Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah.


Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K.,M.H., M.Hum. memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Pembangunan Jembatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.


“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau.


Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana namun menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat.


“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.


Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat. Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.


“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.


Tak hanya yang telah selesai, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.


Beberapa proyek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai.


Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan kondisi arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.


Melalui program ini, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan warga di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*


(Ds)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Gelar Jumat Curhat, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Kondusif





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat, Jumat (15/5/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polsek Benai, Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Singingi dengan menyerap langsung aspirasi, saran, maupun keluhan masyarakat terkait kondisi kamtibmas di lingkungan masing-masing.


Di wilayah Polsek Benai, kegiatan Jumat Curhat berlangsung di Kelurahan Benai, Kecamatan Benai bersama masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, personel Polsek Benai menyampaikan situasi kamtibmas terkini di wilayah hukum Polsek Benai sekaligus mendengarkan berbagai masukan dan harapan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.


Sementara itu, Polsek Kuantan Mudik melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Desa Banjar Guntung, Kecamatan Kuantan Mudik. Dalam dialog bersama masyarakat, warga menyampaikan kekhawatiran terkait maraknya tindak kejahatan di sejumlah daerah yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi para remaja di lingkungan mereka.


Menanggapi hal tersebut, personel Polsek Kuantan Mudik menyampaikan akan meningkatkan kegiatan patroli rutin serta memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Sedangkan Polsek Singingi menggelar Jumat Curhat di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Pada kegiatan tersebut, personel Polsek Singingi menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat, di antaranya pentingnya mengaktifkan ronda malam dan poskamling guna menjaga keamanan lingkungan.


Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) karena dapat merusak lingkungan dan melanggar hukum. Warga Kelurahan Muara Lembu turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian personel Polsek Singingi yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat melalui patroli maupun kegiatan Bhabinkamtibmas.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan sarana komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


“Melalui kegiatan Jumat Curhat, masyarakat dapat menyampaikan secara langsung berbagai keluhan, masukan maupun informasi terkait situasi kamtibmas kepada pihak Kepolisian. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat lebih cepat ditangani sehingga tercipta rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Kuansing akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif, patroli, penyuluhan serta pembinaan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Lanjutkan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Progres Capai 30 Persen






Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Pintu Gobang Kari dengan Desa Bandar Alai Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (13/5/2026).


Kegiatan pembangunan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan dari Polsek, Brimob, serta tenaga teknisi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga antar desa.


“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat mempermudah mobilitas warga serta meningkatkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di kedua desa,” ujar Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek dan Brimob bersama tenaga teknisi terus melakukan pekerjaan pembangunan secara bertahap. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 30 persen.


Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan di antaranya pembongkaran lantai jembatan lama sepanjang kurang lebih 6 meter, pengelasan besi bantalan dan seng plat lantai jembatan sepanjang sekitar 6 meter, serta pemasangan lantai seng plat sepanjang kurang lebih 36 meter.


AKBP Hidayat Perdana menegaskan bahwa proses pembangunan dilakukan dengan mengutamakan faktor keselamatan serta kualitas konstruksi agar jembatan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.


“Pekerjaan terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas konstruksi agar hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu lama,” tambahnya.


Pembangunan jembatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai keberadaan jembatan sangat penting sebagai akses penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.


Polres Kuansing berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Desa Pintu Gobang Kari dan Desa Bandar Alai Kari.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla






Centerindonesia PEKANBARU — Ajang Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 dipastikan hadir dengan semangat kampanye lingkungan melalui tema “Riau Lawan Karhutla”. Event olahraga yang menjadi agenda tahunan Polda Riau ini akan digelar pada tanggal 19 Juli 2026 mendatang. Riau Bhayangkara Run 2026 tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.


Menjelang pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026, prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa periode Juni hingga Agustus 2026 mulai memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Kondisi tersebut diperkirakan menyebabkan suhu udara lebih panas dan tingkat kelembapan menurun di sejumlah wilayah di Riau.


Informasi cuaca ini menjadi perhatian panitia pelaksana agar para peserta dapat melakukan persiapan sejak dini, terutama menjaga kondisi fisik, pola istirahat, serta kebutuhan cairan tubuh sebelum mengikuti lomba lari.


Karo Rena Polda Riau Kombes Pol. Daniel Widya Mucharam, S.I.K., M.P.A., yang juga merupakan Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026 mengatakan Tema “Riau Lawan Karhutla” dipilih sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan dan menjaga Riau dari ancaman kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.


“Riau Bhayangkara Run bukan sekadar event olahraga, tetapi juga menjadi media edukasi dan kampanye kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya mencegah karhutla. Apalagi tahun ini diprediksi memasuki musim kemarau dengan suhu yang cukup panas,” ujarnya.


Kombes Pol. Daniel mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal sebelum mengikuti perlombaan. Menurutnya, kesiapan fisik menjadi hal penting agar para pelari tetap nyaman dan aman selama kegiatan berlangsung.


“Kami mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, rutin berlatih, memperhatikan asupan cairan tubuh, dan menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca. Panitia juga akan menyiapkan langkah antisipasi guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.


Riau Bhayangkara Run 2026 diperkirakan kembali diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menghadirkan atmosfer sport tourism, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pesan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun semangat bersama melawan karhutla di Bumi Lancang Kuning.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

(Ds)

Kamis, 14 Mei 2026

Satgas TMMD Bengkalis Perbaiki jalan Rusak, Pelajar: Terima Kasih TNI





Centerindonesia BENGKALIS - Dandim 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno selaku komandan satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 tahun 2026 turun gunung ke Desa Tengganau dalam rangkau meninjau proses perbaikan hingga peningkatan jalan Bunta.


Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi serta progres terbaru pekerjaan yang dilakukan tim satgas di lokasi sasaran.


Pada kesempatan itu, ia sempat berjumpa dengan sejumlah anak-anak sekolah yang kebetulan melintasi ruas jalan yang tengah diperbaiki oleh pasukannya.


Berbincang ringan, Dansatgas mendapat sambutan hangat dan ucapan terima kasih dari anak-anak desa tersebut.


"Hari ini saya hadir ke desa Tengganau untuk melihat langsung proses pekerjaan peningkatan jalan Bunta. Progresnya terus meningkat, meskipun belum 100 persen," kata Dansatgas.


"Dalam peninjauan, kami sempat berjumpa dan berbincang ringan dengan anak-anak sekolah yang kebetulan lewat. Mereka senang, jalan yang biasa mereka lalui telah diperbaiki. Anak-anak ini sangat berterima kasih sekali atas program TMMD yang kita fokuskan untuk memperbaiki kondisi jalan. Senada dengan perasaan serta kebahagiaan anak-anak, semoga masyarakat secara umum mendapat manfaat atas perbaikan jalan ini demi pemerataan pembangunan sempena TMMD ke-128," harapnya.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done