M C I

Sabtu, 07 Februari 2026

D. Silalahi Mengucapkan Terima Kasih atas Ucapan dan Doa atas Berpulangnya Mama Tercinta


Center Indonesia BANDUNG
— Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar D. Silalahi atas berpulangnya mama tercinta yang tutup usia pada sore hari ini. Di tengah suasana duka tersebut, D. Silalahi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, ucapan belasungkawa, serta dukungan moril.

“Dari hati yang paling dalam, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas setiap doa, pesan, dan perhatian yang diberikan. Semua itu menjadi penguat dan penghibur bagi kami di saat berduka ini,” ujar D. Silalahi.

Ia juga memohon doa agar almarhumah mama tercinta diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya.

“Atas nama keluarga besar, kami mohon maaf apabila semasa hidup almarhumah terdapat tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan,” tambahnya.

Ucapan terima kasih ini disampaikan sebagai bentuk penghargaan dan rasa haru atas kepedulian para kerabat, sahabat, rekan sejawat, serta seluruh masyarakat yang turut mendoakan kepergian almarhumah.


Red

Jumat, 06 Februari 2026

Polres Kuansing Pastikan Personel Prima Jelang Ops Keselamatan 2026


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka memastikan kesiapan dan kondisi prima personel sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026, Polres Kuantan Singingi melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan kepada personel Polres Kuansing, di Mako Polres Kuansing. Sabtu (7/2/2026) pagi 


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah (tensi), suhu tubuh, serta pembagian bekal kesehatan kepada personel yang akan terlibat langsung dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum operasi kepolisian digelar.


“Kesehatan personel adalah faktor utama dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. Dengan kondisi fisik yang prima, personel diharapkan dapat melaksanakan tugas di lapangan secara maksimal, humanis, dan profesional,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Operasi Keselamatan bukan hanya berfokus pada penindakan, namun lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.


“Personel yang sehat akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tujuan operasi untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat tercapai,” tambahnya.


Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Kuansing, Iptu Arpisman, S.H., bersama staf Sidokkes, Penda Ns. Tri Eni Putri, S.Kep, memastikan seluruh personel yang diperiksa berada dalam kondisi kesehatan normal dan layak untuk melaksanakan tugas operasi.


Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tekanan darah dan suhu tubuh personel dalam batas normal, serta seluruh personel menerima bekal kesehatan sebagai penunjang selama pelaksanaan operasi.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Polres Kuantan Singingi dalam mempersiapkan personel secara menyeluruh, baik dari aspek fisik maupun mental, guna menyukseskan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Peran Aktif dan Kekompakan Warnai Pertemuan Rutin DWP Lapas Pekanbaru


Center Indonesia Pekanbaru
, – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Pekanbaru melaksanakan pertemuan rutin yang bertempat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota DWP sebagai wadah silaturahmi serta sarana memperkuat kebersamaan dan peran organisasi, Sabtu (07/02/2026).


Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Ketua DWP Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto. Dalam arahannya, beliau menyampaikan berbagai informasi terkait program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh DWP dalam bulan ini. Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan pengembangan diri yang telah direncanakan.


“Terimakasih atas kehadiran teman-teman semua, tentunya melalui pertemuan rutin ini, saya berharap seluruh anggota DWP Lapas Pekanbaru dapat terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan saling mendukung dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. DWP memiliki peran penting sebagai pendukung dalam lingkungan Pemasyarakatan,” ucap Ibu Dian.


Pengarahan dari Ibu Dian Yuniarto juga memberikan pandangan yang lebih luas tentang peran DWP dalam mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan dan seluruh kegiatan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Beliau juga mengajak seluruh anggota untuk terus berkontribusi positif dan berpartisipasi aktif dalam setiap program DWP, baik yang bersifat internal maupun yang berdampak bagi lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan Dharma Wanita Persatuan Lapas Pekanbaru semakin solid dan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai organisasi pendukung yang berlandaskan kebersamaan dan kepedulian.

(Desi suarni)

Berbagi Bahagia, Peduli Bersama: PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Gelar Pertemuan Rutin dan Bakti Sosial


Center Indonesia Pekanbaru
,  – Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar pertemuan rutin yang bertempat di halaman Kantor Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan, serta mengusung tema “Berbagi Bahagia, Peduli Bersama”, Sabtu (07/02/2026).


Pertemuan rutin diawali dengan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PIPAS. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota. Suasana hangat dan penuh semangat tampak mewarnai pelaksanaan senam bersama tersebut.


Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terhadap sesama. Bantuan disalurkan kepada masyarakat sekitar serta keluarga warga binaan yang kurang mampu. Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima bantuan.


Ketua PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kekompakan PIPAS dalam melaksanakan aksi sosial.


“Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru menunjukkan komitmen dan kekompakannya dalam berbagi dan peduli terhadap sesama. Kami berharap paket sembako yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban bagi masyarakat serta keluarga warga binaan yang menerimanya,” ujar Ibu Dian Yuniarto.


Melalui pertemuan rutin ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru tidak hanya memperkuat kebersamaan antar anggota, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi kebahagiaan dan peduli bersama.

(Desi suarni)

Patroli Tim RAGA Polres Kuansing Jaga Kamtibmas, Kapolres: Polisi Hadir untuk Masyarakat


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Kuantan Singingi melalui Tim RAGA melaksanakan patroli rutin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi (cipkondusif) di wilayah Kota Teluk Kuantan.

Jumat malam, (6/1/2026).


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli tersebut dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sesuai dengan amanat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yakni melaksanakan tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli guna memelihara kamtibmas serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Patroli Tim RAGA ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi terjadinya tindak pidana. Polisi harus hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Patroli dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga 00.00 WIB dengan metode patroli mobile di sejumlah titik yang dinilai rawan dan menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan Limuno, Sport Centre Teluk Kuantan, sekitar Kantor Bupati Kuantan Singingi, serta lokasi-lokasi keramaian lainnya di dalam kota.


Dalam pelaksanaannya, Tim RAGA tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya para remaja dan pemuda. Petugas mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam perbuatan melanggar hukum serta mengingatkan agar tidak melakukan balap liar di jalan umum yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kapolres menegaskan bahwa pendekatan preemtif dan preventif tetap menjadi prioritas, tanpa mengesampingkan langkah penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.


“Hasil patroli malam ini menunjukkan situasi yang aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak pidana, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah hasil kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.


Secara umum, pelaksanaan Patroli Tim RAGA Polres Kuantan Singingi berjalan aman dan lancar, serta berhasil menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Teluk Kuantan. Polres Kuansing berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat." Pungkas Kapolres.


Sumber: Humas Polres kuantan singingi

(Desi suarni)

Satgas Preemtif Polres Kuansing Turun ke Jalan, Edukasi Warga Tertib Berlalu Lintas di Ops Keselamatan LK 2026


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Satgas Preemtif Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, Sabtu (07/02/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di seputaran Kota Teluk Kuantan. Dalam kegiatan ini, personel Satgas Preemtif Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 memberikan himbauan secara langsung kepada pengguna jalan, sekaligus membagikan brosur, leaflet, serta memasang stiker keselamatan berlalu lintas.


Selain itu, masyarakat juga diinformasikan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 dilaksanakan mulai tanggal 02 hingga 15 Februari 2026, dengan tujuan utama menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preemtif dan edukatif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.


“Operasi Keselamatan ini kami laksanakan dengan pendekatan humanis dan edukatif. Kami ingin mengajak masyarakat untuk sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya penegakan hukum, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKP Siswoyo.


Ia menambahkan, kelengkapan kendaraan, penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi hal mendasar yang harus diperhatikan oleh setiap pengguna jalan.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat tercipta masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi yang semakin disiplin dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta berkurangnya angka fatalitas di jalan raya.


Polres Kuantan Singingi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar." Pungkas Kasat Lantas.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Tim Resmob Polres Kuansing amankan Dua Orang Pelaku PETI dan Satu Unit Alat Berat di Desa Petapahan.


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,–
Kepolisian Resor Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam menindak tegas aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Jajaran Satreskrim Polres Kuansing berhasil mengungkap praktik pertambangan emas ilegal (PETI) di Desa Petapahan , Kecamatan Kuantan mudik, Kabupaten Kuantan Singingi,  pada  Kamis sore , (05/2/2026).


Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah akibat adanya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Resmob Polres Kuansing bersama Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.


Sekira pukul 17.00 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, masing-masing berinisial PW (44) dan MD (49). Keduanya ditangkap saat diduga sedang melakukan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Petapahan , Kecamatan Kuantan Mudik.


Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aktivitas PETI, di antaranya :Satu Unit Alat berat merk Volvo pc 200 kuning ,satu buah mesin robin ,satu buah selang  satu buah potongan gabang ,satu buah dulang ,satu buah ember ,dan 3(tiga) lembar karpet.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polres Kuansing dalam menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.


“Kami tidak akan mentolerir aktivitas penambangan tanpa izin. Selain merugikan negara, PETI juga menimbulkan dampak serius terhadap kerusakan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Polres Kuantan Singingi akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap pelaku,” tegas IPTU Gerry Agnar Timur.


Lebih lanjut disampaikan, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kuantan Singingi,  guna  menjalani proses hukum lebih lanjut.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).


Iptu Gerry  juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI dan diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kegiatan pertambangan ilegal di lingkungannya, demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan hidup.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi.

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done