M C I

Jumat, 20 Maret 2026

Polsek Kuantan Tengah Salurkan Bantuan dalam Program Jumat Berbagi Barokah






Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek Kuantan Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Jumat Berbagi Barokah yang dilaksanakan pada sekira pukul 09.30 WIB. Jumat (20/3/2026) 

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., bersama personel Bripka Rional Prisco dan Bripda Idris Rahmat Jaya. Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, minuman kaleng, serta uang tunai. Adapun penerima bantuan yakni Rosmiati (70), warga Kelurahan Simpang Tiga, dan Erma (73), warga Desa Pulau Aro.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Jumat Berbagi Barokah ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus membantu meringankan beban warga yang membutuhkan,” ungkap Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
(Desi suarni)

Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif






Center Indonesia Pekanbaru-Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polda Riau sejak awal tidak pernah bergantung pada bantuan anggaran dari pemerintah daerah maupun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa inisiatif pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari gerakan kolaboratif yang digagas Polda Riau untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses infrastrukturnya.

“Sejak awal, Polda Riau tidak pernah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Riau maupun Baznas terkait pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Ini murni gerakan kolaboratif yang dibangun atas semangat gotong royong,” ujar SF Hariyanto, Jumat (20/3/2026).

Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Polda Riau justru menjadi contoh baik dalam membangun infrastruktur berbasis kolaborasi lintas sektor, tanpa membebani anggaran pemerintah maupun dana sosial masyarakat.

“Yang dibangun adalah semangat kebersamaan. Ada kontribusi dari dunia usaha melalui CSR, ada partisipasi masyarakat, dan ini menjadi model pembangunan yang sangat positif,” lanjutnya.

Lebih jauh, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional yang berangkat dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolri kepada seluruh jajaran Polda di Indonesia, termasuk Polda Riau, untuk bergerak aktif mengeksekusi pembangunan infrastruktur sederhana yang mampu membuka akses wilayah, meningkatkan konektivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Polda Riau hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.

Sementara itu, Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Baznas Provinsi Riau yang sempat berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Pol Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat,” ujar Daniel.

Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

“Pembangunan jembatan ini sejak awal kami dorong melalui pendekatan pentahelix, melibatkan pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media. Alhamdulillah, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan didukung oleh CSR perusahaan serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.

Seiring dengan dinamika yang berkembang, Baznas Provinsi Riau secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana kontribusi bantuan sebesar Rp3 miliar dalam pembangunan tersebut.

Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa keputusan itu diambil sebagai bentuk evaluasi atas situasi dan respons publik yang muncul.

“Melihat dinamika yang berkembang saat ini, Baznas mengevaluasi kembali keikutsertaan dalam program ini,” ujar Masriadi.

Ia menegaskan bahwa sejak awal keterlibatan Baznas didasari oleh niat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Program ini kami pandang memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Masriadi juga menegaskan bahwa dana yang direncanakan berasal dari infak masyarakat yang penggunaannya bersifat fleksibel untuk kepentingan umum.

“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.

Namun demikian, Baznas memilih untuk tidak melanjutkan kontribusi tersebut demi menjaga kepercayaan publik.

“Kami tidak ingin merusak kepercayaan masyarakat. Dalam kaidah yang kami pegang, menghindari mudarat lebih diutamakan daripada mengambil maslahat,” tegasnya. 


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau


(Desi suarni)

Media Peduli Pendidikan Berikan Paket Al-Qur'an Dalam Program HFC di Gramedia Pekanbaru.






Center Indonesia Pekanbaru, || Di penghujung Ramadhan Media Peduli Pendidikan berikan paket Al-Qur'an dalam program HFC di Gramedia Pekanbaru ( Kamis, 19/03/2026)

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Media Peduli Pendidikan terhadap yang membutuhkan Al-Qur'an terutama bagi anak penghapal Al-Qur'an dan  yang membutuhkan. Kegiatan ini diserahkan kepada program yang dilakukan Gramedia Pekanbaru sehingga bantuan Media Peduli Pendidikan dapat tersalurkan.

Media Peduli Pendidikan memberikan paket Al-Qur'an dalam bentuk program yang dibuat oleh Gramedia Pekanbaru. Ini berguna untuk pembagian Al-Qur'an secara merata  bagi anak-anak Bangsa.

Semoga apa yang di berikan Media Peduli Pendidikan dalam paket Al-Qur'an dapat tersalurkan, dan ada sebuah Doa' dari pembaca Al-Qur'an teruntuk anak pendidikan bangsa terkhusus pendidikan yang ada di Pekanbaru. Sehingga bagi anak - anak didik dapat menjadi anak yang Soleh dan Solehah. Dan bagi para pengajar dan jajaran Pendidikan diberikan kekuatan dan kesehatan dalam memberikan pengajaran kepada anak didik sehingga menjadi anak yang berguna bagi Bangsa dan Negara.

Kegiatan yang dilakukan Media Peduli Pendidikan tak lepas dari bantuan salah satu pengawas Sekolah Dasar Rumbai, dan beberapa Kepala sekolah. Semoga apa yang diberikan dibalas kebaikan berlipat ganda oleh Allah SWT Aamiin.

Masrial yang merupakan pimpinan Redaksi Media Peduli Pendidikan mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh donatur yang Sudi meluangkan rezekinya untuk kegiatan sosial.

Masrial juga berharap semoga kegiatan ini tidak akan berhenti dan akan terus dilakukan walupun dibulan lainnya. Ini sebagai wujud kepedulian pendidikan sehingga pendidikan tidak hanya berguna untuk disekolah saja, namun bisa berguna untuk masyarakat luas ungkapnya.

Di bulan penuh keberkahan bulan Ramadhan 1447 H. mungkin tidak banyak yang dapat dilakukan Media Peduli Pendidikan dalam kegiatan sosial. Semoga di bulan selanjutnya dan di tahun depan Insyaallah Media Peduli Pendidikan dapat terus melakukan kegiatan sosial yang lebih baik dan lebih bermanfaat untuk masyarakat lanjutnya.

Di penghujung Ramadhan Media Peduli Pendidikan melakukan kegiatan sosial, dan ini bukan dari akhir tapi awal akan terus berbuat kebaikan demi mencerdaskan anak Bangsa terkhusus untuk  Pendidikan Pekanbaru dan Umumnya untuk Provinsi Riau. Semoga bagi para donatur akan terus mengalir dalam kegiatan sosial melalui Media Peduli Pendidikan. Tekad dan keyakinan semoga apa yang dilakukan Media Peduli Pendidikan dalam berbagi dan kegiatan sosial dapat berguna bagi dunia Pendidikan di Indonesia. 

(Desi suarni)

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Sampaikan Klarifikasi atas Pemberitaan Dugaan Pelanggaran







Center Indonesia PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan tanggapan dan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar di salah satu media online dan platform media sosial pada 17 Maret 2026 yang memuat sejumlah dugaan, mulai dari praktik penipuan daring (lodes), peredaran narkoba, hingga pungutan liar di dalam lapas.

Melalui keterangan tertulisnya, pihak Lapas menegaskan tetap menghormati fungsi pers sebagai bagian dari kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun demikian, Lapas juga menekankan pentingnya penyajian informasi yang berimbang dan berdasarkan verifikasi yang akurat.

Terkait tuduhan adanya “kamar lodes” di Blok C dengan setoran sejumlah uang kepada petugas, pihak Lapas membantah keras informasi tersebut. Lapas menyatakan bahwa penempatan warga binaan dilakukan berdasarkan prosedur dan klasifikasi yang berlaku, bukan atas dasar transaksi keuangan.

Selain itu, mengenai dugaan keterlibatan Kepala Lapas maupun pejabat struktural dalam praktik ilegal, pihak Lapas menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak didukung bukti. Lapas menyebut memiliki mekanisme pengawasan internal yang berjalan secara ketat. Apabila ditemukan pelanggaran oleh oknum petugas, tindakan tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga integritas dan disiplin dalam pelaksanaan tugas di dalam lapas.

“Kami selalu berkomitmen menegakkan aturan dan disiplin di dalam lapas serta tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan barang-barang terlarang, sejalan dengan arahan pimpinan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan di seluruh jajaran pemasyarakatan.

“Kami menegaskan kepada seluruh jajaran agar konsisten menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku serta tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya terkait peredaran barang terlarang di dalam lapas,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyampaikan komitmennya dalam pemberantasan Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba). Upaya tersebut dilakukan melalui razia rutin, pengawasan ketat terhadap barang terlarang, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum seperti BNN dan Kepolisian.

Pihak Lapas menilai bahwa aktivitas penipuan daring tidak memungkinkan terjadi tanpa adanya perangkat komunikasi ilegal, sehingga pengawasan terhadap peredaran handphone terus diperketat sebagai langkah pencegahan.

Sebagai penutup, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap agar seluruh pihak, termasuk media, dapat mengedepankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada publik sekaligus untuk meluruskan informasi yang beredar.
(Desi suarni)

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Sampaikan Klarifikasi atas Pemberitaan Dugaan Pelanggaran







Center Indonesia PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan tanggapan dan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar di salah satu media online dan platform media sosial pada 17 Maret 2026 yang memuat sejumlah dugaan, mulai dari praktik penipuan daring (lodes), peredaran narkoba, hingga pungutan liar di dalam lapas.

Melalui keterangan tertulisnya, pihak Lapas menegaskan tetap menghormati fungsi pers sebagai bagian dari kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun demikian, Lapas juga menekankan pentingnya penyajian informasi yang berimbang dan berdasarkan verifikasi yang akurat.

Terkait tuduhan adanya “kamar lodes” di Blok C dengan setoran sejumlah uang kepada petugas, pihak Lapas membantah keras informasi tersebut. Lapas menyatakan bahwa penempatan warga binaan dilakukan berdasarkan prosedur dan klasifikasi yang berlaku, bukan atas dasar transaksi keuangan.

Selain itu, mengenai dugaan keterlibatan Kepala Lapas maupun pejabat struktural dalam praktik ilegal, pihak Lapas menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak didukung bukti. Lapas menyebut memiliki mekanisme pengawasan internal yang berjalan secara ketat. Apabila ditemukan pelanggaran oleh oknum petugas, tindakan tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga integritas dan disiplin dalam pelaksanaan tugas di dalam lapas.

“Kami selalu berkomitmen menegakkan aturan dan disiplin di dalam lapas serta tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan barang-barang terlarang, sejalan dengan arahan pimpinan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan di seluruh jajaran pemasyarakatan.

“Kami menegaskan kepada seluruh jajaran agar konsisten menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku serta tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya terkait peredaran barang terlarang di dalam lapas,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyampaikan komitmennya dalam pemberantasan Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba). Upaya tersebut dilakukan melalui razia rutin, pengawasan ketat terhadap barang terlarang, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum seperti BNN dan Kepolisian.

Pihak Lapas menilai bahwa aktivitas penipuan daring tidak memungkinkan terjadi tanpa adanya perangkat komunikasi ilegal, sehingga pengawasan terhadap peredaran handphone terus diperketat sebagai langkah pencegahan.

Sebagai penutup, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap agar seluruh pihak, termasuk media, dapat mengedepankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada publik sekaligus untuk meluruskan informasi yang beredar.
(Desi suarni)

Kamis, 19 Maret 2026

*Mudik 2026 Meningkat, Wadirlantas Polda Riau Intensifkan Pemantauan di Tol Permai dan Jalur Strategis*







Center Indonesia PEKANBARU – Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas, bersama PT Jasa Raharja dan PT Hutama Karya melaksanakan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).

Kegiatan ini mencakup pengecekan sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, hingga Posko angkutan laut di Pelabuhan Pelindo Dumai. Pemantauan dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Budi Setiyono juga memberikan imbauan kepada para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, rombongan turut menyapa para pemudik dengan membagikan souvenir guna meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

AKBP Budi Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi lintas instansi dalam memastikan kelancaran arus mudik, khususnya di wilayah strategis.

“Hari ini kita bersama Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Bapak M. Hidayat serta tim manajemen Hutama Karya, Kapolres Dumai dan perwakilan instansi terkait lainnya turut mendampingi langsung dalam kegiatan monitoring arus mudik, khususnya di Jalan Tol Permai hingga situasi di Pelabuhan Pelindo Dumai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya edukasi kepada masyarakat selama periode mudik.

“Kami juga memberikan edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat yang melaksanakan mudik maupun para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi aturan demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Riau, M. Hidayat, menyampaikan komitmennya dalam mendukung keselamatan para pemudik melalui sinergi bersama kepolisian dan stakeholder terkait.

“Kami dari Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Melalui kegiatan monitoring ini, kami memastikan pelayanan berjalan optimal serta mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan pemantauan arus lalu lintas akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di ruas tol, namun juga di sejumlah jalur utama lainnya.

“Monitoring akan terus kita lakukan, baik di Jalan Lintas Sumatera, Lintas Timur, Lintas Tengah, maupun jalur Riau–Sumbar,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada arus mudik tahun 2026, khususnya menuju wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

“Untuk menciptakan Mudik Aman, Keluarga Bahagia dibutuhkan peran semua pihak, terutama dari para pengendara itu sendiri. Kami sampaikan salam untuk keluarga di kampung halaman, semoga selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia,” tutupnya.

Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau bersama stakeholder terkait dalam mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama momentum arus mudik Lebaran 2026. 
(Desi suarni)

Rabu, 18 Maret 2026

Kapolres Kuansing Laksanakan Kunjungan Kerja dan Buka Bersama di Polsek Cerenti







Center Indonesia KUANTANSINGINGI,— Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus kegiatan buka puasa bersama di Polsek Cerenti sekira pukul 18.00 WIB. Rabu (18/03/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.sos., M.H, Kasat Intelkam AKP Surfanaidi, S.H., Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., Kapolsek Cerenti IPTU Feri Fadli, S.H., Camat Cerenti Erialis, S.Sos, Kasi Propam IPTU Bambang Syahputra, Kasubsektor IPTU Haripin Arif, tokoh adat serta personel Polsek Cerenti.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cerenti IPTU Feri Fadli, S.H., menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres Kuansing beserta rombongan. Ia juga melaporkan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cerenti dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolsek turut berharap adanya penambahan personel, khususnya penyidik Reskrim dan BKO Satlantas guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kebersihan dan kesiapan Polsek Cerenti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan buka bersama ini merupakan sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Cerenti, Camat, serta tokoh adat dan masyarakat yang telah bersinergi membantu tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengingatkan seluruh personel agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Layani masyarakat dengan sepenuh hati. Setiap interaksi kita akan dinilai dan menjadi cerminan institusi Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban, sebagai wujud kebersamaan dan sinergitas dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Cerenti.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Desi suarni)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done