M C I

Kamis, Agustus 06, 2026

DPRD dan Pemkab Siak Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Penguatan Fiskal dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas




Centerindonesia – Pemerintah Kabupaten Siak bersama DPRD Kabupaten Siak menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Paripurna Putri Kacamayang DPRD Siak, Kamis (30/7/2026).


Persetujuan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan, proses pembahasan Ranperda berlangsung secara konstruktif dengan melibatkan berbagai masukan dari DPRD untuk menyempurnakan tata kelola keuangan daerah ke depan.


"Persetujuan terhadap rancangan peraturan daerah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan," ujar Syamsurizal.


Ia menjelaskan, penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.


Syamsurizal juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, yang telah bekerja sama dan memberikan berbagai masukan selama proses pembahasan berlangsung.


"Melalui kerja keras, kecermatan, serta pembahasan yang konstruktif, hari ini kita telah menyepakati bersama Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025," katanya.


Sementara itu, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Siak menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pengelolaan fiskal daerah pada masa mendatang.


Banggar menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan realisasi belanja pembangunan, serta penyelesaian kewajiban pemerintah daerah yang masih tertunda, terutama pada sektor pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, perhubungan, dan infrastruktur.


Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan tata kelola badan usaha milik daerah (BUMD), peningkatan pengawasan pelaksanaan program, serta optimalisasi pengelolaan keuangan daerah agar lebih efektif dan tepat sasaran.


Berbagai masukan tersebut, menurut Banggar, diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan anggaran berikutnya, termasuk pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.


Meski memberikan sejumlah catatan, Banggar DPRD Kabupaten Siak tetap merekomendasikan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.


Setelah memperoleh persetujuan bersama DPRD dan Pemerintah Kabupaten Siak, Ranperda tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.


Wakil Bupati Syamsurizal menegaskan bahwa seluruh masukan, saran, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi pengelolaan APBD.


Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Siak.


"Semoga segala usaha dan ikhtiar yang kita lakukan bersama mendapat keberkahan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Siak," tutupnya.

(Ds)

Menembus Pesisir Teluk Lanus, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadirkan Layanan dan Harapan bagi Warga




Centerindonesia – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Polres Siak menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026). 


Melalui kegiatan yang mengusung tema "Menjelajah Sudut Negeri Bumi Lancang Kuning", Polri menghadirkan berbagai program sosial, lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga bantuan ekonomi produktif sebagai bentuk penguatan nasionalisme sekaligus pelayanan bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).


Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memimpin langsung ekspedisi yang turut dihadiri Plh Wadir Binmas Polda Riau AKBP Efri Yarnuri, Kabid Labfor Polda Riau AKBP Dr. Ungkap Siahaan, Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria, Ketua Bhayangkari Cabang Siak Ny. Dilla Sepuh Siregar, jajaran pejabat utama Polres Siak, unsur Forkopimcam Sungai Apit, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pelajar.


Rombongan memulai perjalanan sejak pukul 06.00 WIB dari Pelabuhan Kampung Penyengat menggunakan speed boat menuju Teluk Lanus. Ekspedisi tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat kehadiran negara di wilayah pesisir yang memiliki akses terbatas, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan secara langsung.


Setibanya di Teluk Lanus, kegiatan diawali dengan penyerahan 1.000 bibit mangrove kepada masyarakat yang kemudian ditanam bersama di kawasan pesisir. Penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program restorasi ekosistem pantai sekaligus menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.


Usai penanaman mangrove, Kapolres bersama rombongan menyambangi rumah-rumah warga untuk memasang Bendera Merah Putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Pada kesempatan yang sama, Polres Siak juga menyerahkan bantuan sosial berupa 150 paket sembako yang disalurkan melalui Pemerintah Kampung Teluk Lanus kepada warga yang membutuhkan. Secara simbolis, bantuan diterima oleh Gunawan (45), Japarudin (65), dan Agusrianto (60).


Di bidang kesehatan, Sidokkes Polres Siak bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Apit menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Penghulu Teluk Lanus. Layanan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.


Perhatian terhadap dunia pendidikan juga menjadi bagian dari ekspedisi tersebut. Kapolres Siak bersama Ketua Bhayangkari Cabang Siak menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SMP Negeri 7 Teluk Lanus sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pesisir.


Setelah melaksanakan Salat Zuhur berjemaah di Masjid Raudatul Jannah, rombongan menggelar dialog bersama masyarakat. Dalam kesempatan itu, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove, meningkatkan kewaspadaan terhadap satwa liar yang dilindungi seperti harimau, serta terus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kami hari ini, bersama Plh Wadir Binmas Polda Riau AKBP Efri Yarnuri hadir di Teluk Lanus, merupakan kampung terluar di Kabupaten Siak, selain ingin menyapa bapak-ibu di sini, juga kita bersama-sama menjaga linkungan dengan menanam mangrove sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada bapak-ibu,” singkat Kapolres Siak.  


Senada dengan itu, Plh Wadir Binmas Polda Riau AKBP Efri Yarnuri mengajak masyarakat memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi penopang utama kehidupan para nelayan dan petani di kawasan pesisir.


Selain bantuan sosial, ekspedisi tersebut juga menyalurkan bantuan produktif untuk mendukung aktivitas masyarakat. Bantuan yang diberikan meliputi 10 bola sepak, 10 bola voli, 50 cangkul, lima unit sprayer pertanian, dua unit angkong, serta lima unit mesin ketinting bagi nelayan. Bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Teluk Lanus.


Kegiatan kemudian ditutup dengan menyaksikan berbagai perlombaan yang diikuti anak-anak dan warga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga rombongan kembali ke Mapolres Siak pada sore hari.


Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang Hari Kemerdekaan, melainkan wujud nyata kehadiran Polri untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat hingga ke pelosok negeri. Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin kuat.


(Dep/MC Siak)

Ulama Hadis Maroko Kagumi Jejak Peradaban Kesultanan Siak, Ziarahi Makam Sultan hingga Pendiri Pekanbaru




Centerindonesia – Ulama hadis asal Maroko, Syaikh Dr. Abdul Mun'im bin Abdul Aziz bin Shiddiq al-Ghumari al-Hasani, mengunjungi Istana Siak Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (5/8/2026). 


Kunjungan penerus keilmuan Sadah Ghumariyah sekaligus Mursyid 'Am Thariqah Syadziliyah Shiddiqiyah di Tangier, Maroko, itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Majelis Hadis Nurul Azhar 1448 H/2026 M yang digelar di Pesantren Nurul Azhar.


Dalam kunjungan tersebut, Syaikh Abdul Mun'im didampingi Pengurus Yayasan Tabung Wakaf Umat, Pengasuh Pesantren Nurul Azhar, serta para peserta Majelis Hadis Nurul Azhar yang berlangsung pada 27 Juli hingga 4 Agustus 2026.


Selama berada di Istana Siak Indrapura, Syaikh Abdul Mun'im tampak menyimak secara seksama penjelasan para pemandu mengenai sejarah Kesultanan Siak, koleksi benda-benda pusaka, serta peran strategis kerajaan tersebut dalam perjalanan sejarah Nusantara.


Sebagai seorang dzurriyat Rasulullah SAW, Syaikh Abdul Mun'im mengaku memiliki kedekatan batin dengan sejarah para keturunan Rasulullah yang pernah memimpin Kesultanan Siak. Di hadapan rombongan peserta majelis hadis, beliau menyampaikan apresiasi atas kiprah Kesultanan Siak yang dinilai tidak hanya berperan dalam perkembangan peradaban Islam di kawasan Melayu, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi berdirinya Republik Indonesia.


Usai mengunjungi istana, rombongan melaksanakan salat Zuhur di Masjid Raya Syahabuddin Siak, kemudian berziarah ke kompleks pemakaman Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir Kesultanan Siak yang dikenal sebagai tokoh nasional karena menyerahkan kekayaan kerajaan untuk mendukung perjuangan Republik Indonesia pada awal kemerdekaan.


Perjalanan dilanjutkan menuju Pekanbaru. Dalam perjalanan pulang, Syaikh Abdul Mun'im beserta rombongan singgah di Kompleks Makam Marhum Pekan yang berada di samping Masjid Raya Senapelan. Di lokasi tersebut, beliau berziarah ke makam para raja Kesultanan Siak beserta keturunannya yang menjadi pendiri Kota Pekanbaru.


Menanggapi kunjungan tersebut, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengatakan kehadiran Syaikh Abdul Mun'im menjadi momentum penting untuk memperkenalkan warisan sejarah dan peradaban Islam Kesultanan Siak kepada dunia internasional.


"Kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Siak. Kehadiran ulama dari Maroko yang memiliki sanad keilmuan dan nasab Rasulullah memberikan makna tersendiri bagi pelestarian sejarah Islam Melayu. Kami berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan keilmuan dan kebudayaan antara Indonesia dan dunia Islam, sekaligus memperkenalkan warisan Kesultanan Siak kepada masyarakat internasional," ujar Syamsurizal.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya menjaga dan mengembangkan situs-situs bersejarah agar tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat pembelajaran mengenai sejarah, kebudayaan Melayu, dan perkembangan Islam di Nusantara.


Kunjungan Syaikh Abdul Mun'im ke Siak menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang mempertemukan tradisi keilmuan Islam dari Timur Tengah dan Afrika Utara dengan khazanah Islam Melayu di Indonesia. 


Selain memperkuat silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam, kunjungan tersebut juga menjadi pengingat akan eratnya hubungan sejarah, keilmuan, dan spiritual yang telah terjalin antara dunia Islam dan bumi Melayu selama berabad-abad.

(Ds)

Bupati Siak Minta Seluruh Unsur Maksimalkan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Siak.

 



Centerindonesia – Bupati Siak Afni Z memberikan dukungan moril kepada keluarga dan kedua orang tua Muhammad Shidqie Saputra (13), bocah yang tenggelam di Sungai Siak, pada rabu sore, tepatnya di dermaga depan Kelenteng Siak, Kamis (6/8/2026). 


Afni langsung meninjau dan memastikan seluruh unsur yang terlibat bekerja secara terpadu serta mengoptimalkan upaya pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.


Sebelumnya, Bupati Afni memiliki agenda pemerintahan di Jakarta, setibanya di Siak Afni langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI Angkatan Laut, BPBD, Polri, KSOP, nelayan, penyelam tradisional, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Shidqie Saputra (13), warga Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak. Remaja itu merupakan putra dari Endang Saputra (49), seorang wiraswasta.


Afni menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Menurutnya, kejadian tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Siak.


"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Pemerintah daerah akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar ke depan pengawasan dan aspek keselamatan di kawasan sungai dapat ditingkatkan," ujar Afni.


Untuk mempercepat pencarian, Pemerintah Kabupaten Siak terus berkolaborasi dengan seluruh instansi terkait. Selain mengerahkan armada milik pemerintah, pencarian juga melibatkan kapal nelayan dan penyelam tradisional yang memiliki pengalaman melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Siak.


Menurut Afni, hari kedua hingga hari ketiga merupakan fase yang paling krusial dalam operasi pencarian korban tenggelam. Karena itu, seluruh sumber daya yang tersedia dimaksimalkan agar peluang menemukan korban semakin besar.


"Kita kerahkan semua armada yang bisa digunakan, baik kapal pemerintah maupun kapal masyarakat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KSOP dan kapal-kapal yang melintas agar segera memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban," katanya.


Selain fokus pada proses pencarian, Pemerintah Kabupaten Siak juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di sejumlah titik yang berbatasan langsung dengan Sungai Siak. Langkah yang disiapkan antara lain pembentukan pos pengamanan khusus yang dilengkapi pelampung serta peralatan keselamatan darurat.


Afni menilai kondisi Sungai Siak saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski permukaan air terlihat tenang, arus bawah sungai cukup kuat dan berpotensi membahayakan siapa pun yang beraktivitas di sekitarnya, terutama anak-anak dan warga yang tidak memiliki kemampuan berenang.


"Arus Sungai Siak tidak bisa dianggap sepele. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak berenang di lokasi yang tidak aman demi menghindari kejadian serupa," ucapnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar korban segera ditemukan. Menurut Afni, musibah ini hendaknya menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap keselamatan di kawasan sungai tanpa saling menyalahkan.


"Tadi keluarga korban menyampaikan harapan agar peristiwa ini menjadi yang terakhir. Mudah-mudahan kita semua dapat mengambil hikmah dari kejadian ini dan menjadikannya sebagai evaluasi bersama. Jangan saling menyalahkan, mari bersama-sama mengirimkan doa agar korban segera ditemukan," tuturnya.


Pemerintah Kabupaten Siak mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar Sungai Siak serta mematuhi setiap peringatan dan imbauan dari petugas guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.


(Alonk/MC Siak)

Kasubag TU Lapas Pasir Pangarayan Wakili Kalapas Hadiri Bulan Bakti Pramuka 2026 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu

 



Centerindonesia Pangarayan – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandi, mewakili Kepala Lapas Efendi Parlindungan Purba, menghadiri kegiatan Bulan Bakti Pramuka Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang digelar di Taman Kota Pasir Pangarayan, Kamis (6/8/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta unsur Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Rokan Hulu. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan instansi vertikal menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.


Mewakili Kalapas Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandi menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sekaligus mempererat sinergi antarinstansi.


"Gerakan Pramuka mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian, serta semangat gotong royong yang sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Lapas Pasir Pangarayan siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Denny Rio Sandi.


Ia menambahkan, momentum Bulan Bakti Pramuka menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


Partisipasi Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bukti komitmen jajaran pemasyarakatan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan Forkopimda guna mendukung terciptanya pembangunan yang inklusif di Kabupaten Rokan Hulu.


Melalui peringatan Bulan Bakti Pramuka Tahun 2026, diharapkan semangat pengabdian, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan jiwa kebangsaan terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi bagi seluruh elemen dalam mewujudkan Kabupaten Rokan Hulu yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

(Ds)

PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS BAGI KELUARGA WARGA BINAAN DAN MASYARAKAT SEKITAR




Centerindonesia, rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta mempererat hubungan antara pemasyarakatan dengan lingkungan sekitar, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar.


Kegiatan ini menghadirkan tenaga kesehatan dari Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Melalui pelayanan ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga upaya pencegahan dan penanganan penyakit dapat dilakukan lebih cepat.


Program ini merupakan wujud komitmen Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Selain mendukung peningkatan kualitas kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Lapas dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis.


Dengan semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi keluarga mereka dan masyarakat luas.


(Ds)

Rabu, Agustus 05, 2026

Datin Imelda Samsi Satukan Puluhan Media Lewat MBN, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pers Riau






Centerindonesia – Upaya memperkuat profesionalisme dan integritas insan pers di Provinsi Riau memasuki babak baru. Tokoh media Datin Imelda Samsi, S.E. secara resmi menginisiasi pembentukan Media Badrika Nusantara (MBN), sebuah wadah yang menghimpun sekitar 30 perusahaan media, pimpinan redaksi, serta pemilik media dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.


Pembentukan MBN menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi antarmedia sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen, profesional, dan bertanggung jawab. Organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi antara media, pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat.


Dalam sambutannya, Datin Imelda Samsi menegaskan bahwa MBN hadir bukan sekadar sebagai organisasi media, melainkan sebagai wadah pembinaan untuk melahirkan wartawan yang berkompeten, berintegritas, dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.


> "Insyaallah wadah ini akan kita besarkan bersama. Kita ingin seluruh anggota memahami dan menjalankan profesi wartawan secara profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta mampu bersinergi dengan seluruh pihak tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial," tegas Datin Imelda Samsi.




Ia menambahkan bahwa profesi wartawan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap insan pers dituntut memahami Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta meningkatkan kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).


Penasehat Hukum MBN, Frans Chaverius Tampubolon, menyampaikan bahwa kehadiran MBN diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan.


"Kami berharap MBN menjadi organisasi yang mampu melahirkan wartawan profesional, menjunjung tinggi etika, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.


Hal senada disampaikan Andi Mandau, yang menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi wartawan agar setiap produk jurnalistik yang dihasilkan tetap berpijak pada fakta, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Pembentukan Media Badrika Nusantara mendapat sambutan positif dari para pimpinan redaksi dan pemilik media yang hadir. Mereka optimistis MBN akan menjadi organisasi media yang solid dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers, memperkuat solidaritas antarmedia, serta menjaga marwah profesi wartawan di Provinsi Riau.


Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, Media Badrika Nusantara (MBN) diharapkan menjadi organisasi pers yang mampu melahirkan jurnalis berintegritas, independen, dan terpercaya dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat.


(Ds))

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done