M C I

Senin, 13 April 2026

Polsek Cerenti Dukung Swasembada Pangan 2026, Tanam Jagung Pipil di Desa Kampung Baru






Center indonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026, Polsek Cerenti bersama unsur pemerintah kecamatan dan masyarakat melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan perkebunan ketahanan pangan Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin pagi (13/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini berlangsung di lahan seluas kurang lebih 1 hektare milik desa yang dimanfaatkan sebagai lahan sewa untuk program ketahanan pangan. Adapun jenis tanaman yang ditanam adalah jagung pipil varietas NK 7328 Sumo dengan sistem monokultur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cerenti Erialis, S.Sos, Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H, Pj. Kepala Desa Kampung Baru Alda Marlena, S.E, jajaran personel Polsek Cerenti, Korwil BPP Kecamatan Cerenti Rini Widarni, S.P, PPL Husni Tamrin, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti keseriusan Polri dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam sektor pertanian, khususnya dalam mendukung swasembada pangan tahun 2026,” ujar IPTU Feri Padli.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah.

Selain sebagai upaya peningkatan produksi pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat, sekaligus memberikan motivasi kepada warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, penanaman jagung pipil ini dapat memberikan hasil optimal serta mampu mendorong penguatan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Melindungi Tuah, Menjaga marwah.

(Desi)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Intensifkan Patroli di SPBU, Cegah Kemacetan dan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi







Center indonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus menggencarkan patroli dan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), guna mengantisipasi kemacetan serta mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi. Senin (13/4/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polsek Pangean, Polsek Singingi, dan Polsek Kuantan Tengah di lokasi SPBU yang berada di jalur lintas strategis dan memiliki aktivitas pengisian BBM cukup tinggi.

Polsek Pangean melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di SPBU PT. Kuantan Sako, Desa Sako, Kecamatan Pangean, sekitar pukul 08.20 WIB. Petugas hadir untuk mengurai antrean kendaraan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selanjutnya, Polsek Singingi melaksanakan kegiatan serupa pada pukul 09.00 WIB di SPBU PT. Raditia Putra Abadi, Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi. Personel melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di jalur lintas Pekanbaru–Teluk Kuantan.

Sementara itu, Polsek Kuantan Tengah melaksanakan patroli di SPBU Sungai Jering pada pukul 10.15 WIB. Selain mengatur arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tertib dalam antrean dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut menekankan kepada pihak SPBU agar tidak melayani pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen, kendaraan dengan tangki modifikasi, serta memastikan pengisian sesuai barcode kendaraan. Pihak SPBU juga diminta menyiapkan petugas untuk membantu pengaturan lalu lintas di lokasi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Melalui patroli dan pengaturan lalu lintas ini, kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan tertib serta tidak menimbulkan kemacetan. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan saat mengisi BBM dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang lancar, aman, dan tertib di wilayah hukum Polres Kuansing.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Desi)

Akses Penyeberangan Impian Warga Logas, Jembatan Merah Putih Presisi Capai 25 Persen







Center indonesia KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses penting bagi masyarakat di Desa Logas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan perkembangan positif, progres pembangunan telah mencapai sekitar 25 persen. Senin (13/4/2026).

Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek setempat bersama masyarakat serta teknisi dari PT. SIM yang terlibat langsung dalam proses pengerjaan. Partisipasi warga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan.

Adapun pekerjaan yang telah dilaksanakan saat ini meliputi tahap awal, seperti penggalian pondasi jembatan, perakitan kerangka besi, pengecoran, serta penyetelan bantalan besi sebagai penopang utama konstruksi.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi yang aman dan layak.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses penyeberangan yang aman, sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pihak teknis, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi semua,” tambahnya.

Dengan progres yang terus meningkat, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang vital di wilayah tersebut.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Desi)

*Kolaborasi Inspiratif! Ditlantas Polda Riau Bersama Gerkatin Tanam Pohon di Tepian Sungai Siak*





Center indonesia Pekanbaru – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui aksi nyata bertajuk Green Policing. Bersinergi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), kegiatan penghijauan dilaksanakan di tepian Sungai Siak, tepatnya di bawah Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudinsyah, Kota Pekanbaru, Senin (13/04/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun merupakan langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan bantaran Sungai Siak yang memiliki nilai strategis dan ekologis bagi Provinsi Riau.

Rangkaian kegiatan diisi dengan penanaman bibit pohon sebagai upaya penghijauan, aksi gotong royong membersihkan sampah di sekitar bantaran sungai, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 bibit pohon ditanam langsung oleh komunitas Gerkatin sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, menegaskan bahwa program Green Policing merupakan bentuk transformasi peran Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di bidang lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan lingkungan.

> “Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga dalam menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Kolaborasi bersama Gerkatin menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang batas,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Gerkatin, Liany, yang mendampingi langsung Ketua Gerkatin Provinsi Riau, Annela Rahma, menyampaikan apresiasi atas pelibatan komunitas tunarungu dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menjadi ruang inklusif yang memperkuat peran aktif penyandang disabilitas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan Green Policing akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib yang tidak hanya terbatas pada lalu lintas, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.

> “Kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib tidak hanya di jalan raya, tetapi juga dalam menjaga lingkungan. Sungai Siak adalah aset penting daerah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan nilai kepedulian, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan demi generasi mendatang,” tegasnya.

Keterlibatan komunitas tunarungu dalam aksi ini tidak hanya mencerminkan semangat kebersamaan, tetapi juga menjadi simbol bahwa isu lingkungan adalah isu universal yang dapat disuarakan dan dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan Green Policing ini, Ditlantas Polda Riau berharap dapat menumbuhkan kesadaran berkelanjutan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Sungai Siak sebagai salah satu ikon kebanggaan daerah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi lintas elemen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
(Desi)

Akses Penyeberangan Impian Warga Logas, Jembatan Merah Putih Presisi Capai 25 Persen




Center indonesia KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses penting bagi masyarakat di Desa Logas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan perkembangan positif, progres pembangunan telah mencapai sekitar 25 persen. Senin (13/4/2026).

Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek setempat bersama masyarakat serta teknisi dari PT. SIM yang terlibat langsung dalam proses pengerjaan. Partisipasi warga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan.

Adapun pekerjaan yang telah dilaksanakan saat ini meliputi tahap awal, seperti penggalian pondasi jembatan, perakitan kerangka besi, pengecoran, serta penyetelan bantalan besi sebagai penopang utama konstruksi.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi yang aman dan layak.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses penyeberangan yang aman, sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pihak teknis, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi semua,” tambahnya.

Dengan progres yang terus meningkat, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang vital di wilayah tersebut.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Desi)

Polsek Tualang Maksimalkan Pelayanan Prima, Pembuatan Laporan Gratis dan Humanis*





Center indonesia Tualang, 13 April 2026 – Dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, Polsek Tualang terus menunjukkan komitmennya melalui pelayanan cepat, mudah, dan humanis. Pada Senin (13/4/26), personel Polsek Tualang aktif memberikan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam pembuatan laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Kegiatan pelayanan tersebut meliputi pembuatan laporan pengaduan masyarakat maupun laporan kehilangan barang. Terlihat KA SPKT II Aipda Widodo secara langsung melayani warga dalam proses pembuatan laporan kehilangan, didampingi oleh anggota piket SPKT Brigadir Boy Simanjuntak, S.H.

Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) guna menciptakan suasana pelayanan yang ramah, nyaman, dan profesional bagi masyarakat.

Selain itu, di unit pelayanan lainnya, yakni Unit Intelkam Polsek Tualang, juga dilakukan pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), baik untuk pembuatan baru maupun perpanjangan. Pelayanan ini diberikan secara maksimal demi memenuhi kebutuhan administrasi masyarakat.

Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh layanan pembuatan laporan di Polsek Tualang tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pembuatan laporan, tidak dipungut biaya. Ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Kapolsek.

Dengan pelayanan yang optimal dan transparan, Polsek Tualang berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

(Desi)

Aksi Penyetopan Jalan Jilid II di Minas Berlangsung Tertib, Kapolsek Minas Turun Langsung Amankan dan Bagikan Kue kepada Massa





Center indonesia Siak — Aksi penyetopan Jalan Lintas Minas–Perawang jilid II yang digelar masyarakat pada Senin (13/4) berlangsung tertib dan aman di bawah pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.

Sejak pukul 06.00 WIB, personel dari Polsek Minas dan Koramil 03/Minas telah bersiaga di dua titik utama aksi, yakni di Simpang Perawang, Kelurahan Minas Jaya dengan jumlah massa sekitar 100 orang, serta di Jalan Lintas Minas–Perawang Km 3, Kampung Minas Timur yang diikuti sekitar 50 orang.

Aksi yang dikoordinir oleh Joy Tarigan ini merupakan bentuk tuntutan masyarakat terhadap perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 3,8 kilometer yang dinilai belum terealisasi secara optimal.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, pengamanan juga diperkuat oleh back up personel dari Polres Siak yang dipimpin Kabag Ops Kompol Ermanto, SH, MH bersama Kasat Samapta AKP Yeri Efendi. Kehadiran personel tambahan ini semakin memperkuat pengamanan di lapangan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Minas Kompol Syahrizal, SE, SH, MSi, MH, Camat Minas Norfa Oktalita, SE, serta Danramil 03/Minas Kapten Arh Aguswanto. Turut hadir pula anggota Polsek dan Koramil, juru bicara aksi Rudi Tarihoran dan Hotman Simanjuntak, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam pelaksanaannya, massa melakukan penutupan jalan sejak pagi hari. Sekitar pukul 08.00 WIB, aksi dilanjutkan dengan pemasangan tenda di badan jalan. Bahkan di salah satu titik, masyarakat menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai simbol protes terhadap kondisi jalan yang rusak.

Di tengah dinamika aksi, Kapolsek Minas Kompol Syahrizal menunjukkan pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah massa. Ia bersama personel tampak membagikan kue kepada peserta aksi sebagai upaya membangun komunikasi persuasif dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib. Pendekatan humanis kami kedepankan agar aspirasi dapat disampaikan tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Kompol Syahrizal di lokasi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, guna mencari solusi terbaik atas tuntutan masyarakat.

Hingga saat ini, massa aksi masih bertahan sambil menunggu keputusan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi terkait realisasi perbaikan jalan yang sebelumnya telah dijanjikan pada aksi jilid pertama.

Secara keseluruhan, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan terkendali berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Aksi ini menjadi pengingat penting akan pentingnya respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur, sekaligus mencerminkan peran aktif aparat dalam menjaga stabilitas di tengah dinamika sosial masyarakat.

(Desi)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done