M C I

Jumat, 13 Februari 2026

Putus Mata Rantai Narkoba, Lapas Kelas I Bandar Lampung Hadiri Audiensi Strategis DPD RI Bersama APH dan GRANAT


Center Indonesia Bandar Lampung
– Komitmen perang terhadap narkoba terus digalakan melalui sinergi lintas sektoral. Jajaran pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung menghadiri audiensi penting di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Lampung, Jumat (13/02).


Dalam forum strategis yang mengangkat tema "Memutus Mata Rantai Peredaran Narkoba di Lapas: Tantangan, Strategi, dan Solusi Berkelanjutan" ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung diwakili oleh Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kabid Adm. Kamtib), Dat Menda didampingi Kasi Keamanan dan Kasi Portatib.


Kegiatan ini menjadi momentum penyatuan visi antarinstansi, dengan hadirnya perwakilan dari BNNP Lampung, Polda Lampung, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, serta LSM GRANAT.


Diskusi berjalan intens membahas tantangan nyata di lapangan, mulai dari perkembangan modus operandi penyelundupan hingga kompleksitas komunikasi ilegal. Menanggapi hal tersebut, Lapas Kelas I Bandar Lampung memaparkan strategi penguatan yang berfokus pada optimalisasi deteksi dini, pelaksanaan razia rutin dan insidentil, serta pengetatan jalur lalu lintas orang dan barang.


"Peningkatan integritas petugas adalah kunci. Namun, kami sadar tantangan ini tidak bisa dihadapi sendirian. Sinergitas antarinstansi dan pertukaran informasi yang cepat dengan APH (Aparat Penegak Hukum) adalah solusi berkelanjutan yang mutlak diperlukan," ungkap Dat Menda dalam audiensi tersebut.


Pertemuan ini diharapkan melahirkan sistem pengamanan berbasis risiko yang lebih tangguh, serta memperkuat kolaborasi dalam pendekatan pembinaan dan rehabilitasi bagi warga binaan, demi mewujudkan Lapas yang benar-benar bersih dari narkoba (Bersinar).


(Desi suarni)

Dorong Produk Warga Binaan "Go Digital", Kabid Pembinaan Hadiri FGD Strategis Kanwil Ditjenpas Lampung


Center Indonesia Bandar Lampung
– Era digital menuntut adaptasi cepat dalam segala sektor, termasuk dalam pemasaran produk hasil karya Warga Binaan. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung turut ambil bagian dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumat (13/02).


Dalam kegiatan strategis ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung hadir diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan, Gatot Suariyoko. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini mengusung tema besar "Strategi Penguatan Digitalisasi Pemasyarakatan Guna Meningkatkan Akses dan Daya Saing Penawaran Hasil Produk Warga Binaan Dalam Rangka Mendukung Kemandirian Ekonomi Inklusif".


Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung, Jalu Yuswa Panjang. Dalam forum tersebut, dibahas langkah-langkah konkret untuk mentransformasi sistem pemasaran produk lapas dari konvensional menuju digital (e-commerce).


Kehadiran Gatot Suariyoko sekaligus sebagai Plh, Kalapas menegaskan komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung untuk terus berinovasi dalam program pembinaan kemandirian. Digitalisasi diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar produk unggulan lapas, sehingga berdampak langsung pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan premi bagi warga binaan.


Melalui FGD ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang inklusif di mana produk warga binaan memiliki daya saing tinggi dan mudah diakses oleh masyarakat luas melalui marketplace dan platform digital lainnya.


(Desi suarni)

Kamis, 12 Februari 2026

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Pemeriksaan Mata, Tingkatkan Kepedulian terhadap Kesehatan Penglihatan


Center Indonesia Pekanbaru -
Lembaga Pemasyarakatan menggelar kegiatan pemeriksaan mata sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan penglihatan di lingkungan Lapas. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan tenaga medis profesional guna memastikan layanan kesehatan mata dapat diberikan secara optimal dan menyeluruh.


Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari pengecekan tajam penglihatan, konsultasi kesehatan mata, hingga pemberian rekomendasi tindak lanjut apabila ditemukan gangguan penglihatan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai permasalahan mata seperti rabun jauh, rabun dekat, maupun gangguan lainnya yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.


Melalui kegiatan ini, Lapas berharap kualitas kesehatan penglihatan tetap terjaga sehingga seluruh aktivitas pembinaan dan pelayanan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkesinambungan di lingkungan pemasyarakatan.

(Desi suarni)

Sengketa Lahan Tol Pekanbaru – Rengat Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau Dan DPRD Sidak Lokasi Muara Fajar

 C


enter Indonesia PEKANBARU
, ||  Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau melakukan peninjauan langsung terkait sengketa lahan terdampak proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Lingkar Pekanbaru – Rengat di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kamis (12/2/2026).


Sengketa ini mencuat ke publik setelah seorang warga setempat, Nenek Asni (73), mengaku belum menerima ganti rugi atas tanahnya yang kini diklaim oleh pihak lain. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena berada di jalur utama percepatan infrastruktur pemerintah pusat.


Hadir dalam Sidak lapangan tersebut Anggota Dewan dan Aktivis Mahasiswa HMI Badko Riau-Kepri , Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau , Ketua Pokja Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar, bersama Wan Agusti dan anggota DPRD Dapil Rumbai, Zulkardi.


Kehadiran para legislator dan lembaga investigasi ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi fisik lahan serta mendengarkan duduk perkara dari kedua belah pihak yang bersengketa.


Setibanya di lokasi pihak Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru mengatakan 

"Kedatangan kami hari ini adalah untuk melakukan sidak dan peninjauan lokasi. Terkait pendapat atau pembuktian dari kedua belah pihak, nantinya silahkan disampaikan secara resmi melalui persidangan," ujar pihak PN Pekanbaru.


Anggota DPRD Pekanbaru, Zulkardi, memberikan kritik keras atas munculnya tumpang tindih lahan ini. Ia menilai ada ketimpangan dalam proses pencabutan atau pendataan dokumen dari awal yang memicu konflik.


"Perkara ini menuntut transparansi dari seluruh pihak terkait. Jangan sampai proyek strategis nasional justru menyisakan persoalan hak warga yang terzolimi. Tata kelola administrasi pertanahan di Pemko Pekanbaru harus dibenahi agar lebih akuntabel," tegas Zulkardi.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau, Toni Supriadi, berharap semoga keadilan akan didapatkan oleh ibuk Asni. Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau akan terus mengawasi perkembangan terkait sengketa lahan tersebut.


Disamping itu LIN Riau juga akan terus mengawasi hasil perkara tersebut. Kalau perlu LIN Riau akan membawa persoalan ini ke Pusat dalam mencari kebenaran demi  masyarakat dan kebenaran. Dalam  jeda waktu dua minggu sebelum sidang lapangan, LIN Riau akan menggunakan waktu untuk mengumpulkan bukti-bukti yang valid.


"Di lokasi Toni juga menyampaikan dengan hadirnya berbagai pihak hari ini dalam kunjungan dilapangan, kami dari LIN DPD Riau berharap pada sidang dua minggu mendatang akan ada kejelasan hukum yang pasti untuk buk Asni lanjutnya.

(Desi suarni)

Apel Ops Keselamatan 2026, Polres Kuansing Tekankan Tertib Berlalu Lintas


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Apel Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 di halaman Mapolres Kuansing, pukul 08.30 WIB. Kamis (12/02/2026).


Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kuansing, KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.Sos., M.H., sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 yang akan digelar di wilayah hukum Polres Kuansing.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops KOMPOL A. Raymon Tarigan, menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 merupakan langkah strategis dalam upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


Dalam amanatnya, disampaikan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum secara humanis. Seluruh personel diminta untuk mengutamakan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran serta budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.


“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, melainkan upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.


Selain itu, personel yang terlibat dalam operasi diingatkan untuk melaksanakan tugas secara profesional, proporsional, serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap tindakan di lapangan. Sinergitas antar satuan fungsi juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan operasi.


Dengan dilaksanakannya apel gelar pasukan tersebut, Polres Kuansing menyatakan kesiapan penuh dalam menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. Diharapkan, melalui operasi ini situasi kamseltibcarlantas di Kabupaten Kuantan Singingi semakin aman, tertib, dan kondusif.


(Desi suarni)

Sejak Usia Dini, Satgas Preemtif Polres Kuansing Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Polsanak


Center Indonesia KUANTAN SINGINGI
– Satgas Preemtif Polres Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang digelar di Taman Lalu Lintas Mapolres Kuansing, sekira pukul 09.30 WIB hingga selesai Kamis (12/02/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh murid-murid KB Kasih Ibu Kecamatan Logas Tanah Darat yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pembelajaran sambil bermain di area taman lalu lintas.


Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni Aiptu Mastur, Bripka Ario Nopirman, Brigadir Suci Purnanda, dan Bripda Iqbal memberikan sosialisasi serta edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai rambu-rambu lalu lintas, fungsi zebra cross, serta tata cara berkendara yang aman.


Selain belajar mengenal rambu-rambu, para murid juga diberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara, seperti kewajiban menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor dan memakai sabuk pengaman ketika berada di dalam mobil. Dengan metode belajar sambil bermain, suasana kegiatan berlangsung ceria dan interaktif.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polsanak merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.


“Kami ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus dibekali pemahaman tentang keselamatan di jalan. Melalui kegiatan Polsanak ini, kami berharap mereka tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Siswoyo.


Lebih lanjut disampaikan, edukasi ini juga bertujuan agar anak-anak dapat menjadi pengingat bagi orang tua mereka untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.


“Kami berharap anak-anak ini bisa menjadi Sahabat Polisi sekaligus agen perubahan di lingkungan keluarga. Ketika mereka memahami pentingnya helm, sabuk keselamatan, serta menaati rambu lalu lintas, mereka bisa mengingatkan orang tuanya agar selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Kuansing menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk anak usia dini, guna mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Kabupaten Kuantan Singingi.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keceriaan, sekaligus mempererat kedekatan antara polisi dan anak-anak sebagai wujud nyata semangat Polisi Sahabat Anak.


(Desi suarni)

Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026, Polres Kuansing Tegaskan Edukasi dan Penindakan Humanis


Center Indonesia KUANTAN SINGINGI
– Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning (LK) 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kuantan Singingi menggelar razia kendaraan di Jalan Proklamasi, Kelurahan Sei Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, sekira pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kamis (12/2/2026)


Kegiatan yang melibatkan personel Ops Keselamatan LK 2026 ini menyasar kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi serta pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar senantiasa tertib dan disiplin saat berkendara.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, namun lebih kepada upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas.


“Operasi Keselamatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, agar masyarakat memahami bahwa keselamatan di jalan adalah kebutuhan bersama,” ujar AKP Siswoyo.


Ia menegaskan, kepatuhan dalam melengkapi komponen kendaraan seperti helm berstandar SNI, sabuk pengaman, kaca spion, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan merupakan langkah dasar dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Menurutnya, melalui kegiatan razia dan sosialisasi yang rutin dilaksanakan, diharapkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, serta fatalitas korban dapat ditekan secara signifikan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Disiplin di jalan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.


Dengan adanya Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini, Polres Kuansing berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat guna mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.


(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done