Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Masuki Tahap Pemasangan Sling dan Pengecoran Pondasi - M C I

Rabu, 18 Februari 2026

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Masuki Tahap Pemasangan Sling dan Pengecoran Pondasi


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses penghubung antara Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-9 pelaksanaan, pekerjaan telah memasuki tahap penting konstruksi, Rabu (18/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB melibatkan 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran.


Selain personel kepolisian, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat, yakni Rivis, Herli, Nando, Kaprinendi, Musnandar, dan Delvi Adri. Sementara itu, lima orang teknisi, masing-masing Epul, Dedi, Hendra, Latif, dan Andri, turut memastikan pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis di lapangan.


Berbagai peralatan digunakan dalam proses pembangunan, di antaranya mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, sarung tangan, kuas, cat, linggis, bor, katrol, cangkul, dan tembilang.


Pada hari ke-9 ini, progres pembangunan telah memasuki tahap pemasangan sling rawayan, pengecoran batako jalan jembatan, serta pengecoran pondasi di sisi seberang. Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam memperkuat struktur jembatan gantung agar kokoh dan aman saat digunakan masyarakat nantinya.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.


“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bentuk komitmen Polri untuk membantu membuka akses masyarakat, khususnya di wilayah Pucuk Rantau. Kita ingin memastikan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar AKBP Hidayat.


Ia juga menegaskan bahwa progres fisik pekerjaan hingga hari ke-9 berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Sinergi antara personel kepolisian, teknisi, dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan tersebut.


“Kami mengapresiasi semangat gotong royong seluruh personel dan masyarakat yang terlibat. Dengan kebersamaan dan kekompakan ini, kita optimis pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.


Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan menjadi akses penyeberangan yang aman dan representatif, sekaligus simbol kuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam membangun Kuantan Singingi menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.


(Desi suarni)

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done