M C I

Senin, 23 Februari 2026

Ketua PW FRN Adam Silaen Beserta Pengurus PW FRN Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-54 Untuk Kapolda Riau


Center Indonesia Pekanbaru
- Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN), wilayah Riau Adam Silaen ,beserta seluruh jajaran pengurus wilayah Riau dan kabupaten menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-54 untuk Kapolda Riau Irjen pol Herry Heryawan S.I.K M.H.


Sosok perwira tinggi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Riau tersebut merayakan hari kelahirannya dengan penuh rasa syukur. Dalam pesannya, Adam Silaen Beserta jajaran pengurus DPW FRN Riau mendoakan agar Irjen Pol. Herry Heryawan S.I.K M.H senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, kebahagiaan, serta keberkahan yang melimpah.


“Semoga beliau selalu diberikan kekuatan dan keteguhan dalam menjalankan setiap tugas mulia bagi bangsa dan negara, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” ujar Adam Silaen dalam keterangan resminya, Senin (23/02/2026).


Segenap keluarga besar PWFRN Wilayah Riau berharap, di usia yang ke-54 ini, Kapolda Riau terus menjadi inspirasi dalam penegakan hukum di wilayah Riau dan sukses dalam mengemban amanah demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

(Desi suarni)

Selamat Ulang Tahun ke-54 Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.


Center Indonesia
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian untuk masyarakat Riau.


Beliau bukan hanya pemimpin yang peduli kepada keamanan dan ketertiban, tetapi juga sosok yang mencintai alam, lingkungan, dan makhluk hidup. Semangat Green Policing yang beliau gaungkan menjadi inspirasi bahwa menjaga kamtibmas juga berarti menjaga bumi sebagai amanah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Semoga karier semakin cemerlang, pengabdian semakin luas manfaatnya, dan keluarga senantiasa menjadi sumber kebahagiaan serta kekuatan.


Terima kasih atas sinergi untuk Pekanbaru dan Riau yang aman, damai, dan bermartabat.


Salam hormat dan doa terbaik.

(Desi suarni)

Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Capai 78 Persen


 Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses vital penghubung Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-14 pengerjaan, progres fisik pembangunan telah mencapai 78 persen. Senin (23/2/2026).


Kegiatan pembangunan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan total 30 personel gabungan Polres Kuantan Singingi. Rinciannya terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh lima teknisi serta partisipasi aktif masyarakat setempat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.


“Jembatan ini menjadi akses penyeberangan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana agar segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Pada hari ke-14 ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kerangka plat bordes atau pijakan jembatan serta pengecoran jalan penghubung menuju jembatan di sisi seberang. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.


Dalam pelaksanaannya, personel dan teknisi menggunakan berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang untuk mendukung kelancaran pekerjaan.


Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Keterlibatan warga setempat menjadi bukti kuatnya sinergitas dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.


“Kami berharap Jembatan Merah Putih Presisi ini nantinya dapat menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan mitra masyarakat,” tambahnya.


Dengan progres yang telah mencapai 78 persen dan pekerjaan yang berjalan sesuai rencana, pembangunan jembatan gantung tersebut ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.

(Desi suarni)

*Kapolri Minta Bripda MS Dihukum Berat dalam Kasus Penganiayaan Pelajar di Maluku*


Center Indonesia Jakarta
– Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada oknum anggota Brimob, Bripda MS, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar di Maluku hingga meninggal dunia.


Instruksi tersebut disampaikan Sigit saat berada di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan bahwa tindakan tegas perlu dilakukan demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban.


“Ya, saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat-beratnya,” ujar Sigit.


Kapolri juga memerintahkan Kepolisian Daerah Maluku serta Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Proses penanganan, menurutnya, akan dilakukan dari sisi pidana maupun pelanggaran kode etik kepolisian.


Sigit menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu. Ia memastikan setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, Kapolri meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Ia mengarahkan agar perkembangan penanganan kasus disampaikan secara resmi oleh jajaran humas Polri dalam forum yang telah disiapkan.


“Memerintahkan kepada Kapolda dan Kadiv Propam ambil tindakan tegas, proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” tegasnya.


Lebih lanjut, Sigit kembali menegaskan prinsip yang selama ini ia terapkan dalam kepemimpinannya, yakni pemberian penghargaan (reward) kepada personel berprestasi serta penindakan tegas terhadap anggota yang melanggar aturan.


Kasus dugaan penganiayaan oleh oknum Brimob ini kini menjadi perhatian publik, khususnya di wilayah Maluku, seiring komitmen Kapolri untuk memastikan penanganannya berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan.

(Desi suarni)

Tegas Namun Humanis, Tim Satopspatnal Lapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Deteksi Dini di Blok Hunian


Center Indonesia Bandar Lampung
– Mengawali pekan di bulan suci Ramadhan, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas dan ketertiban. Pada Senin (23/02), Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Dat Menda, bergerak melakukan kegiatan Deteksi Dini dengan menyisir area blok hunian secara menyeluruh.


Pelaksanaan kontrol keliling kali ini memadukan dua pendekatan utama, yakni pengawasan yang tegas pada aspek keamanan fisik, namun tetap mengedepankan sisi humanis dalam berinteraksi dengan penghuni. Tim secara teliti memeriksa sarana dan prasarana blok untuk memastikan tidak ada celah potensi gangguan keamanan maupun barang-barang terlarang yang dapat mengganggu ketertiban di dalam Lapas.


Di sela-sela pemeriksaan dan penyisiran area, petugas tidak lupa menyempatkan diri untuk menyapa Warga Binaan dengan hangat. Pendekatan dialogis ini dilakukan secara langsung guna memantau kondisi kesehatan Warga Binaan serta memastikan kelancaran ibadah puasa mereka tetap terjaga dengan baik.


Ketua Tim Satopspatnal, Dat Menda, menegaskan bahwa keseimbangan antara pengawasan keamanan dan pendekatan persuasif sangat penting, terutama di momen bulan puasa ini.


"Deteksi dini ini adalah langkah preventif wajib yang kami laksanakan dengan tegas dan teliti. Kami pastikan tidak ada potensi gangguan keamanan di dalam blok. Namun, di momen Ramadhan ini, kami juga mengedepankan sisi humanis. Kami sapa Warga Binaan secara langsung dan kami dengarkan keluh kesahnya, tujuannya agar mereka merasa diperhatikan sehingga bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan tenang," ujar Dat Menda di sela-sela kegiatan kontrol keliling.


Melalui langkah preventif yang berkesinambungan ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen penuh menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan tertib. Sinergi antara ketegasan pengamanan dan kepedulian persuasif terhadap Warga Binaan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang damai dan khusyuk di balik jeruji besi.


(Desi suarni)

20 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!


Center Indonesia Pekanbaru
, – Sebanyak 20 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta pegawai Lapas Pekanbaru, Senin (23/02/2026).


Upacara diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara dan pembacaan Surat Keputusan kenaikan pangkat. Dalam amanatnya, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas masa kerja, tetapi juga wujud kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.


“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik, baik kepada warga binaan maupun kepada masyarakat,” ungkap Yuniarto.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antarpegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.


Prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru kepada perwakilan pegawai yang naik pangkat, disaksikan oleh seluruh peserta upacara. Suasana haru dan bangga turut mewarnai momen tersebut, terutama bagi para pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas selama bertugas.


Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan ke-20 pegawai tersebut semakin bersemangat dalam mengemban amanah serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang lebih baik di Lapas Pekanbaru.

(Desi suarni)

Minggu, 22 Februari 2026

Disambut Kain Tapis oleh Kakanwil, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi Tiba di Lampung


Center Indonesia Bandar Lampung
– Suasana penuh kehangatan dan sinergi menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Minggu (22/02). Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas), Drs. Mashudi, secara resmi melakukan kunjungan kerja ke Bumi Ruwa Jurai.


Dalam lawatan strategis ini, kehadiran Dirjen Pas didampingi oleh jajaran pimpinan tinggi pratama, yakni Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, serta Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Adhayani Lubis.


Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, didampingi Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati beserta jajaran. Sebagai bentuk penghormatan dan simbol selamat datang di tanah Lampung, Kakanwil Jalu Yuswa Panjang secara langsung menyematkan kain tapis dan memakaikan kopiah khas Lampung kepada Drs. Mashudi.


Momen penyambutan ini mencerminkan soliditas lintas instansi. Turut hadir menyambut kedatangan rombongan yakni seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung, jajaran Polsek Kedaton, perwakilan Kodim, serta berbagai tamu undangan lainnya.


Kunjungan kerja Drs. Mashudi ke Lapas Kelas I Bandar Lampung ini difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, memberikan pengarahan langsung guna penguatan tugas dan fungsi seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Lampung. Kedua, Dirjen Pas diagendakan untuk meresmikan fasilitas Dapur Sehat yang tersebar di sejumlah UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung.


Peresmian Dapur Sehat ini menjadi tonggak penting dan wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Melalui fasilitas ini, diharapkan pemenuhan hak dasar berupa asupan makanan yang higienis, bergizi, dan berstandar kesehatan bagi seluruh Warga Binaan dapat terus terjamin secara optimal.


(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done