M C I

Rabu, Juli 29, 2026

Sambut kunjungan Pasis Seskoau angkatan ke - 65, Bupati Afni harap akan ada kerjasama untuk kemajuan Siak.





Centerindonesia ,Bupati Siak Afni menyambut secara langsung

Kunjungan Kuliah Kerja Kejuangan Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Pasis Seskoau) angkatan ke - 65, di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Perumahan Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Selasa (28/7/2026).


Dalam sambutannya, Bupati Siak Afni terlebih dahulu mengucapkan terimakasih telah memilih Kota Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak sebagai tempat Kunjungan Kuliah Kerja Kejuangan Perwira Siswa Sekolah Staf dan di Komando TNI Angkatan Udara (Pasis Seskoau) angkatan ke - 65 tahun 2026. 


"Sebagai salah satu daerah Bekas Kerajaan, Kabupaten Siak banyak sekali menyimpan sejarah yang luar biasa, yakni Kerajaan Siak. Karena salah satu Raja di Kerajaan Siak, yakni Sultan Syarif Kasim II yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Karena jasanya terhadap Kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Afni. 


Bupati Siak tersebut menjelaskan, bahwa bangunan utama Istana Asserayyah Hasyimiah (Istana Siak) yang telah dikunjungi oleh peserta Kuliah Kerja Kejuangan Pasis Seskoau angkatan ke - 65 tadi, merupakan salah satu bukti peninggalan Kerajaan Siak, yang didirikan pada tahun 1889 oleh Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin (Sultan Siak ke-11).


"Alhamdulillah didalam Istana tersebut, masih banyak menyimpan peninggalan pada masa kerajaan Siak. Dan masih banyak lagi peninggalan pada masa kerajaan Siak, yang tersebar di beberapa tempat lainnya," terangnya. 


Afni berharap, kunjungan ini bukan hanya menjadi kunjungan studi semata, melainkan nantinya akan melahirkan kerjasama dan kolaborasi yang berkelanjutan untuk kemajuan bersama untuk Kabupaten Siak, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan dimasa depan.


"Kepada seluruh Pasis Seskoau Angkatan ke-65, teruslah tekun mengembangkan kemampuan, kedalaman wawasan, serta jiwa pengabdian yang tulus, serta semoga karirnya terus menanjak. Bawalah kenangan, pelajaran dan pengalaman dari tanah Siak untuk menjadi semangat pengabdian yang lebih tinggi demi kejayaan Angkatan Udara dan kemajuan Bangsa Indonesia," pesan perempuan pertama di Siak itu. 


Wakil Komandan Seskoau, Marsma TNI Irwan Pramuda, menjelaskan bahwa jumlah Pasis Seskoau angkatan ke - 65, yang melakukan Kunjungan Kuliah Kerja Kejuangan ke Kabupaten Siak, diantaranya 100 orang Perwira dari Angkatan Udara, 2 Perwira Angkatan Darat, 4 orang Perwira dari Angkatan Laut, 3 orang Perwira dari Kepolisian dan 1 orang Perwira dari Singapura. 


"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati Siak beserta jajaran serta masyarakat Siak yang telah menerima dan menyambut kedatangan kami dengan sangat luar biasa. Ini merupakan wujud nyata sinergi yang luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Siak, bersama unsur TNI," ucap Marsma TNI Irwan Pramuda. 


Wakil Komandan Seskoau tersebut menambahkan, Kuliah Kerja Kejuangan ini bukan hanya kegiatan akademis biasa, tetapi juga merupakan wahana bagi para perwira siswa, untuk langsung belajar dilapangan. Khususnya di Kabupaten Siak. 


"Di Kabupaten Siak mereka akan belajar dan memahami tentang kebudayaan daerah, dinamika sosial, pemerintahan serta nilai-nilai kejuangan yang ada di Kabupaten Siak," terangnya. 


Pada kunjungan Kuliah Kerja Kejuangan ini, juga dihadiri oleh Kakordos Seskoau, Marsma TNI Budi Santoso, Dirum Seskoau Marsma TNI. Dr. Verry, Dirdik Seskoau, Marsma TNI Dr. Handoko Ivan Haryanto, serta Para Pejabat Dostun, dan Pasis, serta turut mendampingi Bupati Siak, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Isyam Siregar, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Sekda Siak Mahadar beserta tamu undangan lainnya.

(Ds)

Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional.

 



Centerindonesia Pekanbaru– Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si menjadi narasumber dalam Sarasehan Pasis Seskoau A-65 bertema Meneguhkan Nilai-Nilai Kejuangan dalam Mewujudkan Pertahanan Energi Guna Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh di Hotel Jatra Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).


Dalam paparannya di hadapan seratusan perwira TNI AU, TNI AD, Polri, dan peserta pendidikan Seskoau, Afni menegaskan bahwa ketahanan energi merupakan pondasi utama ketahanan nasional. Menurutnya, negara yang kuat secara ekonomi dan pertahanan harus ditopang oleh sektor industri dan energi yang kokoh.


Generasi saat ini, ucap Afni, memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Sebagai kepala daerah, Afni mengaku merasakan langsung tantangan mempertahankan ketahanan energi di tengah dinamika global dan nasional.


Akademisi yang juga aktivis itu juga mengingatkan bahwa masyarakat di daerah penghasil energi mengharapkan kesejahteraan dari kekayaan alam yang ada di wilayah mereka. Karena itu, pengelolaan sumber daya energi harus memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Afni mengangkat sejarah Kerajaan Siak yang menyerahkan harta, tahta, dan sumber-sumber minyaknya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kontribusi sejarah tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan ketahanan energi nasional.


Bupati perempuan pertama si Siak itu menegaskan bahwa Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak, memiliki posisi strategis dalam ketahanan energi Indonesia. Ia menyebut Riau sebagai salah satu sumber utama energi nasional yang memiliki peran vital dalam menjaga kekuatan negara.


Menurut Afni, kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan ancaman terhadap ketahanan energi. Karena itu, daerah penghasil minyak seperti Siak tidak hanya menanggung dampak eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kepentingan strategis Republik Indonesia.


“Riau adalah jantung ketahanan energi Indonesia. Jika terjadi gangguan terhadap daerah penghasil energi, dampaknya akan dirasakan secara nasional. Menjaga Siak sama dengan menjaga ketahanan energi nasional,” kata Afni.


Afni menambahkan bahwa pusat produksi minyak nasional di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, yang dikelola Pertamina Hulu Rokan, menjadi bukti pentingnya peran Siak dalam mendukung ketahanan energi dan ketahanan negara. Terlebih lagi Kabupaten Siak menjadi pemegang saham terbesar PT Bumi Siak Pusako (BSP), yang juga salah satu BUMD sektor energi.


Sebelumnya, dalam sambutannya Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa Provinsi Riau merupakan salah satu daerah dengan potensi energi terbesar di Indonesia.


SF Hariyanto juga mengatakan, kekuatan Riau di sektor energi didukung oleh potensi perkebunan kelapa sawit dan minyak serta gas bumi yang sangat besar. Menurutnya, sektor tersebut menjadi bagian penting dalam menopang ketahanan energi nasional.


SF Hariyanto menjelaskan, Riau memiliki luas perkebunan kelapa sawit sekitar 3,87 juta hektare. Luasan itu menjadikan Riau sebagai provinsi dengan perkebunan sawit terluas di Indonesia atau sekitar 21,23 persen dari total luas perkebunan sawit nasional.


Dari lahan tersebut, Riau mampu memproduksi sekitar 9,4 juta ton crude palm oil (CPO) per tahun. Jumlah itu setara dengan 20,11 persen dari total produksi CPO nasional.


Di sektor minyak dan gas bumi, Riau juga menjadi salah satu penopang utama energi nasional. Produksi minyak bumi di provinsi ini mencapai sekitar 131.040 hingga 151.550 barel per hari (BOPD).


Angka tersebut memberikan kontribusi sekitar 24 hingga 30 persen terhadap total produksi minyak nasional. Karena itu, Riau dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga pasokan energi Indonesia.


Selain itu, keberadaan Kilang Pertamina RU II Dumai turut memperkuat peran Riau di sektor energi. Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 170.000 barel per hari atau setara 16,5 persen dari total kapasitas pengolahan nasional.


SF Hariyanto menambahkan, letak Riau yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadikan provinsi ini sebagai salah satu pusat distribusi energi dan ekspor komoditas strategis Indonesia. Posisi geografis tersebut dinilai semakin memperkuat peran Riau dalam mendukung ketahanan energi dan pertahanan negara. 


(Agi/ MC Siak)

Tiga Cagar Budaya Siak Masuk Seleksi Nasional, Bupati Afni Mohon Dukungan.

 




Centerindonesia Pekanbaru--Tiga objek cagar budaya dari Kabupaten Siak masuk dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional ke-5 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Ketiga objek tersebut adalah Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai Kerapatan Tinggi), dan alat musik Komet.


Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si. mengatakan ketiga objek tersebut masih dalam proses seleksi dan kajian untuk memperoleh status sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Siak memberikan dukungan agar usulan tersebut dapat ditetapkan di tingkat nasional.


“Besok sidang pleno penetapan cagar budaya peringkat nasional dari Siak. Mohon doa dan dukungan agar tiga objek cagar budaya kita dapat lolos dan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional,” kata Afni, Rabu (29/7/2026).


Sidang kajian tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan, pada 29–31 Juli 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.


Pelaksanaan sidang mengacu pada surat undangan Nomor B/186/L4/KB.09.02/2026 tertanggal 24 Juli 2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Warisan Budaya, Dr. Agus Widiatmoko, S.S., M.M.


Dalam agenda pembahasan usulan dari Provinsi Riau yang dijadwalkan pada 30 Juli 2026, terdapat lima objek yang akan dikaji sebagai calon Cagar Budaya Peringkat Nasional. Tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Siak, yakni Balairung Sri (Balai Kerapatan Tinggi), Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, dan Benda Cagar Budaya Komet.


Selain tiga objek dari Siak, dua objek lain yang juga akan dibahas adalah Rumah Adat Bendang Ranah Kanagarian Air Tiris di Kabupaten Kampar dan Masjid Raja Pauh Ranap di Kabupaten Indragiri Hulu.


Proses kajian akan melibatkan Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan Kabupaten Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu, serta Tim Ahli Cagar Budaya dari tingkat provinsi dan kabupaten. Hasil sidang kajian tersebut akan menjadi dasar dalam proses penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional Tahun 2026. 


(Agi/MC Siak)

Tangani 6,4 Km Jalan Rusak KITB-Sungai Rawa, Bupati Afni Dorong Percepatan Kolaborasi*

 




Centerindonesia Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menyiapkan langkah percepatan penanganan Jalan KITB–Sungai Rawa sepanjang 6,4 kilometer merupakan akses penting bagi masyarakat setempat, sekaligus mendukung aktivitas Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).


Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat persoalan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pemkab Siak terus mencari solusi agar  infrastruktur dasar seperti jalan dan pelayanan publik menjadi prioritas nya kedepan.


"Saya tidak diam bapak/ibu. Hari ini tidak banyak kepala daerah yang berani menyuarakan hak-hak daerah. Saya berjuang,  bahkan pasang badan. Karena kalau tidak, rakyat saya bagaimana. Kami akan terus berjuang dan mencari alternatif tapi tetap sesuai aturan," kata Afni dalam rapat forkopimda bersama perusahaan terkait kolaborasi pemeliharaan KITB, di Kediaman Bupati Siak, Selasa (28/7/2026).


Afni menjelaskan, berdasarkan perhitungan teknis, penanganan Jalan KITB–Sungai Rawa sepanjang sekitar 6,4 kilometer membutuhkan dukungan material dengan nilai sekitar Rp2,3 miliar. Karena itu, Pemkab Siak mengajak perusahaan yang berada di sekitar kawasan tersebut untuk ikut gotong royong melalui CSR membantu penanganan ruas jalan yang juga mendukung aktivitas masyarakat dan kawasan industri.


“Ini bukan berarti tanggung jawab pembangunan jalan berpindah kepada perusahaan. Pemerintah daerah tetap bekerja, menyiapkan alat berat, BBM, dan kebutuhan lainnya. Kita hanya mengajak gotong royong agar jalan ini bisa segera ditangani,” ujarnya.


Menurut Afni, ruas jalan tersebut menjadi perhatian Pemkab karena merupakan akses masyarakat, menuju Teluk Lanus yang membutuhkan konektivitas lebih baik. Jalan tersebut juga berada di sekitar kawasan operasional sejumlah perusahaan sehingga kolaborasi menjadi langkah bersama untuk kepentingan wilayah.


Afni menambahkan, penanganan infrastruktur pendukung juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Pemerintah daerah terus mendorong agar kawasan tersebut berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha.


“Tidak ada niat kami untuk mengganggu dan lain sebagainya semua demi konduktivitas terutama di KITB. Fokus utama kami hari ini, selain Bumi Siak Pusako adalah Kawasan Industri Tanjung Buton. Saya melihat kawasan industri kita ini insyaallah akan menjadi yang terbaik, melampaui Dumai bahkan melampaui Teluk Bayur,” kata Afni


Untuk mempercepat penanganan ruas prioritas, Pemkab Siak telah membagi rencana pemeliharaan jalan dalam 7 koridor. Salah satunya Koridor 5 yang membahas Jalan KITB–Sungai Rawa sepanjang 6,4 kilometer dengan melibatkan sembilan perusahaan yang berada di sekitar kawasan tersebut.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak Ardi Irfandi menjelaskan, skema yang disiapkan bersama perusahaan bukan berupa bantuan dana, melainkan penyediaan material sesuai kebutuhan teknis.


“Untuk penanganan 6,4 kilometer ini membutuhkan sekitar 5.044,8 ton material agregat base. Pembagian kontribusi perusahaan dihitung berdasarkan porsi yang telah disepakati,” jelas Ardi.


Ia menjelaskan, pembagian porsi masing-masing perusahaan disesuaikan dengan keterlibatan dan aktivitas perusahaan di kawasan tersebut, termasuk penggunaan akses jalan.


Salah satu perusahaan dengan porsi terbesar adalah PT Eka Sapta Paramita Energi, yakni sekitar 30,77 persen atau setara kurang lebih 1.552 ton material. Jumlah tersebut diperkirakan sekitar 51 tronton material dengan asumsi satu truk membawa 30 ton.


Ardi mengatakan, pelaksanaan kerja sama tersebut nantinya akan diikat melalui nota kesepahaman (MoU). Dalam MoU itu akan dikunci kualitas material sesuai spesifikasi teknis PUPR, kuantitas material, serta waktu pelaksanaan, sementara Pemkab Siak tetap menyiapkan alat berat dan kebutuhan operasional lainnya.


Sementara itu, perwakilan PT Eka Sapta Paramita Energi, Phili Stanlee menyatakan kesiapan mendukung penanganan ruas tersebut. Perusahaan menyampaikan siap membantu sesuai kebutuhan, termasuk menyediakan sekitar 51 truk material dan dukungan lainnya.


“Untuk masalah ini, kami serahkan kepada Ibu Bupati. Kami gak masalah 51 truk kami siap membantu. Kalau ada kebutuhan lain yang bisa kami bantu, kami bersedia  termasuk alat berat, kami juga ada,” singkatnya.


(Rahma/MC Siak)

Kejari Rokan Hulu Ucapkan Selamat kepada Pejabat Eselon I Kejaksaan RI yang Baru Dilantik

 



Centerindonesia Rokan Hulu, - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hulu, Fredy F. Simanjuntak, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para Pejabat Eselon I Kejaksaan Republik Indonesia yang telah resmi dilantik. 


Ucapan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus dukungan kepada para pejabat yang dipercaya mengemban amanah dalam memperkuat kinerja institusi Kejaksaan Republik Indonesia. 


Adapun pejabat yang dilantik, yaitu: 

Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia. 

Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum). 

Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus). 

Dr. Harli Siregar, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia. 

Dr. Patris Yusrian Jaya, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Republik Indonesia. 

Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum. Kajari Rokan Hulu Fredy F. 


Simanjuntak menyampaikan harapan agar para pejabat yang baru dilantik senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan. 


“Selamat dan sukses atas pelantikan Pejabat Eselon I Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kebijaksanaan, serta keberkahan dalam mengemban amanah untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Korps Adhyaksa, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kajari. 


Kejaksaan Negeri Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap kebijakan dan program strategis Kejaksaan Republik Indonesia dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, humanis, dan berkeadilan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.

(Ds)

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian Guna Meningkatkan Keamanan Dan Ketertiban

 



Centerindonesia Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali memperketat keamanan melalui razia rutin blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Keamanan, Jhunaidi bersama jajaran petugas pengamanan.Dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, petugas menyisir kamar hunian satu per satu untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam rakitan, maupun narkotika.Jhunaidi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen konsisten lapas dalam mewujudkan program Zero Halinar (Bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkotika) serta menjaga stabilitas keamanan internal agar proses pembinaan berjalan kondusif. Dari hasil razia, sejumlah barang yang tidak sesuai aturan berhasil diamankan untuk kemudian dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku

(Ds)

Selasa, Juli 28, 2026

APEL BERSAMA TINGKATKAN SOLIDITAS




Centerindonesia Dalam rangka memperkuat soliditas, disiplin, dan semangat kebersamaan antar Aparatur Sipil Negara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan beserta seluruh jajaran mengikuti Apel Bersama Bulan Juli Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai upaya memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, dan menyatukan komitmen dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. 


Apel Bersama menjadi momentum untuk memperteguh integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Melalui amanat yang disampaikan oleh Pembina Apel, seluruh pegawai diharapkan senantiasa menjaga loyalitas, meningkatkan kolaborasi, serta mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan berkomitmen untuk mengimplementasikan setiap arahan yang disampaikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

(Ds)

SIDANG TPP JAMIN AKUNTABILITAS




Centerindonesia Dalam rangka memastikan terpenuhinya hak Warga Binaan Pemasyarakatan secara profesional dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) guna membahas usulan pemberian hak bersyarat bagi narapidana yang telah memenuhi persyaratan.


Sidang yang dipimpin oleh Ketua Sidang TPP Bapak Ariyono, bersama seluruh anggota tim dan diikuti oleh Tim TPP Kanwil Ditjenpas Riau yang diketuai oleh Kabid Pembinaan Bapak Suroto, PK Bapas Kelas I Pekanbaru, Asesor, dan Wali Pemasyarakatan. Berlangsung dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Setiap usulan dibahas secara komprehensif melalui pemberian pertimbangan dan rekomendasi dari seluruh peserta sidang sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.


Seluruh hasil pembahasan dituangkan dalam Berita Acara Sidang TPP sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi, sekaligus memastikan bahwa setiap proses telah melalui penelitian dan verifikasi terhadap kelengkapan berkas maupun kebenaran data pendukung.


Melalui pelaksanaan Sidang TPP yang tertib, transparan, dan sesuai prosedur, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan terus berkomitmen mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta menjamin pemenuhan hak Warga Binaan secara adil dan berintegritas.

(Ds)

Rutan Dumai Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan Tahanan Pendamping





Centerindonesia Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Tamping yang berlangsung di Aula Rutan Dumai. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi dalam menentukan warga binaan yang akan diberikan kepercayaan sebagai tahanan pendamping (tamping) untuk membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lingkungan rutan, Jum'at (24/7).


Sidang TPP dipimpin oleh jajaran pejabat struktural Rutan Dumai dengan melibatkan Komandan Jaga serta Wali Pemasyarakatan sebagai anggota tim penilai. Keterlibatan seluruh unsur tersebut bertujuan memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Sebanyak 20 orang warga binaan mengikuti proses sidang sebagai perwakilan dari 63 warga binaan yang memenuhi syarat untuk diusulkan sebagai tamping. 


Kasubsi Pelayanan Tahanan, Agung Maulana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bentuk komitmen Rutan Dumai dalam menerapkan pembinaan yang objektif dan terukur.


"Status sebagai tamping merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap keputusan diambil melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian secara profesional dan transparan," ujar Kasubsi Yantah.


Sementara itu, Kasubsi Pengelolaan, Erika Putra, mengatakan bahwa keberadaan tamping diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pembinaan maupun operasional di dalam rutan.


"Kami berharap warga binaan yang nantinya dipercaya sebagai tamping dapat menjaga integritas, disiplin, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan menjadi teladan bagi warga binaan lainnya," ungkap Kasubsi Pengelolaan.


Selain menjadi sarana evaluasi perkembangan warga binaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.

(Ds)

Dari Pegawai untuk Warga Binaan, Rutan Dumai Berbagi Jumat Berkah

 




Centerindonesia Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis melalui agenda rutin Rutan Dumai yaitu "Jumat Berkah", dengan membagikan makanan kepada warga binaan, Jumat (24/7).


Makanan yang dibagikan kepada warga binaan merupakan sumbangan sukarela seluruh pegawai Rutan Dumai. Semangat gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Rutan Dumai dalam menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan kepada warga binaan.


Selain berbagi makanan, petugas juga menyempatkan diri berinteraksi dan menyapa warga binaan, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari pendekatan pembinaan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.


Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan berbagi makanan, melainkan program yang dirancang untuk menumbuhkan budaya kepedulian di lingkungan Rutan Dumai sekaligus menjadi implementasi nyata dari 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.


"Program Jumat Berkah merupakan implementasi dari 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran agar terus hadir dan memberikan manfaat nyata melalui aksi-aksi sosial. Kami berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan berbagi makanan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian, mempererat kebersamaan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan Rutan Dumai," ujar Karutan.


Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata serta memperkuat budaya kepedulian di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan dalam membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

(Ds)

Melalui Kegiatan Sambung Rasa, Kalapas Pasir Pangarayan Pererat Komunikasi dan Tegaskan Warga Binaan Jauhi Penipuan Online dan Narkoba





​centerindonesia Pasir Pengaraian - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menggelar kegiatan Sambung Rasa bersama warga binaan pada Selasa (28/07/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, Kalapas didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma serta Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Ega Saputra.


​Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah komunikasi dua arah antara jajaran pihak Lapas dan warga binaan. Selain mendengarkan aspirasi secara langsung, Kalapas memanfaatkan momen ini untuk memberikan sosialisasi mengenai hak-hak warga binaan, khususnya terkait pemenuhan dan prosedur pelayanan hak integrasi. Kalapas menegaskan bahwa seluruh proses hak integrasi dilaksanakan secara GRATIS. Apabila terdapat kendala, pertanyaan, maupun keluhan terkait layanan tersebut, warga binaan diimbau untuk menyampaikannya secara langsung kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan baik, dan apabila ada oknum yang melakukan pungutan agar dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi pengaduan yang ada di Lapas Pasir Pangarayan dengan menyebutkan identitas pelapor secara jelas dan oknum yang terlibat agar dapat ditindaklanjuti dan diklarifikasi dengan baik guna menghindari hoaks. 

​Di samping memaparkan program pembinaan dan integrasi, Kalapas secara tegas mengingatkan seluruh warga binaan untuk senantiasa menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan hukum yang berlaku. Secara khusus, beliau memberikan penekanan dan ajakan keras agar warga binaan tidak menyalahgunakan fasilitas wartelsuspas atau terlibat dalam aktivitas penipuan online dalam bentuk apa pun, sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026, yaitu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) .


​"Kami mengimbau dan menegaskan kepada seluruh warga binaan untuk fokus menjalani program pembinaan dengan baik. Jangan sampai ada yang terlibat dalam tindakan penipuan online. Tindakan semacam itu tidak hanya merugikan masyarakat luas dan mencoreng nama baik lembaga, tetapi juga akan membatalkan hak-hak integrasi yang sedang diperjuangkan," tegas Efendi.


​Sesi dilanjutkan dengan dialog interaktif, di mana warga binaan diberikan ruang terbuka untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kendala yang mereka hadapi selama proses pembinaan di Lapas.

​Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif ini, diharapkan sinergi antara petugas dan warga binaan dapat semakin solid. Komunikasi yang transparan serta komitmen bersama untuk menjauhi pelanggaran hukum termasuk kejahatan siber menjadi kunci utama dalam mewujudkan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang tertib, aman, dan kondusif.

(Ds)

Lapas Pekanbaru Tebar Kepedulian, Suara Sukacita Anak Panti Asuhan Kemuliaan Iringi Bantuan Sosial





Centerindonesia Pekanbaru, – Sebagai wujud kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan bantuan sosial di Panti Asuhan Kemuliaan, Jumat (24/07). Kegiatan ini menyasar keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan Lapas.


Kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran Pejabat Struktural Lapas Pekanbaru dengan menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok serta santunan kepada anak-anak panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung.


Momen haru sekaligus penuh sukacita tercipta ketika anak-anak panti asuhan menyanyikan sebuah lagu pujian bersama sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan. Lagu tersebut menjadi simbol kedekatan emosional antara jajaran Lapas dan anak-anak panti, sekaligus mempererat tali silaturahmi.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan bantuan sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat serta mempererat hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat,” ujar Yuniarto.


Kegiatan ini juga menjadi implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), yang menekankan pentingnya kehadiran aktif, kepedulian, serta kontribusi positif jajaran Pemasyarakatan di tengah masyarakat.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap semangat kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus terjaga serta semakin memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dan lingkungan sekitar.

(Ds)

PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Kunjungan Kasih di LPKA Pekanbaru, Peringati HAN 2026 dengan Sentuhan Kepedulian

 




Centerindonesia Pekanbaru,  – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kasih PIPAS Daerah Riau yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Senin (27/07).


Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PIPAS terhadap anak-anak binaan sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang tetap harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Kehadiran PIPAS diharapkan mampu memberikan semangat, motivasi, serta dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.


Rangkaian kegiatan Kunjungan Kasih diisi dengan pemberian bantuan sosial, sesi motivasi, serta interaksi hangat bersama anak-anak binaan. Suasana penuh kekeluargaan dan kasih sayang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masa depan anak yang lebih baik.


Ketua PIPAS Daerah Riau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Urusan Pendidikan, Ibu Nurlis Suroto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperhatikan dan melindungi hak-hak anak, tanpa terkecuali.


“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kasih sayang, memberikan motivasi, serta menumbuhkan harapan agar mereka dapat bangkit dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Ibu Nurlis Suroto.


Beliau juga menambahkan bahwa anak-anak binaan di LPKA memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. “Tidak ada anak yang kehilangan masa depan. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan dari semua pihak, mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PIPAS Daerah Riau kepada anak-anak binaan.


“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian PIPAS Daerah Riau. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak binaan kami, karena memberikan semangat, perhatian, dan motivasi bagi mereka untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Dadang Firmansyah.


PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung program pembinaan anak. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak binaan semakin termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih cerah.


Melalui Kunjungan Kasih ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terus meneguhkan perannya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap anak, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2026.

(Ds)

Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Lat Ops Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti

 





Centerindonesia Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Lat Ops Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP memimpin langsung Rapat Paparan Kesiapan Latihan Operasi (Lat Ops) Terintegrasi TNI dan Kesiapan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti di Ruang Yudha Lantai II Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh unsur siap menghadapi latihan maupun penugasan operasi di wilayah perbatasan.

Didampingi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., Pangdam menerima paparan dari para pejabat terkait yang membahas kesiapan personel, materiil, dukungan logistik, administrasi, hingga rencana pelaksanaan latihan operasi secara terintegrasi. Pada kesempatan yang sama, kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti juga dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari pembinaan satuan, perlengkapan, hingga kesiapan operasional sebelum diberangkatkan.

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa tidak boleh ada celah dalam setiap tahapan persiapan. "Laksanakan pengecekan secara menyeluruh terhadap kesiapan personel maupun materiil. Pastikan seluruh unsur benar-benar siap sehingga pelaksanaan latihan dan penugasan dapat berjalan optimal, aman, dan sesuai prosedur," tegas Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo.

Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan turut menekankan pentingnya sinergi seluruh staf dalam menyelesaikan setiap kendala yang masih ditemukan. "Koordinasi antarstaf harus berjalan efektif, setiap tahapan persiapan diawasi dengan baik, dan seluruh kekurangan segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat pelaksanaan tugas," ujarnya.

Rapat diikuti Danrem 031/Wira Bima, para Asisten Kasdam, Kabalakdam, serta Komandan Satuan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Sementara itu, jajaran Korem 033/Wira Pratama mengikuti jalannya paparan melalui video conference sehingga seluruh satuan menerima arahan secara serentak.

Melalui rapat ini, Kodam XIX Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya membangun kesiapan operasi yang terukur, profesional, dan adaptif guna mendukung keberhasilan Lat Ops Terintegrasi TNI maupun pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti di medan penugasan (pendam19)

Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bersama Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Perkuat Kualitas Pembinaan Warga Binaan

 



Centerindonedia Pekanbaru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembinaan warga binaan berjalan secara optimal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, didampingi jajaran pejabat struktural, anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, serta dihadiri oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sebagai bentuk pengawasan dan penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, Senin (27/07).


Sidang TPP menjadi forum strategis dalam mengevaluasi perkembangan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui sidang ini, tim melakukan pembahasan terhadap usulan program pembinaan lanjutan dan hak integrasi warga binaan berdasarkan hasil pembinaan, penilaian perilaku, serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kehadiran Tim TPP Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau menjadi bagian dari upaya memastikan setiap proses sidang berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Seluruh usulan dibahas secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pembinaan, serta perkembangan sikap dan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.


Dalam arahannya, Kasibinadik Ridho Kurniawan menegaskan bahwa Sidang TPP memiliki peran penting dalam menentukan keberlanjutan proses pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, setiap rekomendasi yang diberikan harus didasarkan pada hasil evaluasi yang akurat, transparan, dan berintegritas.


"Sidang TPP bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, tetapi merupakan proses evaluasi yang menentukan arah pembinaan warga binaan. Setiap keputusan harus diambil secara objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat, dapat terwujud," ujar Ridho Kurniawan.


Melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang melibatkan Tim TPP Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Lapas Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Sinergi ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pembinaan sehingga warga binaan memiliki kesiapan untuk berintegrasi kembali sebagai pribadi yang produktif dan taat hukum di tengah masyarakat.

(Ds)

Bupati Afni Sambut Hangat Reuni Akbar FKA SPGN 197 Bengkalis, KPG dan PGSLP di Kabupaten Siak





Centerindonesia – Suasana penuh keakraban dan nostalgia terasa dalam Malam Silaturahmi dan Keakraban Reuni Akbar Forum Komunikasi Alumni (FKA) Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) 197 Bengkalis, Kursus Pendidikan Guru (KPG), dan Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) Tahun 2026.


Kegiatan yang mempertemukan para alumni dan guru tersebut berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, Sabtu (25/7/2026).


Bupati Siak Afni yang hadir dalam kesempatan tersebut menyambut hangat kedatangan para alumni di Kabupaten Siak. Ia mengaku senang karena Kota Istana menjadi tempat berkumpulnya para guru yang telah berjasa mendidik dan mengantarkan banyak anak didiknya meraih kesuksesan.


"Alhamdulillah, saya sangat senang karena malam ini Siak dihadiri oleh para guru yang anak didiknya telah banyak meraih kesuksesan. Semoga Allah SWT membalas jasa para guru kita dengan pahala yang berlipat ganda dan menjadi amal jariah di masa yang akan datang," ucap Afni.


Menurut Afni, reuni seperti ini bukan sekadar ajang berkumpul dan bersilaturahmi. Lebih dari itu, reuni menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dengan kawan seperjuangan, mengenang masa-masa pendidikan, sekaligus melepas rindu kepada para guru yang pernah hadir dan memberikan banyak pelajaran dalam kehidupan.


"Banyak di antara kita setelah menyelesaikan pendidikan jarang berjumpa. Terkadang kita tidak bisa lagi bertemu dengan kawan seperjuangan maupun para guru. Reuni inilah menjadi waktu bagi kita untuk kembali berkumpul dan melepaskan rasa rindu itu," ujarnya.


Afni juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin yang pada kesempatan tersebut resmi dikukuhkan sebagai Ketua FKA SPGN 197 Bengkalis, KPG, dan PGSLP periode 2026-2030.


"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat kepada Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang telah dikukuhkan menjadi Ketua FKA. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua FKA," harapnya.


Sementara itu, Panitia Penyelenggara Malam Silaturahmi dan Keakraban Reuni Akbar Tahun 2026, Nurman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sehingga kegiatan Malam Silaturahmi dan Keakraban Reuni Akbar Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses," kata Nurman.


Ia menambahkan, sebelum acara malam digelar, para anggota FKA SPGN 197 Bengkalis, KPG, dan PGSLP terlebih dahulu mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan, di antaranya senam sehat dan jalan santai.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian reuni, tetapi juga menjadi cara untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan kekompakan di antara para alumni.


"Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kekompakan, sekaligus menjaga kesehatan para anggota FKA SPGN 197 Bengkalis, KPG, dan PGSLP," tutupnya.


Pengukuhan Muzamil Baharudin sebagai Ketua FKA SPGN 197 Bengkalis, KPG, dan PGSLP periode 2026-2030 turut disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar serta sejumlah tamu undangan lainnya.

(Ds)

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi, Pemkab Genjot Kemudahan Perizinan dan Insentif Investor*

 



Crntrrindonesia SIAK — Kabupaten Siak kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah masuk dalam daftar Best Places to Invest atau daerah terbaik untuk investasi versi Fortune Indonesia. 


Pengakuan tersebut menempatkan Siak sejajar dengan sejumlah daerah strategis lainnya di Indonesia yang dinilai memiliki daya saing investasi dan potensi ekonomi yang menjanjikan.


Keberhasilan Kabupaten Siak ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah setempat dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan ramah bagi pelaku usaha.


Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, masuknya Kabupaten Siak dalam daftar tersebut menjadi pengakuan atas berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.


"Alhamdulillah Kabupaten Siak menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam investasi menurut Majalah Fortune Indonesia. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkerja keras dalam menciptakan iklim investasi di Siak yang aman dan nyaman," kata Afni, Minggu (27/7/2026).


Menurut Afni, capaian tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan pelaku usaha untuk menanamkan modal di Kabupaten Siak. 


Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya memperkuat pelayanan perizinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memberikan kepastian berusaha bagi investor.


Selain memiliki potensi di sektor perkebunan dan industri hilir, Siak juga terus mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


"Kita terus mempromosikan potensi Kabupaten Siak melalu forum investasi di berbagai kota di Indonesia. Melalui ekspos tersebut para investor mendapatkan informasi dan peluang investasi di Siak," kata Afni lagi.


Ia menjelaskan, untuk menciptakan iklan investasi yang sehat di negeri istana itu, ada tiga hal yang menjadi kunci utama yang diterapkan Pemkab Siak untuk menarik investasi.


Pertama, mempermudah proses pemberian perizinan kepada investor. Kedua, mengharamkan segala bentuk pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik. Ketiga, memberikan berbagai insentif bagi investor yang menanamkan modal di Kabupaten Siak.


Sesuai dalam daftar Fortune Indonesia Best Places to Invest, ada enam provinsi terbaik untuk investasi di Indonesia dan Provinsi Riau masuk sebagai salah satunya. 


Selain Siak, ada lima kabupaten lainya yang juga dinilai terbaik untuk investasi di Indonesia. Masing-masing kabupaten itu, Kabupaten Badung, Bintan, Kolaka, Bekasi, Morowali, Muara Enim, dan Sidoarjo.


Sementara pada kategori kota, Pekanbaru dan Dumai turut masuk dalam daftar bersama Balikpapan, Batam, Makassar, Manado, Medan, Palembang, Samarinda, Semarang, dan Surabaya.


Diketahui daftar Fortune Indonesia Best Places to Invest disusun berdasarkan tingkatan pemerintahan daerah dan diurutkan secara alfabetis.


Masuknya Siak dalam daftar daerah terbaik untuk investasi dinilai menjadi peluang untuk memperluas kerja sama dengan investor domestik maupun mancanegara. 


Pemerintah Kabupaten Siak berharap pengakuan tersebut dapat mendorong penciptaan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai investasi, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.



(Dep/MC Siak)

Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR•

 




Centerindonesia SIAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan meski dihadapkan pada efisiensi anggaran, defisit keuangan, dan kewajiban pembayaran utang daerah. Dalam setahun terakhir, pemerintah daerah telah menangani pemeliharaan sepanjang 152,30 kilometer jalan kabupaten dengan skema bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, mengatakan penanganan difokuskan pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan berat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.


"Di tengah efisiensi anggaran dan defisit yang luar biasa, Ibu Bupati bersama Pak Wakil tetap menjadikan infrastruktur, terutama jalan kabupaten, sebagai prioritas. Penanganannya dilakukan secara parsial sesuai ketersediaan anggaran," kata Ardi, Selasa (28/7/2026).


Selain pemeliharaan sepanjang 152,30 kilometer, Dinas PUPR juga telah menyelesaikan peningkatan jalan sepanjang 6,577 kilometer yang mencakup ruas Sawit Permai–Teluk Merbau, Siak–Tumang, dan Jalan Poros Dusun Lubuk Miyam. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dan Dana Insentif Daerah (DID).


Pemkab Siak juga mendapat dukungan dari Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2025–2026 melalui APBN untuk merekonstruksi Jalan Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan sepanjang 1,195 kilometer.


Ardi menjelaskan, total jaringan jalan di Kabupaten Siak mencapai 3.126,652 kilometer, terdiri atas 171,25 kilometer jalan nasional, 110,34 kilometer jalan provinsi, 1.583,969 kilometer jalan kabupaten, dan 1.261,093 kilometer jalan desa.


Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah belum dapat meningkatkan seluruh ruas jalan yang rusak. Karena itu, penanganan sementara difokuskan pada pekerjaan pemeliharaan seperti penambalan (patching), penyulaman, rekondisi lapis dasar (base), hingga pembangunan box culvert di titik-titik prioritas.


Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa tidak semua jalan rusak menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Sejumlah ruas, seperti Jalan Pemda menuju Tualang dan Simpang Bakal menuju Kilometer 11, merupakan jalan berstatus provinsi sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau.


Menurut Ardi, Pemkab Siak telah beberapa kali menyampaikan usulan kepada Pemerintah Provinsi Riau agar ruas-ruas tersebut segera diperbaiki. Bahkan, sebagian penanganannya kini didorong melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berada di sekitar lokasi.


Untuk mempercepat perbaikan jalan kabupaten, Pemkab Siak juga menggandeng sejumlah perusahaan melalui program CSR. Kolaborasi itu dilakukan bukan dalam bentuk bantuan dana, melainkan penyediaan material yang selanjutnya dikerjakan bersama pemerintah.


"Kami tidak meminta uang. Yang kami minta adalah material agar bisa dikerjakan bersama-sama. Ini bentuk kolaborasi agar jalan yang menjadi prioritas bisa segera ditangani di tengah keterbatasan anggaran," ujarnya.


Kerja sama tersebut mencakup sejumlah koridor prioritas, antara lain ruas Siak–Bunga Raya–Sabak Auh, Tumang–Muara Kelantan, Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan, Maredan–Tualang, Hang Lekir II, Simpang KITB–Sungai Rawa, Simpang Siak–Terminal Lama, hingga Pencing Bekulo–Jambai Makmur di Kecamatan Kandis.


Perusahaan yang dilibatkan di antaranya PT RAPP, PT Seraya Sumber Lestari, PT Arara Abadi, PT Teguh Karsa Wana Lestari, PT Surya Intisari Raya, PT Pelindo, PTPN IV, PT Ivo Mas Tunggal, serta sejumlah perusahaan lainnya.


Saat ini, sejumlah draf nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan telah selesai dibahas dan sebagian telah memasuki proses penandatanganan di Bagian Hukum Setda Kabupaten Siak. Sementara beberapa perusahaan lainnya masih dalam tahap pembahasan.


Ardi menambahkan, Pemkab Siak terus memperjuangkan tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal. Dengan kondisi fiskal saat ini, pembangunan jalan baru melalui APBD masih belum memungkinkan sehingga pemerintah memfokuskan anggaran pada pemeliharaan dan perbaikan ruas-ruas prioritas.


"Ibu Bupati terus menyuarakan keadilan fiskal kepada pemerintah pusat. Salah satu tujuannya adalah memperkuat pembangunan infrastruktur di daerah dan memastikan pemeliharaan jalan tetap menjadi prioritas meski disiplin fiskal diterapkan sangat ketat," kata Ardi.



(Dep/MC Siak)

Minggu, Juli 26, 2026

Polres Kuansing Bersama Satpol PP Gelar KRYD, Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif


Sabtu, 25 Juli 2026





Centerindonesia,– Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Kuantan Singingi bersama Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan Apel Gabungan dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Jumat malam (24/7/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB di Mapolres Kuansing tersebut dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Kuansing AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., serta dihadiri Kabid Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi Soni Abdri, S.E., M.H., Kasi Humas Polres Kuansing IPTU A. Razak, KBO Sat Binmas IPDA Remol A.P. Harahap, S.H., Kanit Intelkam Polsek Kuantan Tengah IPDA Jufri Oktavianus Lumban Gaol, S.H., personel Polres Kuansing, Polsek Kuantan Tengah, dan Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi.


Usai apel, personel gabungan melaksanakan patroli menggunakan dua unit mobil patroli Sat Samapta Polres Kuansing dan dua unit mobil patroli Satpol PP ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.


Salah satu sasaran patroli adalah kawasan kafe di belakang Kompleks Perkantoran Bupati Kuantan Singingi. Dari hasil pengecekan, seluruh kafe yang menjadi sasaran patroli, yakni Kafe D, Kafe L, Kafe H, Kafe P, dan Kafe B, diketahui dalam keadaan tutup sehingga tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Selain melakukan patroli, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas serta segera menghubungi Layanan Kepolisian 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun situasi yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., mengatakan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan salah satu upaya preventif Polres Kuansing untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.


"Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kami terus meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang dinilai rawan serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian, segera manfaatkan Layanan Kepolisian 110," ujar AKP Riduan.


Ia menambahkan, sinergi antara Polres Kuansing dan Satpol PP akan terus diperkuat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi agar tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada malam hari dan di lokasi-lokasi yang menjadi perhatian bersama.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Bhabinkamtibmas Jadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus, Polisi Hadir dan Menyatu dengan Masyarakat


Sabtu, 25 Juli 





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga dengan ikut melestarikan budaya daerah. Hal itu ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Bukit Pedusunan Polsek Kuantan Mudik, Bripka Asril, yang menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus Desa Banjar Guntung pada pelaksanaan Pacu Jalur Tradisional Rayon IV di Tepian Datuk Bandaro, Desa Gunung, Kecamatan Gunung Toar, sekitar pukul 15.00 WIB. Sabtu (25/7/2026).


Sebagai Bhabinkamtibmas, Bripka Asril turut ambil bagian dalam jalannya perlombaan sebagai Timbo Ruang, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat desa binaannya. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari warga yang mengikuti maupun menyaksikan perlombaan Pacu Jalur.


Selain berpartisipasi dalam tradisi budaya tersebut, Bripka Asril juga memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat agar tetap kompak, menjaga sportivitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan selama pelaksanaan Pacu Jalur.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam kegiatan budaya merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.


"Polri hadir bukan hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, diharapkan hubungan yang harmonis terus terjalin sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujar Kapolres.


AKBP Hidayat Perdana menambahkan, Pacu Jalur merupakan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, seluruh personel Polres Kuansing diharapkan dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menjunjung sportivitas, dan bersama-sama menyukseskan Pacu Jalur sebagai identitas budaya Kabupaten Kuantan Singingi," Pungkas Kapolres.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done