M C I

Jumat, 19 Juni 2026

Kelola Air Gambut, APP Group Perkuat Kolaborasi di Pelalawan*





Centerindonesia *Pelalawan, 18 Juni 2026* – APP Group melalui unit usahanya, PT Arara Abadi dan PT Satria Perkasa Agung (SPA), memperkuat dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berbasis tata kelola air gambut. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kolaborasi lapangan dalam agenda penguatan antisipasi dan pencegahan karhutla di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang turut ditinjau langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Jumhur Hidayat.


Agenda ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kesiapsiagaan karhutla dilakukan sejak dini melalui pembasahan gambut, pembangunan dan penguatan sekat kanal, pemantauan tinggi muka air tanah, serta pelibatan masyarakat di tingkat tapak. Pelalawan menjadi salah satu lanskap penting dalam memperkuat praktik kolaboratif pencegahan karhutla, sejalan dengan komitmen APP Group dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab di seluruh wilayah operasional dan rantai pasoknya.


“Kita di berbagai wilayah di tanah air yang memiliki lahan gambut adalah fakta. Lahan gambut itu apabila dia tidak digenangi secara terus menerus pada saat yang sama terus disinari oleh matahari, maka dia berpotensi menjadi panas dan bisa terbakar itu fakta,” tutur *Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Jumhur Hidayat.*


“Kedatangan saya ke sini adalah untuk menunjukkan bahwa gerakan bersama untuk menggenangi air seperti yang kita lakukan di sini adalah membangun sekat sekat kanal, membuat semacam bendungan dengan membatasi debit air sehingga airnya bisa melimpah ke sekitar sini itu adalah bagian dari upaya untuk memitigasi agar bencana kebakaran lahan bisa dikurangi,” tambahnya.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri LH/Kepala BPLH meninjau sejumlah titik pengelolaan air gambut, mulai dari Desa Pangkalan Terap, area kerja PT Arara Abadi Distrik Merawang, Desa Pulau Muda/Parit Sri Mawar, hingga Pulau Mendol. Di berbagai titik tersebut, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai intervensi pembasahan, konsep water sharing, pembangunan sekat kanal, pengelolaan tinggi muka air tanah, serta dukungan peralatan pencegahan dan pengendalian karhutla.


*Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata* menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, tidak hanya melalui kesiapan pemadaman, tetapi juga melalui penguatan tata kelola air, teknologi pemantauan, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.


“Pencegahan karhutla harus dimulai jauh sebelum api muncul. Kami mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat tata kelola air gambut, pembangunan sekat kanal, pembasahan lahan, serta pemberdayaan masyarakat. Kami percaya, kolaborasi berbasis data, teknologi, dan kesiapan lapangan menjadi kunci untuk menjaga ekosistem gambut tetap basah dan menekan risiko kebakaran,” ujar Suhendra. 


Di Desa Pangkalan Terap, PT Arara Abadi mendukung penguatan infrastruktur tata kelola air melalui pembangunan sekat kanal. Terdapat total 13 sekat kanal di wilayah tersebut, terdiri dari 5 sekat kanal atas permintaan KLH/BPLH dan 8 sekat kanal yang telah dibangun oleh PT Arara Abadi. Pembangunan dilakukan dengan dukungan alat berat, termasuk excavator, untuk memperkuat fungsi kanal blocking dalam menahan air agar tidak langsung terbuang ke hilir.


Sementara itu, di Desa Pulau Muda, khususnya Parit Sri Mawar, PT Arara Abadi bersama PT Satria Perkasa Agung mendukung pembangunan 6 sekat kanal serta kegiatan cuci parit sepanjang 900 meter. Dukungan tersebut mencakup pembiayaan, tenaga teknis, supervisi, dan operasional lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga kelembapan gambut dan memperkuat pencegahan karhutla berbasis tata kelola air.


Di Pulau Mendol, PT Arara Abadi juga memberikan dukungan pembangunan sekat kanal melalui penyediaan tenaga teknis, tenaga kerja, serta dukungan operasional. Sekat kanal yang dibangun memiliki spesifikasi lebar 2 meter, kedalaman 1,5 meter, sayap 3 meter, serta dilengkapi pintu sekat/blocking untuk membantu mengatur aliran air di kawasan gambut.


Selain mendukung pembangunan infrastruktur air, APP Group juga menerapkan pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) di area operasional PT Arara Abadi. Pemantauan ini menjadi bagian dari sistem water management perusahaan untuk memastikan kondisi gambut tetap terjaga, termasuk melalui pengukuran water level, water table, subsidence, serta dukungan Fire Danger Rating System sebagai perangkat pendukung deteksi dan mitigasi risiko karhutla.


“Pengelolaan gambut membutuhkan disiplin operasional dan pemantauan yang konsisten. Karena itu, intervensi fisik seperti sekat kanal dan pembasahan lahan perlu berjalan beriringan dengan sistem pemantauan, kesiapan tim lapangan, serta keterlibatan masyarakat. Bagi kami, pencegahan karhutla adalah agenda bersama yang harus dijalankan secara berkelanjutan,” tambah Suhendra.


APP Group juga memperkuat pencegahan karhutla melalui program pemberdayaan masyarakat, termasuk Desa Makmur Peduli Api (DMPA), yang mendorong masyarakat berperan aktif dalam pencegahan kebakaran, peningkatan kesadaran lingkungan, serta penguatan alternatif ekonomi berbasis potensi desa. Program ini menjadi pelengkap dari inisiatif pemerintah seperti Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), sehingga pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif di tingkat tapak.


Melalui pendekatan Integrated Fire Management, APP Group menempatkan pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat sebagai satu kesatuan strategi pengendalian karhutla. Upaya ini juga sejalan dengan Sustainability Roadmap Vision 2030, yang menekankan perlindungan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, serta kolaborasi multipihak sebagai fondasi operasional perusahaan.

(Ds)

*Polantas Menyapa: Bukan Sekadar Servis Gratis untuk Komunitas Ojol, Ini Bentuk Kasih dan Kepedulian Polri bagi Para Pencari Nafkah*




Centerindonesia Pekanbaru, Jumat (19/6/2026) – Ditlantas Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat melalui program Polantas Menyapa Ojol. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari berjuang mencari nafkah sekaligus memberikan layanan transportasi kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menghadirkan layanan Ojol Auto atau Bengkel Servis Motor Gratis Khusus Ojol yang dilaksanakan di Bengkel Motor Gratis Sat Brimob Polda Riau, Jalan Durian, Pekanbaru, pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Melalui program ini, para pengemudi ojol mendapatkan fasilitas perawatan dan servis kendaraan secara gratis guna memastikan kendaraan yang digunakan tetap dalam kondisi prima, aman, dan layak jalan.


Setiap harinya, layanan ini dimanfaatkan oleh sejumlah pengemudi ojol serta masyarakat lainnya, termasuk tenaga pendidik yang turut memperoleh pelayanan servis kendaraan. Kehadiran program tersebut menjadi bentuk perhatian nyata Polri dalam mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada kendaraan bermotor sebagai sarana utama bekerja dan melayani sesama.


Selain pelayanan servis gratis, Ditlantas Polda Riau juga memberikan kemudahan akses administrasi melalui pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi para pengemudi ojol yang dilaksanakan di Gerai SIM Mall Ciputra, Jalan Riau, Pekanbaru. Pelayanan ini dihadirkan untuk membantu para pengemudi mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan nyaman, sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.


Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, melalui Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa program Polantas Menyapa Ojol merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengemudi ojek online yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat.


“Melalui program ini, kami ingin memastikan para pengemudi ojol dapat bekerja dengan aman, nyaman, dan tetap produktif. Kehadiran layanan servis motor gratis maupun pelayanan perpanjangan SIM merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan raya,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Apresiasi juga datang dari kalangan pengemudi ojol. Hendra, yang mewakili rekan-rekan ojol di Pekanbaru, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, serta seluruh jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada komunitas ojol.


Ucapan tersebut disampaikan Hendra saat meninjau langsung kegiatan servis motor gratis yang didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril di lokasi kegiatan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau, Bapak Dirlantas Polda Riau, dan seluruh jajaran yang telah peduli kepada kami para pengemudi ojol. Program ini sangat membantu karena kendaraan merupakan sumber utama penghasilan kami. Kehadiran Polri melalui kegiatan ini membuat kami merasa diperhatikan, didukung, dan semakin semangat dalam mencari nafkah untuk keluarga,” ungkap Hendra.


Program Polantas Menyapa Ojol bukan sekadar pelayanan servis kendaraan maupun administrasi SIM. Lebih dari itu, program ini menjadi simbol kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi para pekerja sektor transportasi online yang setiap hari menggerakkan roda perekonomian daerah.


Melalui sentuhan pelayanan yang dekat, ramah, dan penuh empati, Ditlantas Polda Riau terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan secara langsung. Sebab bagi Polri, pengabdian terbaik adalah ketika kehadirannya mampu memberikan rasa aman, membantu meringankan beban masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi bagi mereka yang sedang berjuang mencari nafkah demi keluarga.


Kegiatan Polantas Menyapa Ojol ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Polri terus berupaya memperkuat kehadiran institusi yang humanis, dekat dengan rakyat, serta senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

(Ds)

Kamis, 18 Juni 2026

Fredy F. Simanjuntak Tegaskan Jajaran Tetap Fokus Jalankan Tugas dan Fungsi





Centerindonesia Rohul, - Dalam keterangannya kepada awak media, Fredy F. Simanjuntak, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara profesional serta sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan.


Menurut Fredy, sejak mulai menjalankan amanah tersebut, berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan. Seluruh aktivitas yang dilakukan terus dievaluasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja organisasi.


Ia menjelaskan, pihaknya juga aktif memantau berbagai perkembangan yang terjadi di luar organisasi sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran dalam proses transformasi yang sedang dijalankan.


“Kami selalu memperhatikan dan mengikuti aktivitas-aktivitas yang ada di luar sana supaya kami bisa melihat perkembangan dan transformasi yang kami lakukan,” ujarnya.


Lebih lanjut, Fredy mengatakan bahwa setiap momentum dan aktivitas yang berkembang di tengah masyarakat turut menjadi perhatian pihaknya. Hal itu dilakukan guna memastikan setiap proses yang berjalan dapat diselesaikan secara optimal dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.


Meski baru sekitar satu bulan menjalankan tugasnya, Fredy mengaku terus melakukan koordinasi bersama tim untuk menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan dan program yang telah dilaksanakan kepada para pihak yang berkepentingan.


Menanggapi adanya berbagai pandangan maupun penilaian dari pihak lain, ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, setiap individu memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan pandangannya masing-masing.


“Setiap orang punya pendapat pribadi masing-masing. Yang penting bagi kami, kami bekerja on track sesuai tugas dan fungsi kami,” tegasnya.


Di akhir keterangannya, Fredy berharap masyarakat dapat mengetahui berbagai aktivitas dan program kerja yang sedang dijalankan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik serta upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja organisasi.


“Kami juga ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang kami kerjakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik,” tutupnya.

(Ds)

Polsek Hulu Kuantan Cek Tanaman Jagung di Desa Sungai Alah, Dukung Swasembada Pangan 2026





CenterIndonesia,– Polsek Hulu Kuantan melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Swasembada Pangan Tahun 2026 di seluruh Indonesia, pukul 10.30 WIB. Kamis (18/6/2026)


Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Alah AIPDA Subrantas dan Bhabinkamtibmas BRIPKA Sandra. Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut telah memasuki usia sekitar 45 hari tanam dan menunjukkan perkembangan yang baik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan tanaman yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal.


"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat," ujar AKP P. Aris Suranta.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan. Dengan pemantauan secara berkala, berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani.


Polsek Hulu Kuantan juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian serta mendukung terwujudnya Swasembada Pangan Tahun 2026.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam sektor pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Rabu, 17 Juni 2026

Perkuat Silaturahmi di Tahun Baru Islam 1448 H, PIPAS Lapas Pekanbaru Ikuti Doa Bersama Nasional





Center Indonesia – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Doa Bersama yang diselenggarakan oleh PIPAS Pusat secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (17/06).


Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Menebar Manfaat, Meraih Keberkahan” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meningkatkan kualitas spiritual seluruh anggota PIPAS. Selain itu, peringatan Tahun Baru Islam dimaknai sebagai semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam mendukung tugas-tugas Pemasyarakatan.


Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum PIPAS Pusat, Ny. Deasy Mashudi, yang menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi dan mempererat solidaritas antaranggota PIPAS di seluruh Indonesia.


“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian, serta terus menebar manfaat bagi sesama. Melalui kebersamaan, kita dapat meraih keberkahan dalam setiap langkah pengabdian,” ungkap Ny. Deasy Mashudi.


Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Hilman Fauzi, yang sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang introspeksi diri serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memohon keberkahan dalam setiap langkah pengabdian, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

(Ds)

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Pekanbaru Gandeng Distankan Kota Pekanbaru Kembangkan Budidaya Ayam Petelur




Center Indonesia – Komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru. Melalui jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lapas Pekanbaru melakukan langkah strategis dengan melaksanakan kunjungan koordinasi ke Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Kamis (18/06).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Lapas Kelas IIA Pekanbaru tentang sinergitas dalam penyelenggaraan pembinaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penanggulangan bencana bagi warga binaan pemasyarakatan.


Kepala Sub Seksi Sarana Kerja, Harlem Turnip, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sarana dan program pembinaan kemandirian di dalam lapas.


“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa program budidaya ayam petelur yang dijalankan dapat terus berkembang dengan dukungan teknis yang tepat. Harapannya, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga pengalaman praktis yang bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Harlem.


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Zulpan Ependi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan program budidaya ayam petelur yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Pekanbaru.


Pembahasan difokuskan pada peningkatan produktivitas, penerapan inovasi dalam budidaya, serta evaluasi terhadap aspek teknis yang perlu disempurnakan guna mengoptimalkan hasil produksi. Selain itu, juga dibahas peluang pendampingan berkelanjutan dari Dinas Pertanian dan Perikanan, baik melalui pelatihan, pengawasan kesehatan ternak, maupun pengembangan metode budidaya yang lebih efektif.


Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Zulpan Ependi, menyambut baik sinergi yang dibangun bersama Lapas Pekanbaru dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam memberikan dukungan teknis.


“Kami sangat mendukung program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan oleh Lapas Pekanbaru, khususnya di bidang peternakan. Budidaya ayam petelur ini memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan, baik dari sisi peningkatan keterampilan maupun hasil produksi. Kami siap memberikan pendampingan, mulai dari manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, hingga optimalisasi produksi agar hasilnya lebih maksimal,” ujar Zulpan.


Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin serta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan warga binaan.


“Kerja sama ini bukan hanya sebatas koordinasi, tetapi merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pembinaan yang benar-benar berdampak. Program budidaya ayam petelur di Lapas Pekanbaru ditargetkan memiliki hasil produksi maksimal dengan jumlah ayam petelur sebanyak 1.080 ekor ayam, dan kami terus berupaya meningkatkan kualitas serta produktivitasnya,” ujar Yuniarto.


Melalui sinergi ini, Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian yang berkelanjutan dan berdampak positif.

(Ds)

Perkuat Pembinaan Keagamaan, Kalapas Pekanbaru Ikuti Silaturahmi dengan Ustadz Abdul Somad





Center Indonesia – Dalam upaya memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama Ustadz Abdul Somad, Rabu (17/06).


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting dalam membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Yuniarto menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Warga Binaan, meningkatkan kesadaran diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial yang lebih optimal. “Melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan dapat memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Riau menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan. Kolaborasi dengan tokoh agama dinilai menjadi langkah efektif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan etika di lingkungan Lapas dan Rutan.


Ustadz Abdul Somad menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya peran pembinaan spiritual dalam membangun pribadi yang lebih baik. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas, termasuk di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Melalui keikutsertaan Kalapas Pekanbaru dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan para tokoh agama semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan pembinaan yang humanis, bermanfaat, dan berdampak positif bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done