M C I

Kamis, 29 Januari 2026

Audiensi SPSI Riau dengan PHR Pertamina Hulu Rokan, Minta Dukungan Delegasi Bazar UMKM Budaya Melayu ke Festival Melayu Day 2026*


Center Indonesia Pekanbaru
- Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau menggelar audiensi dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), perusahaan migas yang sebelumnya dikenal dengan nama Caltex atau Chevron, dalam rangka silaturahmi sekaligus memohon restu dan dukungan atas rencana keberangkatan tim delegasi Bazar UMKM Seni Budaya Melayu SPSI Riau ke ajang Festival Melayu Day 2026.


Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan masyarakat, khususnya dalam pelestarian serta pengembangan adat dan budaya Melayu di Provinsi Riau. Kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Riau untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu sekaligus pusat perekonomian Melayu di Indonesia.


Perwakilan SPSI Riau menyampaikan bahwa keikutsertaan delegasi dalam Festival Melayu Day 2026 tidak hanya membawa misi kebudayaan, tetapi juga mendorong promosi produk UMKM lokal berbasis seni dan budaya Melayu. Melalui bazar UMKM, karya pelaku usaha kecil yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal diharapkan dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.


“Budaya dan ekonomi tidak bisa dipisahkan. UMKM berbasis budaya Melayu adalah kekuatan ekonomi rakyat yang harus didukung bersama. Prinsip Tak Kan Hilang Melayu di Bumi harus diwujudkan secara nyata, terutama untuk generasi muda,” ujar perwakilan SPSI Riau dalam audiensi tersebut.


SPSI Riau juga menegaskan bahwa pelestarian budaya Melayu bukan semata menjaga tradisi, tetapi juga memastikan nilai-nilai adat, seni, dan identitas Melayu tetap hidup, berkembang, dan relevan dengan perkembangan zaman. Keterlibatan generasi muda menjadi kunci agar budaya Melayu tidak hanya dikenang, tetapi terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, PT Pertamina Hulu Rokan menyambut baik silaturahmi yang terbangun dan menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif yang menggabungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dukungan terhadap kegiatan yang berdampak sosial dan kultural dinilai sejalan dengan komitmen perusahaan dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).


Dengan adanya audiensi ini, SPSI Riau berharap dukungan dari PHR dapat memperkuat langkah delegasi Bazar UMKM Seni Budaya Melayu dalam membawa nama Riau ke Festival Melayu Day 2026, sekaligus mempertegas posisi Riau sebagai pusat kebudayaan dan perekonomian Melayu yang berakar kuat pada adat dan jati diri daerah.

(Desi suarni)

Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Lapas Pekanbaru Semangat Ikuti Senam Pagi


Center Indonesia PEKANBARU
– Pagi yang cerah menyelimuti Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Jumat (30/01/2026). Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memadati lapangan utama untuk mengikuti kegiatan senam pagi rutin. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan bagi para warga binaan.


Di bawah pengawasan ketat dari Regu Pengamanan (Rupam) dan petugas dari seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), para warga binaan tampak antusias mengikuti instruksi gerakan dari instruktur. Selain untuk menjaga imunitas tubuh, kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam memelihara kedisiplinan dan keteraturan hidup di dalam Lapas.


Kegiatan senam ini merupakan agenda wajib yang dilaksanakan secara rutin setiap minggunya, tepatnya pada hari Jumat dan Sabtu. Seluruh warga binaan diwajibkan berpartisipasi guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima selama menjalani masa pidana.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kesehatan lingkungan Lapas melalui aktivitas fisik.


"Kesehatan adalah modal utama bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan lainnya dengan baik. Melalui senam rutin ini, kita berupaya menjaga imunitas mereka tetap stabil dan memberikan energi positif, sehingga suasana di dalam Lapas tetap kondusif dan produktif," ujar Yuniarto.


Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Andri, salah satu warga binaan yang turut berkeringat di lapangan, mengaku sangat menantikan momen senam pagi ini setiap pekannya.


"Badan terasa lebih segar dan pikiran jadi lebih tenang kalau sudah olahraga begini. Ini juga jadi kesempatan kami untuk menghirup udara segar dan bergerak aktif bersama teman-teman yang lain," ungkap Andri.


Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat membentuk pribadi warga binaan yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nantinya.

(Desi suarni)

Sat Reskrim Polres Kuantan Singingi Ungkap Kasus PETI di Pulau Kedundung, Dua Pelaku Diamankan Beserta Alat Tambang


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Kepolisian Resor Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam menindak tegas aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Jajaran Satreskrim Polres Kuansing berhasil mengungkap praktik pertambangan emas ilegal di Desa Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada Kamis malam, (29/1/2026).


Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah akibat adanya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Resmob Polres Kuansing bersama Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.


Sekira pukul 21.30 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, masing-masing berinisial HY (25) dan JP (49). Keduanya ditangkap saat diduga sedang melakukan pengolahan hasil tambang emas tanpa izin di lokasi kejadian dengan titik koordinat -0.5913119, 101.53122097, Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah.


Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aktivitas PETI, di antaranya tiga lembar karpet, satu unit mesin robin, satu buah selang, spiral, paralon, potongan gabang, satu buah dulang, serta satu buah ember.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polres Kuansing dalam menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.


“Kami tidak akan mentolerir aktivitas penambangan tanpa izin. Selain merugikan negara, PETI juga menimbulkan dampak serius terhadap kerusakan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Polres Kuantan Singingi akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap pelaku,” tegas IPTU Gerry Agnar Timur.


Lebih lanjut disampaikan, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kuantan Singingi dan diserahkan ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Kuansing untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).


Polres Kuantan Singingi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI dan diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kegiatan pertambangan ilegal di lingkungannya, demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan hidup.


Sumber: Humas Polres kuatan Singingi

(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Jumat Curhat dan Jumat Barokah


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Komitmen Polres Kuantan Singingi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat terus diwujudkan secara nyata melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek jajaran, sejumlah Polsek di bawah naungan Polres Kuansing melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Barokah sebagai sarana mendengar aspirasi sekaligus berbagi kepedulian kepada masyarakat. Jumat, (30/1/2026).


Kegiatan Jumat Curhat Polsek Cerenti dilaksanakan di salah satu warung kopi milik warga di Kelurahan Pasar Cerenti, Kecamatan Cerenti. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, personel Polsek Cerenti berdialog langsung dengan masyarakat setempat untuk mendengarkan keluhan, masukan, serta harapan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Masyarakat Kelurahan Pasar Cerenti menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Cerenti atas upaya yang telah dilakukan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Warga juga berharap agar kegiatan Jumat Curhat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat.


Sementara itu, Polsek Singingi juga melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Dalam kegiatan tersebut, pihak Polsek Singingi menyampaikan informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah hukumnya serta membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, keluhan, maupun potensi permasalahan yang ada di lingkungan mereka.


Melalui dialog terbuka ini, diharapkan setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat segera ditangani secara cepat dan tepat, serta terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Tidak hanya fokus pada komunikasi dan penyerapan aspirasi masyarakat, kepedulian sosial juga ditunjukkan oleh Polsek Kuantan Mudik melalui kegiatan Jumat Barokah. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kuantan Mudik secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia dan masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik.


Bantuan sembako disalurkan kepada dua warga lansia, yakni Sauyaris (65), warga Desa Sangau, dan Sopian (68), warga Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang bersumber dari infak personel Polsek Kuantan Mudik sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Barokah merupakan program Polri yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Melalui Jumat Curhat kami mendengar langsung aspirasi warga, sementara Jumat Barokah merupakan wujud kepedulian sosial kami. Ini adalah komitmen kami untuk terus membangun Polri yang humanis dan dicintai masyarakat,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Dengan adanya kegiatan ini, Polres Kuantan Singingi berharap komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin baik, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Sumber: Humas Polres kuatan Singingi

(Desi suarni)

Polres Kuansing Mantapkan Kesiapan Personel Lewat Lat Pra Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Polres Kuantan Singingi melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar bertempat di Gedung Sanika Satyawada Polres Kuansing, sekira pukul 09.00 WIB. Jumat, (30/1/2026).


Latihan Pra Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh para pejabat utama Polres Kuansing, antara lain Kabag Ops KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., Kasat Intelkam AKP Syurfanaidi, S.H., Kasiwas AKP B.J. Keramis, Kasi Humas IPTU A. Razak, Kasi Propam IPTU Bambang Syaputra, serta para perwira dan personel Polres Kuansing yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.


Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan laporan perwira yang ditunjuk, pemasangan tanda Lat Pra Ops, serta sambutan Kapolres Kuantan Singingi. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan sarat dengan pesan-pesan humanis.


Dalam arahannya, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dan mengikuti Latihan Pra Operasi dengan penuh kesungguhan. Ia menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, sehingga diperlukan kesiapan yang matang dari seluruh personel.


“Dalam pelaksanaan operasi keselamatan, saya tekankan agar seluruh personel selalu bersikap harmonis, profesional, dan tidak melakukan pelanggaran hukum. Penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang humanis dan beretika,” tegas Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Hidayat Perdana menekankan pentingnya penerapan SKA (Skill, Knowledge, dan Attitude) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang humanis dan persuasif, pemahaman yang baik terhadap Undang-Undang Lalu Lintas beserta peraturan pendukung, serta sikap santun namun tetap tegas merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.


“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan kita. Dengan latihan pra operasi, seluruh personel dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama antar satuan,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Lat Pra Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh personel agar pelaksanaan operasi nantinya berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan perwira yang ditunjuk serta penyampaian materi oleh para Kasatgas dan Kaposko Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai bekal teknis dan strategis bagi personel yang terlibat.


Melalui Latihan Pra Operasi ini, Polres Kuansing menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Sumber: Humas polres kuatan Singingi

(Desi suarni)

Percantik wajah kota, pemko Pekanbaru bongkar JPO di Jalan Tuanku Tambusai


Center Indonesia Pekanbaru
– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di depan Pusat Perbelanjaan Hawaii, Rabu (28/1/2026) malam. Pembongkaran dilakukan karena kondisi JPO dinilai sudah tidak layak dan tidak lagi dimanfaatkan masyarakat.


Pembongkaran JPO tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.


Petugas gabungan mulai membongkar bagian dasar bangunan JPO yang terbuat dari beton dengan bantuan peralatan dan alat berat. Proses pembongkaran diawali dari bagian atap dan akan dilanjutkan secara bertahap.


“Pembongkaran ini merupakan bagian dari upaya penataan dan perapian kota, khususnya di ruas jalan protokol, agar lebih tertata dan memiliki nilai estetika,” ujar Ingot di sela-sela kegiatan.


Ia menjelaskan, seluruh proses pembongkaran diperkirakan memakan waktu hingga tiga hari. Setelah pembongkaran atap, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran lantai dan tiang penyangga JPO.


“Kami akan menggunakan alat berat dengan perhitungan matang agar tidak merusak badan jalan,” jelasnya.


Selama proses pembongkaran berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi diberlakukan sistem buka-tutup. Pekerjaan pembongkaran dijadwalkan berlangsung hingga dini hari guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. 

(Desi suarni)

Musim panas, pemko Pekanbaru imbau warga periksa instalasi listrik rumah lama


Center Indonesia Pekanbaru
– Pemerintah Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, seiring mulai masuknya musim panas dengan kondisi cuaca yang kering di wilayah Kota Pekanbaru.


Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menekankan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik, khususnya pada rumah-rumah lama yang instalasinya telah berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun dan belum pernah dilakukan pengecekan secara menyeluruh.


“Salah satu langkah penting yang perlu diperhatikan adalah kondisi instalasi listrik, terutama di rumah-rumah lama. Banyak instalasi yang sudah berumur namun belum pernah diperiksa kembali,” ujar Markarius, Rabu (28/1/2026).


Menurutnya, instalasi listrik yang telah menua sangat rentan mengalami kerusakan, terlebih dengan suhu udara Kota Pekanbaru yang relatif panas hampir sepanjang tahun. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kelistrikan.


“Pembungkus kabel yang berbahan plastik dapat meleleh akibat suhu tinggi. Hal ini berpotensi menimbulkan arus pendek listrik yang bisa memicu kebakaran,” jelasnya.


Ia menambahkan, sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi di Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir mayoritas disebabkan oleh korsleting listrik. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.


Selain aspek kelistrikan, Markarius juga mengingatkan warga agar memperhatikan keselamatan bangunan rumah, khususnya ketersediaan jalur evakuasi. Setiap rumah idealnya memiliki akses keluar alternatif untuk mengantisipasi kondisi darurat saat terjadi kebakaran.


“Bagi warga yang memasang teralis pada pintu atau jendela, pastikan teralis tersebut dapat dibuka. Jangan sampai seluruh akses tertutup tanpa pintu darurat, karena sangat berbahaya dalam situasi kebakaran,” tegasnya.


Pemerintah Kota Pekanbaru berharap melalui langkah antisipatif ini, risiko kebakaran dapat diminimalisir serta keselamatan warga dapat lebih terjamin. 

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done