M C I

Senin, Agustus 24, 2026

Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat*

 




Centerindonesia, Senin 24 Agustus 2026 — Kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru pada Senin pagi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan berkurang dan mendorong pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.


Merespons kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ribuan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Keris, sekitar pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Ditlantas Polda Riau.


Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polantas terhadap masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap saat masyarakat beraktivitas di luar rumah.


“Alhamdulillah, pagi ini ribuan masker berhasil kita bagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kondisi asap cukup tebal dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh. Karena itu, kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan,” kata AKBP Dasril.


Selain membagikan masker, personel Ditlantas Polda Riau turut memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Pengendara diingatkan untuk menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang terbatas.


AKBP Dasril juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


“Kita ketahui bersama saat ini memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tanaman di sekitar rumah dengan melakukan penyiraman secara rutin. Dengan lingkungan yang terawat, tanaman tetap segar dan suasana di sekitar kita tetap sejuk,” ujarnya.


Dirlantas: Keselamatan Pengendara Menjadi Prioritas


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama, terutama ketika kondisi udara dan jarak pandang dapat memengaruhi aktivitas berkendara.


“Dalam kondisi kabut asap seperti saat ini, kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, nyalakan lampu kendaraan dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegas Kombes Pol Jeki.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.


“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Mari kita jaga lingkungan tetap hijau dan asri karena kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.


Warga Apresiasi Kepedulian Polantas


Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Firman, warga Sail, menjadi salah satu pengendara yang menerima masker saat melintas di kawasan Tugu Keris.


Firman mengatakan, saat itu dirinya berhenti di lampu merah kawasan Jalan Diponegoro untuk mengantar anaknya ke sekolah. Ia kemudian mendapatkan masker dari personel Ditlantas Polda Riau.


“Iya Mas, saya tadi berhenti di lampu merah Diponegoro untuk mengantar anak sekolah. Alhamdulillah, saya dan anak saya diberikan masker. Pagi tadi asapnya cukup tebal. Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pembagian masker ini,” ujar Firman.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polantas Polda Riau yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat.


“Terima kasih kepada Polantas yang sudah sigap dan peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berjalan sesuai harapan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap.


Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, menggunakan perlengkapan pelindung, serta bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

(Ds)

Sambangi Warga Binaan





 Centerindonesia - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai mengawali babak baru di bawah kepemimpinan Kepala Lapas yang baru, Ismadi. Sebagai langkah awal yang penuh kehangatan, beliau secara langsung menyambangi para warga binaan guna bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri secara resmi.


​Kegiatan ini menjadi momen penting bagi Ismadi untuk membangun komunikasi terbuka dan mendekatkan diri dengan seluruh warga binaan. Langkah tersebut menegaskan komitmen kuat beliau dalam mengedepankan pendekatan humanis serta dialogis selama memimpin lembaga pemasyarakatan.


​Dalam interaksi yang akrab namun tetap menjunjung tinggi kedisiplinan, Ismadi menyampaikan visi serta misinya untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan optimal. Beliau berpesan agar para warga binaan aktif mengikuti program kepribadian maupun kemandirian sebagai bekal positif untuk kembali ke masyarakat.


​Momen perkenalan tersebut disambut dengan antusias dan positif oleh para warga binaan yang hadir. Melalui langkah awal ini, diharapkan sinergi dan kepercayaan antara petugas serta warga binaan di Lapas Narkotika Rumbai dapat semakin kuat dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang sukses.

(Ds)

*Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan*





Centerindonesia – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kunjungan lapangan bersama dalam rangka Open Traffic Tahap 2 untuk memastikan kesiapan akses, sarana, dan prasarana lalu lintas pada sejumlah titik pembangunan jalan tol di wilayah Pekanbaru, Senin (24/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut dipusatkan di Tol Gate Bypass Muara Fajar. Tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi pengerjaan gate masuk Tol Pekanbaru–Dumai, sekaligus meninjau pengerjaan sambungan Tol Permai–Tol Lingkar.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama Wella Alrisa selaku Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Madya Dinas PU, Demi Septi, S.Sos., selaku Penata Penegakan Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, serta Rahmat selaku Manager Pembangunan Jalan Tol HKI.


Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan akses tol, termasuk pengaturan gate masuk dan keluar serta fasilitas pendukung yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan, pengecekan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh fasilitas pendukung telah dipersiapkan sebelum akses tol digunakan secara optimal oleh masyarakat.


“Kami melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi gate, pengaturan akses masuk dan keluar, serta kelengkapan rambu dan penerangan. Hal ini penting untuk memastikan pengguna jalan mendapatkan informasi yang jelas sehingga perjalanan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” ujar AKBP Dasril.


Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pembukaan dan pengoperasian akses jalan tol. Karena itu, pemasangan rambu-rambu petunjuk arah dan penerangan perlu dipastikan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.


Sementara itu, Manager Pembangunan Jalan Tol HKI Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyelesaian pekerjaan dan penataan akses guna mendukung kelancaran operasional jalan tol.


“Kami bersama seluruh pihak terkait terus melakukan percepatan dan penataan di lapangan, khususnya pada akses gate masuk dan keluar serta sambungan antarruas tol. Kami juga berkoordinasi terkait pemasangan rambu dan penerangan agar pengguna jalan dapat memahami arah perjalanan dengan lebih mudah dan aman,” ungkap Rahmat.


Hal senada disampaikan Penata Penegakan Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, Demi Septi, S.Sos. Menurutnya, koordinasi lintas instansi sangat diperlukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan informasi bagi masyarakat terpenuhi.


“Koordinasi lintas instansi sangat diperlukan agar seluruh aspek, terutama keselamatan, kelengkapan rambu, informasi arah dan kondisi akses, dapat dipastikan dengan baik. Masyarakat sebagai pengguna jalan harus mendapatkan fasilitas yang aman serta informasi yang mudah dipahami,” kata Demi Septi.


Dari hasil peninjauan, tim mencatat adanya pengaturan dan pengalihan gate masuk dan keluar Tol Pekanbaru–Dumai, serta kebutuhan pemasangan dan penyempurnaan rambu-rambu petunjuk arah dan penerangan di sejumlah titik.


Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih jelas kepada pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan arah maupun risiko kecelakaan lalu lintas saat akses tol mulai digunakan.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan lapangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas sebelum akses tol digunakan oleh masyarakat.


“Kami ingin memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan benar-benar dipersiapkan dengan baik. Mulai dari pengaturan gate masuk dan keluar, rambu-rambu petunjuk arah, penerangan, hingga koordinasi antarinstansi. Jangan sampai ketika akses dibuka, masyarakat justru mengalami kebingungan atau menghadapi potensi gangguan keselamatan,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurutnya, Ditlantas Polda Riau akan terus melakukan koordinasi dan monitoring bersama seluruh stakeholder terkait untuk memastikan pelaksanaan Open Traffic Tahap 2 dapat berjalan aman, tertib dan lancar.


“Prinsip utama kami adalah keselamatan. Infrastruktur yang baik harus didukung dengan manajemen lalu lintas yang baik pula. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah, BPTD dan pengelola jalan tol harus terus diperkuat agar kehadiran akses tol ini benar-benar memberikan manfaat serta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.


Kombes Pol Jeki menambahkan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga memastikan setiap potensi permasalahan lalu lintas dapat diantisipasi sejak awal.


“Dengan koordinasi dan kesiapan yang matang, kita berharap operasional akses ini dapat berjalan sesuai harapan, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan dan pelayanan lalu lintas di wilayah Riau,” tutupnya.


Selama kegiatan kunjungan lapangan bersama Open Traffic Tahap 2, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, BPTD dan pengelola jalan tol akan terus diperkuat guna memastikan kesiapan infrastruktur serta terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.

(Ds)

Pacu Jalur 2026 Resmi Ditutup, Kapolres Kuansing: Tradisi Ini Menyatukan Masyarakat dan Menggerakkan Ekonomi


Senin, 24 Agustus 2026





Centerindonesia,– Festival Pacu Jalur Event Nasional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Tahun 2026 resmi ditutup di Lapangan Astaka Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Minggu malam (23/8/2026). 


Penutupan berlangsung meriah dan dihadiri lebih dari 10.000 masyarakat yang memadati lokasi acara.


Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Provinsi Riau Helmi D, Plt. Bupati Kuansing H. Mukhlisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Pabung Kodim 0302 Inhu/Kuansing Mayor Legimin, Kadis Pariwisata Provinsi Riau H. Tekad Parbatas Setia Dewa, S.T., M.T., Pj. Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Ketua GOW Hj. Nurhadiyah Mukhlisin, Ketua Bhayangkari Cabang Kuantan Singingi Ny. Tari Hidayat serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kuansing dan para camat se-Kabupaten Kuansing.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat.


Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa Pacu Jalur memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat Kuansing. Tradisi tersebut mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kegembiraan, sportivitas dan kekeluargaan.


“Pacu Jalur bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Di dalamnya ada kebersamaan, kekompakan, sportivitas dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Yang paling penting, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, peserta, panitia, relawan, TNI-Polri, pemerintah daerah, pelaku UMKM serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan.


“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kuansing dan para pengunjung yang telah ikut menjaga suasana tetap tertib. Ini merupakan milik kita bersama, sehingga mari kita jaga Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang dapat terus dinikmati oleh generasi berikutnya,” katanya.


Ia menambahkan, keberadaan ribuan masyarakat dan pengunjung selama pelaksanaan Pacu Jalur turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pedagang, jasa transportasi dan sektor pariwisata.


“Semoga Pacu Jalur semakin dikenal luas, namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Kuantan Singingi,” tutur AKBP Hidayat Perdana.


Dalam acara penutupan tersebut, Ketua Umum Festival Pacu Jalur Event Nasional Kabupaten Kuansing 2026 Andi Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival.


Sementara itu, Plt. Bupati Kuansing H. Mukhlisin menyampaikan bahwa Pacu Jalur merupakan warisan budaya, identitas dan semangat kebersamaan masyarakat Kuantan Singingi. Menurutnya, tradisi tersebut juga memiliki peran dalam mempererat silaturahmi, menggerakkan perekonomian serta memperkenalkan Kuansing di tingkat nasional dan internasional.


Penutupan Festival Pacu Jalur 2026 secara resmi dilakukan oleh Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Provinsi Riau Helmi D.


Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Pacu Jalur yang dinilai tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, perekonomian dan UMKM masyarakat.


Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan keputusan Dewan Hakim serta penyerahan hadiah kepada para pemenang Pacu Jalur Event Nasional, Pacu Jalur Mini dan Pacu Jalur Eksebisi.


Untuk Pacu Jalur Event Nasional, Juara I diraih Alam Cahayo Tuah Nagoghi, disusul Bintang Emas Cahaya Intan 2023 sebagai Juara II dan Panglimo Rimbo Piako sebagai Juara III.


Sementara Pacu Jalur Mini, Juara I diraih Gadis Manja RM Setia Kawan, Juara II Bintang Nirwana Pesona Alam Dria Klinik, dan Juara III Perwira Muda.


Untuk Pacu Jalur Eksebisi, Juara I diraih Bhayangkara Polda Riau, Juara II Tuah Sakti Negeri Lanal Dumai, dan Juara III Setda Kuansing.


Rangkaian penutupan semakin semarak dengan penampilan Limuno Band dan artis asal Provinsi Sumatera Barat Alfina Braner.


Kapolres Kuansing berharap semangat kebersamaan yang tercipta selama Festival Pacu Jalur dapat terus terjaga setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.


“Yang kita bawa pulang bukan hanya cerita tentang kemenangan, tetapi juga persaudaraan dan kebersamaan. Mari kita rawat semangat ini bersama-sama,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Jajaran Kuansing Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat Sosialisasi dan Patroli


Senin, 24 Agustus 





Centerindonesia,– Jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus meningkatkan upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui kegiatan preemtif dan preventif, Senin (24/8/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh sejumlah Polsek jajaran, di antaranya Polsek Cerenti, Polsek Kuantan Hilir, Polsek Singingi, Polsek Logas Tanah Darat dan Polsek Kuantan Mudik.


Di wilayah Polsek Cerenti, personel melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, sekaligus menyebarkan 10 lembar maklumat Kapolda Riau tentang larangan membakar hutan dan lahan. Personel juga melaksanakan patroli dengan rute Polsek Cerenti menuju Desa Kampung Baru.


Sementara itu, Polsek Kuantan Hilir melaksanakan kegiatan mapping daerah rawan Karhutla di Desa Pulau Madinah, Kecamatan Kuantan Hilir. Kegiatan ini bertujuan memetakan wilayah yang memiliki potensi Karhutla serta memudahkan koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.


Polsek Singingi melalui Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kuning juga menyampaikan maklumat Kapolda Riau kepada masyarakat mengenai larangan membakar hutan dan lahan. Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan maupun kepentingan lainnya serta segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi menimbulkan Karhutla.


Upaya serupa dilakukan Polsek Logas Tanah Darat dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Desa Perhentian Luas. Personel juga menyebarkan maklumat dan melaksanakan patroli di kawasan perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat.


Sedangkan Polsek Kuantan Mudik melaksanakan penyebaran maklumat Kapolda Riau di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar. Personel memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membakar lahan untuk membuka perkebunan maupun kegiatan lainnya serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.


"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin," ujar Kapolres.


Kapolres juga mengingatkan para pemilik lahan agar memperhatikan kondisi lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.


"Kami mengedepankan pencegahan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam. Lingkungan yang kita jaga hari ini akan memberikan manfaat bagi anak cucu kita di masa mendatang," tambahnya.


Kegiatan preemtif dan preventif yang dilaksanakan jajaran Polsek Polres Kuansing tersebut berjalan aman dan kondusif. Kepolisian akan terus melakukan sosialisasi, pemetaan wilayah rawan serta patroli sebagai langkah antisipasi Karhutla di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Minggu, Agustus 23, 2026

Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol*





Centerindonesia — Memasuki akhir pekan, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui program Polantas Karib terus meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat. Monitoring, pengaturan dan patroli lalu lintas secara intensif dilaksanakan di sejumlah ruas jalan protokol, pusat keramaian Kota Pekanbaru hingga jalur tol, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan akhir pekan dengan aman, nyaman dan tertib.


Pengawasan diprioritaskan pada sejumlah jalur strategis, termasuk Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekang). Personel melakukan pemantauan kondisi arus lalu lintas, mengantisipasi potensi gangguan serta memberikan edukasi secara humanis kepada para pengguna jalan.


Di jalur tol, personel memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Pengendara diingatkan bahwa bahu jalan bukan tempat untuk berhenti maupun beristirahat, kecuali dalam kondisi darurat.


Pengendara yang merasa lelah atau membutuhkan waktu untuk beristirahat diimbau memanfaatkan rest area yang telah disediakan. Sementara apabila kendaraan mengalami gangguan atau kendala teknis, pengendara diminta segera menghubungi petugas pengelola jalan tol dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan, baik yang datang dari luar kota dan Provinsi Riau maupun masyarakat Riau yang bepergian ke luar daerah, agar mempersiapkan perjalanan dengan sebaik-baiknya.


“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan seluruh dokumen maupun kelengkapan kendaraan telah dipersiapkan. Keselamatan harus menjadi perhatian sejak sebelum perjalanan dimulai,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan jalan tol untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memperhatikan kondisi jalan serta menyesuaikan kecepatan dengan ketentuan yang berlaku.


“Bila merasa lelah, manfaatkan rest area yang tersedia. Jangan gunakan bahu jalan untuk berhenti. Jika kendaraan mengalami kendala, segera hubungi petugas tol. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan kendalikan kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama,” tegasnya.


Patroli Intensif di Pusat Keramaian dan Jalan Protokol


Sementara itu, di wilayah Kota Pekanbaru, monitoring dan pengaturan arus lalu lintas dipusatkan pada sejumlah kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Mal SKA, Mal Ciputra dan RTC Sudirman.


Tim Patroli Beat Ditlantas Polda Riau juga bergerak secara mobile melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan protokol, antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Jalan A. Yani, Jalan Soebrantas Panam, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Riau, Jalan Soekarno-Hatta hingga Jalan SM Amin.


Patroli mobile tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan lalu lintas, tetapi juga untuk memastikan respons cepat personel apabila terjadi kepadatan atau perlambatan arus kendaraan.


Ketika ditemukan kepadatan, personel langsung melakukan pengaturan dan penguraian arus guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak melakukan manuver berbahaya, berpindah jalur secara sembarangan maupun saling mendahului ketika arus lalu lintas sedang padat.


Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas.


“Ketika terjadi kepadatan, jangan saling mendahului atau mengambil jalur yang dapat membahayakan. Tetap tenang, patuhi imbauan dan arahan petugas di lapangan. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi merupakan kesadaran setiap pengguna jalan,” katanya.


Menurutnya, kepatuhan dan kesadaran masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas secara berkesinambungan.


“Kesadaran diri dalam berlalu lintas menjadi tolok ukur terciptanya Kamseltibcarlantas secara berkesinambungan. Ingat, ada keluarga yang menanti di rumah. Jadikan keselamatan sebagai yang pertama dan utama dalam setiap perjalanan,” tutupnya.


Patroli Berlanjut Hingga Malam Hari


Upaya menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif tidak hanya dilakukan pada jam-jam rawan kepadatan pada siang dan sore hari. Jajaran Ditlantas Polda Riau juga mengintensifkan patroli hingga malam hari.


Di wilayah Kota Pekanbaru, kegiatan dilaksanakan melalui Blue Light Patrol Polda Riau, dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari.


Sementara itu, di jalur tol Permai dan PEKbang, personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) terus melaksanakan patroli dan monitoring secara mobile. Kehadiran personel di jalur tol diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada pengguna jalan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan kendaraan mengalami gangguan, kecelakaan lalu lintas maupun kondisi lain yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan.


Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam menghadirkan pelayanan lalu lintas yang responsif, humanis dan berkelanjutan, terutama pada saat mobilitas masyarakat mengalami peningkatan di akhir pekan.


Melalui semangat Polantas Karib — Kolaboratif, Amanah, Ramah, Inovatif dan Berintegritas, Ditlantas Polda Riau terus memperkuat kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat, bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan, pengaturan, pengawasan dan edukasi.


Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas sehingga perjalanan masyarakat di wilayah hukum Polda Riau berlangsung aman, nyaman, tertib, lancar dan selamat sampai tujuan. 

(Ds)

Peringati Hari Pramuka ke-65, Bupati Siak Afni Z Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

 




Centerindonesia Mempura – Bupati Siak, Afni Z, bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus membuka Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak.


Acara tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kelurahan Sungai Mempura, pada Jumat (20/8/2026).


Peringatan tahun ini mengusung slogan "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045".


Semangat ini selaras dengan tema nasional Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026, yaitu "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

Dalam upacara tersebut, Bupati Afni Z didampingi oleh Ketua Kwarcab Siak, Mahadar. Turut hadir memberikan dukungan moral, Bupati Siak pada masanya, Alfedri bersama mantan pejabat asisten III Jamaluddin.


Dalam amanatnya, Bupati Afni Z menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang 65 tahun Gerakan Pramuka di Indonesia. Pramuka dinilai konsisten mendidik generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta cinta tanah air.


"Dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, hingga wirausahawan yang mengabdi untuk NKRI. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh menghadapi perubahan zaman," ujar Bupati Afni Z.


Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para anggota, pada kesempatan ini diserahkan lencana penghargaan kepada 514 penerima, diantaranya 60 penerima Penghargaan Pancawarsa. 6 penerima Penghargaan Karya Bakti. 2 penerima Penghargaan Darma Bakti. 27 penerima Penghargaan Teladan. 419 Pramuka Garuda.


Diikuti seribuan lebih Peserta dan pendamping, Fokus pada Ketahanan Pangan

Perkemahan Akbar ini diikuti oleh lebih dari seribu peserta, yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA selaku perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) yang berada di bawah naungan Kwarcab 09 Siak, lengkap didampingi oleh guru pembina masing-masing.

Terkait dengan tema swasembada pangan, Bupati Afni Z menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud nyata komitmen Pramuka dalam mendukung program Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia.


"Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat unsur pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, hingga pengelolaan sumber daya. Ini adalah momentum bagi generasi muda Pramuka untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya demi ketahanan nasional," tutupnya.


Doli_wtr/MC-Siak

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done