M C I

Selasa, Juli 21, 2026

Siswi SMAN 2 Dayun Raih Medali Emas Di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasinal 2026 Bidang Kedokteran Dasar





Centerindonesia SIAK, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMAN 2 Dayun. Siti Sabani, siswi kelas XI, berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Medali Emas pada ajang Brilian Olimpiade Indonesia ditingkat Nasional 2026 dalam bidang Kedokteran Dasar. Ajang ini merupakan salah satu kompetisi akademik tingkat nasional yang diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.


Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, semangat belajar, dan ketekunan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Di tengah persaingan yang ketat, Siti Sabani berhasil menunjukkan kemampuan akademik terbaiknya sehingga mampu meraih penghargaan tertinggi di bidang yang dilombakan.


Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Siti Sabani dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar SMAN 2 Dayun. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta mengukir prestasi di berbagai ajang akademik.


Kepala SMAN 2 Dayun, Ibu Dini Safitri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Siti Sabani.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Siti Sabani. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan dari para guru pembimbing dan orang tua. Prestasi ini membuktikan bahwa peserta didik SMAN 2 Dayun mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha, tidak mudah menyerah, dan berani mengukir prestasi sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Kami akan terus berkomitmen memberikan dukungan agar semakin banyak lahir generasi berprestasi dari SMAN 2 Dayun.”


Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru pembimbing yang telah memberikan pendampingan serta kepada orang tua yang senantiasa memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.


Semoga prestasi gemilang ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi di masa mendatang serta semakin mengukuhkan SMAN 2 Dayun sebagai sekolah yang unggul dalam prestasi, berkarakter, dan siap mencetak generasi emas Indonesia.

(Ds)

Perkuat Kematangan Penyelenggaraan Statistik, Pemkab Siak Dievaluasi oleh Tim BPS





Centerindonesia Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menjalani tahapan wawancara Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama tim evaluator Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan secara daring di Ruang Bandar Siak, Kantor Bupati Siak, Senin (20/7/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.


Bupati Siak yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Tri Handro Pramono menegaskan EPSS bukan sekadar proses penilaian, melainkan sarana penting untuk mengukur sejauh mana tata kelola statistik sektoral telah diterapkan secara baik, terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.


"Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral bukan hanya sekadar proses penilaian, melainkan sarana untuk mengukur sejauh mana tata kelola statistik sektoral telah dilaksanakan secara baik, terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan," ujarnya.


Menurut Tri Handro, hasil evaluasi akan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kabupaten Siak dalam melakukan berbagai perbaikan pengelolaan data sehingga mampu menghasilkan data yang mutakhir, akurat, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.


Ia menegaskan, data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik. Karena itu, komitmen seluruh perangkat daerah sebagai produsen data menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral.


"Komitmen seluruh perangkat daerah sebagai produsen data menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral. Tanpa data yang berkualitas, kebijakan yang dihasilkan tidak akan optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat," kata dia.


Tri Handro juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk terus mendukung implementasi Satu Data Indonesia melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kualitas metadata, pemanfaatan aplikasi berbagi pakai, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola data secara terpadu.


Sementara itu, Ahli Madya Statistik BPS Kabupaten Siak Purwantono menjelaskan tahapan wawancara merupakan salah satu proses penting dalam rangkaian EPSS Tahun 2026. Sebelumnya, pemerintah daerah telah melaksanakan self assessment yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi dan wawancara oleh tim evaluator BPS.


Seluruh tahapan tersebut nantinya akan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sebagai indikator tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.


"EPSS sangat penting untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia. Lebih dari itu, evaluasi ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas tata kelola data," jelas Purwantono.


Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak Rozi Candra, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Siak Hendra, tim evaluator Badan Pusat Statistik yang mengikuti secara daring, serta para produsen data dari seluruh perangkat daerah.


(Eko/MC Siak)

Bupati Siak Dorong Kajian Matang Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan

 




Centerindonesia PEKANBARU – Bupati Siak Afni mendorong pemerintah daerah memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai obligasi daerah sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal. 


Hal itu disampaikannya saat mengikuti Sarasehan Nasional MPR RI bertema "Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Investasi Publik" di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (20/7/2026).


Menurut Afni, pemerintah daerah tidak boleh terburu-buru memilih skema pembiayaan tanpa memahami mekanisme, kemampuan fiskal, risiko, serta konsekuensi jangka panjang dari setiap instrumen yang digunakan.


"Pemerintah daerah perlu memahami dengan baik berbagai pilihan pembiayaan yang tersedia. Jangan sampai kita mengambil keputusan tanpa memahami mekanisme, kemampuan daerah, risiko, dan konsekuensinya," kata Afni.


Ia menjelaskan, Kabupaten Siak saat ini juga menghadapi tantangan fiskal, mulai dari keterbatasan ruang anggaran, kewajiban utang daerah yang masih diselesaikan secara bertahap, hingga persoalan kurang salur. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan kebijakan pembiayaan pembangunan agar tidak menimbulkan beban keuangan di masa mendatang.


Karena itu, Afni menilai kepala daerah membutuhkan ruang konsultasi dan pendampingan yang lebih intensif agar memahami secara utuh perbedaan antara pembiayaan berbasis utang dan obligasi daerah sebelum mengambil keputusan.


"Kita perlu ruang konsultasi yang lebih intensif, sehingga kepala daerah dapat memahami secara utuh perbedaan antara pembiayaan berbasis utang dengan obligasi daerah. Dengan pemahaman yang baik, daerah dapat menentukan pilihan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing," ujarnya.


Afni menegaskan obligasi daerah bukan instrumen yang harus diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut hanya layak digunakan oleh daerah yang memiliki kapasitas fiskal memadai serta proyek pembangunan yang produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


"Tidak semua daerah harus menerbitkan obligasi. Namun regulasi dan perangkat pendukungnya perlu disiapkan agar daerah yang memiliki kemampuan dan kebutuhan dapat memiliki alternatif pembiayaan yang sehat dan terukur," katanya.


Ketua Badan Penganggaran MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng, mengatakan pemerintah daerah perlu mulai menyiapkan sumber pembiayaan alternatif seiring menyempitnya ruang fiskal dan perubahan porsi Transfer ke Daerah (TKD).


Menurut Melchias, pemerintah daerah perlu mengubah pola perencanaan pembangunan, tidak lagi semata-mata bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga mampu merancang proyek strategis yang memiliki manfaat ekonomi sekaligus menentukan skema pembiayaan yang tepat.


Ia menjelaskan, obligasi daerah dapat menjadi salah satu pilihan untuk membiayai proyek-proyek produktif. Namun penerbitannya mensyaratkan tata kelola keuangan yang baik, administrasi yang tertib, pembukuan dan neraca daerah yang sehat, serta pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku.


Selain itu, obligasi daerah juga menuntut akuntabilitas tinggi karena melibatkan kepentingan publik dan mekanisme pengawasan pasar modal. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memahami manfaat, risiko, serta konsekuensi dari instrumen tersebut sebelum memutuskan untuk menerapkannya.


Dalam forum itu juga disampaikan bahwa penyusunan naskah akademik dan rancangan regulasi mengenai obligasi daerah masih berlangsung. Regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan hukum sekaligus memberikan kepastian bagi pemerintah daerah yang memiliki kapasitas untuk memanfaatkan obligasi sebagai sumber pembiayaan pembangunan.


Pembahasan regulasi dilakukan melalui partisipasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPR, otoritas terkait, akademisi, hingga pelaku pasar. Masukan dari daerah diharapkan dapat memperkuat kebijakan agar penerapan obligasi daerah berlangsung secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.


Afni berharap diskusi dan pendampingan mengenai obligasi daerah terus diperkuat sehingga setiap pemerintah daerah mampu menentukan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan fiskalnya.


"Kita ingin pembangunan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terus dipenuhi. Namun pembiayaannya harus sehat, terukur, transparan, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah. Yang paling penting, setiap keputusan yang diambil hari ini jangan sampai menjadi beban bagi masyarakat dan pemerintah daerah di masa depan," tutupnya.



(Alonk/MC Siak)

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara





Centerindonesia PEKANBARU – Halaman Mapolda Riau dipadati masyarakat yang mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) malam. Acara yang digelar Polda Riau itu berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik, stand up comedy, pembagian doorprize, hingga hadiah utama satu unit sepeda motor listrik.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau, para Pejabat Utama Polda Riau, pengamat Rocky Gerung, mahasiswa, komunitas ojek online, serta masyarakat dari berbagai kalangan.


Rangkaian acara diawali dengan penampilan Andien & Friends, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta pembagian doorprize kepada para peserta.


Suasana semakin semarak dengan penampilan grup musik FDJ Yuki dan sesi stand up comedy. Komika Ariefka Herman membawakan materi bertema kritik terhadap Polri, yang kemudian disambut penampilan counter kritik oleh Aipda Jimmy dengan gaya komedi yang mengundang tawa para penonton.


Menjelang kick off pertandingan final, peserta bersama-sama menyaksikan sambutan Direktur Utama TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari melalui tayangan video. Selanjutnya, ribuan masyarakat larut dalam kemeriahan menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 melalui layar videotron yang disiapkan panitia.


Di sela pertandingan, panitia kembali membagikan doorprize dan menyerahkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik kepada peserta yang beruntung. Antusiasme masyarakat tetap tinggi hingga pertandingan usai.


Kegiatan nobar berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat bersama jajaran Polda Riau menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus hiburan bersama dalam menyaksikan laga puncak sepak bola dunia.


*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

(Ds)

Kapolres Kuansing Pimpin Gaktibplin, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Personel


Selasa, 21 Juli 





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Kuansing, sekitar pukul 08.30 WIB. Selasa (21/7/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Kuantan Singingi tersebut meliputi pemeriksaan kelengkapan identitas personel, kelengkapan diri, serta kerapian penampilan sebagai bentuk pembinaan disiplin internal di lingkungan Polri.


Dalam pelaksanaannya, personel diperiksa satu per satu untuk memastikan kelengkapan administrasi maupun penampilan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kedisiplinan dan meningkatkan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, setiap personel wajib mematuhi aturan, menjaga sikap, penampilan, serta melengkapi identitas diri sebagai bentuk tanggung jawab dan kesiapan dalam menjalankan tugas.


"Melalui kegiatan Gaktibplin ini, kami ingin memastikan seluruh personel tetap disiplin, profesional, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Hal-hal mendasar seperti kelengkapan identitas dan kerapian diri harus selalu diperhatikan karena mencerminkan kesiapan serta kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat," ujar Kapolres.


Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus pembinaan agar seluruh personel senantiasa menjaga integritas, disiplin, dan memegang teguh nilai-nilai Tribrata serta Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas.


Dengan adanya kegiatan Gaktibplin ini, diharapkan seluruh personel Polres Kuantan Singingi semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang optimal guna mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dipercaya masyarakat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Pemeriksaan Dapur SPPG Polres Kuansing, Pastikan Makanan Aman dan Layak Dikonsumsi.



Selasa, 21 Juli 




Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan, Tim Pemeriksaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kuantan Singingi melaksanakan pemeriksaan rutin di Dapur SPPG Polres Kuansing yang berlokasi di Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, mulai pukul 07.00 WIB. Selasa (21/7/2026).


Pemeriksaan dilaksanakan oleh Aiptu Taufiq Gunawan Lubis, S.E., bersama Brigadir Miprila Oktora Hellen. Kegiatan difokuskan pada pemeriksaan organoleptik terhadap makanan dan minuman yang akan disajikan guna memastikan kualitas, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh makanan dan minuman dinyatakan dalam kondisi baik, memenuhi standar kelayakan, serta aman untuk dikonsumsi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pemeriksaan rutin tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kuansing dalam menjaga kualitas pelayanan melalui penyediaan makanan yang higienis dan aman.


"Pemeriksaan ini merupakan bentuk pengawasan untuk memastikan setiap makanan dan minuman yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan serta layak dikonsumsi. Kami ingin seluruh proses penyajian berjalan dengan baik sehingga penerima manfaat memperoleh makanan yang sehat, berkualitas, dan bergizi," ujar Kapolres.


Ia menambahkan, pemeriksaan Dapur SPPG akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga kualitas makanan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


"Dengan pengawasan yang berkesinambungan, kami berharap kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh penerima," Pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Rutin Lakukan Pengecekan Pos Kamling, Perkuat Keamanan dan Sinergi dengan Masyarakat


Selasa, 21 Juli 2026





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi rutin melaksanakan pengecekan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di sejumlah wilayah sebagai upaya memperkuat sistem keamanan swakarsa serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Selasa (21/7/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa wilayah, di antaranya Pos Kamling Desa Koto Kombu Kecamatan Hulu Kuantan, Pos Satkamling Desa Sako Pangean Kecamatan Pangean, Pos Kamling Desa Marsawa Kecamatan Sentajo Raya, serta Pos Kamling RT 005 RW 002 Perumahan Cempaka Pandan Wangi, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polri melakukan pengecekan kondisi Pos Kamling, berdialog dengan warga, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap aktif menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan Pos Kamling memiliki peran penting sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.


"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Pos Kamling, masyarakat dapat saling peduli, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan," ujar Kapolres.


Ia menjelaskan, kegiatan pengecekan yang dilakukan personel Polsek jajaran bertujuan memastikan Pos Kamling tetap berfungsi dengan baik sekaligus mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengaktifkan Pos Kamling sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," tambah AKBP Hidayat Perdana.


Dari hasil pengecekan, sebagian besar Pos Kamling dalam kondisi baik dan mendapat dukungan dari masyarakat. Sementara di Desa Sako Pangean, petugas mendapati Pos Satkamling belum aktif sehingga memberikan imbauan kepada warga agar kembali menghidupkan kegiatan ronda malam guna meningkatkan keamanan lingkungan.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kuantan Singingi bersama Polsek jajaran untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat kemitraan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done