M C I

Senin, 11 Mei 2026

DIBANTU TIM FORENSIK POLDA RIAU, POLRES SIAK GELAR EKSHUMASI DAN AUTOPSI BOCAH 6 TAHUN DI KERINCI KANAN UNTUK UNGKAP PENYEBAB KEMATIAN





Centerindonesia SIAK – Tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau melaksanakan kegiatan ekshumasi (pembongkaran makam) dan autopsi terhadap jenazah seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun berinisial FA di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, pada Senin (11/05/2026).


Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH,SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP Dr.Raja Kosmos Parmulais, SH,MH menjelaskan kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk memberikan titik terang secara medis mengenai penyebab pasti kematian almarhum FA (6), putra dari Bapak Ahmad Zulpan. Langkah hukum ini diambil menyusul adanya keperluan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.


Tim pemeriksa dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Kompol dr. Desy Martha Panjaitan, M.H., Sp.FM (PS. Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Riau), didampingi oleh dokter forensik Penata 1 dr. Youga Balian Firdaus, S.H., Sp.FM, serta jajaran Sat Reskrim Polres Siak yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Dr. Raja Kosmos Parmulias, S.H., M.H.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kanit Pidum Polres Siak, Kanit Reskrim Polsek Kerinci Kanan, serta unsur pemerintahan desa seperti Penghulu Kampung Kerinci Kiri, Bapak H. Ali Kasim SH.i, tokoh masyarakat, dan pihak keluarga korban.


Tindakan medis yang dilakukan meliputi:

Pengamanan ketat di lokasi sekitar makam.

Proses penggalian kubur secara teknis.

Pemeriksaan autopsi menyeluruh oleh Tim Forensik di lokasi.

Pemakaman kembali jenazah setelah seluruh rangkaian prosedur medis selesai dilakukan.


Meski di tengah proses pelaksanaan cuaca di lokasi diguyur hujan deras, kegiatan tetap berjalan dengan khidmat dan kondusif. Kasat Reskrim Polres Siak mengonfirmasi bahwa hasil resmi dari autopsi ini tidak dapat diketahui secara instan.


"Kegiatan autopsi ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian almarhum. Berdasarkan koordinasi dengan Tim Forensik, hasil laboratorium dan analisis autopsi diperkirakan akan keluar dalam waktu sekitar satu minggu ke depan," jelas AKP Kosmos.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.00 WIB. Pihak kepolisian mengapresiasi kerja sama keluarga dan masyarakat setempat yang mendukung kelancaran proses hukum ini sehingga situasi tetap aman dan terkendali.

(Ds)

Bhabinkamtibmas Desa Rawang Binjai Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan 2026





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan Swasembada Pangan Tahun 2026, Bhabinkamtibmas Desa Rawang Binjai melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan perkebunan Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, sekira pukul 17.00 WIB. Senin (11/05/2026)


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Rawang Binjai Bripka Supriono, S.H., bersama anggota BUMDes Sambaran Elang Pulai Desa Rawang Binjai.


Pengecekan dilakukan pada tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas kurang lebih ±1 hektar. Saat ini tanaman jagung tersebut telah memasuki usia sekitar 41 hari tanam dan terlihat tumbuh dengan baik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan tanaman jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


“Polsek Pangean berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional tahun 2026,” ujar Kapolsek.


Kapolsek juga menambahkan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.


Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan semangat dan motivasi kepada pengelola lahan agar terus merawat tanaman secara maksimal sehingga hasil panen nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Pengecekan Tanaman Jagung Dukung Program Swasembada Pangan 2026 di Desa Tanjung Berjalan Lancar





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 di seluruh Indonesia, telah dilaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 09.45 WIB. Senin (11/05/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda Suherman dan Briptu Khairul Umam dengan melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan seluas kurang lebih ±1 hektar yang saat ini telah berumur sekitar 74 hari tanam.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan jajaran Kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memastikan pemanfaatan lahan produktif berjalan optimal.


“Polri mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026. Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan sektor pertanian,” ujar Kapolsek.


Dari hasil pengecekan di lapangan, perkembangan tanaman jagung terpantau dalam kondisi baik dan tumbuh sesuai usia tanam. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Bupati Afni Antar Harapan Baru Pemuda Disabilitas Siak Lewat Pelatihan Vokasional.

 



 

Centerindonesia Siak--Muammar (22) pemuda asal Kampung Pusako, Kecamatan Pusako, Siak tak mampu menyembunyikan harunya saat dilepas Bupati Siak Afni Zulkifli mengikuti pelatihan keterampilan di Sentra Terpadu “Inten Soeweno” Bogor, program Kementerian Sosial.

 

Ia salah satu dari lima penyandang disabilitas asal Kabupaten Siak yang mendapatkan kesempatan dari Kementrian Sosial untuk mengikuti pelatihan selama 6 bulan kedepan. Saat dilepas keberangkatannya oleh Bupati Afni, terlihat mata Muammar berkaca-kaca dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Afni.

 

“Terimakasih bu, atas dukungannya. Saya tak menyangka bisa mengikuti pelatihan ini, tentu ini kesempatan bagi saya untuk belajar agar lebih produktif dan ilmu yang didapat bisa diterapkan nantinya,” kata Muammar, Kamis (7/5/2026).

 

Ia menjelaskan, keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berprestasi dan berkarya. Di STIS Bogor nantinya, Muammar akan mengikuti pelatihan las. Sementara empat temannya yang lain, mengikuti pelatihan elektro dan lain-lain.

 

“Alhamdulillah, saya terharu dengan kondisi seperti ini, bisa diberikan kesempatan untuk menimba ilmu yang lebih tinggi lagi, saya akan bersungguh-sungguh belajar,” kata dia.

 

Bupati Siak Afni Zulkifli mengucapkan selamat bagi para peserta pelatihan Vokasional angkatan 29 asal Kabupaten Siak. Ini merupakan kesempatan bagi kaum disabilitas Siak bangkit dan bersaing di dunia kerja nantinya.

 

“Selamat belajar kepada anak-anak istimewa kami, semoga dengan adanya program pelatihan ini bisa memberikan ilmu yang berguna baik untuk diri sendiri, keluarga maupun Kabupaten Siak," kata Afni.


Penyandang Disabilitas yang berangkat ke Bogor tetap dilakukan pendampingan dari Dinas Sosial PPPA Siak, mereka mulai mengikuti pelatihan dari tanggal 22 April sampai dengan 22 Oktober 2026 di STIS Bogor.

 

Berikut nama-nama pemuda disabilitas asal Kabupaten Siak yang mengikuti Diklat program pelatihan Vokasional gelombang I tahun 2026.


1.Wahyu Ridho Padli, Tambak Rejo, Sungai Mempura, Rungu Wicara, 2 . M. Syuhada, Bandar Sungai, Daksa, 3. Muammar, Dusun Pusako-Pusako, Daksa, 4. Hafiz Syahputra, Teluk Kemas, Minas Timur, Daksa dan 5. Davin Fatuh Gaulay, Dayun, Rungu Wicara.

 

(Dep/MC Siak)

*Wabup Syamsurizal Apresiasi Peran serta Dunia Usaha, Dukung Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan BWI Siak*





Centerindonesia Siak--Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengapresiasi kontribusi serta kepedulian PTPN IV Regional III Sei Buatan atas pembangunan rumah singgah kesehatan program Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak.

 

PKS milik BUMN tersebut menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp50 juta, kepada BWI yang diterima secara simbolis oleh Ketua BWI Kabupaten Siak yang juga Wakil Bupati Siak.

 

“Kami atas nama pemerintah dan BWI Kabupaten Siak mengucapkan terimakasih kepada pihak Perusahaan yang turut mendukung program BWI Siak,” kata dia, Kantor Bupati Siak, Senin (11/5/2026).

 

Syamsurizal mengatakan, melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, diharapkan program wakaf mampu menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Siak.

 

“Melalui peran serta dunia usaha, kita harapkan pembangunan rumah singgah kesehatan dapat memberikan dampak nyata bagi kaum dhuafa sehingga dapat meringankan beban biaya penginapan dan transportasi saat menjalani pengobatan berulang,” terangnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, BWI Kabupaten Siak memaparkan program Gerakan Wakaf Tunai Rp1.000 per hari yang menyasar ASN, masyarakat, hingga dunia usaha sebagai upaya memperkuat partisipasi sosial dan pemberdayaan umat.

 

Selain itu, turut dibahas rencana pembangunan rumah singgah melalui program infak Rp1.000 per hari yang diharapkan dapat segera direalisasikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Manager Kebun Sei Buatan PTPN IV Regional III Sei Buatan, Andri, menyampaikan bahwa perusahaan ingin turut ambil bagian dalam gerakan wakaf dan mendorong program sosial yang dijalankan BWI.

 

“Kami berharap program ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ringkasnya.

 

Rumah Singgah Kesehatan di Siak memiliki peran penting bagi masyarakat kurang mampu. Fasilitas ini memberikan tempat menetap sementara bagi pasien dhuafa yang dirujuk ke rumah sakit, terutama yang berasal dari pelosok jauh.

 

Inisiatif Rumah Singgah Kesehatan di Siak, yang diresmikan melalui sinergi BWI Siak dan Pemkab Siak, menjadi jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat dhuafa untuk akses kesehatan yang lebih adil.

 

Audiensi tersebut membahas berbagai program dan bidang usaha yang akan dijalankan oleh BWI Kabupaten Siak, termasuk evaluasi bantuan yang telah dikucurkan serta penguatan gerakan wakaf tunai di tengah masyarakat.

 

Eko/MC Siak

Membangun Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Cinta Lingkungan, Ditlantas Polda Riau Edukasi Generasi Bangsa di SDN 42 Pekanbaru





Centerindonesia Pekanbaru - Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau melaksanakan kegiatan Green Policing Polda Riau yang dirangkai dengan program Police Goes To School di SDN 42 Pekanbaru, Senin (11/05/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Inpes No. 2, Kelurahan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Program ini menyasar para siswa dan guru sebagai bentuk edukasi dini terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran personel dari Ditbinmas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Eko Budhi Purwono beserta personel Ditlantas Polda Riau yang dipimpin oleh AKBP Dasril. Selain itu kegiatan juga melibatkan personel Polsek Bukit Raya, Tim RAGA Polda Riau, Tim Damkar Kota Pekanbaru serta DLHK Kota Pekanbaru.


Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi interaktif serta sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta membangun kebiasaan peduli terhadap alam sekitar.


Tampak dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril turut membagikan buku panduan tertib berlalu lintas serta helm berstandar SNI kepada siswa-siswi dan para guru yang mampu menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas dan program Green Policing. Suasana kegiatan pun berlangsung penuh antusias dan interaktif.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang aktif mengikuti kegiatan, personel Ditlantas Polda Riau juga membagikan hadiah berupa helm keselamatan, buku petunjuk keselamatan berlalu lintas, tumblr hingga kaos bertemakan Green Policing.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dirangkai dengan program Green Policing Polda Riau tersebut mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari para siswa dan siswi SDN 42 Pekanbaru.


“Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa dari para pelajar. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau di masa mendatang.


Sementara itu, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Ria Anggreni, S.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau dan Ditbinmas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut di lingkungan sekolahnya.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau. Edukasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak untuk membangun kedisiplinan berlalu lintas serta menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak usia dini,” ungkapnya.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dan Green Policing akan terus digencarkan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, peduli lingkungan serta sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.


“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, namun juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan humanis dan edukatif seperti ini, diharapkan dapat menciptakan budaya keselamatan dan budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat,” tegasnya.


Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, Ditbinmas Polda Riau, para guru serta seluruh siswa-siswi SDN 42 Pekanbaru dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.


Dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif dan humanis seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta memperkuat kepercayaan publik kepada Polri. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.

(Ds)

Minggu, 10 Mei 2026

Polsek Benai Laksanakan Penindakan PETI di Kelurahan Beringin Jaya






Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Guna menjaga situasi kamtibmas serta mencegah aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polsek Benai, jajaran Polsek Benai bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat melaksanakan patroli serta pengecekan di wilayah Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu sore (10/5/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Polsek Benai, yakni IPDA Tri Hari, S.H., M.H., BRIPKA Auzar, BRIGADIR Wahyu, BRIPTU Dadan Ahmad R., dan BRIPDA Rozy Mulya.


Patroli dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB dan menemukan 1 (satu) unit rakit PETI jenis stingkay dalam keadaan tidak beroperasi di lokasi dengan titik koordinat (-0.4190150, 101.6029050), tepatnya di Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq, S.Psi., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menekan aktivitas PETI yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Personel Polsek Benai bersama masyarakat terus melakukan patroli dan pengawasan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Benai. Dari hasil patroli ditemukan satu unit rakit PETI jenis stingkay yang sudah tidak beroperasi, kemudian dilakukan penindakan dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali,” ujar Kapolsek.


Lebih lanjut Kapolsek Benai juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas PETI karena selain melanggar hukum juga berdampak terhadap kerusakan lingkungan dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi masyarakat sekitar.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penindakan terhadap 1 (satu) unit rakit PETI jenis stingkay dengan cara dibakar di lokasi. Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ditemukan hambatan maupun barang bukti yang diamankan.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done