M C I

Jumat, Agustus 28, 2026

Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar, PT KTU Siapkan 5 Menara Pantau Karhutla.

 




Centerindonesia Siak – Wakil Bupati Siak meminta perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak tidak hanya menjaga areal operasionalnya, tetapi juga ikut menjaga lahan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai upaya antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak saat memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Darurat Karhutla 2026 di Sport Center PT Kimia Tirta Utama (KTU), Jalan Pertamina Kilometer 2, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kamis (27/8/2026).


Ia menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat hingga perusahaan. Karena itu, perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Siak juga diharapkan ikut mengambil peran dalam menjaga wilayah sekitar.


"Kami berharap perusahaan yang ada di Kabupaten Siak dapat menjaga lahan masyarakat yang ada di sekitarnya, sebagai bentuk antisipasi karhutla agar daerah kita ini tidak terkena dampak buruk dari asap kebakaran yang berbahaya," ujar Syamsurizal.


Ia mengungkapkan, selama Agustus telah terjadi karhutla di beberapa wilayah Kabupaten Siak, di antaranya Kampung Buatan II seluas 7 hektare, Kampung Mengkapan 0,5 hektare, dan Kampung Penyengat seluas 6 hektare yang berhasil dipadamkan. 


Sementara Satgas Karhutla saat ini masih berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Kecamatan Koto Gasib dan Dayun. Kesiapan penanganan karhutla ditunjukkan melalui pengecekan sarana prasarana milik PT KTU dan simulasi pemadaman. 


Personel pemadam memperagakan langkah penanganan kebakaran menggunakan peralatan yang telah disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat di lapangan.


Syamsurizal Budi mengatakan, kesiapan menghadapi karhutla tidak cukup hanya dengan peralatan, tetapi juga membutuhkan keterampilan para personel yang terus ditingkatkan, salah satunya dengan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ada di kampung kampung, di wilayah perusahaan. 


"Langkah ini tidak boleh berhenti di sini saja. Kita harus meningkatkan kemampuan kita dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, untuk itu kita terus meningkatkan keterampilan dan di dukung sarana prasarana yang baik agar mudahkan dalam pekerjaan," kata dia.


Syamri Kardo, Asisten Sustainability PT KTU mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan mulai dari pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), pemantauan wilayah, hingga kesiapan regu pemadam. Setiap MPA yang dibina beranggotakan lima orang yang telah mendapatkan sosialisasi dan dilibatkan dalam patroli bersama.


"Untuk MPA, masing-masing ada lima orang. Kita sudah lakukan sosialisasi dan pernah juga melakukan patroli bersama. Untuk kegiatan MPA sendiri kita berkolaborasi agar mereka siap kapan saja dalam penanganan karhutla," ungkapnya.


Dalam mendukung deteksi dini, PT KTU saat ini memiliki lima menara pantau api yang digunakan untuk memantau kondisi wilayah. Petugas yang berjaga melakukan pemantauan secara berkala terhadap potensi munculnya titik panas (hotspot) maupun titik api (fire spot).


"Pemantauan api kami menggunakan lima menara pantau setinggi sekitar 25 meter. Ada petugas yang piket dan memantau setiap jam. Hotspot kita pantau terus, serta kita di Kecamatan Koto Gasib ini kita saling update informasi dengan pak camat juga. Misalnya seandainya kendalanya sudah skala nasional, kita siap nanti, sama manggala Agni kami juga lakukan koordinasi," ujarnya.


Selain sistem pemantauan, PT KTU juga memiliki tiga regu pemadam kebakaran yang berjumlah 45 personel dalam satu regu yang selalu siaga untuk pencegahan dan pengendalian karhutla. Regu tersebut didukung berbagai sarana penunjang, di antaranya dua unit mobil pemadam kebakaran, kendaraan patroli, pompa portabel berdaya 5 horsepower (HP), pompa induk 25 horsepower (HP), serta peralatan pendukung lainnya.


Untuk memperkuat pemantauan, PT KTU juga menggunakan Dashboard Lancang Kuning Polda Riau dalam melihat perkembangan hotspot dan fire spot. Informasi tersebut menjadi pedoman petugas untuk melakukan pengecekan langsung (ground check) ke lapangan apabila ditemukan indikasi kebakaran.



(Rahma/MC Siak)

Tembus Wilayah Blankspot, Diskominfo Siak Hadirkan Akses Internet di Area Karhutla





Centerindonesia – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak memasang perangkat internet satelit di Posko Karhutla Dayun, kawasan Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, Kamis (27/8/2026). 


Pemasangan tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan konektivitas petugas dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.


Langkah ini dilakukan mengingat lokasi posko berada di kawasan yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan internet atau blank spot. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, khususnya dalam melakukan komunikasi, koordinasi, serta penyampaian informasi perkembangan penanganan Karhutla.


Melalui pemasangan perangkat internet satelit ini, Diskominfo Kabupaten Siak berupaya menyediakan konektivitas internet yang lebih andal agar petugas yang bertugas di kawasan tersebut tetap dapat terhubung. Akses komunikasi yang memadai diharapkan dapat mempercepat koordinasi antar instansi dan mendukung penyampaian informasi dari lapangan secara real-time.


Pemasangan perangkat tersebut dilakukan oleh tim teknis Diskominfo Kabupaten Siak sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla di lapangan.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan ketersediaan jaringan komunikasi menjadi kebutuhan penting, terutama dalam menghadapi situasi kedaruratan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses telekomunikasi.


“Posko Karhutla ini berada di kawasan yang akses internetnya masih terbatas atau blank spot. Sementara dalam penanganan Karhutla, komunikasi dan pertukaran informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, Pemkab Siak melalui Diskominfo memberikan dukungan konektivitas melalui pemasangan perangkat tersebut agar petugas di lapangan tetap dapat berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik,” ujar Rozi Chandra.


Ia menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Siak tidak hanya berfokus pada penyediaan akses internet, tetapi juga pada penguatan keandalan sarana komunikasi darurat dan integrasi pemantauan serta penyampaian data dari lapangan.


“Informasi mengenai kondisi di lapangan harus dapat diterima dan diteruskan dengan cepat kepada pihak-pihak terkait. Dengan konektivitas yang baik, koordinasi, pemantauan, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu,” tambahnya.


Dengan tersedianya jaringan internet di posko karhutla TNZ Dayun, petugas di lapangan diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas pemantauan dan penanganan Karhutla. Kehadiran konektivitas ini juga diharapkan mampu mendukung respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi di kawasan Taman Nasional Zamrud.


Pemasangan perangkat internet satelit tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses konektivitas untuk mendukung tugas-tugas pelayanan dan penanganan kondisi kedaruratan.

(Ds)

DWP Siak: Perempuan Punya Peran Besar Menjaga Warisan Budaya dan Tradisi

 




Centerindonesia TERNATE – Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya, mulai dari mewariskan resep tradisional, keterampilan, hingga nilai-nilai budaya keluarga kepada generasi berikutnya.


Hal itu menjadi perhatian Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Siak, Ny. Erdawati Mahadar, saat mengikuti Ladies Program rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 di Kota Ternate, Maluku Utara.


Menurut Ny. Erdawati, pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan bangunan bersejarah, tetapi juga mencakup tradisi, kuliner, dan berbagai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat.


“Di tangan perempuan resep diwariskan, keterampilan diturunkan, kain ditenun, tradisi dirawat, dan nilai-nilai keluarga diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujar Ny. Erdawati saat mengikuti kegiatan di kawasan cagar budaya Benteng Oranje, Kamis (27/8/2026),


Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Ladies Program yang menjadi wadah strategis untuk memperkaya khazanah kuliner Indonesia melalui pengenalan seni dan kuliner tradisional, sekaligus memperkuat upaya menjaga warisan budaya masing-masing daerah.


"Saya berharap Ladies Program ini menjadi ruang untuk saling mengenal, menginspirasi, dan berbagi pengalaman tentang bagaimana perempuan di berbagai daerah menjaga warisan budaya masing-masing,” tambah Ketua DWP Siak tersebut.


Ladies Program VII tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Ternate, Ny. Hj. Marliza M. Tauhid selaku tuan rumah, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Ternate Ny. Nursinta Nasri Abubakar dan Ketua DWP Kota Ternate Ny. Hj. Hasmiati Rizal.


Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak mengenal budaya lokal Maluku Utara melalui rangkaian agenda yang memadukan olahraga sehat dan kearifan lokal. Setelah mengikuti yoga pagi, peserta menikmati Pesona Budaya serta eksibisi memasak kuliner tradisional khas Ternate, seperti Gohu dan Papeda Rempah berbahan utama ikan tuna segar.


“Kami bersama peserta lainnya tidak hanya menikmati sajian yang diperkenalkan, tetapi juga diajak mengenal cara penyajian serta cerita budaya yang melekat di dalamnya,” tambahnya.


Pemilihan Benteng Oranje sebagai lokasi kegiatan turut memperkuat pesan pelestarian budaya. Kawasan bersejarah tersebut menjadi simbol upaya Kota Ternate dalam menjaga cagar budaya sekaligus mengenalkan identitas daerah melalui seni, tradisi, dan kuliner lokal.


Doli_Wtr/MC-Humas

*Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil*




Centerindonesia HILIR — Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Rokan Hilir, Kamis (27/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan arahan kepada personel sekaligus memimpin konferensi pers pengungkapan kasus dugaan perambahan hutan mangrove.


Kapolda tiba sekitar pukul 07.30 WIB menggunakan helikopter AW169/P-3306 Baharkam Polri dan disambut Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta jajaran.


Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok Polri, peningkatan empati kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai perkembangan situasi. Ia juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya karhutla, serta mendorong penerapan program Green Policing secara berkelanjutan.


Kapolda meminta jajaran memperkuat upaya preemtif, preventif, dan represif dalam menjaga lingkungan. Ia juga menginstruksikan pelaksanaan kegiatan Go to School setiap Senin yang diisi edukasi lingkungan dan penanaman pohon.


Usai memberikan arahan, Kapolda bersama Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, Kapolres Rohil dan Kasat Reskrim Polres Rohil menggelar konferensi pers pengungkapan kasus perambahan hutan mangrove.

Polres Rohil bersama Ditreskrimsus Polda Riau mengungkap lima laporan polisi dengan lima tersangka.


Perambahan terjadi di kawasan hutan mangrove Kecamatan Kubu dan Kecamatan Pasir Limau Kapas, dengan total kawasan yang telah dikerjakan sekitar 133 hektare.

Para tersangka diduga menggunakan alat berat untuk merusak hutan dan tanaman mangrove guna membuka lahan yang diperuntukkan bagi perkebunan kelapa sawit.


Dalam perkara tersebut, penyidik menerapkan sejumlah ketentuan pidana, di antaranya UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


Berdasarkan keterangan ahli, kerugian lingkungan akibat pembukaan kawasan hutan mangrove diperkirakan mencapai Rp16,83 miliar.

Kapolda menegaskan, penyidikan akan terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk korporasi apabila ditemukan bukti pelanggaran.


Sepanjang 2026, Polda Riau dan jajaran telah menangani 34 perkara lingkungan dengan 37 tersangka, termasuk 24 perkara illegal mining.


Kapolda menekankan bahwa penegakan hukum harus berjalan seiring dengan edukasi dan pencegahan. Khusus di Rokan Hilir, pelestarian mangrove dinilai penting untuk menjaga kawasan pesisir dari abrasi sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat.


Setelah konferensi pers, Kapolda Riau bersama Kabid Humas Polda Riau memberikan keterangan kepada awak media di halaman Mapolres Rokan Hilir.

(Ds)

Peduli Kesehatan Warga, Kapolres Kuansing Turun Langsung Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan






Centerindonesia,– Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara berasap. Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung membagikan masker kepada pengguna jalan bersama personel Satuan Lalu Lintas dan komunitas ojek pangkalan, Kamis (27/8/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Proklamasi, tepatnya di depan Mako Satlantas Polres Kuansing, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Hidayat Perdana S.H., S.I.K., M.H., bersama Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., personel Satlantas serta komunitas ojek pangkalan secara langsung membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas.


Kapolres mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk perhatian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara kurang baik.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Masker ini dapat digunakan sebagai perlindungan awal agar masyarakat tetap nyaman dan terlindungi,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.


“Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli. Jika kondisi udara masih berasap, gunakan masker saat berada di luar ruangan dan kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan,” tutur Kapolres.


Kegiatan pembagian masker tersebut juga menjadi sarana bagi personel Polres Kuansing untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan keselamatan dalam berlalu lintas.


Kapolres berharap masyarakat tetap berhati-hati saat berkendara, mengingat kondisi udara berasap dapat mengurangi jarak pandang di jalan.


“Keselamatan tetap yang utama. Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan, serta tetap tertib berlalu lintas,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Pastikan Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Kapolres Kuansing Tekankan Pendekatan Humanis dan Profesional


Jum'at, 28 Agustus 2026





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa tahun 2026, Jumat (28/8/2026).


Apel siaga yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Kuantan Singingi tersebut diikuti Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry, S.H., para Kabag, Kasatfung dan Kasi, para Kapolsek jajaran, KBO serta Pama Polres Kuansing.


Personel yang mengikuti apel terdiri dari Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, staf gabungan serta Bhabinkamtibmas Polsek jajaran. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi selama pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa.


Dalam arahannya, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menekankan pentingnya kesiapan personel, perlengkapan, sarana prasarana, komunikasi serta pemahaman terhadap pola pengamanan yang akan diterapkan di lapangan.


“Yang paling utama adalah memastikan personel siap, sarana dan prasarana siap, komunikasi siap, serta seluruh rencana pengamanan dipahami oleh masing-masing anggota. Kita harus mampu mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan,” ujar AKBP Hidayat.


Kapolres meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, profesional dan proporsional dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum harus tetap dihormati dengan memperhatikan keamanan dan ketertiban bersama.


“Kita harus menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Laksanakan pengamanan dengan cara yang humanis dan tetap menjaga ketertiban, keamanan serta kepentingan masyarakat lainnya,” tegasnya.


AKBP Hidayat juga mengingatkan personel agar menghindari tindakan yang dapat memicu eskalasi. Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengedepankan prinsip penggunaan kekuatan secara bertahap dan dapat dipertanggungjawabkan.


Selain itu, komunikasi dan koordinasi dengan koordinator lapangan aksi, instansi terkait serta seluruh unsur pengamanan diminta untuk terus ditingkatkan. Personel juga diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dan segera melaporkan setiap perkembangan situasi secara berjenjang.


“Jangan mudah terprovokasi. Tetap kendalikan emosi, jaga keselamatan diri sendiri, rekan maupun masyarakat. Hadapi setiap situasi dengan tenang, profesional dan penuh tanggung jawab,” pesan Kapolres.


Ia menambahkan, pengamanan aksi unjuk rasa tidak boleh dianggap sebagai kegiatan rutin. Seluruh personel harus memiliki kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi serta melaksanakan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.


“Laksanakan tugas dengan semangat Presisi, junjung tinggi profesionalitas dan integritas, serta berikan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan bermotor serta sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Jumat Curhat dan Jumat Barokah, Polsek Singingi Dekatkan Diri dengan Masyarakat


Jum'at, 28 Agustus 2026





Centerindonesia,– Polsek Singingi, Polres Kuantan Singingi, terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Barokah. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus berbagi kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, Jumat (28/8/2026).


Kegiatan Jumat Curhat dilaksanakan di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Singingi berdialog langsung dengan masyarakat serta menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., mengatakan bahwa Jumat Curhat merupakan ruang komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat untuk mengetahui secara langsung kondisi kamtibmas maupun berbagai persoalan yang dirasakan warga.


“Melalui Jumat Curhat, kami ingin masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun masukan kepada kepolisian. Komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKP Azhari.


Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mengaktifkan Poskamling maupun ronda malam, serta segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas.


Selain itu, personel mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin yang dapat merusak aliran Sungai Batang Kuantan maupun lingkungan sekitar.


Masyarakat Kelurahan Muara Lembu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran personel Polsek Singingi yang dinilai memberikan rasa aman melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dan kegiatan patroli di tengah masyarakat.


“Masyarakat menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di Kelurahan Muara Lembu saat ini masih kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan terus dipertahankan,” kata AKP Azhari.


Tidak hanya mendengarkan aspirasi masyarakat, kepedulian Polsek Singingi juga diwujudkan melalui kegiatan Jumat Barokah. Personel Polsek Singingi memberikan bantuan sembako kepada dua keluarga yang membutuhkan di Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi.


Bantuan diserahkan kepada Irwansyah (69), warga RT 001 RW 001 Desa Pulau Padang, dan Epi (60), warga RT 001 RW 001 Desa Pulau Padang.


Kapolsek Singingi AKP Azhari menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil infak personel Polsek Singingi yang dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polsek Singingi.


“Semoga bantuan sederhana ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan kepedulian dan membantu masyarakat,” ungkapnya.


Ia menambahkan, kegiatan seperti Jumat Curhat dan Jumat Barokah akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat.


Dengan komunikasi yang terbuka, kepedulian dan kebersamaan, Polsek Singingi berharap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Ds)


IPTU A. Razak

Ps. Kasi Humas Polres Kuansing


Email: humaspolreskuansing1@gmail.com

No. HP: +62 812-3372-6363

IG: @humaspolreskuansing

FB: Humas Polres Kuansing

Layanan Kepolisian: 110

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done