M C I

Senin, 16 Februari 2026

Kapolres Kuansing Pastikan Pengamanan Maksimal Imlek 2026 di Vihara Sriwijaya

 


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Menjelang perayaan Imlek 2026, Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung melakukan pengecekan kesiapan Vihara Sriwijaya yang akan dijadikan tempat kebaktian umat Buddha. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Vihara Sriwijaya, Kelurahan Sei Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, sekira pukul 16.35 WIB. Senin (16/2/2026).


Pengecekan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing dan didampingi Rohaniawan Agama Buddha Subejo, S.Ag., Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, S.H., Kasi Propam IPTU Bambang, Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Sudarman, serta personel Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Tengah.


Setibanya di lokasi, Kapolres bersama rombongan langsung meninjau sejumlah titik penting, mulai dari ruang kebaktian, ruang istirahat dan konsumsi, hingga lokasi parkir kendaraan jamaah. Pengecekan dilakukan secara detail guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan aman dan tertib.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pengurus vihara dengan pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian.


“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita umat Buddha dapat melaksanakan ibadah dengan tenang, aman, dan nyaman. Jangan pernah menganggap remeh situasi. Tetap waspada terhadap setiap tamu atau jamaah yang hadir,” ujar Kapolres.


Ia juga mengimbau agar apabila terdapat orang yang mencurigakan atau tidak dikenal, pengurus segera berkoordinasi dengan personel pengamanan untuk dilakukan pengecekan sesuai prosedur.


Kapolres menegaskan bahwa sebelum pelaksanaan ibadah, personel pengamanan akan melaksanakan sterilisasi lokasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada benda atau hal mencurigakan yang dapat membahayakan keselamatan jamaah.


Selain itu, perhatian juga diberikan pada aspek kelancaran lalu lintas. Kapolres mengingatkan agar seluruh kendaraan jamaah diparkir di lokasi yang telah disediakan sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di depan vihara.


“Kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polres Kuansing dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tambahnya.


Dengan pengamanan dan persiapan yang matang, diharapkan perayaan Imlek 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berlangsung khidmat, lancar, serta semakin mempererat kebersamaan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

(Desi suarni)

Kapolres Kuansing Jalin Silaturahmi Dengan Ketua Lembaga Adat Nagori (LAN) Pebaun Hilir, Datuk Sirajo


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam upaya memperkuat sinergi dan membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh adat, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Ketua Harian Lembaga Adat Nagori (LAN), Datuk Dinardin Dt. Sirajo, di Desa Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik, pukul 14.20 WIB. Senin (16/2/2026).


Kunjungan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kuansing dan jajaran, yakni AKP Siswoyo, S.H., (Kasat Lantas Polres Kuansing), AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., (Kapolsek Kuantan Mudik), IPTU Bambang Syaputra (Kasi Propam Polres Kuansing), IPDA Sudarman (Kanit Patroli Sat Lantas Polres Kuansing), AIPTU Roni Pasla, S.H., (Kanit Intelkam Polsek Kuantan Mudik), serta BRIPKA Ardiansyah Putra (Bhabinkamtibmas Desa Pebaun).


Kehadiran Kapolres beserta rombongan disambut hangat oleh Datuk Dinardin Dt. Sirajo. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang pertemuan tersebut.


Dalam penyampaiannya, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan yang diberikan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Datuk yang telah menerima kami untuk berkunjung ke kediaman Datuk. Silaturahmi ini menjadi langkah awal bagi kami untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan sinergi yang kuat dengan para tokoh adat di Kabupaten Kuantan Singingi,” ujar Kapolres dengan penuh kehangatan.


Kapolres menegaskan bahwa tokoh adat memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai adat dan budaya merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas keamanan.


“Tokoh adat adalah penjaga nilai dan kearifan lokal. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Kuantan Singingi,” tambahnya.


Pendekatan humanis yang ditunjukkan AKBP Hidayat Perdana mencerminkan komitmen Polres Kuansing untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.


Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara kepolisian dan lembaga adat dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta mewujudkan Kuantan Singingi yang aman, harmonis, dan kondusif.


(Desi suarni)

Panen Jagung 1 Hektar di Teluk Pauh, Polsek Pangean Dukung Ketahanan Pangan

 


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Upaya mendukung program ketahanan pangan terus digelorakan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Salah satunya melalui kegiatan Panen Jagung Pipil Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan BUMDesa Puri Sakato, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Pangean, sekira pukul 09.00 WIB. Senin (16/2/2026).


Panen jagung pipil yang digelar di atas lahan seluas 1 hektar tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri unsur pemerintahan, kepolisian, serta masyarakat setempat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pangean yang diwakili Sekcam Pangean Ibu Nurdiana, S.Sos yang juga menjabat sebagai Pj. Kepala Desa Teluk Pauh, Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring, S.H., Koordinator BPP Kecamatan Pangean yang diwakili Sdr. Endang, SP, Ketua BPD Teluk Pauh yang diwakili Sdr. Juar, Bhabinkamtibmas Desa Teluk Pauh BRIPKA Raja Gustian, Direktur BUMDesa Puri Sakato Sdr. Matrin, S.Kom., jajaran pengurus BUMDesa, serta masyarakat Desa Teluk Pauh.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring, S.H. menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BUMDesa Puri Sakato dalam mengelola lahan produktif sehingga mampu menghasilkan panen jagung yang bermanfaat bagi masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara pemerintah desa, BUMDes, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri hadir untuk memberikan dukungan serta memastikan seluruh proses berjalan aman dan lancar,” ujar IPTU Aman Sembiring.


Ia menambahkan, pemanfaatan lahan desa secara optimal seperti ini tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa.


Sementara itu, pihak BUMDesa Puri Sakato menyampaikan bahwa pengelolaan tanaman jagung pipil di lahan seluas 1 hektar tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan. Hasil panen diharapkan mampu menambah pendapatan desa serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan panen berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Masyarakat tampak antusias mengikuti proses panen hingga sesi foto bersama sebagai simbol keberhasilan dan semangat gotong royong.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat terus terjalin erat guna mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.


(Desi suarni)

Polsek Jajaran Bergerak Serentak, Green Policing Jadi Aksi Nyata Polres Kuansing


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Dalam rangka mendukung Program Kapolda Riau tentang Green Policing, jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama Polsek Kuantan Tengah, Polsek Hulu Kuantan, serta Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Kuansing melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan dan penanaman bibit pohon di sejumlah desa, Senin (16/2/2026).


Kegiatan ini merupakan implementasi dari UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perpol Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat, serta Program Kapolda Riau terkait Gerakan Cinta Lingkungan dan Peduli Hutan.


Beberapa lokasi kegiatan di antaranya Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Desa Koto Kombu Kecamatan Hulu Kuantan, Desa Lubuk Koto Kari, Desa Lubuk Koto Kombu, hingga Desa Bumi Mulia Kecamatan Logas Tanah Darat.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama masyarakat melakukan penyuluhan dan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, serta melaksanakan penanaman bibit pohon alpukat dan jambu di pekarangan warga.


Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program Green Policing bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda (Gen Z).


“Melalui Green Policing, Polri ingin hadir langsung di tengah masyarakat sebagai penggerak kepedulian lingkungan. Menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika alam terjaga, hidup kita akan bahagia,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Ia menegaskan, edukasi yang diberikan tidak hanya sebatas menanam pohon, tetapi juga menanamkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat dan pelajar tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan gotong royong, serta menjaga hutan dari kerusakan.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama warga secara simbolis menanam sejumlah bibit pohon, di antaranya bibit alpukat dan jambu, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penghijauan dan upaya menjaga keseimbangan alam.


Kapolres juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan lingkungan ini bertujuan membangun kemitraan dengan pemerintah desa dan masyarakat guna meningkatkan public trust serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


“Green Policing adalah bagian dari komitmen Polri untuk masa depan. Kami ingin meninggalkan warisan lingkungan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” tegasnya.


Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap program serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


(Desi suarni)

Doa Syukur Warga Iringi Rampungnya Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sangau


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Wujud syukur atas selesainya Program Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi, masyarakat Desa Sangau, Kecamatan Kuantan Mudik, menggelar doa bersama di lokasi jembatan pada pukul 11.15 WIB, Senin (16/2/2026).


Kegiatan tersebut dirangkai dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus sebagai ungkapan terima kasih atas rampungnya pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi harapan masyarakat.


Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir langsung Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., Kapolsek Kuantan Mudik AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H., Kepala Desa Sangau Indra Suadi, tokoh masyarakat H. Darmawan, S.Pd., M.M., ninik mamak, cerdik pandai, personel Polres Kuansing, personel Polsek Kuantan Mudik dan Polsek Hulu Kuantan, serta masyarakat Desa Sangau.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan tokoh masyarakat yang disampaikan oleh H. Darmawan, S.Pd., M.M. Dalam penyampaiannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolri melalui Kapolres Kuansing atas terealisasinya renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.


“Kami atas nama tokoh masyarakat, ninik mamak dan cerdik pandai mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kapolres Kuansing beserta jajaran. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian sehingga jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat kini telah berdiri kokoh dan permanen,” ujarnya.


Kepala Desa Sangau, Indra Suadi, juga menyampaikan rasa syukur atas selesainya renovasi jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan permanen ini sangat dirindukan karena menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga.


“Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah impian masyarakat Desa Sangau. Selain itu, kami memiliki program unggulan satu rumah satu sarjana dan penyediaan bibit sawit satu hektare per kepala keluarga sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam arahannya menyampaikan bahwa renovasi Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program yang dilaksanakan atas perintah Presiden Republik Indonesia melalui Kapolri.


“Renovasi jembatan ini adalah bentuk nyata kepedulian negara kepada masyarakat. Di Provinsi Riau terdapat 27 unit jembatan yang direnovasi, dan alhamdulillah di wilayah kita ada dua unit, yakni di Desa Sangau dan Desa Muara Petai yang berada di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik,” jelas Kapolres.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun serta terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Kami menghimbau kepada jajaran Polres Kuansing, Polsek Kuantan Mudik, perangkat desa, tokoh masyarakat serta seluruh warga agar bersama-sama menjaga kamtibmas. Sinergi dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah,” tegas AKBP Hidayat.


Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara tersebut, mencerminkan eratnya hubungan antara aparat kepolisian dan warga Desa Sangau.


Dengan selesainya renovasi Jembatan Merah Putih Presisi ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah.


(Desi suarni)

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Masuk Tahap Pemasangan Gelagar


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-7, pengerjaan telah sampai pada tahap pemasangan gelagar dan penguatan struktur utama jembatan. Senin (16/2/2026),


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB tersebut dipusatkan di Desa Muara Petai, dengan melibatkan total 30 personel gabungan. Rinciannya, 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, kegiatan juga didukung partisipasi masyarakat setempat dan 5 orang teknisi.


Adapun tahapan pekerjaan yang dilaksanakan pada hari ketujuh meliputi pemasangan gelagar, pengelasan eyenud pada gelagar, serta pembuatan tapak pondasi di seberang jembatan. Sejumlah peralatan digunakan dalam proses pengerjaan, di antaranya mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga peralatan manual seperti cangkul dan tembilang.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.


“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan akses penyeberangan antara Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur dapat digunakan dengan aman dan lancar, sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,” ujar AKBP Hidayat.


Kapolres juga menegaskan bahwa progres fisik pembangunan hingga hari ke-7 berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Sinergi antara personel Polri, teknisi, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pengerjaan di lapangan.


“Semangat gotong royong dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama kita. Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini dapat segera rampung dan difungsikan untuk kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.


Dengan progres yang terus meningkat setiap harinya, Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Pucuk Rantau diharapkan segera menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.


(Desi suarni)

Polsek Cerenti Tindak Tegas PETI di Sungai Kuantan, Tiga Rakit Dibakar di Desa Pulau Busuk


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Jajaran Polres Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Kali ini, penindakan dilakukan oleh Polsek Cerenti terhadap dugaan aktivitas PETI di Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin siang (16/2/2026).


Penindakan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima informasi dari pemberitaan media online terkait dugaan belasan rakit PETI yang beroperasi di Sungai Kuantan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H langsung memerintahkan personel turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan.


Tim yang dipimpin langsung oleh IPTU Haripin, S.H., (Kasubsektor Inuman) bersama IPDA Toni, S.E., (Kanit Reskrim Polsek Cerenti), BRIPKA Riki Fransisko, BRIGADIR Reza, BRIPDA Rio Prastyo, dan BRIPDA Pernando H. Panjaitan bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan kendaraan dinas roda dua dan roda empat.


Sekira pukul 14.30 WIB, tim tiba di lokasi dan menemukan tiga unit rakit PETI di Sungai Kuantan, Desa Pulau Busuk. Saat ditemukan, rakit tersebut dalam kondisi tidak beroperasi. Namun, guna mencegah kembali digunakannya sarana tersebut untuk aktivitas ilegal, Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., memerintahkan Kanit Reskrim beserta tim untuk melakukan penindakan tegas dengan cara membakar rakit PETI di tempat.


Selain melakukan penindakan, personel juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat Desa Pulau Busuk agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin yang dapat merusak lingkungan serta melanggar hukum. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi hasil penindakan dan pembuatan laporan resmi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk aktivitas PETI di wilayah hukumnya.


“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak besar terhadap kerusakan ekosistem sungai dan membahayakan masyarakat,” tegas IPTU Feri Padli.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sungai Kuantan dari aktivitas ilegal serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya praktik PETI di wilayahnya.


Dengan langkah tegas dan respons cepat tersebut, diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah kembali maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Kabupaten Kuantan Singingi.


(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done