M C I

Jumat, 02 Januari 2026

AMI Desak Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Keterbukaan Informasi Publik Pada OPD

 C


enter Indonesia Pekanbaru
– Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP AMI), akan terus tagih komitmen Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, terkait kemudahan akses informasi bagi insan pers di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru hingga penghujung 2026 akan datang. 


Suatu komitmen yang disampaikan, oleh H Agung Nugroho Walikota sendiri saat menjawab sesi tanya jawab kepada media. Dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Temu ramahnya dengan Media, yang dilaksanakan di Ballroom Walikota Pekanbaru Lt 6 Jl.Abdul Rahman Hamid Tenayan Raya.Rabu (31/12/2026) 


Ketua Umum DPP AMI, Ismail Sarlata, selain menyampaikan kepada H Agung Nugroho Walikota Pekanbaru dalam acara tersebut diatas. Bahwa masih banyak terdapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum terbuka dalam memberikan informasi publik yang dibutuhkan media dan masyarakat. Hal tersebut, juga disampaikannya kepada media melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1/2026).


Menurut Ismail, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pers, kata dia, memiliki fungsi strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menampung dan mengonfirmasi berbagai keluhan masyarakat.


“Informasi yang disampaikan pers kepada publik harus berimbang. Namun dalam praktiknya, masih ada OPD yang sulit diakses atau enggan memberikan penjelasan saat dimintai klarifikasi,” ujarnya.


Ia menilai kondisi tersebut dapat menghambat kerja jurnalistik dan berpotensi menimbulkan kesenjangan informasi di tengah masyarakat, khususnya terkait pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan.


Ismail juga menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam memastikan jajarannya menjalankan prinsip keterbukaan informasi. Menurutnya, akses informasi yang baik akan membantu pimpinan daerah dalam melakukan evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan yang tepat.


“Jika informasi tertutup, maka akan sulit menilai sejauh mana kinerja OPD berjalan sesuai harapan masyarakat,” katanya.


DPP AMI mengingatkan bahwa hak pers untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28 huruf F, serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 4 ayat (3) junto pasal 18 ayat (1) 


Oleh karena itu, DPP AMI berharap H Agung Nugroho Wali Kota Pekanbaru dapat memperkuat komitmen keterbukaan informasi di seluruh OPD agar hubungan antara pemerintah, pers, dan masyarakat dapat berjalan secara sehat dan konstruktif.


“Sinergi yang baik antara pemerintah dan pers akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat,” tutup Ismail.


Sumber : Ismail Sarlata Ketua Umum DPP AMI

Tanam Pohon, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah


Center Indonesia Pekanbaru
- Polda Riau melakukan aksi nyata dalam mewujudkan program Green Policing melalui penanaman pohon. Polda Riau 'menyulap' pemukiman di Trans Jasa Industri, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Manadi, Pekanbaru menjadi kebun buah dan sentra pangan.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menyampaikan bahwa aksi penanaman ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto di akhir tahun 2025 lalu yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan di tengah maraknya bencana alam. Hal ini juga sejalan dengan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.


"Bapak Kapolda Riau beberapa kali menyampaikan, jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Hari ini kami menanam 90 bibit pohon sebagai langkah awal untuk menyulap area ini menjadi kebun buah-buahan," ujar Anom, Jumat (2/1/2026).


Adapun, dalam kegiatan ini Polda Riau melalui Bidang Humas menanam 90 pohon diantaranya jenis matoa, durian, kelengkeng, dan jengkol, yang diharapkan menjadi ketahanan pangan warga transmigran.


Kombes Anom menekankan pentingnya menanam pohon sebagai investasi masa depan yang tidak boleh tertunda. "Ada hadist juga yang menyebutkan, meski kita memegang tunas pohon dan besok kiamat, pohon itu harus tetap ditanam," tambahnya.


Kawasan ini direncanakan tidak hanya menjadi area penghijauan, tetapi juga lahan produktif. Pihak kepolisian mendorong penerapan sistem tumpang sari, di mana di antara pohon buah-buahan tersebut dapat ditanami "apotek hidup" atau tanaman obat keluarga.


Selain penghijauan, program ini mencakup penguatan ketahanan pangan melalui sektor peternakan burung puyuh dan kolam lele yang dikelola warga.


Melalui program Green Policing ini, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat, sejalan dengan upaya menciptakan ketahanan pangan yang mandiri di tingkat rukun tetangga (RT).


Salah satu warga Perumahan Trans Jasa Industri, Daman Huri menyambut baik bantuan bibit dan instruksi penanaman pohon dari Kapolda Riau tersebut. Program ini dinilai memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi warga.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas bantuan bibit ini. Jika nanti pohon ini berbuah, hasilnya akan sangat bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita semua yang merawatnya," kata Daman.

(Desi suarni)

Resmob Polres Kuansing bekuk Pemodal PETI, Setelah Lebih Sebulan Buron


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,–
Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Polres Kuansing) berhasil mengungkap kasus tindak pidana kejahatan pertambangan mineral dan batubara atau pertambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Jum'at (02/01/2026).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Kuansing IPTU Gerry Agnar Timur, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas telah mengamankan satu orang tersangka berinisial E (36) yang diduga sebagai pemilik atau pemodal aktivitas PETI.


Kasus ini berawal dari peristiwa yang terjadi pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi PETI Dusun Sungai Betung, Desa Jake. Saat itu, seorang pekerja tambang ilegal tertimbun tanah akibat longsornya dinding lubang galian tambang. Korban diketahui tengah melakukan aktivitas penyedotan material emas tanpa izin bersama dua orang rekannya. Ketika lubang galian mencapai kedalaman sekitar satu meter, tiba-tiba dinding tanah longsor dan menimpa korban. Rekan korban kemudian keluar dari lokasi untuk meminta bantuan masyarakat sekitar.


Kasat Reskrim menjelaskan, setelah kejadian tersebut tersangka melarikan diri ke wilayah Rimbo Panjang, Bangkinang, dan bersembunyi di rumah keluarganya. Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Resmob Polres Kuansing, pada Jumat, 2 Januari 2025 sekitar pukul 10.00 WIB, petugas memperoleh informasi terkait keberadaan tersangka. Atas perintah Kasat Reskrim, Kanit Resmob IPDA Lukman, S.H. bersama tim segera melakukan penyelidikan dan penangkapan.


Sekitar pukul 10.30 WIB, tersangka berhasil diamankan di sebuah rumah di Dusun Sungai Betung, Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, tanpa perlawanan. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Kuansing untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Tersangka E (36) merupakan laki-laki kelahiran Pantai Rajo, 2 Maret 1989, beragama Islam, bekerja sebagai swasta, dan berdomisili di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Ancaman hukuman terhadap pasal tersebut berupa pidana penjara paling lama 5 tahun serta denda paling banyak 100 miliar rupiah.


Kapolres Kuantan Singingi melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Kuansing akan terus berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh bentuk aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan masyarakat.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan PETI dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Polsek Kuantan Tengah melaksanakan kegiatan jumat curhat di Desa Sawah


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,–
Dalam rangka mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat, Polsek Kuantan Tengah melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bertempat di Simpang 4 Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah,  pukul 08.30 WIB. Jum’at, (02/01/2026)


Kegiatan Jumat Curhat tersebut dilaksanakan oleh Panit II Binmas Ipda Asrul, Ps. Kasi Humas Aiptu Tri Noviar, dan Ps. Panit I Binmas Aipda Purwo S., dengan sasaran tokoh masyarakat Desa Sawah.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kuantan Tengah menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam guna menjaga keamanan lingkungan.


Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan sarana Polri untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, serta masukan dari masyarakat. Kapolres berharap masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan permasalahan yang ada, sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Tokoh masyarakat Desa Sawah menyambut baik kegiatan Jumat Curhat ini dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran serta peran aktif Polsek Kuantan Tengah, khususnya Bhabinkamtibmas, yang rutin hadir di tengah masyarakat. Secara umum, situasi kamtibmas di Desa Sawah terpantau aman dan kondusif, meskipun masih terdapat permasalahan yang mengarah pada penyakit masyarakat (pekat).


Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polsek Kuantan Tengah dengan masyarakat serta tersalurkannya aspirasi dan keluhan masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Sumber : Humas Polres Kuansing

(Desi suarni)

Petugas Kesehatan Pos PAM Desa Kasang Layani Pemudik Sakit Saat Operasi Lilin Lancang Kuning 2025


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Polres Kuansing) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, khususnya dalam rangka pengamanan arus mudik dan libur Tahun Baru 2026. Kamis, (01/01/2026), 


Petugas kesehatan Pos Pengamanan (Pos PAM) Ops Lilin Lancang Kuning 2025 Desa Kasang memberikan pelayanan medis kepada seorang pemudik asal Provinsi Sumatera Barat yang mengalami gangguan kesehatan saat melakukan perjalanan.


Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan serta memberikan obat sesuai dengan keluhan yang dialami pemudik tersebut. Selanjutnya, pemudik diarahkan untuk beristirahat di rest area Pos PAM Ops Lilin Lancang Kuning 2025 Desa Kasang hingga kondisi kesehatannya kembali membaik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di Pos PAM merupakan bagian dari pelayanan terpadu Polri kepada masyarakat selama Operasi Lilin.


“Kehadiran petugas kesehatan di Pos PAM bertujuan untuk memberikan pertolongan pertama bagi pemudik yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan selamat,” ujar AKBP R. Ricky Pratidiningrat.


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu menjaga kondisi fisik, memanfaatkan rest area yang tersedia, serta tidak ragu untuk berhenti dan beristirahat apabila merasa lelah atau kurang sehat.


Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Ka Pos PAM Ops Lilin Lancang Kuning 2025 Desa Kasang bersama petugas kesehatan Pos PAM, dan berlangsung dengan aman serta lancar.


Polres Kuansing akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Doa Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026, Kapolres Kuansing Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan dan Kamtibmas


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 Tingkat Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Kementerian Agama menggelar kegiatan Doa Lintas Agama dan Gerak Jalan Sehat Kerukunan, Jumat (02/01/2026) pagi.


Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Eks PT. Ludin, Kecamatan Kuantan Tengah tersebut dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM. Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, pimpinan instansi vertikal, akademisi, pelajar, serta masyarakat umum.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. Muliardi, M.Pd, Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin, Sekda Kuansing Zulkarnain, ST., M.Si, para pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh-tokoh lintas agama dari berbagai kepercayaan.


Doa lintas agama dipimpin secara bergantian oleh perwakilan tokoh agama Islam, Protestan, Katolik, dan Buddha sebagai simbol kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman.


Dalam keterangannya, Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan doa lintas agama tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antarumat beragama dalam menjaga persatuan dan stabilitas keamanan di Kabupaten Kuantan Singingi.


“Kegiatan doa lintas agama ini sangat positif dan strategis dalam memperkuat nilai toleransi serta persaudaraan antarumat beragama. Kerukunan adalah modal utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam memasuki Tahun Baru 2026,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Kuantan Singingi berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan yang bersifat mempererat persatuan dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat.


“Polri, khususnya Polres Kuantan Singingi, siap bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan kebersamaan dan saling menghormati, perbedaan justru menjadi kekuatan bagi daerah kita,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi dalam arahannya menyampaikan bahwa doa lintas agama menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa.


Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan gerak jalan sehat kerukunan, pembagian doorprize, serta pembukaan Pacu Jalur Hari Amal Bakti 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi.


Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan pengamanan dari jajaran Polres Kuantan Singingi dan instansi terkait.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata harmonisasi kehidupan beragama serta memperkokoh semangat kebersamaan masyarakat Kuantan Singingi dalam menyongsong Tahun Baru 2026.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Kamis, 01 Januari 2026

Di Balik Sukses Kelancaran Lalu Lintas Malam Pergantian Tahun Baru 2025–2026 di Kota Pekanbaru*


Center Indonesia Pekanbaru
— Di balik suksesnya kelancaran aktivitas lalu lintas pada malam pergantian Tahun Baru 2025–2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dirancang secara matang dan taktis, Kamis (01/0126)


Malam itu, Kota Pekanbaru diselimuti udara dingin dan hujan yang turun hampir sepanjang malam. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel lalu lintas yang berjibaku mengurai kepadatan kendaraan hingga pergantian malam menuju pagi hari.


Di tengah guyuran hujan, pasukan “kopel putih” Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polresta Pekanbaru dan jajaran Satlantas Polres terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang beraktivitas menantikan malam puncak pergantian tahun.


Pantauan di lapangan menunjukkan, hampir seluruh ruas jalan protokol Kota Pekanbaru dipadati kendaraan. Mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Diponegoro, Soekarno Hatta, HR Soebrantas Panam, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, hingga simpang-simpang lampu lalu lintas dan titik rawan kemacetan, tampak personel lalu lintas berjibaku dengan hiruk-pikuk deru kendaraan roda dua dan roda empat.


Kepadatan juga terpantau di sejumlah pusat perbelanjaan, seperti SKA Mall, Ciputra Mall, Pekanbaru Mall, hingga Ramayana Trade Center (RTC), yang dipadati masyarakat yang menghabiskan waktu libur pergantian tahun.


Arus lalu lintas di kawasan Jalan HR Soebrantas Panam pun terpantau padat. Meski hujan sempat reda menjelang detik-detik pergantian tahun, aktivitas masyarakat justru terus meningkat di seluruh ruas jalan utama Kota Pekanbaru.


Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono, saat melakukan penguraian arus lalu lintas bersama personel Polantas, menjelaskan kepada awak media bahwa pihaknya terus melakukan monitoring secara intensif.


“Kami terus memonitor seluruh arus lalu lintas di Kota Pekanbaru. Meskipun kondisi padat merayap, namun secara umum arus tetap bergerak normal. Kepadatan terjadi di berbagai titik, namun kami yakin dan percaya masyarakat Kota Pekanbaru cukup tertib dalam berlalu lintas. Malam ini menjadi bukti bahwa lalu lintas dapat berjalan tertib, aman, dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat itu sendiri,” ujarnya.


Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media, kepadatan kendaraan semakin meningkat menjelang detik-detik pergantian tahun. Tidak hanya personel Polki Ditlantas Polda Riau yang diterjunkan, para Polwan Lalu Lintas juga turut dilibatkan. Bahkan, pejabat utama Ditlantas Polda Riau terlihat turun langsung ke lapangan untuk mengurai kepadatan kendaraan meskipun harus berjibaku di tengah hujan.


Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, menegaskan bahwa secara keseluruhan jajaran Polantas gabungan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada malam pergantian tahun.


“Kami pastikan seluruh tim Polantas gabungan siap memberikan pelayanan terbaik pada malam pergantian Tahun Baru 2025–2026,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa salah satu solusi efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas adalah kehadiran langsung personel Polantas di lapangan. Selain itu, Ditlantas Polda Riau juga membentuk tim khusus pengurai kemacetan yang dikenal dengan sebutan Tim Raicet. Tim ini tidak hanya dimiliki Ditlantas Polda Riau, tetapi juga terdapat di Satlantas Polresta dan Satlantas Polres jajaran lainnya.


Dari hasil pemantauan di lapangan, Ditlantas Polda Riau kembali berhasil menerapkan pola pengaturan lalu lintas yang efektif melalui rekayasa lalu lintas taktis serta patroli bersinggungan di titik-titik rawan kepadatan.


Selama kegiatan pengamanan malam pergantian tahun, Polda Riau secara keseluruhan mampu hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman meskipun harus berjibaku dengan cuaca hujan.


Salah seorang warga asal Kuantan Singingi (Kuansing), Sonia, yang berlibur di Kota Pekanbaru, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Riau dan jajaran Ditlantas Polda Riau.


“Keren, Mas. Di mana-mana ada polisi lalu lintas. Tadi kami sempat berpikir akan terjebak macet saat menuju kawasan MTQ, tapi Alhamdulillah akhirnya sampai juga. Soal padatnya kendaraan di malam pergantian tahun itu hal biasa, itu ciri khas Pekanbaru setiap tahun. Tapi buktinya tetap lancar. Kita juga harus sabar dan tidak saling mendahului. Kasihan bapak-bapak polisi, hujan-hujan tetap bertugas. Secara keseluruhan perjalanan kami sekeluarga terasa asyik dan aman,” ungkapnya.


Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan serta Dirlantas Polda Riau beserta seluruh jajaran, baik di Kota Pekanbaru maupun di daerah.


“Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas tugasnya. Semoga menjadi amal ibadah bagi seluruh anggota Polri,” tutupnya.


Berdasarkan hasil monitoring pada malam pergantian tahun, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Tahun Baru 2025–2026 di Kota Pekanbaru terpantau lebih kondusif. Tidak terlihat adanya pesta kembang api maupun petasan secara masif seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski masih ada dalam skala kecil, namun secara umum situasi tetap terkendali.


Hal tersebut dinilai sebagai keberhasilan dari upaya imbauan dan edukasi Kamtibmas serta Kamseltibcarlantas yang secara konsisten dilakukan oleh Polda Riau dan jajaran kepada masyarakat

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done