M C I

Selasa, Agustus 18, 2026

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang





Centerindonesia – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menghadiri ramah tamah Pemerintah Provinsi Riau bersama Perintis Kemerdekaan, Veteran, Purnawirawan, Wredatama, dan Warakawuri Angkatan ’45 di Gedung Daerah Pauh Janggi, Pekanbaru, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk penghormatan kepada generasi yang pernah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Ramah tamah yang digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu dihadiri Plt Gubernur Riau Ir S.F Hariyanto, M.T., unsur Forkopimda Riau, pimpinan organisasi veteran, para purnawirawan, warakawuri, serta perwakilan Sekolah Rakyat.

Plt Ketua DPD LVRI Provinsi Riau Mayor (Purn) TNI M. Yusuf Sumardi mengatakan kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai peringatan seremonial.

“Kemerdekaan yang kita rasakan sampai hari ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang wajib kita hormati, kita jaga, dan kita teruskan.”

Ia juga mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan melalui prestasi, kerja keras, kedisiplinan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubernur Riau menyampaikan penghargaan kepada para veteran dan keluarga pejuang. Ia menegaskan bahwa perjuangan masa lalu harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tanggung jawab hari ini.

“Dahulu, para pejuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, tanggung jawab kami adalah mengisi kemerdekaan dengan bekerja sebaik-baiknya. Zamannya berbeda, perjuangannya berbeda, tetapi semangatnya harus tetap sama.”

Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Riau, sagu hati diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Perintis Kemerdekaan, Veteran, Purnawirawan, Wredatama, dan Warakawuri Angkatan ’45.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng. Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa 81 tahun setelah kemerdekaan diproklamasikan, semangat perjuangan tetap memiliki tempat penting dalam membangun masa depan bangsa (pendam19)

(Ds)

Penurunan Sangmerah Putih





 Centerindonesia Kelas IIB Teluk Kuantan yang diwakili oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib) menghadiri Aubade dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/08/2026), bertempat di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.


Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi serta jajaran instansi terkait. Kehadiran Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan menjadi wujud sinergi dan komitmen dalam mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait.


Momentum penurunan Sang Merah Putih menjadi penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan sekaligus pengingat untuk terus mengisi kemerdekaan melalui pengabdian, integritas, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


(Ds)

Keberagaman Ketahanan Pangan Terus Dikembangkan di Rutan Dumai





Centerindonesia – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Kegiatan tersebut diwujudkan dengan mengembangkan berbagai jenis tanaman dan budidaya ikan yang melibatkan warga binaan, petugas Rutan Dumai, serta peserta magang, Selasa (18/8).


Program ketahanan pangan di Rutan Dumai memiliki keberagaman komoditas, mulai dari tanaman kangkung, kacang panjang, cabai rawit, hingga pakcoy. Selain tanaman hortikultura, Rutan Dumai juga mengembangkan budidaya ikan lele sebagai bagian dari upaya pemanfaatan lahan secara produktif.


Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penanaman bibit kangkung. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga binaan, petugas, dan peserta magang. Selain menjadi bagian dari program ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi warga binaan dalam keterampilan bercocok tanam.


Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga binaan.


“Melalui kegiatan ketahanan pangan ini, warga binaan tidak hanya diajak untuk produktif, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Karutan.


Keterlibatan petugas dan peserta magang turut memperkuat pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana gotong royong sekaligus memberikan pengalaman praktis dalam pengelolaan tanaman dan budidaya ikan.


Rutan Dumai berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan secara bertahap dengan memanfaatkan potensi yang ada. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan bagi warga binaan.

(Ds)

Pelajar 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kecelakaan di Jalan Gading Marpoyan, Keluarga Keberatan atas Dugaan Intimidasi






Centerindonesia PEKANBARU — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gading Marpoyan, tepatnya tidak jauh dari kawasan Pasar Kaget, Pekanbaru, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.


Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Innova berwarna putih dan sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial ZA (Zivana Aulia).


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun Intelkriminal.co.id dari pihak keluarga korban, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Innova putih yang dikemudikan HH (Hence Helendra) diduga melakukan pengereman secara mendadak.


Pada saat bersamaan, ZA yang sedang mengendarai sepeda motor disebut kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak bagian mobil tersebut.


Seorang saksi yang disebut berada di sekitar lokasi dan berprofesi sebagai pedagang ayam potong juga dikabarkan melihat kejadian tersebut. Menurut keterangan pihak keluarga, saksi bahkan sempat menegur pengemudi mobil dengan ucapan, “Abang ngerem mendadak.”


Korban Mengalami Luka


Setelah kecelakaan, ZA disebut mengalami luka pada bagian hidung hingga berdarah serta mengalami patah gigi.


Namun, persoalan tidak berhenti pada kecelakaan tersebut. Pihak keluarga menyampaikan keberatan atas dugaan adanya tekanan terhadap ZA terkait kelengkapan surat-surat kendaraan.


Menurut keterangan keluarga, ketika kondisi korban masih dalam keadaan terluka, ZA disebut mendapat ucapan bahwa dirinya akan dibawa ke kantor polisi karena tidak membawa surat-surat kendaraan dan bahkan disebut akan dibawa ke ranah hukum.


Keluarga menilai ucapan tersebut berpotensi menambah tekanan psikologis terhadap korban yang masih berusia 16 tahun.


Kondisi Korban Disebut Memburuk


Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa setelah kejadian, kondisi ZA mengalami sejumlah keluhan kesehatan.


Korban disebut mengalami demam, muntah, serta memar di sejumlah bagian tubuh.


Keluarga mengaku telah berupaya melakukan komunikasi untuk memperoleh klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Namun, menurut keterangan keluarga, nomor telepon mereka disebut telah diblokir sehingga komunikasi belum dapat dilakukan.


Atas kejadian tersebut, keluarga ZA menyatakan keberatan dan meminta agar persoalan tersebut ditangani secara objektif serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Keluarga juga menyatakan siap menempuh jalur hukum apabila diperlukan guna memperoleh kejelasan mengenai kronologi kecelakaan maupun dugaan perlakuan yang dialami korban setelah kejadian.


Menunggu Klarifikasi Para Pihak


Intelkriminal.co.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengemudi Toyota Innova, saksi di lokasi kejadian, serta pihak kepolisian terkait kronologi dan penanganan resmi kecelakaan tersebut.


Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah terdapat keterangan dari pihak-pihak terkait.


Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini merupakan keterangan awal yang disampaikan pihak keluarga korban dan masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait. Redaksi tetap menjunjung prinsip praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan adanya kesalahan atau pelanggaran hukum sebelum terdapat keterangan resmi maupun proses hukum yang berkekuatan tetap.


Tegas dan Tajam — Ds

Senin, Agustus 17, 2026

Merah Putih Berkibar di Pekanbaru, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadir di Tengah Khidmat HUT Ke-81 RI

 











Centerindonesia – Nuansa kemerdekaan terasa begitu kuat di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (17/8/2026). Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., hadir bersama unsur Forkopimda Riau dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia.

Dimulai pukul 08.00 WIB, upacara berlangsung khidmat dengan Plt. Gubernur Riau Ir. S.F. Hariyanto, M.T. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. dipercaya memimpin jalannya pasukan.

Pangdam hadir bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., serta jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ketika Sang Merah Putih dikibarkan diiringi lagu Indonesia Raya, suasana seketika hening. Seluruh peserta berdiri tegak memberikan penghormatan, menyatukan langkah dalam satu penghormatan kepada perjuangan para pahlawan.

Prosesi berlanjut dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan teks Proklamasi. Aubade lagu-lagu perjuangan kemudian menggema, membawa kembali semangat perjuangan ke tengah peringatan kemerdekaan.

Barisan upacara diisi unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, ASN, Pramuka hingga pelajar. Perbedaan seragam dan latar belakang melebur dalam satu barisan, memperlihatkan semangat kebersamaan untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan.

Suasana semakin semarak melalui penyematan tanda kehormatan masa pengabdian 10, 20 dan 30 tahun kepada pegawai Pemerintah Provinsi Riau. Penampilan Polisi Cilik dari Polres Dumai, tari kreasi Nusantara dan marching band turut menghadirkan warna dalam peringatan tersebut.

Selanjutnya, Pangdam bersama para undangan menyaksikan secara daring Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026.

Rangkaian peringatan berlangsung aman, tertib dan lancar, meninggalkan pesan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi amanah yang terus dijaga melalui pengabdian dan kebersamaan (pendam19)

(Red)

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Pasir Pangarayan Bagikan Hadiah Lomba Pesta Rakyat bagi Warga Binaan





Centerindonesia Pengaraian - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan pembagian hadiah kepada warga binaan yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan Pesta Rakyat, Senin (17/8/2026) sore.


Pembagian hadiah tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Pesta Rakyat yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) dengan menghadirkan sejumlah perlombaan tradisional bagi warga binaan, seperti sandal bakiak, sendok kelereng, makan kerupuk, paku dalam botol, dan tarik tambang.


Kegiatan pembagian hadiah berlangsung dengan suasana penuh kegembiraan. Warga binaan yang berhasil meraih juara menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, semangat, dan sportivitas yang ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.


Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembagian hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan antusias dan tertib.


“Pembagian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat serta sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan hiburan sekaligus menjadi bagian dari pembinaan yang positif bagi warga binaan,” ujar Andi Rahman.


Menurutnya, kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas di antara warga binaan.


“Kami berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus dijaga. Yang terpenting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana seluruh warga binaan dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, menjunjung sportivitas, dan menikmati momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,” tambahnya.


Pembagian hadiah ini sekaligus menjadi penutup rangkaian perlombaan Pesta Rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.


Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan kegiatan pembinaan yang positif, humanis, dan membangun kebersamaan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

(Ds)

Gelora Semangat Kemerdekaan, Rutan Rengat Gelar Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia





Centerindonesia Rengat – Senin (17 Agustus 2026), Dalam suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Rengat dan diikuti oleh Pejabat Struktural, seluruh pegawai, serta peserta magang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan bangsa.


Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Rutan Rengat untuk terus menjaga semangat persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta memberikan pengabdian terbaik dalam melaksanakan tugas dan pelayanan Pemasyarakatan.


Kemerdekaan bukan sekadar perayaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat.


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done