M C I

Selasa, Juli 28, 2026

APEL BERSAMA TINGKATKAN SOLIDITAS




Centerindonesia Dalam rangka memperkuat soliditas, disiplin, dan semangat kebersamaan antar Aparatur Sipil Negara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan beserta seluruh jajaran mengikuti Apel Bersama Bulan Juli Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai upaya memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, dan menyatukan komitmen dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. 


Apel Bersama menjadi momentum untuk memperteguh integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Melalui amanat yang disampaikan oleh Pembina Apel, seluruh pegawai diharapkan senantiasa menjaga loyalitas, meningkatkan kolaborasi, serta mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan berkomitmen untuk mengimplementasikan setiap arahan yang disampaikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

(Ds)

SIDANG TPP JAMIN AKUNTABILITAS




Centerindonesia Dalam rangka memastikan terpenuhinya hak Warga Binaan Pemasyarakatan secara profesional dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) guna membahas usulan pemberian hak bersyarat bagi narapidana yang telah memenuhi persyaratan.


Sidang yang dipimpin oleh Ketua Sidang TPP Bapak Ariyono, bersama seluruh anggota tim dan diikuti oleh Tim TPP Kanwil Ditjenpas Riau yang diketuai oleh Kabid Pembinaan Bapak Suroto, PK Bapas Kelas I Pekanbaru, Asesor, dan Wali Pemasyarakatan. Berlangsung dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Setiap usulan dibahas secara komprehensif melalui pemberian pertimbangan dan rekomendasi dari seluruh peserta sidang sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.


Seluruh hasil pembahasan dituangkan dalam Berita Acara Sidang TPP sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi, sekaligus memastikan bahwa setiap proses telah melalui penelitian dan verifikasi terhadap kelengkapan berkas maupun kebenaran data pendukung.


Melalui pelaksanaan Sidang TPP yang tertib, transparan, dan sesuai prosedur, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan terus berkomitmen mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta menjamin pemenuhan hak Warga Binaan secara adil dan berintegritas.

(Ds)

Rutan Dumai Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan Tahanan Pendamping





Centerindonesia Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Tamping yang berlangsung di Aula Rutan Dumai. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi dalam menentukan warga binaan yang akan diberikan kepercayaan sebagai tahanan pendamping (tamping) untuk membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lingkungan rutan, Jum'at (24/7).


Sidang TPP dipimpin oleh jajaran pejabat struktural Rutan Dumai dengan melibatkan Komandan Jaga serta Wali Pemasyarakatan sebagai anggota tim penilai. Keterlibatan seluruh unsur tersebut bertujuan memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Sebanyak 20 orang warga binaan mengikuti proses sidang sebagai perwakilan dari 63 warga binaan yang memenuhi syarat untuk diusulkan sebagai tamping. 


Kasubsi Pelayanan Tahanan, Agung Maulana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bentuk komitmen Rutan Dumai dalam menerapkan pembinaan yang objektif dan terukur.


"Status sebagai tamping merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap keputusan diambil melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian secara profesional dan transparan," ujar Kasubsi Yantah.


Sementara itu, Kasubsi Pengelolaan, Erika Putra, mengatakan bahwa keberadaan tamping diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pembinaan maupun operasional di dalam rutan.


"Kami berharap warga binaan yang nantinya dipercaya sebagai tamping dapat menjaga integritas, disiplin, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan menjadi teladan bagi warga binaan lainnya," ungkap Kasubsi Pengelolaan.


Selain menjadi sarana evaluasi perkembangan warga binaan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.

(Ds)

Dari Pegawai untuk Warga Binaan, Rutan Dumai Berbagi Jumat Berkah

 




Centerindonesia Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis melalui agenda rutin Rutan Dumai yaitu "Jumat Berkah", dengan membagikan makanan kepada warga binaan, Jumat (24/7).


Makanan yang dibagikan kepada warga binaan merupakan sumbangan sukarela seluruh pegawai Rutan Dumai. Semangat gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Rutan Dumai dalam menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan kepada warga binaan.


Selain berbagi makanan, petugas juga menyempatkan diri berinteraksi dan menyapa warga binaan, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari pendekatan pembinaan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.


Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan berbagi makanan, melainkan program yang dirancang untuk menumbuhkan budaya kepedulian di lingkungan Rutan Dumai sekaligus menjadi implementasi nyata dari 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.


"Program Jumat Berkah merupakan implementasi dari 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran agar terus hadir dan memberikan manfaat nyata melalui aksi-aksi sosial. Kami berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan berbagi makanan, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian, mempererat kebersamaan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan Rutan Dumai," ujar Karutan.


Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata serta memperkuat budaya kepedulian di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan dalam membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

(Ds)

Melalui Kegiatan Sambung Rasa, Kalapas Pasir Pangarayan Pererat Komunikasi dan Tegaskan Warga Binaan Jauhi Penipuan Online dan Narkoba





​centerindonesia Pasir Pengaraian - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menggelar kegiatan Sambung Rasa bersama warga binaan pada Selasa (28/07/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, Kalapas didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma serta Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Ega Saputra.


​Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah komunikasi dua arah antara jajaran pihak Lapas dan warga binaan. Selain mendengarkan aspirasi secara langsung, Kalapas memanfaatkan momen ini untuk memberikan sosialisasi mengenai hak-hak warga binaan, khususnya terkait pemenuhan dan prosedur pelayanan hak integrasi. Kalapas menegaskan bahwa seluruh proses hak integrasi dilaksanakan secara GRATIS. Apabila terdapat kendala, pertanyaan, maupun keluhan terkait layanan tersebut, warga binaan diimbau untuk menyampaikannya secara langsung kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan baik, dan apabila ada oknum yang melakukan pungutan agar dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi pengaduan yang ada di Lapas Pasir Pangarayan dengan menyebutkan identitas pelapor secara jelas dan oknum yang terlibat agar dapat ditindaklanjuti dan diklarifikasi dengan baik guna menghindari hoaks. 

​Di samping memaparkan program pembinaan dan integrasi, Kalapas secara tegas mengingatkan seluruh warga binaan untuk senantiasa menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan hukum yang berlaku. Secara khusus, beliau memberikan penekanan dan ajakan keras agar warga binaan tidak menyalahgunakan fasilitas wartelsuspas atau terlibat dalam aktivitas penipuan online dalam bentuk apa pun, sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026, yaitu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) .


​"Kami mengimbau dan menegaskan kepada seluruh warga binaan untuk fokus menjalani program pembinaan dengan baik. Jangan sampai ada yang terlibat dalam tindakan penipuan online. Tindakan semacam itu tidak hanya merugikan masyarakat luas dan mencoreng nama baik lembaga, tetapi juga akan membatalkan hak-hak integrasi yang sedang diperjuangkan," tegas Efendi.


​Sesi dilanjutkan dengan dialog interaktif, di mana warga binaan diberikan ruang terbuka untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kendala yang mereka hadapi selama proses pembinaan di Lapas.

​Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif ini, diharapkan sinergi antara petugas dan warga binaan dapat semakin solid. Komunikasi yang transparan serta komitmen bersama untuk menjauhi pelanggaran hukum termasuk kejahatan siber menjadi kunci utama dalam mewujudkan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang tertib, aman, dan kondusif.

(Ds)

Lapas Pekanbaru Tebar Kepedulian, Suara Sukacita Anak Panti Asuhan Kemuliaan Iringi Bantuan Sosial





Centerindonesia Pekanbaru, – Sebagai wujud kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan bantuan sosial di Panti Asuhan Kemuliaan, Jumat (24/07). Kegiatan ini menyasar keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan Lapas.


Kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran Pejabat Struktural Lapas Pekanbaru dengan menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok serta santunan kepada anak-anak panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung.


Momen haru sekaligus penuh sukacita tercipta ketika anak-anak panti asuhan menyanyikan sebuah lagu pujian bersama sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan. Lagu tersebut menjadi simbol kedekatan emosional antara jajaran Lapas dan anak-anak panti, sekaligus mempererat tali silaturahmi.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan bantuan sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat serta mempererat hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat,” ujar Yuniarto.


Kegiatan ini juga menjadi implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), yang menekankan pentingnya kehadiran aktif, kepedulian, serta kontribusi positif jajaran Pemasyarakatan di tengah masyarakat.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap semangat kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus terjaga serta semakin memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dan lingkungan sekitar.

(Ds)

PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Kunjungan Kasih di LPKA Pekanbaru, Peringati HAN 2026 dengan Sentuhan Kepedulian

 




Centerindonesia Pekanbaru,  – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kasih PIPAS Daerah Riau yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Senin (27/07).


Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PIPAS terhadap anak-anak binaan sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang tetap harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Kehadiran PIPAS diharapkan mampu memberikan semangat, motivasi, serta dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.


Rangkaian kegiatan Kunjungan Kasih diisi dengan pemberian bantuan sosial, sesi motivasi, serta interaksi hangat bersama anak-anak binaan. Suasana penuh kekeluargaan dan kasih sayang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masa depan anak yang lebih baik.


Ketua PIPAS Daerah Riau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Urusan Pendidikan, Ibu Nurlis Suroto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperhatikan dan melindungi hak-hak anak, tanpa terkecuali.


“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kasih sayang, memberikan motivasi, serta menumbuhkan harapan agar mereka dapat bangkit dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Ibu Nurlis Suroto.


Beliau juga menambahkan bahwa anak-anak binaan di LPKA memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. “Tidak ada anak yang kehilangan masa depan. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan dari semua pihak, mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PIPAS Daerah Riau kepada anak-anak binaan.


“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian PIPAS Daerah Riau. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak binaan kami, karena memberikan semangat, perhatian, dan motivasi bagi mereka untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Dadang Firmansyah.


PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung program pembinaan anak. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak binaan semakin termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih cerah.


Melalui Kunjungan Kasih ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terus meneguhkan perannya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap anak, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2026.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done