M C I

Selasa, Agustus 25, 2026

Semangat Awal Pekan, Rutan Pekanbaru Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Antar Seksi





Centerindonesia Pekanbaru — Mengawali aktivitas di awal pekan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru melaksanakan apel pagi pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai serta peserta magang sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus momentum untuk membangun semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan pemasyarakatan.


Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pengelolaan Rutan Pekanbaru, Suharno, menyampaikan amanat kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antar seksi. Komunikasi yang efektif menjadi salah satu kunci dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas serta terciptanya sinergi dan kerja sama yang solid antarjajaran.


Dalam amanatnya, Suharno juga mengingatkan seluruh seksi agar segera mempersiapkan dan menyelesaikan laporan akhir bulan. Setiap laporan diharapkan dapat disusun dengan baik dan tepat waktu, sehingga pelaksanaan administrasi serta evaluasi kinerja dapat berjalan secara optimal. Di tengah kondisi cuaca dan perubahan udara yang perlu diperhatikan, seluruh pegawai juga diingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan, menjaga kondisi tubuh, serta menerapkan pola hidup sehat agar tetap prima dalam menjalankan tugas.


Menutup amanatnya, Suharno mengajak seluruh jajaran untuk tetap menjaga kekompakan dalam melaksanakan tugas. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, semangat kebersamaan, serta kondisi kesehatan yang terjaga, seluruh pegawai Rutan Pekanbaru diharapkan dapat mengawali pekan dengan penuh semangat dan memberikan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas serta pelayanan pemasyarakatan.

(Ds)

Polsek Kuantan Hilir Ungkap Kasus Curat, Seorang Pria Diamankan Polisi


Selasa, 25 Agustus 2026





Centerindonesia,– Polsek Kuantan Hilir Polres Kuantan Singingi mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Senin (24/8/2026)


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial Z (31), warga Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir, yang diduga terlibat dalam kasus pencurian tersebut.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dan melaksanakan serangkaian penyelidikan serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


“Setelah menerima laporan, personel Polsek Kuantan Hilir melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas memperoleh informasi terkait keberadaan orang yang diduga sebagai pelaku,” ujar IPTU Edi Winoto.


Peristiwa pencurian terjadi pada 19 Desember 2025 di sebuah rumah milik korban Muksin Siregar di Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir.


Kejadian tersebut diketahui setelah anak korban menghubungi korban dan memberitahukan bahwa kondisi rumah telah dibongkar. Sejumlah barang di dalam rumah berserakan dan uang yang disimpan di dalam lemari diketahui telah hilang.


Setelah korban bersama keluarganya tiba di rumah, korban mendapati bagian lemari dan jendela dalam keadaan terbuka dan mengalami kerusakan. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Kuantan Hilir untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kuantan Hilir memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Debi Setyawan, S.H., M.H., bersama personel melakukan penyelidikan.


Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan Z (31). Petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan yang bersangkutan saat berada di teras rumah di Desa Simpang Tanah Lapang.


“Setelah diamankan, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Selanjutnya dibawa ke Polsek Kuantan Hilir untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas IPTU Edi.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu buah celana panjang warna abu-abu merek Police Denim, satu buah bakiak kayu warna merah, serta satu buah bakiak kayu warna abu-abu.


Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) angka 3 dan angka 5 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf f UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.


Ancaman pidana: Pasal 363 ayat (1) angka 3 dan angka 5 KUHP lama pada pokoknya mengatur pencurian yang dilakukan pada malam hari dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup serta pencurian yang dilakukan dengan cara merusak, membongkar, memanjat, atau menggunakan anak kunci palsu dan sejenisnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.


Sementara itu, Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf f UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur bentuk pencurian tertentu dengan ancaman pidana sebagaimana ketentuan pasal tersebut.


Kapolsek Kuantan Hilir menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penanganan perkara sesuai prosedur hukum yang berlaku.


“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah dan lingkungan. Apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pungkas Kapolsek.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat





Centerindonesia PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat manajerial dan nonmanajerial sekaligus serah terima jabatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi serta memastikan keberlanjutan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, Pada hari kamis tgl (20/08/2026).


Pelantikan dan serah terima jabatan menjadi momentum bagi pejabat yang dilantik untuk menerima amanah dan tanggung jawab baru dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada hasil. Pergantian dan pengisian jabatan juga diharapkan mampu menghadirkan penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja.


"Hari ini bukan tentang mendapatkan kekuasaan, tetapi bertambahnya tanggung jawab. Jadilah Pemimpin yang Hadir Dengarkan Bawahan, Pahami Persoalan, Berikan Arah, Tegas Ketika Diperlukan dan Hargai Mereka yang Bekerja Dengan Baik. Karna Dalam Organisasi ini, Kita Tidak Membutuhkan Orang yang Hanya Ingin Terlihat Hebat," ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy F Sianturi.


Melalui pelantikan ini, Kanwil Ditjenpas Riau terus mendorong penguatan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Dengan pejabat yang kompeten dan mampu menjalankan amanah secara optimal, kualitas pelaksanaan tugas 


Pemasyarakatan diharapkan semakin meningkat dan berdampak langsung pada terciptanya pelayanan yang lebih cepat, profesional, dan berkualitas bagi masyarakat.

(Ds)

Senin, Agustus 24, 2026

Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat*

 




Centerindonesia, Senin 24 Agustus 2026 — Kabut asap menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru pada Senin pagi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan berkurang dan mendorong pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.


Merespons kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ribuan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Keris, sekitar pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Ditlantas Polda Riau.


Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polantas terhadap masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap saat masyarakat beraktivitas di luar rumah.


“Alhamdulillah, pagi ini ribuan masker berhasil kita bagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kondisi asap cukup tebal dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh. Karena itu, kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan,” kata AKBP Dasril.


Selain membagikan masker, personel Ditlantas Polda Riau turut memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Pengendara diingatkan untuk menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang terbatas.


AKBP Dasril juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


“Kita ketahui bersama saat ini memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tanaman di sekitar rumah dengan melakukan penyiraman secara rutin. Dengan lingkungan yang terawat, tanaman tetap segar dan suasana di sekitar kita tetap sejuk,” ujarnya.


Dirlantas: Keselamatan Pengendara Menjadi Prioritas


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama, terutama ketika kondisi udara dan jarak pandang dapat memengaruhi aktivitas berkendara.


“Dalam kondisi kabut asap seperti saat ini, kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, nyalakan lampu kendaraan dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegas Kombes Pol Jeki.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.


“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Mari kita jaga lingkungan tetap hijau dan asri karena kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.


Warga Apresiasi Kepedulian Polantas


Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Firman, warga Sail, menjadi salah satu pengendara yang menerima masker saat melintas di kawasan Tugu Keris.


Firman mengatakan, saat itu dirinya berhenti di lampu merah kawasan Jalan Diponegoro untuk mengantar anaknya ke sekolah. Ia kemudian mendapatkan masker dari personel Ditlantas Polda Riau.


“Iya Mas, saya tadi berhenti di lampu merah Diponegoro untuk mengantar anak sekolah. Alhamdulillah, saya dan anak saya diberikan masker. Pagi tadi asapnya cukup tebal. Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pembagian masker ini,” ujar Firman.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polantas Polda Riau yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat.


“Terima kasih kepada Polantas yang sudah sigap dan peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berjalan sesuai harapan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap.


Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, menggunakan perlengkapan pelindung, serta bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

(Ds)

Sambangi Warga Binaan





 Centerindonesia - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai mengawali babak baru di bawah kepemimpinan Kepala Lapas yang baru, Ismadi. Sebagai langkah awal yang penuh kehangatan, beliau secara langsung menyambangi para warga binaan guna bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri secara resmi.


​Kegiatan ini menjadi momen penting bagi Ismadi untuk membangun komunikasi terbuka dan mendekatkan diri dengan seluruh warga binaan. Langkah tersebut menegaskan komitmen kuat beliau dalam mengedepankan pendekatan humanis serta dialogis selama memimpin lembaga pemasyarakatan.


​Dalam interaksi yang akrab namun tetap menjunjung tinggi kedisiplinan, Ismadi menyampaikan visi serta misinya untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan optimal. Beliau berpesan agar para warga binaan aktif mengikuti program kepribadian maupun kemandirian sebagai bekal positif untuk kembali ke masyarakat.


​Momen perkenalan tersebut disambut dengan antusias dan positif oleh para warga binaan yang hadir. Melalui langkah awal ini, diharapkan sinergi dan kepercayaan antara petugas serta warga binaan di Lapas Narkotika Rumbai dapat semakin kuat dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang sukses.

(Ds)

*Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan*





Centerindonesia – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kunjungan lapangan bersama dalam rangka Open Traffic Tahap 2 untuk memastikan kesiapan akses, sarana, dan prasarana lalu lintas pada sejumlah titik pembangunan jalan tol di wilayah Pekanbaru, Senin (24/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut dipusatkan di Tol Gate Bypass Muara Fajar. Tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi pengerjaan gate masuk Tol Pekanbaru–Dumai, sekaligus meninjau pengerjaan sambungan Tol Permai–Tol Lingkar.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama Wella Alrisa selaku Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Madya Dinas PU, Demi Septi, S.Sos., selaku Penata Penegakan Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, serta Rahmat selaku Manager Pembangunan Jalan Tol HKI.


Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan akses tol, termasuk pengaturan gate masuk dan keluar serta fasilitas pendukung yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan, pengecekan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh fasilitas pendukung telah dipersiapkan sebelum akses tol digunakan secara optimal oleh masyarakat.


“Kami melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi gate, pengaturan akses masuk dan keluar, serta kelengkapan rambu dan penerangan. Hal ini penting untuk memastikan pengguna jalan mendapatkan informasi yang jelas sehingga perjalanan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” ujar AKBP Dasril.


Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pembukaan dan pengoperasian akses jalan tol. Karena itu, pemasangan rambu-rambu petunjuk arah dan penerangan perlu dipastikan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.


Sementara itu, Manager Pembangunan Jalan Tol HKI Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyelesaian pekerjaan dan penataan akses guna mendukung kelancaran operasional jalan tol.


“Kami bersama seluruh pihak terkait terus melakukan percepatan dan penataan di lapangan, khususnya pada akses gate masuk dan keluar serta sambungan antarruas tol. Kami juga berkoordinasi terkait pemasangan rambu dan penerangan agar pengguna jalan dapat memahami arah perjalanan dengan lebih mudah dan aman,” ungkap Rahmat.


Hal senada disampaikan Penata Penegakan Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, Demi Septi, S.Sos. Menurutnya, koordinasi lintas instansi sangat diperlukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan informasi bagi masyarakat terpenuhi.


“Koordinasi lintas instansi sangat diperlukan agar seluruh aspek, terutama keselamatan, kelengkapan rambu, informasi arah dan kondisi akses, dapat dipastikan dengan baik. Masyarakat sebagai pengguna jalan harus mendapatkan fasilitas yang aman serta informasi yang mudah dipahami,” kata Demi Septi.


Dari hasil peninjauan, tim mencatat adanya pengaturan dan pengalihan gate masuk dan keluar Tol Pekanbaru–Dumai, serta kebutuhan pemasangan dan penyempurnaan rambu-rambu petunjuk arah dan penerangan di sejumlah titik.


Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih jelas kepada pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan arah maupun risiko kecelakaan lalu lintas saat akses tol mulai digunakan.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan lapangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas sebelum akses tol digunakan oleh masyarakat.


“Kami ingin memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan benar-benar dipersiapkan dengan baik. Mulai dari pengaturan gate masuk dan keluar, rambu-rambu petunjuk arah, penerangan, hingga koordinasi antarinstansi. Jangan sampai ketika akses dibuka, masyarakat justru mengalami kebingungan atau menghadapi potensi gangguan keselamatan,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurutnya, Ditlantas Polda Riau akan terus melakukan koordinasi dan monitoring bersama seluruh stakeholder terkait untuk memastikan pelaksanaan Open Traffic Tahap 2 dapat berjalan aman, tertib dan lancar.


“Prinsip utama kami adalah keselamatan. Infrastruktur yang baik harus didukung dengan manajemen lalu lintas yang baik pula. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah, BPTD dan pengelola jalan tol harus terus diperkuat agar kehadiran akses tol ini benar-benar memberikan manfaat serta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.


Kombes Pol Jeki menambahkan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga memastikan setiap potensi permasalahan lalu lintas dapat diantisipasi sejak awal.


“Dengan koordinasi dan kesiapan yang matang, kita berharap operasional akses ini dapat berjalan sesuai harapan, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan dan pelayanan lalu lintas di wilayah Riau,” tutupnya.


Selama kegiatan kunjungan lapangan bersama Open Traffic Tahap 2, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, BPTD dan pengelola jalan tol akan terus diperkuat guna memastikan kesiapan infrastruktur serta terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.

(Ds)

Pacu Jalur 2026 Resmi Ditutup, Kapolres Kuansing: Tradisi Ini Menyatukan Masyarakat dan Menggerakkan Ekonomi


Senin, 24 Agustus 2026





Centerindonesia,– Festival Pacu Jalur Event Nasional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Tahun 2026 resmi ditutup di Lapangan Astaka Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Minggu malam (23/8/2026). 


Penutupan berlangsung meriah dan dihadiri lebih dari 10.000 masyarakat yang memadati lokasi acara.


Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Provinsi Riau Helmi D, Plt. Bupati Kuansing H. Mukhlisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Pabung Kodim 0302 Inhu/Kuansing Mayor Legimin, Kadis Pariwisata Provinsi Riau H. Tekad Parbatas Setia Dewa, S.T., M.T., Pj. Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Ketua GOW Hj. Nurhadiyah Mukhlisin, Ketua Bhayangkari Cabang Kuantan Singingi Ny. Tari Hidayat serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kuansing dan para camat se-Kabupaten Kuansing.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat.


Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa Pacu Jalur memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat Kuansing. Tradisi tersebut mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kegembiraan, sportivitas dan kekeluargaan.


“Pacu Jalur bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Di dalamnya ada kebersamaan, kekompakan, sportivitas dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Yang paling penting, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, peserta, panitia, relawan, TNI-Polri, pemerintah daerah, pelaku UMKM serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan.


“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kuansing dan para pengunjung yang telah ikut menjaga suasana tetap tertib. Ini merupakan milik kita bersama, sehingga mari kita jaga Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang dapat terus dinikmati oleh generasi berikutnya,” katanya.


Ia menambahkan, keberadaan ribuan masyarakat dan pengunjung selama pelaksanaan Pacu Jalur turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pedagang, jasa transportasi dan sektor pariwisata.


“Semoga Pacu Jalur semakin dikenal luas, namun tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Kuantan Singingi,” tutur AKBP Hidayat Perdana.


Dalam acara penutupan tersebut, Ketua Umum Festival Pacu Jalur Event Nasional Kabupaten Kuansing 2026 Andi Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival.


Sementara itu, Plt. Bupati Kuansing H. Mukhlisin menyampaikan bahwa Pacu Jalur merupakan warisan budaya, identitas dan semangat kebersamaan masyarakat Kuantan Singingi. Menurutnya, tradisi tersebut juga memiliki peran dalam mempererat silaturahmi, menggerakkan perekonomian serta memperkenalkan Kuansing di tingkat nasional dan internasional.


Penutupan Festival Pacu Jalur 2026 secara resmi dilakukan oleh Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Provinsi Riau Helmi D.


Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Pacu Jalur yang dinilai tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, perekonomian dan UMKM masyarakat.


Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan keputusan Dewan Hakim serta penyerahan hadiah kepada para pemenang Pacu Jalur Event Nasional, Pacu Jalur Mini dan Pacu Jalur Eksebisi.


Untuk Pacu Jalur Event Nasional, Juara I diraih Alam Cahayo Tuah Nagoghi, disusul Bintang Emas Cahaya Intan 2023 sebagai Juara II dan Panglimo Rimbo Piako sebagai Juara III.


Sementara Pacu Jalur Mini, Juara I diraih Gadis Manja RM Setia Kawan, Juara II Bintang Nirwana Pesona Alam Dria Klinik, dan Juara III Perwira Muda.


Untuk Pacu Jalur Eksebisi, Juara I diraih Bhayangkara Polda Riau, Juara II Tuah Sakti Negeri Lanal Dumai, dan Juara III Setda Kuansing.


Rangkaian penutupan semakin semarak dengan penampilan Limuno Band dan artis asal Provinsi Sumatera Barat Alfina Braner.


Kapolres Kuansing berharap semangat kebersamaan yang tercipta selama Festival Pacu Jalur dapat terus terjaga setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.


“Yang kita bawa pulang bukan hanya cerita tentang kemenangan, tetapi juga persaudaraan dan kebersamaan. Mari kita rawat semangat ini bersama-sama,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done