M C I

Kamis, 18 Juni 2026

Polsek Hulu Kuantan Cek Tanaman Jagung di Desa Sungai Alah, Dukung Swasembada Pangan 2026





CenterIndonesia,– Polsek Hulu Kuantan melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Swasembada Pangan Tahun 2026 di seluruh Indonesia, pukul 10.30 WIB. Kamis (18/6/2026)


Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Alah AIPDA Subrantas dan Bhabinkamtibmas BRIPKA Sandra. Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut telah memasuki usia sekitar 45 hari tanam dan menunjukkan perkembangan yang baik.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan tanaman yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal.


"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat," ujar AKP P. Aris Suranta.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan. Dengan pemantauan secara berkala, berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani.


Polsek Hulu Kuantan juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian serta mendukung terwujudnya Swasembada Pangan Tahun 2026.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam sektor pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Rabu, 17 Juni 2026

Perkuat Silaturahmi di Tahun Baru Islam 1448 H, PIPAS Lapas Pekanbaru Ikuti Doa Bersama Nasional





Center Indonesia – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Doa Bersama yang diselenggarakan oleh PIPAS Pusat secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (17/06).


Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Menebar Manfaat, Meraih Keberkahan” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meningkatkan kualitas spiritual seluruh anggota PIPAS. Selain itu, peringatan Tahun Baru Islam dimaknai sebagai semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam mendukung tugas-tugas Pemasyarakatan.


Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum PIPAS Pusat, Ny. Deasy Mashudi, yang menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi dan mempererat solidaritas antaranggota PIPAS di seluruh Indonesia.


“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian, serta terus menebar manfaat bagi sesama. Melalui kebersamaan, kita dapat meraih keberkahan dalam setiap langkah pengabdian,” ungkap Ny. Deasy Mashudi.


Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Hilman Fauzi, yang sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang introspeksi diri serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memohon keberkahan dalam setiap langkah pengabdian, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

(Ds)

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Pekanbaru Gandeng Distankan Kota Pekanbaru Kembangkan Budidaya Ayam Petelur




Center Indonesia – Komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru. Melalui jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Lapas Pekanbaru melakukan langkah strategis dengan melaksanakan kunjungan koordinasi ke Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Kamis (18/06).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Lapas Kelas IIA Pekanbaru tentang sinergitas dalam penyelenggaraan pembinaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penanggulangan bencana bagi warga binaan pemasyarakatan.


Kepala Sub Seksi Sarana Kerja, Harlem Turnip, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sarana dan program pembinaan kemandirian di dalam lapas.


“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa program budidaya ayam petelur yang dijalankan dapat terus berkembang dengan dukungan teknis yang tepat. Harapannya, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga pengalaman praktis yang bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Harlem.


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Zulpan Ependi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan program budidaya ayam petelur yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Pekanbaru.


Pembahasan difokuskan pada peningkatan produktivitas, penerapan inovasi dalam budidaya, serta evaluasi terhadap aspek teknis yang perlu disempurnakan guna mengoptimalkan hasil produksi. Selain itu, juga dibahas peluang pendampingan berkelanjutan dari Dinas Pertanian dan Perikanan, baik melalui pelatihan, pengawasan kesehatan ternak, maupun pengembangan metode budidaya yang lebih efektif.


Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Zulpan Ependi, menyambut baik sinergi yang dibangun bersama Lapas Pekanbaru dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam memberikan dukungan teknis.


“Kami sangat mendukung program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan oleh Lapas Pekanbaru, khususnya di bidang peternakan. Budidaya ayam petelur ini memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan, baik dari sisi peningkatan keterampilan maupun hasil produksi. Kami siap memberikan pendampingan, mulai dari manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, hingga optimalisasi produksi agar hasilnya lebih maksimal,” ujar Zulpan.


Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin serta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan warga binaan.


“Kerja sama ini bukan hanya sebatas koordinasi, tetapi merupakan langkah konkret dalam menghadirkan pembinaan yang benar-benar berdampak. Program budidaya ayam petelur di Lapas Pekanbaru ditargetkan memiliki hasil produksi maksimal dengan jumlah ayam petelur sebanyak 1.080 ekor ayam, dan kami terus berupaya meningkatkan kualitas serta produktivitasnya,” ujar Yuniarto.


Melalui sinergi ini, Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian yang berkelanjutan dan berdampak positif.

(Ds)

Perkuat Pembinaan Keagamaan, Kalapas Pekanbaru Ikuti Silaturahmi dengan Ustadz Abdul Somad





Center Indonesia – Dalam upaya memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama Ustadz Abdul Somad, Rabu (17/06).


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting dalam membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Yuniarto menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Warga Binaan, meningkatkan kesadaran diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial yang lebih optimal. “Melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan dapat memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Riau menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan. Kolaborasi dengan tokoh agama dinilai menjadi langkah efektif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan etika di lingkungan Lapas dan Rutan.


Ustadz Abdul Somad menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya peran pembinaan spiritual dalam membangun pribadi yang lebih baik. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas, termasuk di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Melalui keikutsertaan Kalapas Pekanbaru dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan para tokoh agama semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan pembinaan yang humanis, bermanfaat, dan berdampak positif bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.

(Ds)

Polres Kuansing Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah dan Penyaluran Sembako Gratis Sambut HUT Bhayangkara ke-80





Centerindobesia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar kegiatan bhakti kesehatan berupa donor darah dan penyaluran sembako gratis kepada para pendonor di Aula Sanika Satyawada Polres Kuansing, Rabu (17/6/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masry, S.H., Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, ST, M.Si, para pejabat utama Polres Kuansing, personel TNI, BPBD, Damkar, Bhayangkari, personel Polres dan Polsek, serta masyarakat.


Sebanyak 140 peserta mengikuti kegiatan yang berasal dari unsur TNI-Polri, instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, masyarakat umum, awak media, mahasiswa, dan LSM. Dari pelaksanaan donor darah tersebut berhasil terkumpul 52 kantong darah yang nantinya akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Polres Kuansing juga menyalurkan paket sembako gratis kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan bhakti kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.


"Kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki nilai yang sangat berarti karena dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama," ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, mulai dari personel TNI-Polri, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, awak media, LSM hingga masyarakat umum.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sinergi dan kepedulian bersama ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terus terjaga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.


Menurut AKBP Hidayat Perdana, melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kuansing berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.


Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga pukul 11.30 WIB dengan hasil 52 kantong darah berhasil dikumpulkan serta penyaluran sembako gratis kepada para pendonor sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam aksi kemanusiaan tersebut.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Tertibkan Aktivitas PETI di Area PT KTBM, Musnahkan 33 Unit Rakit





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) dengan melaksanakan penindakan di area PT Karya Tama Bakti Mulya (KTBM), Kecamatan Kuantan Mudik, Rabu (17/6/2026).


Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan Gersang, S.Sos., M.H., didampingi jajaran pejabat utama Polres Kuansing, personel Polsek Kuantan Mudik, unsur TNI, serta pihak PT KTBM.


Sebelum pelaksanaan penindakan, seluruh personel mengikuti apel yang dipimpin Kabag Ops. Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh anggota menjalankan tugas sesuai prosedur, mengutamakan pendekatan humanis, menjaga keselamatan personel, serta mendokumentasikan setiap kegiatan sebagai bentuk transparansi dan antisipasi terhadap informasi yang tidak sesuai fakta.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops KOMPOL A. Raymon Tarigan Gersang, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa penertiban tersebut merupakan komitmen Polres Kuansing dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari dampak negatif aktivitas pertambangan ilegal.


"Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Kuansing dalam menindak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya di area perkebunan PT KTBM. Kami mengedepankan tindakan yang profesional, humanis, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kompol A. Raymon Tarigan Gersang.


Dalam operasi tersebut, petugas menyasar tiga lokasi, yakni Afdeling 3 Desa Pantai yang ditemukan 18 unit rakit PETI, Afdeling 4 Desa Pantai sebanyak 13 unit rakit PETI, dan Afdeling 5 Desa Lubuk Ramo sebanyak 2 unit rakit PETI.


Petugas melakukan pembongkaran, pengrusakan mesin, serta pemusnahan terhadap seluruh rakit PETI yang ditemukan di lokasi. Selain itu, pihak perusahaan juga diberikan imbauan untuk terus berkoordinasi dengan kepolisian apabila kembali ditemukan aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya.


Dari hasil penindakan, sebanyak 33 unit rakit PETI berhasil dimusnahkan. Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan pelaku yang berhasil diamankan maupun barang bukti yang disita karena lokasi telah ditinggalkan sebelum petugas tiba.


Usai penindakan, dilaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Kuansing. Dalam arahannya, ia mengapresiasi seluruh personel gabungan yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan berharap penindakan tersebut dapat memberikan efek jera bagi para pelaku PETI.


"Kami berharap hasil kegiatan ini mampu menekan dan memberikan efek jera terhadap pelaku PETI. Apabila aktivitas serupa kembali masif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Polres Kuansing akan terus melakukan penertiban secara berkelanjutan demi menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelestarian lingkungan," Pungkas Kabag Ops.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Selasa, 16 Juni 2026

Jemaah Haji Siak Bertolak dari Batam, Wabup Syamsurizal Pastikan Kepulangan Lancar





Centerindonesia Batam — Sebanyak 252 jemaah haji Kabupaten Siak bertolak dari Kota Batam menuju Kabupaten Siak usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. 


Rombongan diberangkatkan pada pukul 07.52 WIB menggunakan Kapal Dumai Line 12 yang dinakhodai Wahyu Gunawan dari Pelabuhan Domestik Sekupang menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Selasa (16/6/2026).


Kepulangan ini menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji para jemaah di Tanah Suci sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat di kampung halaman.


Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, memastikan pemerintah daerah telah mengatur proses kepulangan agar berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal hingga tiba di daerah masing-masing.


“Alhamdulillah seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan tidak ada yang wafat sejak keberangkatan hingga kepulangan. Meski ada lansia yang sempat mengalami penurunan kondisi saat di Arafah, semuanya dapat tertangani dengan baik,” ungkapnya.


Untuk mendukung kelancaran setibanya di daerah, Pemerintah Kabupaten Siak menyiapkan 5 bus besar, 2 bus medium, dan 3 truk besar untuk mengangkut barang bawaan jemaah. Seluruh armada tersebut akan mengantar rombongan ke wilayah kecamatan masing-masing setelah tiba di pelabuhan.


Wabup juga mengimbau keluarga dan kerabat agar menunggu dengan tertib di titik penjemputan yang telah ditentukan di setiap wilayah.


“Kami minta keluarga dan masyarakat yang menjemput bisa menunggu dengan tertib di lokasi yang sudah disiapkan agar proses kepulangan berjalan lancar,” pungkasnya.


Dengan selesainya rangkaian ibadah haji, para jemaah diharapkan dapat memetik hikmah dari setiap pengalaman yang dijalani serta tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah dan amalan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done