M C I

Jumat, 27 Februari 2026

Bupati Zukri Tekankan Penertiban Administrasi dan Perlindungan Aset Saat Buka Sosialisasi Pengelolaan BMD

Center Indonesia Pelalawan _Bupati Pelalawan, Zukri, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan pembinaan pengelolaan barang milik daerah (BMD) yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Dr. Eka Nugraha, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, serta jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Dalam arahannya, Zukri menegaskan bahwa pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia meminta seluruh perangkat daerah mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar tidak terjadi kesalahan administrasi dalam pengelolaan aset.

Menurutnya, inventarisasi menyeluruh menjadi tahapan mendasar yang wajib dilakukan untuk memastikan seluruh aset tercatat dengan baik dan tidak beralih penguasaan kepada pihak lain. Setelah proses pendataan, setiap aset harus dilengkapi dokumen legalitas yang jelas serta dikelola secara produktif demi menunjang peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Zukri juga mengingatkan agar kepala OPD, camat, dan kepala desa benar-benar menjaga aset yang berada dalam tanggung jawab masing-masing. Kelalaian administrasi, kata dia, berpotensi memunculkan persoalan hukum di kemudian hari jika tidak segera dibenahi.

Selain membahas aspek teknis, Bupati mengajak seluruh aparatur menjadikan momentum Ramadan sebagai penguat integritas serta etos kerja dalam menjalankan amanah jabatan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Dr. Eka Nugraha, menyampaikan bahwa pengelolaan aset daerah merupakan isu strategis yang menjadi perhatian nasional dan kerap masuk dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menilai persoalan aset umumnya muncul akibat lemahnya pencatatan, dokumen perolehan yang tidak lengkap, hingga kurangnya pengamanan administrasi sehingga membuka celah penguasaan oleh pihak ketiga.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengelolaan barang milik daerah di Kabupaten Pelalawan semakin tertib, akuntabel, dan terlindungi secara hukum.
(Desi suarni)

Bupati Zukri Bahas Solusi Banjir Sungai Kampar, Sungai Kerinci Jadi Fokus Penataan

Center Indonesia Pelalawan, 
Bupati Pelalawan, Zukri, memimpin rapat strategis terkait penanggulangan banjir yang dipicu meluapnya Sungai Kampar, Selasa (24/2/2025). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Daniel, bersama jajaran serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Dalam arahannya, Zukri menegaskan bahwa pola banjir kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya genangan hanya terjadi di bantaran sungai, saat ini air sudah mulai masuk ke kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga. Ia menyebut tingginya intensitas hujan, sedimentasi, serta kiriman air dari wilayah hulu sebagai faktor utama yang memperparah kondisi tersebut.

Sebagai langkah prioritas, pemerintah daerah akan melakukan pembenahan di Sungai Kerinci yang berperan sebagai jalur pembuangan air di kawasan Pangkalan Kerinci. Pendangkalan dan penyempitan alur dinilai mempercepat luapan air ketika debit meningkat.

Upaya teknis yang disiapkan meliputi normalisasi dan pelebaran sungai, pembangunan tanggul pengaman di kedua sisi, penanaman vegetasi di bantaran, hingga pembangunan pintu air untuk mengontrol arus. Kawasan tersebut juga dirancang menjadi ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan fasilitas publik seperti lintasan joging guna menunjang fungsi lingkungan sekaligus pariwisata.

Di sisi lain, Pemkab Pelalawan tengah merancang regulasi baru berupa Perda dan Perbup yang mengatur kewajiban penghijauan bagi pemilik kebun sawit di sepanjang daerah aliran sungai. Kebijakan ini diarahkan untuk mengurangi abrasi serta memperkecil potensi banjir di masa mendatang.

Zukri juga meminta dukungan pemerintah pusat melalui BWS Sumatera III, termasuk penyusunan kajian menyeluruh terhadap kondisi Sungai Kampar dan wilayah strategis lain seperti Pulau Mendol yang berada di Kecamatan Kuala Kampar dan menjadi salah satu lumbung pangan daerah.

Melalui rapat tersebut, pemerintah daerah berharap lahir keputusan konkret dan penguatan koordinasi lintas sektor agar persoalan banjir musiman di Kabupaten Pelalawan dapat ditangani secara lebih terarah dan berkelanjutan.
(Desi suarni)

Sinergi Dalam Perangi NarkobaRutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri


Center Indonesia Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima penghargaan dari Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba atas sinergi dalam pemberantasan tindak pidana narkotika, Kamis (26/2).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi strategis lintas instansi.

Penghargaan ini diberikan kepada Rutan Kelas IIB Dumai atas komitmen dan peran aktif dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba yang dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Akhmad Faiq Maulana.

“Penghargaan ini kami berikan karena kerja sama yang solid selama ini dalam rangka pemberantasan narkoba,” ujar Eko.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam perang melawan narkoba. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan terorganisasi dengan jaringan luas, mulai dari produksi, distribusi, penyelundupan lintas wilayah, hingga peredaran di dalam negeri bahkan di lembaga pemasyarakatan.

Peran Lapas dan Rutan dinilai sangat penting dalam pengawasan narapidana kasus narkoba agar tidak mengendalikan peredaran dari dalam lapas.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Karutan menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran.

“Penghargaan ini adalah milik bersama seluruh petugas Rutan Dumai. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, serta memastikan Rutan Dumai bersih dari peredaran narkoba,” tegas Enang.

Senada, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Dumai, Akhmad Faiq Maulana, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan deteksi dini dan langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika di dalam rutan.
(Desi suarni)

Sinergi Dalam Perangi NarkobaRutan Dumai Terima Penghargaan dari Bareskrim Polri


Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima penghargaan dari Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba atas sinergi dalam pemberantasan tindak pidana narkotika, Kamis (26/2).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi strategis lintas instansi.

Penghargaan ini diberikan kepada Rutan Kelas IIB Dumai atas komitmen dan peran aktif dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba yang dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Akhmad Faiq Maulana.

“Penghargaan ini kami berikan karena kerja sama yang solid selama ini dalam rangka pemberantasan narkoba,” ujar Eko.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam perang melawan narkoba. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan terorganisasi dengan jaringan luas, mulai dari produksi, distribusi, penyelundupan lintas wilayah, hingga peredaran di dalam negeri bahkan di lembaga pemasyarakatan.

Peran Lapas dan Rutan dinilai sangat penting dalam pengawasan narapidana kasus narkoba agar tidak mengendalikan peredaran dari dalam lapas.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Karutan menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran.

“Penghargaan ini adalah milik bersama seluruh petugas Rutan Dumai. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, serta memastikan Rutan Dumai bersih dari peredaran narkoba,” tegas Enang.

Senada, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Dumai, Akhmad Faiq Maulana, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan deteksi dini dan langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika di dalam rutan.

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Pekanbaru, INFO_PAS – Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI Angkatan Darat, Iwan Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diawali dengan ramah tamah serta dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pembinaan di dalam Lapas. Komandan Pussenif meninjau area pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Pekanbaru. Ia menilai program pembinaan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Pekanbaru. Ini merupakan bentuk komitmen yang sangat baik dalam membina warga binaan agar memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan disiplin saat kembali ke masyarakat,” ujar Iwan Setiawan.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran TNI Angkatan Darat dengan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembinaan sumber daya manusia.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembinaan warga binaan secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Komandan Pussenif TNI AD beserta rombongan ke Lapas Pekanbaru.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan motivasi bagi kami seluruh jajaran Lapas Pekanbaru. Dukungan dan perhatian dari TNI Angkatan Darat menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pembinaan terbaik kepada warga binaan,” ungkap Yuniarto.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan kolaborasi antara TNI dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekanbaru.
(Desi suarni)

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Kunjungan Letjen TNI Iwan Setiawan Jadi Momentum Penguatan Sinergi TNI dan Lapas Pekanbaru

Center Indonesia Pekanbaru, – Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI Angkatan Darat, Iwan Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diawali dengan ramah tamah serta dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pembinaan di dalam Lapas. Komandan Pussenif meninjau area pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Pekanbaru. Ia menilai program pembinaan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di Lapas Pekanbaru. Ini merupakan bentuk komitmen yang sangat baik dalam membina warga binaan agar memiliki kesiapan mental, keterampilan, dan disiplin saat kembali ke masyarakat,” ujar Iwan Setiawan.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran TNI Angkatan Darat dengan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembinaan sumber daya manusia.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembinaan warga binaan secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Komandan Pussenif TNI AD beserta rombongan ke Lapas Pekanbaru.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan motivasi bagi kami seluruh jajaran Lapas Pekanbaru. Dukungan dan perhatian dari TNI Angkatan Darat menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pembinaan terbaik kepada warga binaan,” ungkap Yuniarto.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan kolaborasi antara TNI dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekanbaru.
(Desi suarni)

Wujudkan Pemasyarakatan Berdampak, Kepala Lapas Pekanbaru Hadiri Penandatanganan MoU Kanwil Ditjenpas Riau dengan Pemkab Kepulauan Meranti


Center Indonesia Pekanbaru
, – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilaksanakan pada Kamis (26/02). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan pembinaan yang berdampak dan berkelanjutan.


Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, serta disaksikan oleh jajaran pejabat manajerial dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, termasuk Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Kehadiran Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperluas kolaborasi pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani mencakup berbagai sektor, diantaranya pendidikan, ketahanan pangan dan pertanian, serta bidang sosial, yang diharapkan mampu memperkuat program pembinaan berbasis potensi daerah.


Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan dan sesi foto bersama. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menciptakan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada pembentukan kemandirian dan kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung program pemasyarakatan yang adaptif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta masyarakat luas.

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done