M C I

Jumat, 09 Januari 2026

KORBAN BANTAH KERAS KLARIFIKASI PELAKU Kasus Dugaan Penipuan Pinjaman Pensiunan ASN di Rohil


Center Indonesia Bagansiapiapi
– Pihak korban secara tegas membantah klarifikasi pelaku berinisial ME yang sebelumnya dimuat di sejumlah media daring terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana pinjaman pensiunan ASN di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir'Jum'at 09/1/2026 


Korban, Rosna, seorang pensiunan guru sekolah dasar yang berdomisili di Bagan Jawa, menilai pernyataan pelaku yang menyebut proses pencairan dana telah sesuai prosedur dan berada di luar kendalinya sebagai tidak sesuai fakta dan menyesatkan publik.


Berdasarkan keterangan korban, proses pencairan dana pinjaman sepenuhnya dikendalikan oleh pelaku melalui aplikasi Pos/Oren.


Aplikasi tersebut diaktifkan bukan menggunakan nomor telepon milik korban, melainkan nomor lain yang berada dalam penguasaan pelaku. Akibatnya, korban tidak memiliki akses, kendali, maupun transparansi terhadap proses pencairan serta pergerakan dana pinjaman.


Tidak hanya itu, korban juga mengungkap adanya kejanggalan serius dalam administrasi, termasuk dugaan pemalsuan tanda tangan ahli waris dalam dokumen pengajuan pinjaman. Fakta ini semakin memperkuat dugaan bahwa proses tersebut tidak dilakukan secara sah dan melanggar hukum.


Klaim pelaku yang menyebut dana sepenuhnya berada dalam penguasaan korban terbantahkan oleh hasil penelusuran rekening koran. Alur transaksi menunjukkan dana tidak dikelola sebagaimana yang disampaikan pelaku kepada publik. Setelah bukti transaksi diperlihatkan, pelaku mengakui perbuatannya dan menyatakan bersedia bertanggung jawab.


Pengakuan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan tertulis, yang dibuat langsung oleh pelaku dan disaksikan Bhabinkamtibmas setempat, guna memastikan proses pengakuan berlangsung tanpa tekanan maupun intimidasi dari pihak mana pun.


Hingga saat ini, pihak korban menegaskan bahwa kerugian belum sepenuhnya dipulihkan. Atas dasar itu, korban memilih menempuh jalur hukum dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar kasus ini diusut secara tuntas dan transparan.


Pihak korban menghormati hak pelaku untuk menyampaikan pembelaan dan menunjuk kuasa hukum. Namun demikian, korban berharap media menyajikan pemberitaan secara berimbang, objektif, dan berbasis fakta, bukan semata-mata narasi sepihak yang berpotensi menyesatkan opini publik.


“Laporan perkara ini kami percayakan kepada Kantor Hukum Erwanto Aman, S.H., M.H. & Partners sebagai penasihat hukum korban,” ujar Abu Bakar, selaku keluarga korban.


Editor : Redaksi

Kisruh Guru dan Wali Murid di MAS Miftahul Jannah Peranap Berakhir Damai


Center Indonesia Peranap Inhu
— Kisruh yang sempat terjadi antara guru dan Wali murid di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Miftahul Jannah, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), akhirnya berakhir damai melalui proses Mediasi.


Permasalahan ini berawal dari pengaduan salah seorang Wali murid, Pera Wati, kepada awak media terkait dugaan adanya intimidasi yang dialami anaknya oleh oknum guru Dahlian.


Menindaklanjuti pengaduan tersebut, awak Media berupaya menjumpai guru yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.


Tidak berhenti di situ, awak Media kemudian mencari solusi dengan melakukan diskusi bersama pihak Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Kemenag Inhu).


Menanggapi hal tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhu Hendriadi  langsung turun ke lapangan untuk memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak yang berseteru.

Mediasi tersebut dilaksanakan di ruang Kepala Sekolah MAS Miftahul Jannah pada Jumat, 9 Januari 2026 


Dengan dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya:

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhu, H. Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I

Ketua Yayasan, H. Buhari, S.P

Bhabinkamtibmas Polsek Peranap, Bripka Fadli Ridwan

Kepala Sekolah MAS Miftahul Jannah, H. Zulman, M.Pd.I

Suanra, Pimpinan Redaksi  Media Kupas Peristiwa.id

Arifin, Pimpinan Redaksi Media Bidik Kasus.Net

Sandi Irwandi, Korwil bidik Kasus.net


Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan kekeluargaan.


Mediasi berjalan dengan lancar dan kondusif, hingga akhirnya dicapai kesepakatan bersama demi menjaga suasana belajar Mengajar yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah.


Dengan adanya penyelesaian ini, pihak Sekolah, orang tua murid, serta Kemenag Inhu berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan hubungan antara guru, murid, serta wali murid dapat terjalin dengan lebih baik ke depannya.

Tes Urine Secara Acak, Lapas Narkotika Pastikan Lingkungan Bersih Dari Narkoba


Center Indonesia Pekanbaru
- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai gelar tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan secara acak, Jum'at (9/1/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).


Kegiatan yang berlangsung di tiga tempat, Klinik Pratama Lapas, Blok Hunian A dan Blok Hunian C ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas), Reinhards Indra Pitoy, dengan pengawasan tim medis dan jajaran pimpinan serta dari pihak BNN Kota Pekanbaru. Pelaksanaan dilakukan secara tertib dan transparan, untuk memastikan lingkungan Pemasyarakatan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.


“Tes urine ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, baik bagi pegawai maupun Warga Binaan. Semua dilakukan secara acak dan adil,” tegas Kalapas.


Kalapas menambahkan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai langkah preventif dan deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas. “Sinergi antara petugas dan Warga Binaan penting untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat dan kondusif,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa keseluruhan hasil tes menunjukkan negatif penggunaan narkoba. "Ini menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas serta menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba,” tambahnya.


Kegiatan ini menjadi bukti konsistensi Lapas Narkotika Rumbai dalam mendukung program pemerintah dan mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan humanis.

(Desi suarni)

Sholat Jum'at di Masjid At-Taubah Lapas Narkotika Berlangsung Khidmat


Center Indonesia Pekanbaru
- Warga Binaan Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Sholat Jum’at di Masjid At-Taubah.


Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan ibadah Sholat Jum’at berjamaah di Masjid At-Taubah, Jumat (9/1/25). Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan.


Pelaksanaan Sholat Jum’at diikuti oleh warga binaan yang beragama Islam, dengan pengamanan dan pengawasan dari petugas lapas. 


Kepala Lapas Narkotika Rumbai menyampaikan bahwa kegiatan ibadah rutin seperti Sholat Jum’at merupakan salah satu upaya pembinaan spiritual untuk membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik, taat beragama, serta siap kembali ke tengah masyarakat.


“Melalui pembinaan keagamaan, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kesadaran diri, memperbaiki akhlak, dan menjadikan masa pidana sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih positif,” ujarnya.


Kegiatan Sholat Jum’at di Masjid At-Taubah menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan hak beribadah warga binaan serta wujud komitmen Lapas Narkotika Rumbai dalam mewujudkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.

(Desi suarni)

Implementasi Program Aksi Kemenimipas 2026, Lapas Pekanbaru Gelar Tes Urine Ratusan Warga Binaan


Center Indonesia Pekanbaru
, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan tes urine terhadap 489 orang warga binaan sebagai upaya memperkuat komitmen pemberantasan peredaran narkoba di dalam Lapas. Kegiatan ini menjadi bukti nyata implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya pada poin pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.


Pelaksanaan tes urine ini dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, bersama Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Kehadiran pimpinan wilayah tersebut menunjukkan keseriusan jajaran Pemasyarakatan dalam menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba serta menjunjung tinggi prinsip pembinaan yang berintegritas.


“Kami tidak pernah lelah dan terus berkomitmen penuh dalam menciptakan suasana kondusif dan membangun pembinaan yang maksimal bagi seluruh warga binaan di wilayah Riau. Kegiatan ini sebagai upaya dan tindak lanjut dalam menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan menjadi bagian penting khususnya pada Lapas Pekanbaru dalam mewujudkan diri dan organisasi yang bersih dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, handphone, dan pungutan liar. Kami juga berterimakasih kepada seluruh APH terkait yang terlibat untuk sinergitas yang sudah terjalin, harapan kami kegiatan ini dapat menjadi penguatan pengawasan dan evaluasi, sekaligus momentum pembenahan internal,” ungkap Maizar.


Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di dalam lapas. “Tes urine ini merupakan bagian dari komitmen kami mendukung penuh program Kemenimipas dalam mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba dan praktik-praktik pelanggaran lainnya,” ujarnya.


Kegiatan ini juga mencerminkan sinergitas yang kuat antarinstansi penegak hukum. Turut hadir dan terlibat dalam pengawasan kegiatan ini sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH), di antaranya BNN Kota Pekanbaru, Polsek Bukit Raya, serta TNI dari Koramil 0301-05. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Melalui kegiatan tes urine ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberantasan narkoba serta menjaga integritas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan warga binaan menuju pribadi yang lebih baik.

(Desi suarni)

Polantas Menyapa Lewat Jum’at Barokah, Ditlantas Polda Riau Tebar Kepedulian Sosial*


Center Indonesia Pekanbaru
– Mengawali tahun 2026, dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, Ditlantas Polda Riau melalui kegiatan Jum’at Barokah kembali hadir di tengah masyarakat, Jumat (09/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pamin 2 Sie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Riau, IPTU Syuri Wulan, bersama Tim Jum’at Barokah.


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Amuri Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Air Hitam. Dalam kesempatan tersebut, Tim Jum’at Barokah menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap anak-anak panti asuhan.


Selain penyerahan bantuan, IPTU Syuri Wulan beserta jajaran juga menyampaikan pesan-pesan edukasi terkait Kamtibmas, Kamseltibcarlantas, serta Green Policing. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang berkeselamatan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.


Dalam keterangannya, IPTU Syuri Wulan menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Barokah merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.


> “Melalui kegiatan Jum’at Barokah ini, kami ingin berbagi dan hadir langsung di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menyampaikan edukasi Kamtibmas, Kamseltibcarlantas, dan Green Policing agar tercipta lingkungan yang aman, lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan, serta masyarakat yang peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ujar IPTU Syuri Wulan.




Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Jum’at Barokah yang dilakukan oleh jajaran Subdit Regident Ditlantas Polda Riau.


> “Kegiatan Jum’at Barokah ini merupakan implementasi Polri yang Presisi, di mana Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan edukatif yang menyentuh langsung masyarakat. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga Kamtibmas, tertib berlalu lintas, dan peduli terhadap lingkungan,” ungkap Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.




Kegiatan Polantas Menyapa yang tersemat dalam program Jum’at Barokah Ditlantas Polda Riau ini rutin dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis dan persuasif.


Pada kesempatan tersebut, pihak manajemen Yayasan Panti Asuhan Amuri Pekanbaru turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dirlantas Polda Riau beserta seluruh tim atas perhatian dan kepedulian yang diberikan melalui program sosial tersebut. Pihak yayasan berharap kegiatan Polantas Menyapa dalam program Jum’at Barokah ini dapat terus bergulir dan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Pungkasnya.

(Desi suarni)

Kamis, 08 Januari 2026

Polsek Kuantan Mudik Gelar Kegiatan Jumat Barokah, Salurkan Sembako Kepada Lansia dan Warga Kurang Mampu


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
– Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek Kuantan Mudik melaksanakan kegiatan Jumat Barokah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada lansia dan masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (9/1/2026)


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Kuantan Mudik yang dipimpin oleh Ka SPK I AIPTU Jihad A.G, bersama Aipda Desrial, Aipda Yuris Manar, dan Bripka Fajril Ahdi. Bantuan sembako diserahkan secara langsung kepada warga penerima manfaat di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.


Bantuan tersebut diterima oleh dua orang lansia perempuan yang masuk dalam kategori kurang mampu, yaitu Taini (87 tahun) dan Orah (81 tahun) yang sehari-hari tidak memiliki pekerjaan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H melalui PLH. Kapolsek Kuantan Mudik IPTU PADRIANTO menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Barokah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya lansia dan warga kurang mampu.


“Kegiatan Jumat Barokah ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berasal dari infak dan partisipasi personel Polsek Kuantan Mudik sebagai bentuk keikhlasan dan rasa kebersamaan dalam membantu sesama,” ujar Kapolsek Kuantan Mudik mewakili Kapolres Kuansing.


Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan.


Sumber : Humas Polres Kuansing

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done