M C I

Selasa, 23 Juni 2026

Polantas Menyapa : Hingga Hari ini 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih Disalurkan Polda Riau




Centerindonesia Pekanbaru, Senin (22/6/2026) – Kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus digelar di seluruh wilayah hukum Polda Riau.


Hingga Senin, 22 Juni 2026, Polda Riau dan jajaran telah berhasil mendistribusikan 3.360 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.


Selain penyaluran bansos, Polda Riau juga melaksanakan 24 kegiatan penyaluran air bersih yang menyasar wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.


Dalam bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan, Polda Riau turut melaksanakan 12 kegiatan bakti religi di berbagai rumah ibadah. Kegiatan tersebut meliputi kerja bakti, pembersihan lingkungan rumah ibadah, serta berbagai bentuk kepedulian sosial lainnya sebagai upaya memperkuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama.


Tidak hanya itu, Polda Riau juga telah melaksanakan program bedah rumah sebanyak 1 unit bagi warga yang membutuhkan. Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga.


Sebagai bagian dari implementasi program Green Policing, Polda Riau juga menggelar 2 kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.


Kapolda Riau Herry Heryawan melalui Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.


Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Dalam setiap pelaksanaan kegiatan, personel juga memberikan edukasi mengenai kamtibmas, keselamatan berlalu lintas, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program Green Policing.


“Dalam kesempatan tersebut, Ditlantas Polda Riau serta Satlantas jajaran juga melaksanakan kegiatan Program Polantas Menyapa guna memberikan edukasi kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta Green Policing kepada masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan, tertib berlalu lintas, dan kepedulian terhadap kelestarian alam,” imbuh Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang luas, baik melalui bantuan sosial maupun edukasi yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.


“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga berbagai program sosial yang kami laksanakan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Sementara itu, Intan Rahma, warga Perumahan Wonosobo Ujung RT 004/RW 014, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang mewakili masyarakat penerima manfaat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta seluruh jajaran atas kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat.


“Kami selaku masyarakat mengucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran. Bantuan air bersih yang diberikan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di rumah, terutama bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan harapannya agar Polri semakin maju dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, kami mendoakan semoga Polri semakin baik, semakin dicintai masyarakat, serta terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.


Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa Polri akan terus hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


Melalui berbagai program kemanusiaan tersebut, Polda Riau berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

(Ds)

Distribusikan 3.720 Paket Bansos, 29 Program Air Bersih dan 11 Bedah Rumah, Polda Riau Hadir Memberikan Manfaat Nyata untuk Masyarakat





Centerindonesia Pekanbaru – Kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan warga. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau bersama jajaran telah menyalurkan sebanyak 3.720 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Provinsi Riau.


Selain itu, program penyediaan air bersih juga terus digencarkan dengan pelaksanaan 29 kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Di bidang keagamaan, Polda Riau melaksanakan 15 kegiatan bakti religi sebagai bentuk kepedulian terhadap rumah-rumah ibadah sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui program bedah rumah. Hingga saat ini, sebanyak 11 unit rumah telah selesai dibangun dan diserahkan kepada penerima manfaat, sementara 1 unit rumah lainnya di wilayah Polres Indragiri Hulu masih dalam tahap penyelesaian.


Tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan kemanusiaan, Polda Riau juga terus mendorong pelestarian lingkungan melalui program Gerakan Indonesia Asri yang telah dilaksanakan sebanyak 3 kegiatan. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.


Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan bantuan sosial, penyediaan air bersih, bakti religi, bedah rumah, hingga Gerakan Indonesia Asri merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga. Melalui program bansos, penyediaan air bersih, bedah rumah, bakti religi, dan Gerakan Indonesia Asri, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kapolda Riau.


Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus implementasi arahan Kapolda Riau agar kehadiran Polri memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.


“Alhamdulillah, hingga saat ini kami telah menyalurkan 3.720 paket bansos, melaksanakan 29 kegiatan air bersih, 15 kegiatan bakti religi, menyelesaikan 11 unit bedah rumah dan masih menyelesaikan 1 unit rumah di wilayah Polres Inhu, serta melaksanakan 3 kegiatan Gerakan Indonesia Asri. Semua ini merupakan hasil kerja sama, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh jajaran Polda Riau bersama masyarakat dan para mitra,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menambahkan bahwa dalam setiap pelaksanaan bakti sosial dan bantuan sosial, jajaran Polda Riau juga terus menyampaikan edukasi kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta program Green Policing kepada masyarakat sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan berlalu lintas, dan kelestarian lingkungan.


“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, serta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan berlalu lintas, dan kelestarian lingkungan. Inilah wujud Polri yang hadir, peduli, dan bekerja untuk masyarakat,” tambahnya.


Kapolda Riau berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat membantu meringankan beban masyarakat, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.


“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk terus mengabdi dan bekerja dengan hati demi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Kapolda Riau.


Berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan sosial, lingkungan hidup, serta masa depan masyarakat yang lebih baik.

(Ds)

Jajaran Polres Kuantan Singingi Gencarkan Upaya Pencegahan dan Antisipasi Karhutla





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polres Kuantan Singingi terus mengintensifkan langkah pencegahan dan antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (22/6/2026).


Berbagai kegiatan dilakukan melalui Polsek jajaran, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, penyebaran maklumat larangan membakar hutan dan lahan, patroli di daerah rawan Karhutla, hingga pemetaan wilayah yang memiliki potensi kebakaran. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.


Di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, personel melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik. Petugas menegaskan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan titik api.


Sementara itu, Polsek Logas Tanah Darat melakukan sosialisasi di Desa Perhentian Luas serta patroli di area perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat. Polsek Pangean juga memberikan edukasi kepada warga Desa Sako terkait dampak Karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan.


Di wilayah Polsek Kuantan Hilir, personel melaksanakan kegiatan pemetaan (mapping) daerah rawan Karhutla di Desa Pulau Madinah untuk mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran. Sedangkan Polsek Hulu Kuantan melalui Bhabinkamtibmas menyebarkan Maklumat Kapolda Riau tentang larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat Desa Tanjung.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, hal tersebut dapat menimbulkan dampak luas seperti kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga gangguan kesehatan,” ujar Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa Polres Kuansing bersama jajaran akan terus melakukan patroli rutin, sosialisasi, serta pemantauan wilayah rawan Karhutla sebagai langkah pencegahan dini.


“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Sinergi semua pihak sangat penting dalam mencegah Karhutla,” tegasnya.


Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Upaya ini diharapkan mampu menekan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

(Ds)

*Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis*





Centerindonesia ROKAN HULU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Rokan Hulu menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan gratis, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Presisi Polres Rokan Hulu, Rabu (17/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB itu dihadiri langsung oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, didampingi Wakapolres Kompol I Made Juni Artawan, jajaran pejabat utama Polres Rokan Hulu, pengurus Bhayangkari Cabang Rokan Hulu, perwakilan PMI Kabupaten Rokan Hulu, tenaga kesehatan, unsur TNI, Kejaksaan, Lapas, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kapolres Rokan Hulu menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperingati Hari Bhayangkara, tetapi juga bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga," ujar Kapolres.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan dari perwakilan PMI Kabupaten Rokan Hulu, dilanjutkan sambutan Kapolres sekaligus membuka secara resmi kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dan khitanan gratis. Setelah sesi foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pelayanan kesehatan dan bakti sosial.


Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 80 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor darah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Rokan Hulu.


Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari masyarakat umum, anggota TNI, Polri, petugas Lapas, Kejaksaan, hingga anggota Bhayangkari Cabang Rokan Hulu. Sementara itu, program khitanan gratis berhasil melayani lima anak yang berasal dari keluarga masyarakat sekitar.


Tidak hanya pelayanan kesehatan, Polres Rokan Hulu juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.


Melalui kegiatan ini, Polres Rokan Hulu berharap dapat mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar dan penuh keakraban. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif. 

(Ds)

Walikota Pekanbaru Tegaskan Tuduhan yang Beredar Tidak Benar, Pimpinan Media Imbau Jurnalis Kedepankan Verifikasi dan Kode Etik





Centerindonesia Pekanbaru – Menanggapi beredarnya berbagai pemberitaan dan opini yang mengaitkan Walikota Pekanbaru dengan dugaan skandal pribadi maupun isu lainnya, sejumlah pimpinan redaksi media online di Provinsi Riau melakukan langkah klarifikasi langsung kepada Walikota Pekanbaru guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.


Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Walikota Pekanbaru, beberapa pimpinan redaksi media online secara langsung mengonfirmasi berbagai tuduhan yang beredar di sejumlah platform media dan media sosial.


Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru dengan santai dan disertai senyuman menyampaikan bahwa informasi yang dituduhkan kepadanya tidak benar.


> "Berita yang dituduhkan itu tidak benar alias hoaks," ujar Walikota Pekanbaru saat menerima sejumlah pimpinan media yang melakukan konfirmasi langsung.




Klarifikasi ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral insan pers untuk menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat serta memberikan ruang hak jawab kepada pihak yang menjadi objek pemberitaan.


Sejumlah pimpinan redaksi yang hadir menjelaskan bahwa maksud dan tujuan diterbitkannya berita klarifikasi ini bukan untuk membela pihak tertentu, melainkan untuk menjalankan prinsip dasar jurnalistik, yakni melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang berkembang di ruang publik agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak hanya berasal dari satu sudut pandang.


Selain itu, pemberitaan klarifikasi ini juga dimaksudkan untuk menjaga iklim pers yang sehat, profesional, dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap siapa pun yang menjadi objek pemberitaan sebelum adanya fakta hukum yang sah dan berkekuatan hukum tetap.


Dalam kesempatan tersebut, gabungan pimpinan redaksi media online di Provinsi Riau juga mengimbau seluruh insan pers dan pengelola media agar lebih bijaksana dalam menyajikan informasi kepada publik.


Menurut mereka, setiap informasi yang mengandung tuduhan, dugaan pelanggaran hukum, maupun isu yang berpotensi merugikan nama baik seseorang hendaknya terlebih dahulu diverifikasi secara menyeluruh kepada pihak terkait guna menghindari pemberitaan yang tidak berimbang.


"Pers memiliki fungsi kontrol sosial, namun fungsi tersebut harus dijalankan secara profesional, berimbang, dan sesuai Kode Etik Jurnalistik. Jangan sampai semangat menyampaikan informasi kepada publik mengabaikan prinsip verifikasi dan konfirmasi," ungkap salah seorang pimpinan redaksi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.


Gabungan pimpinan redaksi media online di Riau juga mengajak seluruh rekan-rekan media untuk tetap menjaga marwah profesi wartawan dengan mengedepankan akurasi, independensi, serta tanggung jawab dalam setiap produk jurnalistik yang dipublikasikan.


Mereka menegaskan bahwa kritik dan kontrol terhadap penyelenggara pemerintahan merupakan bagian dari fungsi pers yang dijamin undang-undang. Namun demikian, setiap informasi yang dipublikasikan harus berdasarkan fakta, data yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memenuhi prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.


Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap dan objektif, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa setiap persoalan yang mengandung dugaan pelanggaran hukum harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui penghakiman di ruang publik.(Redaksi)

*MOMENTUM 1 MUHARRAM 1448 H, LAPAS BANGKINANG PERKUAT PEMBINAAN SPIRITUAL DAN SEMANGAT HIJRAH WARGA BINAAN*





Centerindonesia *Bangkinang,  – Dalam rangka menyambut momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menggelar kegiatan pembinaan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Kamis malam (18/06/2026). Bertempat di lingkungan dalam lapas, kegiatan ini diikuti oleh ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan.


Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas IIA Bangkinang dalam menghadirkan pembinaan kepribadian yang berkesinambungan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, meningkatkan keimanan, serta membangun semangat perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, yang baru saja kembali menunaikan ibadah haji. Kehadiran Kalapas di tengah warga binaan dan seluruh pegawai menjadi bentuk perhatian langsung terhadap pembinaan keagamaan yang terus digalakkan di lingkungan pemasyarakatan.


Suasana kegiatan semakin istimewa dengan hadirnya tamu spesial, Ustad Ucay, yang memberikan tausiah agama kepada seluruh peserta. Kehadiran Ustad Ucay menjadi magnet tersendiri, menghadirkan suasana penuh antusiasme dari para warga binaan yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.


Rangkaian acara diawali dengan dengan doa bersama menyambut pergantian Tahun Baru Islam, kemudian dilanjutkan dengan persembahan music oleh santri Lapas Bangkinang dan dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra. Kemudian memasuki sesi tausiah yang disampaikan oleh Ustad Ucay dengan mengangkat tema pentingnya hijrah sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.


Dalam ceramahnya, Ustad Ucay mengajak seluruh warga binaan untuk memaknai pergantian tahun Hijriah sebagai kesempatan memperbaiki diri dan meninggalkan kebiasaan buruk masa lalu.


"Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi bagaimana seseorang mampu berpindah dari kehidupan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi sesama," pesan Ustad Ucay di hadapan para peserta kegiatan.


Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam harus dijadikan pengingat bagi seluruh warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.


"Peringatan 1 Muharram ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk melakukan introspeksi diri. Saya berharap kegiatan keagamaan seperti ini mampu menumbuhkan semangat hijrah, memperkuat iman, serta menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya," ujar Alexander.


Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang berharap nilai-nilai spiritual yang ditanamkan dapat terus menjadi fondasi dalam proses pembinaan warga binaan, sehingga mampu membentuk karakter yang positif, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

(Ds)

Meningkatkan Kualitas Spiritual, Santri WBP Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Program Pembinaan Keagamaan Dengan Antusias





Center Indonesia – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam membentuk karakter warga binaan yang religius dan berakhlak mulia terus digalakkan. Bertempat di masjid Lapas, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung sebagai santri tampak mengikuti program pembinaan keagamaan dengan penuh antusias, Selasa (23/6).


Kegiatan yang menghadirkan pemateri/ustaz ini diisi dengan penyampaian tausiyah, pembelajaran fiqih, serta pendalaman ilmu agama Islam lainnya. Para santri WBP terlihat menyimak dengan saksama di meja-meja belajar yang telah disediakan, menciptakan suasana belajar-mengajar yang kondusif layaknya di pondok pesantren.


Program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual para warga binaan. Melalui siraman rohani yang intensif, pihak Lapas berharap para santri WBP dapat memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta memiliki benteng moral yang kokoh. 


Transformasi positif ini menjadi modal utama bagi mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang baru dan bermanfaat kelak.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done