M C I

Rabu, 27 Mei 2026

Kapolres Kuansing Shalat Idul Adha 1447 H Bersama Ribuan Jamaah di Lapangan Limuno Teluk Kuantan






CenterindonesiaKUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H / 2026 M bersama ribuan jamaah di Lapangan Limuno Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, sekitar pukul 07.30 WIB. Rabu pagi (27/5/2026).


Pelaksanaan Shalat Idul Adha berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Diperkirakan sekitar 8.000 jamaah memadati Lapangan Limuno untuk mengikuti ibadah Hari Raya Idul Adha secara berjamaah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Pabung Mayor Inf. Legimin, Sekda Kuansing Zulkarnain, S.T., M.Si., para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, Camat Kuantan Tengah Eka Putra, S.Sos., M.Si., tokoh agama, tokoh masyarakat serta unsur Forkopimda lainnya.


Shalat Idul Adha dipimpin oleh Imam utama H. Supriadi, S.Ag., M.Pd., sementara khutbah disampaikan oleh Seprion, M.Pd. Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial serta menjaga persatuan dan menjauhi berbagai perbuatan yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Adha dengan tertib dan penuh kekhusyukan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia pelaksana, serta personel pengamanan yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan ini sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” tambahnya.


Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan dipimpin langsung oleh Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masry, S.H., didampingi Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., bersama personel Polres Kuansing.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kehadiran ribuan jamaah mencerminkan tingginya semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kuansing dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polsek Kuantan Hilir Ungkap Kasus Penyalahgunaan Sabu di Pondok Kebun, Dua Pengguna Diamankan





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polsek Kuantan Hilir berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sebuah pondok kebun di Desa Banuaran, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (25/5/2026).


Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria yang diduga sebagai pengguna narkotika jenis sabu beserta sejumlah barang bukti alat hisap dan paket sabu dengan berat kotor sekitar 0,10 gram.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya informasi terkait dugaan peredaran gelap narkotika di wilayah Desa Banuaran.


“Menindaklanjuti informasi tersebut, saya memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Debi Setyawan, S.H., M.H., bersama anggota untuk melakukan penyelidikan di sekitar Desa Banuaran,” ujar IPTU Edi Winoto.


Sekira pukul 15.30 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang pria yang berada di salah satu pondok kebun di Desa Banuaran. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu beserta seperangkat alat hisap.


Adapun identitas kedua tersangka yakni Berinisial M (39), warga Desa Pasar Baru Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir dan RS (36), warga Desa Banuaran, Kecamatan Kuantan Hilir.


Dari tangan para tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu paket plastik klip bening berisi diduga sabu, alat hisap bong, pipet, kaca pirex, mancis, plastik klip kosong, bungkus rokok serta satu unit handphone Samsung Galaxy A31.


“Setelah diamankan di Polsek Kuantan Hilir, kami langsung berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Kuantan Singingi untuk proses penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolsek.


Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine.


Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


“Ancaman pidana terhadap penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri sebagaimana Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika yaitu pidana penjara paling lama 4 tahun,” jelas IPTU Edi Winoto.


Kapolsek menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir dan mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Potong 11 Ekor Sapi, Bagikan 650 Paket Daging Qurban kepada Masyarakat

 





CenterindonesiaKUANTANSINGINGI,– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 11 ekor sapi dan membagikan sekitar 650 paket daging qurban kepada personel Polri serta masyarakat, Rabu (27/5/2026).


Kegiatan penyembelihan hewan qurban berlangsung di lingkungan Mapolres Kuansing dan dihadiri Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Kuansing Ny. Tari Hidayat beserta pengurus Bhayangkari Cabang Kuansing, jajaran pejabat utama Polres, personel, panitia qurban, serta masyarakat sekitar.


Momentum Idul Adha tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat. Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban dilakukan secara gotong royong oleh personel Polres Kuansing bersama Bhayangkari.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan qurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.


“Momentum Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan qurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga,” ujar Kapolres.


Kapolres juga berharap daging qurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.


Sebanyak 11 ekor sapi yang disembelih kemudian didistribusikan dalam bentuk 650 paket daging qurban. Paket tersebut dibagikan kepada personel Polri, masyarakat sekitar Polres, panti asuhan, awak media, Sabuk Kamtibmas, serta warga Kampung Tangguh Anti Narkoba.


Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kuansing Ny. Tari Hidayat bersama pengurus Bhayangkari turut aktif membantu proses pembagian paket daging qurban kepada masyarakat. Kehadiran Bhayangkari menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan Polres Kuansing.


Pelaksanaan pembagian daging qurban berlangsung tertib dan lancar. Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut.


Kegiatan qurban ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Kuansing dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Selasa, 26 Mei 2026

Jemaah Haji Siak di Arafah, Puncak Ibadah Haji Dimulai

 




Centerindonesia Makkah-Jemaah haji asal Kabupaten Siak yang tergabung dalam Kloter BTH 12 kini telah berada di Arafah untuk menjalani wukuf, merupakan puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji.


Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Siak, dr. Atika Rifiani, mengabarkan, sebanyak 440 jemaah yang terdiri dari 226 perempuan dan 214 laki-laki tiba dengan selamat di Tenda Maktab 85 setelah menempuh perjalanan dari Makkah, Senin (25/5/2026).


Ia menjelaskan, sebelum keberangkatan seluruh jemaah berada dalam kondisi cukup baik. Tidak ada jemaah yang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit Arab Saudi.


"Alhamdulillah, Jemaah haji kita semua dalam kondis stabil. Saat ini kami sudah berada di Arafah," ujar Atika, Selasa (26/5/2026).


Sebagai persiapan menghadapi fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina), sambungnya, tim kesehatan terlebih dahulu memberikan edukasi jemaah, membagikan masker dan oralit, serta mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas dalam pelaksanaan ibadah haji.


"Sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi (WAS) kemarin, armada bus mulai tiba di hotel tempat jemaah menginap di Makkah. Satu jam kemudian, rombongan diberangkatkan menuju Arafah dan tiba sekitar pukul 13.30 WAS," kata dia.


Sesampainya di Arafah, jemaah langsung menempati tenda yang telah disediakan. Mereka menerima makan siang, buah, jus, air mineral, serta paket perlengkapan konsumsi yang akan digunakan selama berada di Arafah dan Mina.


Memasuki malam hari, suasana di tenda berlangsung khusyuk. Jemaah melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah sembari mempersiapkan diri menyambut wukuf yang menjadi inti pelaksanaan ibadah haji.


Di tengah padatnya aktivitas dan cuaca yang cukup terik, tim kesehatan mencatat sebagian besar jemaah meneluhkan batuk dan pilek ringan. Namun secara umum kondisi kesehatan jemaah masih terkendali dan terus dipantau oleh petugas.


Menjelang waktu Magrib, seorang jemaah lanjut usia kategori risiko tinggi (Risti) asal Siak sempat mengalami demam tinggi. Berkat penanganan cepat dari tim medis, kondisi jemaah tersebut kini telah membaik.


"Alhamdulillah, saat ini demamnya sudah teratasi, kondisi jemaah stabil dan sudah mau makan kembali," jelas Atika.


Selain tantangan kesehatan akibat cuaca panas, jemaah juga menghadapi keterbatasan fasilitas di Arafah. Kamar mandi dan toilet yang digunakan bersama beberapa kloter lain menyebabkan antrean cukup panjang. 


Pasokan air untuk kebutuhan mandi dan berwudhu juga dilaporkan kurang lancar.


Kondisi tersebut turut dirasakan jemaah disabilitas karena fasilitas kamar mandi khusus pengguna kursi roda berada cukup jauh dari lokasi tenda, sehingga sebagian harus menggunakan fasilitas umum yang tersedia. 


Meski demikian, semangat jemaah untuk menjalani puncak ibadah haji tetap tinggi. Usai menjalani wukuf di Arafah, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah untuk mabit sebelum bergerak menuju Mina guna menyelesaikan rangkaian ibadah berikutnya.


(Rahma/MC Siak)

Disdik Siak dan Densus 88 Perkuat Kewaspadaan Sekolah Terhadap Pengaruh Paham Radikal*






Centerindonesia Siak – Dinas Pendidikan Kabupaten Siak bersama Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri mengajak sekolah berperan aktif dalam menjaga generasi muda dari pengaruh paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET).


Komitmen itu dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diikuti sekitar 180 kepala SMP se-Kabupaten Siak secara virtual dari Living Room Lt.II Kantor Bupati Siak, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Sungai Mempura, Selasa (26/5/2026).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana, mengatakan forum ini menjadi ruang berbagi pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan berbagai pihak dalam menghadapi tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesamaan persepsi seluruh kepala sekolah terkait pentingnya penguatan karakter, peningkatan kewaspadaan, serta peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi peserta didik," ujar Romy.


Ia menambahkan, kepala sekolah memiliki peran penting dalam meneruskan pemahaman tersebut kepada guru dan tenaga kependidikan, sehingga dapat diterapkan dalam proses pembinaan siswa sehari-hari.


Dalam kesempatan itu, Romy juga menyinggung peristiwa yang terjadi di Islamic Center Siak sebagai pengingat bahwa pembentukan karakter dan pendampingan terhadap anak perlu mendapat perhatian bersama.


"Peristiwa yang terjadi di Siak harus menjadi pelajaran bersama bahwa upaya pencegahan harus diperkuat, terutama di lingkungan sekolah agar Anak-anak tidak mudah terpapar paham radikal berbasis kekerasan," kata dia. 


Sementara itu, Iptu Umar Dhani dari Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menjelaskan bahwa pola penyebaran paham radikal terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. 


Jika sebelumnya dilakukan melalui pertemuan langsung, kini berbagai platform digital menjadi sarana yang kerap dimanfaatkan untuk menjangkau generasi muda.


"Guru memiliki posisi yang sangat strategis, karena menjadi pihak yang paling dekat dengan siswa di lingkungan sekolah. Karena itu, kewaspadaan dan komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam mendeteksi potensi penyebaran paham IRET sejak dini," tegas Umar. 


Ia menekankan, peran guru dan orang tua merupakan benteng pertama dalam pencegahan paham IRET kepada murid. Keduanya perlu membangun komunikasi aktif dan pendekatan yang humanis, serta dialog kepada murid agar berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat diketahui lebih awal.


Ia juga mengingatkan bahwa media sosial dan game online menjadi ruang yang perlu mendapat perhatian, mengingat tingginya intensitas penggunaan teknologi di kalangan remaja saat ini.


"Perkembangan modus penyebaran paham Radikal saat ini semakin kompleks. Anak-anak dan remaja menjadi target melalui ruang digital yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari," tambahnya


Selain membahas tantangan di ruang digital, forum ini turut menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan sikap saling menghargai di tengah keberagaman. Lingkungan sekolah yang ramah dan bebas dari Bullying (perundungan) juga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik.


Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat membawa pemahaman yang diperoleh ke satuan pendidikan masing-masing sehingga penguatan karakter, literasi digital, dan kewaspadaan terhadap berbagai pengaruh negatif dapat berjalan seiring dalam proses pendidikan.

Kapolres Kuansing Gaungkan Green Policing di Kuantan Hilir, Tanam Bibit Pohon Bersama Warga





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Program Green Policing di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (26/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut dihadiri jajaran Polres Kuansing, Forkopimcam Kuantan Hilir, perangkat desa serta masyarakat setempat. Dalam kegiatan itu, Kapolres Kuansing menyerahkan sekaligus melakukan penanaman sebanyak 50 bibit pohon kepada warga Desa Kampung Tengah.


Adapun bibit pohon yang ditanam terdiri dari durian, jengkol, trembesi, matoa dan kelengkeng, masing-masing sebanyak 10 batang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, S.H., Kasat Binmas AKP Ferywardi, S.H., Kasi Dokes IPTU Arpisman, S.H., Plt Camat Kuantan Hilir Rahman Candra, S.E., Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., Danramil 07 Kuantan Hilir Kapten Arm Herdianto, Kasi PMD Yudepi, S.E., Kepala Desa Kampung Tengah Marjan, personel Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Hilir serta masyarakat.


Dalam penyampaiannya, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan bahwa Program Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga alam sejak dini.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan terus berkolaborasi dengan pemerintah maupun aparat setempat demi menciptakan lingkungan yang hijau, bersih dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Kapolres juga menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan mendukung penghijauan di wilayah Kuantan Singingi.


Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menyambut baik program penghijauan yang dilaksanakan Polres Kuansing bersama Polsek Kuantan Hilir.


Program Green Policing ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Kapolres Kuansing Pimpin Program Jalur Jelajah Riau untuk Rakyat di Desa Kampung Tengah





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung kegiatan Program Jalur Jelajah Riau untuk Rakyat berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat di wilayah pinggir sungai, tepatnya di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa pagi (26/5/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menghadirkan pelayanan kesehatan gratis, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan, pembagian sembako hingga pustaka apung bagi warga dan anak-anak di wilayah perairan.


Turut hadir dalam kegiatan itu Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, S.H., Kasat Binmas AKP Ferywardi, S.H., Kasi Dokkes IPTU Arpisman, S.H., Plt Camat Kuantan Hilir Rahman Candra, S.E., Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Edi Winoto, S.H., M.H., Danramil 07 Kuantan Hilir Kapten Arm Herdianto, perangkat desa, personel Polres dan Polsek serta masyarakat setempat.


Dalam kegiatan Sambang Nusa, jajaran Polres Kuansing memberikan himbauan kepada masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan aktivitas PETI (Penambangan Tanpa Izin).


Sementara itu, melalui program Klinik Apung, Sie Dokkes Polres Kuansing bersama tim kesehatan Puskesmas Kuantan Hilir memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada sekitar 50 warga Desa Kampung Tengah.


Selain pelayanan kesehatan, Polres Kuansing bersama Polsek Kuantan Hilir juga menyalurkan 20 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di daerah bantaran sungai.


Tak hanya itu, Polres Kuansing turut menghadirkan Pustaka Apung guna meningkatkan minat baca dan menambah wawasan masyarakat, khususnya anak-anak di Kecamatan Kuantan Hilir.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam penyampaiannya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta aparat setempat.


“Kami berharap masyarakat dapat terus menjaga lingkungan dan bersama-sama dengan pemerintah serta aparat untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” ujar Kapolres.


Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pelayanan kesehatan yang diberikan serta bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.


“Kegiatan ini merupakan upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, membantu warga yang membutuhkan, sekaligus memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.


AKBP Hidayat Perdana menegaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah pinggir sungai, termasuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang kerap muncul di daerah bantaran sungai seperti ISPA, penyakit kulit dan DBD.


Melalui kegiatan itu, masyarakat mengaku merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang diberikan secara langsung. Selain itu, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done