M C I

Senin, 02 Februari 2026

WBP Nasrani Lapas Narkotika Rumbai Terus Dibekali Pembinaan Kerohanian


Center Indonesia Rumbai
- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus mengikuti kegiatan pembinaan untuk meningkatkan dan memperdalam keimanan. salah satunya dengan melaksanakan ibadah di Gereja Anugerah Lapas Narkotika Rumbai, Senin (2/2/2026).


Salah satu Koordinator Ibadah WBP Nasrani di Lapas Narkotika Rumbai, menyampaikan bahwa Ibadah selalu aktif dilaksanakan oleh para WBP Kristen baik secara mandiri dengan Lapas Narkotika Rumbai. 


Menurut Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Ralphy Prasetyo bahwa para WBP Kristen setiap Minggu dengan kesadarannya sendiri menuju Gereja Lapas untuk melaksanakan ibadahnya dengan penuh semangat serta khidmat beribadah dan kami dari jajaran pengamanan memberikan dukungan pengamanan sepenuhnya demi kelancaran ibadah tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. 


Reinhards Indra Pitoy selaku Kalapas Narkotika Kelas IIB Rumbai memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada pihak pendeta serta Pegawai yang telah berperan aktif dalam memberikan motivasi dan memfasilitasi para WBP dalam melaksanakan ibadahnya.


Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar mengatakan ingin agar kegiatan pembinaan kepribadian pada Lapas/Rutan dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika, yang akan bermanfaat serta membantu mempersiapkan mereka untuk reintegrasi ke masyarakat dengan lebih baik, membawa perubahan positif dalam hidup mereka setelah masa hukuman selesai.

(Desi suarni)

Antisipasi DBD, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Fogging di Area Hunian dan Perkantoran


Center Indonesia Pekanbaru
- Sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Lapas Narkotika melaksanakan kegiatan fogging di seluruh area strategis lapas, meliputi blok hunian warga binaan, perkantoran, serta lingkungan sekitar lapas, pada [Senin, 02 Februari 2026].


Kegiatan fogging ini dilakukan untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan seluruh warga binaan maupun petugas.


Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Lapas Narkotika berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan terbebas dari potensi wabah penyakit. Kedepannya, upaya pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen lapas dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal.

(Desi suarni)

Pegawai Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Zoom Meeting Arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau


Center Indonesia Pekanbaru
- Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti kegiatan Zoom Meeting dalam rangka arahan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, pada [Senin, 02 Februari 2026]. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kinerja dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan.


Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menekankan pentingnya integritas, disiplin, serta pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Selain itu, disampaikan pula sejumlah poin strategis terkait penguatan pelayanan pemasyarakatan, keamanan dan ketertiban, serta optimalisasi pembinaan terhadap warga binaan.


Melalui kegiatan Zoom Meeting ini, diharapkan seluruh pegawai Lapas Narkotika Rumbai dapat memahami dan mengimplementasikan arahan pimpinan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

(Desi suarni)

Matangkan Strategi WBK/WBBM, Kalapas Kumpulkan Tim Pilihan Persiapan Pencanangan Zona Integritas


Center Indonesia Bandar Lampung
– Pasca melakukan asesmen ketat terhadap jajarannya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung langsung tancap gas. Pada Senin (02/02), Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati memimpin rapat persiapan Pencanangan Zona Integritas (ZI) di ruang rapat utama.


Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Struktural serta seluruh anggota tim kerja yang telah dinyatakan lolos asesmen kompetensi. Pertemuan ini menjadi forum krusial untuk menyamakan persepsi dan menyusun peta jalan (roadmap) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Dalam rapat tersebut, Kalapas bersama tim membahas secara rinci langkah-langkah konkret yang akan diambil. Fokus diskusi meliputi rencana inovasi layanan, strategi peningkatan kinerja, serta pemenuhan target di seluruh area perubahan.


Kalapas Ike Rahmawati menekankan bahwa partisipasi Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam kontestasi ini harus dimaknai lebih dalam dari sekadar mengejar piagam penghargaan.


"Saya tegaskan kepada seluruh tim, ini bukan semata-mata soal kontestasi atau mengejar predikat. Tapi ini adalah tugas dan kewajiban kita sebagai pelayan publik untuk terus meningkatkan kinerja secara terus-menerus. Predikat WBK/WBBM itu hanyalah bonus dari budaya kerja yang sudah baik," ujar Kalapas memberikan arahan.


Dengan soliditas tim yang baru terbentuk dan visi yang jelas dari pimpinan, Lapas Kelas I Bandar Lampung optimis mampu menghadirkan perubahan nyata dalam reformasi birokrasi dan pelayanan publik di tahun ini.

(Desi suarni)

Danrem 031/Wira Bima Tinjau Pos Satgas TNTN, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar


Center Indonesia Komandan Korem 031/Wira Bima
meninjau langsung Pos Satuan Tugas (Satgas) Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sebagai upaya memastikan seluruh kegiatan pengamanan dan pengawasan di kawasan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Dalam peninjauan tersebut, Danrem 031/WB mengecek kesiapan personel, sarana prasarana pendukung, serta mekanisme pelaksanaan tugas di lapangan. Ia juga berdialog langsung dengan anggota Satgas untuk mengetahui kondisi terkini, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan TNTN.


Danrem 031/WB menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui Satgas TNTN bertujuan memberikan rasa aman, mendukung upaya penegakan aturan, serta memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan agar setiap personel tetap mengedepankan profesionalisme, disiplin, serta pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.


“Kegiatan ini harus berjalan aman dan lancar. Jaga soliditas, komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, serta laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Danrem.


Melalui peninjauan ini, Danrem 031/WB berharap Satgas TNTN semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemulihan dan pengamanan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

(Desi suarni)

Polres Kuansing Gelar Rakor Eksternal Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026, Wakapolres Tekankan Sinergi dan Pengawasan Personel


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
– Polres Kuantan Singingi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 yang bertempat di Ruang Rupatama Polres Kuansing, sekira pukul 08.45 WIB. Senin (02/02/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kuantan Singingi KOMPOL Nardy Masry, S.H. Rakor dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan penguatan sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Riau.


Rakor Eksternal ini turut dihadiri oleh Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.H., M.H., Pabung Kodim 0302 Inhu–Kuansing MAYOR Inf Legimin, perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Jasa Raharja, serta para pejabat utama Polres Kuansing.


Dalam sambutannya, Wakapolres Kuantan Singingi KOMPOL Nardy Masry, S.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta rakor yang telah hadir dan berkomitmen mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026.


“Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 mulai dilaksanakan terhitung sejak pukul 00.00 WIB tanggal 02 Februari 2026. Operasi ini merupakan pra-operasi dari Operasi Ketupat yang akan kita laksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026,” ujar Wakapolres.


Wakapolres menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning merupakan kegiatan penting yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


Ia juga menekankan kepada seluruh operator dan satgas agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta melaporkan setiap kegiatan yang dilaksanakan selama operasi berlangsung.


“Operasi ini dilaksanakan secara serentak se-Provinsi Riau dan akan dilakukan perengkingan. Oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara serius, maksimal, dan sesuai dengan target yang telah ditentukan,” tegasnya.


Selain itu, Wakapolres meminta dukungan penuh dari seluruh instansi terkait agar menyampaikan serta mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 kepada seluruh personel di masing-masing instansi.


“Saya berharap instansi terkait dapat menyampaikan kepada personelnya di kantor masing-masing terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026. Lakukan pengawasan terhadap personel agar tidak melakukan pelanggaran selama operasi berlangsung,” imbuhnya.


Di akhir sambutannya, Wakapolres Kuantan Singingi berharap agar pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Kuansing dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif.


Rangkaian kegiatan Rakor Eksternal diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Wakapolres Kuansing, paparan oleh Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.H., M.H., serta diskusi dan tanya jawab bersama seluruh peserta rakor.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergitas yang kuat antarinstansi dalam mendukung keberhasilan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 demi terwujudnya keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Wakapolres Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Polres Kuantan Singingi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 sebagai bentuk kesiapan personel dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Lapangan Apel Mapolres Kuansing, pukul 08.00 WIB. Senin, (02/02/2026).


Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kuantan Singingi KOMPOL Nardy Masry, S.H., serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait. Hadir dalam kegiatan ini Kabag Ops Polres Kuansing KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.H., M.H, Kabag Ren AKP Akmal, S.E, Kabag Log AKP Syarif Sujono, Pabung Kodim 0302/Inhu-Kuansing Mayor Inf Legimin, perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, para Kasat jajaran Polres Kuansing, perwira, serta personel Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Kuantan Singingi.


Dalam amanatnya, Wakapolres Kuantan Singingi KOMPOL Nardy Masry, S.H. menyampaikan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 dengan tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning Tahun 2026.”


Wakapolres menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 02 hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Lebih lanjut, KOMPOL Nardy Masry mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2025 lalu tercatat sebanyak 3 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 1 korban meninggal dunia, serta dilakukan 31.254 tindakan penegakan hukum. Oleh karena itu, pada tahun 2026 ini diharapkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas dapat mengalami penurunan.


Dalam operasi ini, penegakan hukum lalu lintas akan dilakukan melalui E-TLE Mobile dan teguran, dengan fokus pada 9 prioritas pelanggaran, di antaranya penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan tidak sesuai spesifikasi pabrikan, penggunaan sirine dan strobo ilegal, TNKB tidak sesuai aturan, kendaraan travel ilegal, angkutan barang membawa penumpang, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor tanpa helm dan berboncengan lebih dari satu orang, serta kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan.


“Dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini, Polda Riau dan Polres jajaran menurunkan sebanyak 1.126 personel. Ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas, sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Wakapolres.


Menutup amanatnya, Wakapolres Kuantan Singingi menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa berdoa sebelum bertugas, mengutamakan keselamatan dengan mempedomani SOP, menghindari pungli serta tindakan kontraproduktif, dan melaksanakan tugas dengan pendekatan yang simpatik dan humanis agar tidak menimbulkan komplain dari masyarakat.


“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya mengucapkan selamat melaksanakan tugas Operasi Kepolisian Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026,” tutup KOMPOL Nardy Masry, S.H.


Apel Gelar Pasukan berlangsung dengan tertib dan khidmat, ditutup dengan pembacaan doa, penghormatan pasukan, serta laporan akhir komandan apel.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done