M C I

Jumat, Oktober 30, 2026

*Polres Pelalawan Pasang 76 Plang Peringatan di Lahan Bekas Karhutla 228 Hektare di Rantau Baru*





Centerindonesia – Polsek Pangkalan Kerinci bersama Polres Pelalawan memasang plang peringatan di areal tindak pidana pembakaran lahan pada Kamis (29/10/ 2026) pukul 10.30 WIB di Jalan Koridor RAPP KM 13 RT 002/RW 002 Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci.


Lokasi berada di titik koordinat 0°19'36.2"N 101°48'24.6"E berdasarkan LP/A/02/VIII/2026/Polsek Pkl Kerinci tanggal 26 Agustus 2026 dengan luas lahan terbakar sekitar 228 hektare tanaman kelapa sawit.


Kegiatan dipimpin Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari,  S.Sos., S.I.K., M.H didampingi Kapolsek Pkl Kerinci AKP Zulhendra, S.H., M.M, Kanit Reskrim AKP Muslim, S.H, dan Kanit IV Sat Reskrim Ipda Rizky Muhammad Alfiansyah, S.Tr.K.


Turut hadir Panit 1 Reskrim Ipda Donni, S.H, Panit Opsnal Intelkam Aiptu Agustinus Hermanto, S.H, dan Bhabinkamtibmas Desa Rantau Baru Aipda Yasir.


Kapolres menjelaskan Polres Pelalawan akan memasang 76 plang peringatan di seluruh areal bekas Karhutla sebagai bagian dari proses penegakan hukum.


Kapolres menegaskan fungsi plang tersebut sebagai pengawasan hukum yang menandai lokasi sedang dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.


Fungsi kedua sebagai larangan beraktivitas agar masyarakat tidak mengolah, menanam, atau menduduki lahan bekas terbakar.


Kapolres menambahkan, _"Pelang ini menjadi teguran hukum serius, pelanggaran terhadap garis peringatan dapat berujung sanksi pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan atau sesuai undang-undang pembakaran hutan,"_ tegasnya.


Kegiatan pemasangan plang berakhir pukul 11.05 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

(Ds)

Kapolres Pelalawan Anugerahkan Penghargaan dan Tegas PTDH Anggota Terlibat Narkoba*





Centerindonesia – Polres Pelalawan melaksanakan Upacara Pemberian Penghargaan dan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) personel pada Kamis (29/10/ 2026) pukul 16.00 WIB di Aula Teluk Meranti Polres Pelalawan.


Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, 

S.Sos., S.I.K., M.H, Perwira Upacara Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, S.Tr.K., S.I.K, dan Komandan Upacara Kanit IV Sat Reskrim Ipda Rizky Muhammad Alfiansyah, S.Tr.K.


Upacara dihadiri Waka Polres Pelalawan Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M, para PJU Polres Pelalawan, para perwira, bintara, dan ASN Polres Pelalawan dengan khidmat.


Rangkaian upacara meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan, pembacaan keputusan Kapolres, penyerahan piagam penghargaan, pembacaan keputusan PTDH, pencoretan foto personel PTDH secara absensial, amanat, dan doa.


Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kapolres Nomor Kep/84/X/2026 kepada Bripda Merkan Siburian Ba Sat Lantas Polres Pelalawan atas prestasi meraih juara 1 Kejurnas Pencak Silat Satria Muda Indonesia Kelas F Putra Dewasa 70-75 kg.


Sementara PTDH berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor Kep/482/IX/2026 terhadap Brigpol May Elbert Shigen Telaumbanua Ba Sat Samapta Polres Pelalawan TMT 4 Oktober 2026.


Brigpol May Elbert terbukti melanggar kode etik berdasarkan LP-A/02/I/2026/Propam tanggal 19 Januari 2026 dengan hasil urine positif mengandung Amphetamine dan Methamphetamine.


Pelanggaran tersebut melanggar Pasal 13 ayat (1) PP RI Nomor 1 Tahun 2003 juncto Pasal 8 huruf c angka 1 dan Pasal 13 huruf e Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.


Kapolres dalam amanatnya menegaskan zero tolerance terhadap narkoba dan mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Kapolres juga menyampaikan, _"Saya apresiasi Bripda Merkan Siburian yang telah mengharumkan institusi, jadikan ini motivasi untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,"_ ujarnya.

(Ds)

Petani di Pangkalan Kuras diamankan Satres Narkoba Polres Pelalawan karena memilik Sabu dan Ganja





Centerindonesia – Sat Resnarkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus narkotika di Desa Beringin Indah Kecamatan Pangkalan Kuras pada Rabu (28 /10/ 2026) 


Dasar penangkapan LP/A/132/X/2026/RIAU/Res Pelalawan tanggal 29 Oktober 2026 dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 111 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 609 Ayat (1) UU No 1 Tahun 2023.


Kronologis bermula dari informasi masyarakat bahwa rumah tersebut sering menjadi tempat transaksi sabu, kemudian tim Opsnal dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Rudi Syahputra, S.H., M.H melakukan penyelidikan.


Setelah informasi akurat, tim langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka Sdr S di lokasi kejadian.


Dari penggeledahan ditemukan 1 kotak rokok Climax berisi 1 paket diduga sabu, di saku celana 1 paket diduga sabu, dan di tas sandang hitam 1 paket diduga daun ganja kering serta 1 unit HP Samsung hitam.


Tersangka mengakui barang tersebut miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial yang saat ini dalam lidik.


Data tersangka S, laki laki, umur 28 tahun, pekerjaan petani, alamat Beringin Indah  Pangkalan Kuras, hasil tes urine positif methamphetamine.


Barang bukti yang diamankan 2 paket sabu berat kotor 0,47 gram, 1 paket ganja kering 3,86 gram, kotak rokok Climax, tas sandang hitam, dan HP Android Samsung hitam.


Kasat Resnarkoba Iptu Rudi Syahputra menyampaikan, _"Kami tindaklanjuti laporan masyarakat dan berhasil amankan tersangka beserta barang bukti, saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Pelalawan untuk penyidikan lebih lanjut,"_ tegasnya.

(Ds)

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Ajak Komponen Bangsa Perkuat Sinergi Dukung Indonesia Maju






Centerinfonesia Pekanbaru – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., mengajak seluruh komponen bangsa memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Komunikasi Sosial dengan Komponen Bangsa Kodam XIX/Tuanku Tambusai Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Riau, Kamis (29/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu dihadiri Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, Irdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Totok, para asisten Kodam, Asisten II Pemerintah Provinsi Riau, pimpinan instansi pemerintah, kementerian dan lembaga, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, serta tokoh adat, agama, pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan paguyuban.


Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa komunikasi sosial menjadi sarana strategis untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus membangun kesamaan visi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.


“Komunikasi sosial merupakan sarana penting bagi TNI AD untuk mempererat hubungan dengan seluruh komponen bangsa, membangun saling pengertian, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Pangdam.


Mengusung tema “Sinergitas Komponen Bangsa dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah untuk Indonesia Maju,” kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan berbagai elemen dalam mendukung program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Pangdam juga menyoroti potensi Riau di bidang perekonomian, perkebunan, pertanian, industri, dan sumber daya manusia yang perlu dikembangkan melalui kerja sama lintas sektor.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memelihara kerukunan, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.


Melalui kegiatan ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai berkomitmen memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, menjaga stabilitas wilayah, dan membangun kolaborasi berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.


(pendam19)

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan







Centerindonesia – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., memimpin langsung penyerahan kendaraan dinas kepada satuan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Lapangan Apel Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapan operasional serta mendukung mobilitas personel dalam menjalankan tugas pokok satuan.


Didampingi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., Pangdam menyerahkan kendaraan dinas secara simbolis kepada perwakilan penerima. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Asisten dan Kabalakdam Kodam XIX/Tuanku Tambusai.


Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa kendaraan dinas bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan sarana operasional yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.


Pangdam juga mengingatkan seluruh penerima agar menjaga, merawat, dan memelihara kendaraan dengan penuh tanggung jawab serta menggunakannya sesuai peruntukan.


"Rawat dan pelihara kendaraan dinas yang telah dipercayakan dengan sebaik-baiknya. Gunakan sesuai kebutuhan dan peruntukannya agar selalu dalam kondisi siap operasional serta mampu mendukung kelancaran pelaksanaan tugas," tegas Pangdam.


Setelah penyerahan simbolis, Pangdam bersama pejabat yang hadir melaksanakan pengecekan kendaraan guna memastikan kondisi sarana operasional yang diserahkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.


Penyerahan kendaraan dinas ini diharapkan semakin meningkatkan efektivitas, kesiapan, dan jangkauan mobilitas satuan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Dukungan sarana yang memadai harus diimbangi dengan kedisiplinan dan tanggung jawab personel dalam pemanfaatan serta pemeliharaannya.


(Pendam19)

*Teliti Jejak Kerajaan Siak, Pemuda Asal Mempura Raih Penghargaan dari Pemkab*

 




Centerindonesia — Kecintaannya terhadap sejarah dan budaya lokal mengantarkan Alfo Rahmatul Ikhfar (25), pemuda asal Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, meraih penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Siak sebagai pemuda berprestasi di bidang arkeologi.


Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Bupati Siak Syamsurizal seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Siak di halaman Kantor Bupati Siak, Rabu (28/10/2026) pagi.


Alfo mendapat penghargaan berkat kiprahnya menelusuri jejak peninggalan Kerajaan Siak Sri Indrapura. Bersama komunitas arkeolog, ia melakukan riset terhadap peninggalan sejarah, baik berupa benda maupun struktur yang diduga berkaitan dengan kehidupan masa lalu kerajaan.


Dari penelitian tersebut, tim menemukan sejumlah artefak di kawasan Sungai Mempura, di antaranya fragmen tembikar, keramik, dan gerabah. Mereka juga menemukan gundukan tanah yang diduga merupakan struktur pagar kuno. Temuan-temuan itu menjadi bagian dari upaya menelusuri jejak tapak istana kedua Kerajaan Siak.


Alfo mengatakan, ketertarikannya terhadap sejarah berawal dari keinginannya memahami warisan budaya daerah tempat ia dibesarkan.


“Sebagai anak Melayu yang besar di Siak, sayang rasanya jika tidak mengetahui kebudayaan, sejarah, dan khazanah Kesultanan Siak,” kata Alfo.


Ia mengapresiasi penghargaan yang diberikan pemerintah daerah. Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat yang peduli pada pelestarian sejarah dan budaya.


Pada momentum Hari Sumpah Pemuda, Alfo mengajak generasi muda, khususnya di Kabupaten Siak, untuk tidak melupakan sejarah di tengah pesatnya perkembangan teknologi.


Menurut dia, mempelajari sejarah bukan sekadar memahami masa lalu, melainkan juga menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.


“Generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga penjaga warisan masa lalu,” ujarnya.


Alfo berharap semakin banyak anak muda yang terlibat dalam penelitian dan pelestarian sejarah daerah agar identitas budaya tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.


(Agi/MC Siak)

Mahasiswa Asal Siak Raih Juara 1 Esai Nasional, Gagas Pelayanan Publik Humanis di Era Digital





Centerindonesia — Ninda Nurhidayatun Nisa (21), mahasiswa Universitas Riau asal Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, meraih Juara 1 tingkat nasional dalam ajang HIMIP Science Festival 2025 melalui esai tentang transformasi pelayanan publik berbasis digital yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.


Atas prestasi nya, Ninda menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Siak yang diserahkan Wakil Bupati Siak Syamsurizal dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Siak, Rabu (28/10/2026). 


Ia merupakan satu dari 38 pemuda berprestasi yang mendapat apresiasi pemerintah daerah. Bersama timnya, Ninda mengangkat karya berjudul “SENTUH (Service, Equity and Humanity): Transformasi Birokrasi Menuju Pelayanan Tanpa Sekat dengan Masyarakat.”


Esai itu menawarkan gagasan agar digitalisasi pelayanan publik tidak sekadar mempercepat proses administrasi, tetapi juga menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.


“Transformasi digital itu bagaimana caranya tetap menjadi jembatan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. Apalagi sekarang serba online, mungkin birokrat bisa saja semakin berjarak,” kata Ninda usai menerima penghargaan.


Prestasi tersebut diraih di tengah kesibukannya menjalani perkuliahan dan pekerjaan paruh waktu. Ia harus membagi waktu untuk menyelesaikan tugas akademik sekaligus menyusun karya bersama anggota timnya.


Menurut Ninda, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi anak muda untuk mengembangkan potensi, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Namun, peluang tersebut harus diimbangi kemauan untuk terus belajar dan memanfaatkan teknologi secara bijak.


“Di era digital ini banyak peluang yang bisa dimanfaatkan pemuda. Yang penting kita tahu potensi diri, terus belajar, dan mengembangkan apa yang kita punya,” kata dia.


Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengajak generasi muda mewujudkan semangat Sumpah Pemuda melalui kontribusi nyata sesuai tantangan zaman. Ia menekankan pentingnya sikap patriotik, kegigihan, kreativitas, dan empati terhadap sesama.


Prestasi Ninda menjadi bukti bahwa pemuda dari daerah memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional. Melalui ilmu pengetahuan dan inovasi, generasi muda diharapkan mampu melahirkan gagasan yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga memberikan solusi bagi masyarakat.


(Rahma/MC Siak)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done