M C I

Senin, Agustus 31, 2026

Kejari Cup 2026 Segera Bergulir,24 Tim Siap Ramaikan Turnamen Minisoccer Di Rokan Hulu.





Centerindonesia Mini Soccer Kajari Cup Rokan Hulu 2026 resmi dibuka, Senin (31/8/2026) sore. Sebanyak 24 tim ambil bagian dalam turnamen yang digelar selama empat hari di Lapangan AYB Mini Soccer, Jalan Lingkar Boter, Pasir Pengaraian.


Pembukaan turnamen yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kejaksaan Republik Indonesia ke-81.


Kegiatan ini dihadiri Bupati Rokan Hulu Anton, jajaran Kejaksaan Negeri Rokan Hulu yang dipimpin Kajari Rokan Hulu Fredy F. Simanjuntak, Wakil Bupati, Kalapas, unsur kepolisian, Pengadilan, OPD, BUMD, serta sejumlah instansi dan lembaga lainnya.


Dalam sambutannya, Kajari Rokan Hulu Fredy F. Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.


“Dalam rangka memperingati Hari Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda resmi ke depannya,” ujar Fredy.


Menurutnya, turnamen Mini Soccer Kajari Cup bukan semata-mata untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarlembaga.


Fredy menyebut pelaksanaan tahun ini memiliki keistimewaan karena mempertemukan berbagai unsur penegak hukum dan instansi dalam satu kompetisi olahraga.


“Baru kali ini ada penyidik, Lapas, Kejaksaan dan Pengadilan yang bertanding bersama. Bertandinglah dengan sportif. Kalah menang itu urusan belakang. Yang utama adalah menjalin silaturahmi,” katanya.


Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga.


Sementara itu, Bupati Rokan Hulu Anton memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Rokan Hulu atas terselenggaranya Mini Soccer Kajari Cup 2026.


Anton mengatakan olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sekaligus membangun generasi muda yang tangguh.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya kegiatan Mini Soccer ini. Olahraga sangat penting untuk kesehatan dan membangun generasi muda yang tangguh,” ujar Anton.


Bupati menegaskan bahwa semangat utama dalam turnamen bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi membangun persahabatan dan mempererat silaturahmi.


“Ini bukan soal siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun silaturahmi. Junjung tinggi sportivitas dan jaga persaudaraan. Yang kita bawa pulang adalah persahabatan,” tegasnya.


Sebanyak 24 tim akan bertanding selama empat hari. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, BUMD hingga lembaga lainnya.


Pada pertandingan pembuka, tim Desa berhadapan dengan tim Kajari Rokan Hulu, sekaligus menandai dimulainya rangkaian pertandingan Mini Soccer Kajari Cup Rokan Hulu 2026.


Melalui turnamen ini, Kejaksaan Negeri Rokan Hulu berharap olahraga dapat menjadi wadah memperkuat sinergi, komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum serta seluruh instansi di Kabupaten Rokan Hulu.

(Ds)

*Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung*






Centerindonesia – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, jajaran Polresta Pekanbaru melalui Polsek Binawidya terus menunjukkan komitmen nyata dengan terlibat langsung dalam pengelolaan dan pemeliharaan lahan pertanian jagung pipil di wilayah hukumnya.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemupukan sekaligus pengecekan dan pengontrolan lahan jagung pipil yang berada di Jalan Purwodadi Gang Teladan, RT 02/RW 01, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Sabtu (29/8/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Waka Polsek Binawidya AKP Sony JR., SH, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo Barat AIPDA Khair Maulana Wibowo, SH, serta didukung personel Polsek Binawidya.


Lahan pertanian tersebut merupakan bagian dari program Polsek Tani YBM Brilian bersama masyarakat. Tanaman jagung pipil yang ditanam pada Kamis, 7 Agustus 2026, saat ini telah memasuki usia sekitar 27 hari.


Adapun lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 2 hektare, dengan sebagian area yang telah ditanami seluas kurang lebih 20 x 15 meter. Tanaman jagung tersebut diproyeksikan memasuki masa panen sekitar 120 hari setelah penanaman.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Binawidya melakukan pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman, pemupukan serta memastikan tanaman jagung mendapatkan perawatan yang optimal agar dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen.


Kapolresta Pekanbaru melalui jajaran Polsek Binawidya terus mendorong keterlibatan aktif personel di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


Kehadiran polisi di sektor pertanian diharapkan tidak hanya memberikan dukungan terhadap produktivitas lahan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.


“Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan dan pengelolaan lahan pertanian bersama masyarakat, Polresta Pekanbaru berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahan pertanian jagung pipil dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Polresta Pekanbaru dalam mendukung program swasembada pangan nasional.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.

(Ds)

*Sinergi Pemkab Siak dan Dunia Usaha, 30 Km Jalan Kabupaten Diperbaiki dari Program CSR*

 




Centerindonesia Siak--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan 11 perusahaan menyepakati pemeliharaan dua ruas jalan Kabupaten, lewat Kesepakatan Bersama. Upaya ini dilakukan mempercepat perbaikan infrastruktur jalan, berlangsung di Ruang Rapat Zamrud, Komplek Rumah Rakyat, Senin, (31/8/2026).


Untuk tahap pertama, ada dua ruas jalan yang menjadi prioritas dalam MoU itu, yaitu Ruas Tumang - Muara Kelantan, Sungai Mandau dengan No. Ruas: 140512001 dengan panjang penanganan 11,7 Km oleh PT RAPP dan 11,6 Km oleh PT SSL. 


Sementara Ruas Simpang KITB - Sungai Rawa, Sungai Apit dengan No. Ruas: 140505030. Panjang penanganan 6,44 Km. Pada lokasi ini sembilan perusahaan ambil bagian dalam perbaikan jalan dimana 58 persen diantaranya oleh PT Eka Sapta Paramita Energi. Perusahaan lainnya PT Besti, PT JPJ, PT RSB, PT SKY, PT IGE, PT ZAI, PT BFI dan PT Triomass FDI.


Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas komitmen swasta ikut membantu Pemda dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur terutama akses jalan yang sangat di butuhkan masyarakat di dua daerah tersebut.


“Alhamdulillah setelah beberapa bulan kita intens berkomunikasi, hari ini kita sampai pada penandatanganan MOU. Ini progres yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.


Bupati menjelaskan, secara hukum pemeliharaan jalan kabupaten adalah tanggung jawab pemerintah daerah. Namun dengan kondisi keuangan saat ini, dukungan dari perusahaan melalui program CSR sangat membantu.


“Kami memiliki tanggung jawab terhadap hampir 1500 KM jalan kabupaten. Sementara untuk membangun 1 KM jalan aspal dibutuhkan 4-5 Miliar, dan jalan beton 7-10 Miliar. Dengan kondisi anggaran saat ini, kita harus mencari jalan keluar bersama,” jelasnya.


Ia juga menyoroti kondisi dua ruas jalan tersebut yang sangat memprihatinkan akibat tingginya aktivitas kendaraan yang melintas setiap hari.


“Ruas Tumang - Muara Kuantan dan Simpang KITB - Sungai Rawa luar biasa parahnya. Kita tidak bisa hanya mengeluh. Karena itu kami mengapresiasi perusahaan yang hari ini bersedia ikut membantu,” katanya.


Ia menegaskan bantuan tidak dalam bentuk uang tunai. Namun sarana fisik jalan yang di kerjakan dan bisa langsung dinikmati masyarakat setempat.


“Yang Bapak dan Ibu berikan akan langsung dinikmati oleh rakyat dalam bentuk jalan yang diperbaiki. InsyaAllah ini menjadi keberkahan dan amal jariyah bagi perusahaan,” ungkapnya.


Bupati Afni berharap pola kerja sama ini dapat menjadi model berkelanjutan. Ia juga memastikan tidak ada pungutan liar kepada perusahaan. 


“Silakan laporkan jika ada oknum yang mengganggu. Di Siak tidak ada cerita setoran atau pungli. Kita jamin rasa aman untuk berusaha,” tegasnya.


“Doakan Siak semakin maju. Ini tanggung jawab kami. Mudah-mudahan ke depan kami yang akan mengaspal dan menuntaskan pembangunan jalan untuk masyarakat,” sambungnya.


(Aya/MC Siak)

KPU Riau dan Universitas Riau Dorong Pendidikan Pemilih yang Adaptif untuk Generasi Z

 




Centerindonesia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pendidikan Pemilih Guna Mengembangkan Partisipasi Politik Generasi Z di Provinsi Riau, Senin (31/8/2026), di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Riau.


Kegiatan diikuti Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Nahrawi, dan Supriyanto, pejabat struktural serta staf Sekretariat KPU Provinsi Riau yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat. Turut hadir mahasiswa magang dari beberapa universitas di Pekanbaru sebagai representasi Generasi Z.


FGD menjadi ruang bertukar gagasan antara KPU Provinsi Riau dan Tim Peneliti Universitas Riau yang terdiri dari Dr. Hambali, M.Si,  Dr. Hariyanti, M.Pd dan Hamdi Abdullah Hasibuan, M.Pd dalam mengembangkan pendidikan pemilih yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi muda, khususnya Generasi Z.


Ketua Tim Peneliti Universitas Riau, Dr. Hambali, M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan pemilih perlu diarahkan tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai pemilu, tetapi membangun Generasi Z sebagai subjek demokrasi.


“Pendidikan pemilih tidak cukup hanya memberikan pengetahuan tentang pemilu. Kita perlu mendorong transformasi Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi secara aktif, bertanggung jawab, serta berkelanjutan,” ujar Hambali.


“Media sosial merupakan ruang publik yang sangat dekat dengan Generasi Z. Tantangannya adalah bagaimana ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat menerima informasi yang viral, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar, berdiskusi, berdeliberasi, dan mengembangkan keterampilan berdemokrasi,” lanjutnya.


Anggota KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto,  yang merupakan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk menghadirkan pendidikan pemilih yang lebih relevan dengan karakter generasi muda. 


Menurutnya, pendidikan pemilih perlu diarahkan untuk membangun generasi muda yang tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan dalam kehidupan demokrasi.


“Yang ingin kita bangun bukan sekadar pemilih yang datang ke TPS, tetapi generasi muda yang memahami demokrasi, kritis terhadap informasi politik, mampu menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan mau terlibat dalam kehidupan demokrasi secara berkelanjutan,” lanjutnya.


Konsep yang ditawarkan dalam penelitian adalah Pendidikan Pemilih Integrated, yang dibangun melalui lima prinsip utama, yaitu integratif, kolaboratif, komprehensif, berkelanjutan, dan digitalisasi. Pendidikan pemilih dapat diintegrasikan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila maupun kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema suara demokrasi atau kegiatan kokurikuler.


Dalam konsep Pendidikan Pemilih Integrated, metode yang dapat digunakan antara lain diskusi kelompok, role playing, case study, project based learning, dan simulasi. Media pembelajaran juga dapat dikembangkan melalui gamifikasi, kartu prapemilih cerdas, puzzle kepemiluan, serta pemanfaatan media sosial.


Berdasarkan penelitian, political engagement Generasi Z di media sosial cukup aktif, namun partisipasi politik masih menghadapi persoalan seperti informasi yang cenderung dipilih berdasarkan viralitas, literasi politik yang belum optimal, serta keterampilan berdemokrasi yang masih perlu diperkuat.


Melalui FGD ini, KPU Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau mendorong pengembangan pendidikan pemilih yang tidak berhenti pada tahapan pemilu. Pendidikan pemilih diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk membangun generasi muda yang melek politik, kritis, memiliki keterampilan berdemokrasi, dan mampu berpartisipasi secara aktif serta bertanggung jawab.


Konsep Pendidikan Pemilih Integrated pada akhirnya diarahkan untuk mentransformasikan Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, baik secara elektoral maupun non-elektoral.

(Ds)

Siak Terima Program Penanaman 70.000 Hektare, Perkuat Peran Bungaraya sebagai Lumbung Pangan

 




Centerindonesia Bungaraya - Kabupaten Siak mendapat program Gerakan Penanaman Serentak 70.000 Hektare dari Kementerian Pertanian. Gerakan penanaman serentak tersebut dilaksanakan di Sawah Kelompok Tani Pelita Mulya, Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Senin (31/8/2026).


Kegiatan ini merupakan program Kementerian Pertanian untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) pada lahan Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).


Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan, program tersebut menjadi hal yang patut disyukuri. Ia menyebut, Kabupaten Siak menjadi satu-satunya yang mendapatkan program tersebut dan pelaksanaannya berada di Kampung Tuah Indrapura pada lahan seluas 2 hektare.


"Pertama kita patut bersyukur karena Kabupaten Siak merupakan satu-satunya mendapatkan program ini dan itu ada di Tuah Indrapura ini yang luasnya 2 hektare," ujarnya.


Ia mengatakan, Kecamatan Bungaraya memiliki luas sawah mencapai 6.000 hektare. Kecamatan tersebut menjadi pusat lumbung pangan utama karena mencakup sekitar 54 persen lahan padi di Kabupaten Siak.


"Walaupun luas sawah tidak besar, tetapi IP di Bungaraya ini besar ada di angka 300 yang berarti meningkatnya panen yang ada di Bungaraya ini, mudah mudahan Program ini  dapat mendukung perkembangan sawah sekaligus memperkuat peran Kecamatan Bungaraya sebagai pusat lumbung pangan utama di Kabupaten Siak," Katanya.


Wabup mengatakan, meskipun saat ini sektor pertanian di Kabupaten Siak menghadapi kekeringan akibat El Nino. Pemerintah Kabupaten Siak, lanjutnya, akan terus berusaha menyelesaikan masalah perairan untuk sawah-sawah yang ada di Kabupaten Siak.


"Kami Pemerintah Kabupaten Siak akan terus berusaha menyelesaikan masalah perairan untuk sawah-sawah yang ada di Kabupaten Siak," tutupnya.


Sementara itu, Perwakilan Kepala BRMP Provinsi Riau Fahroji mengatakan, Gerakan Penanaman Serentak 70.000 Hektare merupakan program nasional. Kampung Tuah Indrapura menjadi lokasi yang dipilih untuk mendapatkan bantuan dalam program tersebut.


"Kita patut bersyukur dengan program ini yang mana nanti kita dibantu untuk mendapatkan benih padi dan pupuk bersubsidi. Tentunya kami berharap di sini kontribusi kita bersama, bagaimana program-program yang telah kita jalani terus dijaga dan dijalankan agar produksi padi di Bungaraya ini terus meningkat," ujarnya.


Gerakan penanaman serentak diawali dengan penanaman benih oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal. Dengan harapan program Pertanian tersebut dapat mendorong perkembangan sawah-sawah di Kabupaten Siak.


Setelah melakukan penanaman secara simbolis, Wakil Bupati Siak Syamsurizal juga mengikuti Zoom Meeting yang diikuti oleh provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. BP Riau, Kepala BRMP Riau, Kepala Dinas PTPH Provinsi Riau, perwakilan Forkopimda Siak, Camat Bungaraya, serta seluruh penyuluh se-Kabupaten Siak.



(Angga/MC Siak)

Polres Kuansing Perkuat Pengamanan SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Berjalan Aman dan Tertib


Senin, 31 Agustus 





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi bersama jajaran Polsek terus melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tertib serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Senin (31/8/2026).


Pemantauan dilakukan di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU PT Amanan Insan Mulya di Kelurahan Sungai Jering dan Desa Sitorajo, SPBU PT Rawang Pengke Perkasa di Desa Jake, SPBU PT Kuantan Sako di Desa Sako Kecamatan Pangean, serta SPBU PT Raditia Putra Abadi di Desa Logas Hilir Kecamatan Singingi.


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melaksanakan patroli, pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU. Kehadiran personel juga untuk mengantisipasi penyelewengan penyaluran BBM serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat antrean maupun persoalan ketersediaan BBM.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian di SPBU merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami hadir untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan dengan baik, masyarakat dapat mengantre dengan tertib, dan arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap aman serta lancar,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama berada di SPBU dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti aturan dan antrean yang telah ditentukan. Mari kita jaga ketertiban bersama, saling menghormati dan tidak menggunakan bahu jalan sehingga aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu,” lanjutnya.


Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga mengingatkan pihak pengelola SPBU agar proses pengisian BBM dilakukan oleh operator yang telah ditentukan serta memperhatikan ketentuan yang berlaku dalam penyaluran BBM kepada masyarakat.


Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM di sejumlah SPBU masih tersedia dan aktivitas pengisian berlangsung dengan tertib. Antrean kendaraan berjalan secara teratur, sementara situasi di sekitar SPBU terpantau aman dan kondusif.


Polres Kuansing akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara berkala guna menjaga kelancaran distribusi BBM, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan BBM dengan aman dan tertib.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Peduli Kesehatan Warga di Tengah Udara Berasap, Sat Lantas Polres Kuansing Bagikan Masker


Senin, 31 Agustus 2026





Centerindonesia,– Polres Kuantan Singingi melalui Satuan Lalu Lintas membagikan sebanyak 500 masker kepada pengguna jalan di Jalan Proklamasi Sei. Kering, Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (31/8/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo, S.H., bersama personel Sat Lantas. Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara berasap.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memberikan perlindungan awal bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.


“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih berasap. Masker ini kami bagikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada masyarakat,” ujar AKP Siswoyo.


Selain memperhatikan kesehatan masyarakat, personel Sat Lantas juga mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.


“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak pandang dan memperhatikan kondisi di sekitar. Keselamatan dalam berlalu lintas tetap menjadi hal yang utama,” lanjutnya.


Pembagian masker tersebut juga menjadi kesempatan bagi personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Polres Kuansing mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama kualitas udara masih terdampak asap.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done