M C I

Rabu, 24 Juni 2026

Polantas Menyapa : 4.673 Paket Bansos dan Berbagai Aksi Sosial Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Wilkum Riau

 




Centerindonesia Pekanbaru, Rabu (24/6/2026) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polisi Lalu Lintas Polda Riau mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah hukum Polda Riau.


Di bawah arahan Kapolda Riau, Herry Heryawan, serta dipimpin Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80, berbagai program kemanusiaan terus digelar sebagai bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat.


Hingga Rabu (24/6), sebanyak 4.673 paket bantuan sosial telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, jajaran Polda Riau dan Polres juga telah melaksanakan 34 kegiatan distribusi air bersih, 17 kegiatan bakti religi, menyelesaikan 11 unit bedah rumah, termasuk 1 unit rumah oleh Polres Indragiri Hulu, serta melaksanakan 3 kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang berfokus pada pelestarian lingkungan.


Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial Polri, tetapi juga menjadi bukti bahwa kehadiran Polantas tidak terbatas pada tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Lebih dari itu, Polantas hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sosial tersebut merupakan wujud pengabdian Polri yang selalu berupaya hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan bansos, penyediaan air bersih, bakti religi, bedah rumah, dan Gerakan Indonesia Asri, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kebahagiaan masyarakat adalah kebahagiaan kami,” ujarnya.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa keterlibatan aktif Polisi Lalu Lintas dalam kegiatan bakti sosial merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.


“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan bagi Polantas untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa Polantas tidak hanya hadir di jalan raya, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa dalam setiap pelaksanaan kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial, personel Polantas juga menyampaikan edukasi mengenai kamtibmas, kamseltibcarlantas, dan Green Policing sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.


“Kami ingin setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan, tertib berlalu lintas, serta peduli terhadap lingkungan. Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.


Kehadiran Polantas di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat. Salah satunya disampaikan oleh Suyatno, warga Jalan Utama, Kelurahan Bagan Jawa, Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, yang merasakan langsung manfaat program bantuan air bersih yang dilaksanakan Polda Riau.


Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.


“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Riau beserta jajaran. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami. Kita semua mengetahui bahwa di kawasan tempat tinggal kami cukup sulit mendapatkan air bersih. Kehadiran Bapak-bapak Polantas yang membawa bantuan air bersih ini benar-benar membantu dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Suyatno.


Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, ia juga menyampaikan doa dan harapannya untuk institusi Polri.


“Di usia ke-80 tahun ini, kami berharap Polri semakin baik ke depannya, semakin profesional dalam melayani masyarakat, dan selalu hadir di hati masyarakat. Semoga Polri terus sukses dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya untuk bangsa dan negara,” tuturnya.


Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polantas Polda Riau berharap semangat kebersamaan dan gotong royong antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Sebab, setiap bantuan yang diberikan bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan wujud nyata pengabdian Polri untuk menghadirkan manfaat dan harapan bagi masyarakat.


Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polantas Polda Riau untuk terus mengukuhkan komitmen bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi dan kebutuhan.

(Ds)

Optimalkan Asset Recovery, Kejari Rohul Terima Pengembalian Rp170 Juta Uang Korupsi Pupuk





Centerindonesia ROKAN HULU – Kejaksaan Negeri Rokan Hulu melalui Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) menerima uang titipan pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp170.000.000 (seratus tujuh puluh juta rupiah) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2019 hingga 2022 di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (23/6/2026).


Uang titipan tersebut diserahkan oleh penasihat hukum terdakwa Refdi pada tahap penuntutan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara (asset recovery) yang terus dioptimalkan Kejaksaan dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi.


Penyerahan uang titipan diterima langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Muhammad Juriko Wibisono, S.H., M.H., didampingi Kepala Sub Seksi Penyidikan dan Pengendalian Operasi, Azwardi Dery, S.H., di Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu.


Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rokan Hulu menyampaikan bahwa pengembalian kerugian negara merupakan salah satu tujuan penting dalam penanganan perkara korupsi, di samping proses penegakan hukum terhadap para pihak yang bertanggung jawab.


 “Pengembalian Rp170 juta ini merupakan bagian dari upaya pemulihan kerugian negara. Namun demikian, proses penuntutan terhadap terdakwa tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.



Penerimaan uang titipan tersebut mencerminkan komitmen Kejaksaan Negeri Rokan Hulu dalam mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan pemulihan aset negara.



Kejaksaan Negeri Rokan Hulu berkomitmen menjalankan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berintegritas guna memulihkan kerugian negara, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

(Ds)

Azwendi Fajri,Menyambut Positif Pengoperasian Dua Unit Bus Listrik Oleh Pemko Pekanbaru





 Centerindonesia Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyambut positif langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang mulai mengoperasikan dua unit bus listrik sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan.


Menurut Azwendi, kehadiran bus listrik merupakan upaya strategis untuk mengurangi polusi udara sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.


“Tentu fokus pengoperasian bus listrik itu bagaimana menjadi transportasi ramah lingkungan dan membuat kota lebih bebas dari polusi. Bus listrik ini juga untuk mendukung keindahan Kota Pekanbaru,” kata Azwendi, Rabu (10/6/2026).






Meski memberikan apresiasi, politisi Partai Demokrat tersebut menyoroti masih rendahnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Ia menilai persoalan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal.

 Menurutnya, keberadaan armada baru saja tidak cukup untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi. Pemerintah perlu melakukan kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penggunaan transportasi publik di Pekanbaru.






“Yang kita sayangkan sampai hari ini animo masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum masih sangat minim. Ini perlu dikaji ulang bagaimana cara menarik minat masyarakat,” ujarnya.


Azwendi menekankan bahwa peningkatan kualitas transportasi publik harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang memadai. Hal tersebut mencakup ketersediaan halte yang representatif, jalur pedestrian yang aman dan nyaman, serta jaminan keamanan bagi para penumpang.


Selain itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru untuk memetakan kawasan-kawasan prioritas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi sehingga layanan bus listrik dapat lebih efektif menjangkau kebutuhan masyarakat.






“Mungkin perlu dipetakan zona mana yang diprioritaskan. Infrastruktur seperti halte, pedestrian, keamanan dan kenyamanan penumpang juga harus ditingkatkan,” jelasnya.

Azwendi juga berharap ke depan sistem transportasi umum di Pekanbaru dapat terintegrasi dengan berbagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan pendidikan, perkantoran, pusat perdagangan hingga lokasi-lokasi yang menjadi titik berkumpul warga.


Menurutnya, akses transportasi yang mudah dan terhubung akan menjadi kunci dalam mengubah pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.





“Harapannya masyarakat pelan-pelan bisa bergeser menggunakan transportasi umum, baik anak sekolah, pegawai, maupun pekerja lainnya. Ini juga bisa membantu mengurangi kemacetan,” pungkasnya.


Pengoperasian bus listrik ini menjadi salah satu langkah awal Pemko Pekanbaru dalam mendorong transformasi transportasi perkotaan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tersebut dinilai akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur serta kemampuan pemerintah meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap transportasi umum.

(Galeri)

Selasa, 23 Juni 2026

Kapolres Kuansing Pimpin Upacara Tabur Bunga Hari Bhayangkara ke-80, Kenang Jasa Para Pahlawan





Centerindonedia KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melaksanakan Upacara Tabur Bunga di Makam Pahlawan K.H. Umar Usman, Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu pagi (24/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.45 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh jajaran pejabat utama Polres Kuansing, para perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta pengurus Bhayangkari Cabang Kuansing.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Kuansing Kompol Nardy Masry, S.H., Kabag Ops Kompol Raymon Tarigan, S.Sos., M.H., Kabag SDM Kompol Jufri, S.H., para Kasat, Kapolsek, Kasiwas, serta personel gabungan Polres dan Polsek jajaran.


Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, serta penaburan bunga yang dilakukan Kapolres Kuansing didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kuansing. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama.


Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara.


"Melalui kegiatan ini, kami mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan mereka harus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar AKBP Hidayat Perdana.


Kapolres juga menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga sebagai sarana introspeksi dan penguatan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Kegiatan ziarah dan tabur bunga ini merupakan tradisi yang selalu dilaksanakan menjelang Hari Bhayangkara. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab moral bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan bangsa," tambahnya.


Menurutnya, nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga Polri semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat.


Kegiatan upacara tabur bunga berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

MEDIA PEDULI PENDIDIKAN (MPP) Bersama ASOSIASI PROFESIONAL JURNALIS INDONESIA (APJI) KAWAL KETAT SPMB: STOP “JUAL BANGKU”, PANITIA WAJIB BERKEADILAN + RASA KEMANUSIAAN! DINAS WAJIB BENTUK TIM PENGAWAS RAHASIA.

 MEDIA PEDULI PENDIDIKAN (MPP) Bersama ASOSIASI PROFESIONAL JURNALIS INDONESIA (APJI) KAWAL KETAT SPMB: STOP “JUAL 





Kawal SPMB, Jaga Marwah Pendidikan.


Centerindonesia PEKANBARU, RIAU – Momen Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB tingkat SD, SMP, SMA/SMK kembali jadi sorotan publik. Media Peduli Pendidikan (MPP) bersama tim Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI) menyatakan sikap: akan terus mengawal SPMB Riau sampai selesai agar sistem berjalan sesuai aturan, adil, dan berkeadaban.


Temuan di Lapangan: “Sistem Zona” Kadang Tak Masuk Akal

Banyak laporan masyarakat masuk ke redaksi. Keluhannya sama: SPMB online menolak siswa yang rumahnya bersebelahan/berdekatan dengan sekolah, dengan alasan “di luar zona sistem”. Ironisnya, yang rumahnya jauh justru ada yang diterima. 


_“Apakah mungkin yang tinggal depan gerbang sekolah ditolak, sementara yang 3-4 KM jauhnya diterima karena sistem? Ini melukai rasa keadilan orangtua,”_ ujar koordinator APJI dilanjutkan tim Media Peduli Pendidikan sangat memahami SPMB pakai sistem zonasi. Tapi sistem bukan Tuhan. Kalau ada kesalahan data, GPS ngaco, atau NIK tak terbaca, panitia SPMB wajib punya rasa kemanusiaan + pengertian. Solusinya sederhana: surat keterangan domisili dari RT/RW/Kelurahan harus bisa meluruskan data sistem. Jangan saklek “ditolak sistem = selesai”. 


Sikap Tegas Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia dan Media Peduli Pendidikan: 3 Tuntutan ke Panitia SPMB + Dinas Pendidikan:

1. Jalankan Aturan + Kemanusiaan: Panitia SPMB SD-SMP-SMA wajib patuh Permendikbud + Juknis Dindik. Tapi jangan lupakan nurani. Verifikasi lapangan untuk kasus “rumah nempel sekolah tapi ditolak” harus diprioritaskan. Jangan korbankan anak demi algoritma.

2. Stop Bisnis “Jual Bangku”: Kami ingatkan keras: jangan jadikan momen SPMB ajang bisnis berkedok “uang bangku”, “uang seragam wajib mahal”, “uang titip”. Pendidikan gratis 12 tahun itu amanat konstitusi. Kami awasi. Kalau ada oknum main-main, data + bukti akan kami serahkan ke APH + Dindik.

3. Bentuk Tim Pengawas Rahasia: Kami berharap Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru & Dinas Pendidikan Provinsi Riau segera membentuk Tim Pengawas SPMB independen yang identitasnya dirahasiakan. Tugasnya: menyamar, terima laporan warga, sidak sekolah. Pengawas terbuka gampang “diatur”. Pengawas rahasia = efek jera nyata.


Pesan untuk Generasi & Bangsa: 

Pendidikan harus bersih dari pungli dan ketidakjelasan. Kalau dari bangku SD-SMP anak sudah diajarkan “pakai uang biar masuk”, mental rusak itu akan kebawa sampai dewasa. Besok kalau mereka jadi pimpinan, korupsinya dimulai dari bangku sekolah. 


_“Indonesia Bersih harus dimulai dari Pendidikan Bersih. Kawal SPMB = kawal masa depan bangsa. Media Peduli Pendidikan bersama APJI tidak akan diam melihat ketidakadilan sistem,”_ tegas koordinator Tim.


Media Peduli Pendidikan (MPP)+ Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI) membuka posko aduan SPMB untuk warga Riau. Laporkan jika ada janggal, pungli, atau anak ditolak padahal rumah nempel sekolah dengan nomor 0882 7111 7457 / 0813 7170 9606


#KawalSPMBRiau #StopJualBangku #PendidikanBersih #TimPengawasRahasiaDindik


Posko Aduan SPMB:

Media Peduli Pendidikan (MPP) dan Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI)

WA: 0882 7111 7457 0813 7170 9606

 Email: aldymasrial08@gmail.com


(Tim Koordinator Lapangan)

Lapas Pekanbaru Tebar Kepedulian: Bantuan Sosial Hangatkan Panti Asuhan Al-Istiklal




Centerindonnesia Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui kegiatan bantuan sosial yang dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Istiklal. Kegiatan ini menyasar keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan Lapas, Rabu (24/06).


Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, jajaran Lapas Pekanbaru menyerahkan berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari para penerima. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh para Pejabat Struktural Lapas Pekanbaru yang turut hadir dan berinteraksi dengan anak-anak panti serta masyarakat.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dengan masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan mampu memberikan manfaat nyata,” ujarnya.


Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), yang menekankan pentingnya kehadiran jajaran Pemasyarakatan di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang berdampak positif.


Pihak pengelola Panti Asuhan Al-Istiklal, Dodi Ali Emnur, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh Lapas Pekanbaru. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi anak-anak kami dan membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Semoga kebaikan ini membawa berkah dan terus berlanjut,” ungkapnya.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat terus mempererat sinergi dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan.

(Ds)

Bupati Siak Dorong KITB Kembali Jadi PSN dan Revitalisasi Istana Kesultanan Siak





Centerindonesia Siak,-Bupati Siak, Afni Zulkifli terus memperjuangkan percepatan pembangunan daerah dengan mendorong Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) kembali berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) serta mengusulkan revitalisasi Istana Siak kepada pemerintah pusat.


Hal itu disampaikan Afni usai bertemu dengan Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dida Gardera, di Jakarta, Selasa (23/6/2026).


Afni mengatakan, pertemuan tersebut membahas dua agenda utama, yakni pengusulan kembali KITB sebagai PSN dan upaya mendapatkan dukungan pemerintah pusat untuk revitalisasi Istana Siak.


"Kami menyampaikan keinginan besar Pemerintah Kabupaten Siak agar Kawasan Industri Tanjung Buton dapat kembali menjadi Proyek Strategis Nasional. Dulu KITB sempat berstatus PSN pada 2018, namun pada 2019 status itu sudah tidak lagi disandang," ucap Afni.


Berdasarkan hasil pembahasan dengan Kemenko Perekonomian, 

ungkap Afni, KITB dinilai telah memenuhi sejumlah persyaratan umum untuk kembali diusulkan sebagai PSN.


Afni menjelaskan, salah satu syarat PSN adalah memiliki lahan minimal 50 hektare. Sementara KITB saat ini telah memiliki lahan berstatus clear and clean serta bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) seluas sekitar 600 hektare, dengan total kawasan mencapai lebih dari 3.000 hektare.


Selain itu, posisi KITB juga dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan Selat Malaka dan didukung akses jalan nasional yang telah terhubung hingga kawasan tersebut.


"Kalau nanti kembali menjadi PSN, tentu berbagai urusan seperti infrastruktur, perpajakan, AMDAL dan lainnya akan lebih mudah sehingga semakin menarik bagi para investor," ucap mantan wartawan itu.


Afni menambahkan, meski saat ini belum berstatus PSN, KITB telah mulai mendapatkan kepercayaan dari kalangan investor. Sejumlah investasi bahkan telah berjalan di kawasan tersebut.


"Sudah ada galangan kapal dengan nilai investasi sekitar Rp300 miliar dan dalam waktu dekat akan diresmikan investasi baru senilai Rp1 triliun," ungkap perempuan pertama menjadi bupati di Siak.


Selain sektor industri, Afni juga menyampaikan perlunya perhatian pemerintah pusat terhadap potensi pariwisata Kabupaten Siak, khususnya revitalisasi Istana Siak yang hingga kini masih terus diperjuangkan.


Menurutnya, selama ini program revitalisasi destinasi wisata nasional lebih banyak difokuskan pada sejumlah daerah seperti Borobudur dan kawasan wisata di Sumatera Utara.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak memaparkan berbagai potensi yang dimiliki daerah, mulai dari nilai sejarah, budaya, letak geografis, hingga aksesibilitas yang dinilai layak mendapatkan perhatian pemerintah pusat.


"Kami menjelaskan mengapa pariwisata Siak juga harus mendapat atensi. Siak memiliki sejarah yang kuat, budaya yang kaya, letak geografis yang strategis serta daya tarik wisata yang besar," kata Afni.


Dalam pertemuan tersebut, Kemenko Perekonomian meminta Pemerintah Kabupaten Siak segera menyiapkan bahan dan proposal pendukung agar dapat dikawal masuk ke dalam skala prioritas pemerintah pusat.


"Kami diminta segera menyiapkan proposal dan bahan pendukung. Insya Allah akan dikawal agar bisa masuk dalam prioritas ke depan," kata Afni. 


(MC Siak)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done