M C I

Kamis, Juli 30, 2026

Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional.

 



Centerindonesia Pekanbaru– Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si menjadi narasumber dalam Sarasehan Pasis Seskoau A-65 bertema Meneguhkan Nilai-Nilai Kejuangan dalam Mewujudkan Pertahanan Energi Guna Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh di Hotel Jatra Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).


Dalam paparannya di hadapan seratusan perwira TNI AU, TNI AD, Polri, dan peserta pendidikan Seskoau, Afni menegaskan bahwa ketahanan energi merupakan pondasi utama ketahanan nasional. Menurutnya, negara yang kuat secara ekonomi dan pertahanan harus ditopang oleh sektor industri dan energi yang kokoh.


Generasi saat ini, ucap Afni, memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Sebagai kepala daerah, Afni mengaku merasakan langsung tantangan mempertahankan ketahanan energi di tengah dinamika global dan nasional.


Akademisi yang juga aktivis itu juga mengingatkan bahwa masyarakat di daerah penghasil energi mengharapkan kesejahteraan dari kekayaan alam yang ada di wilayah mereka. Karena itu, pengelolaan sumber daya energi harus memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Afni mengangkat sejarah Kerajaan Siak yang menyerahkan harta, tahta, dan sumber-sumber minyaknya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kontribusi sejarah tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan ketahanan energi nasional.


Bupati perempuan pertama si Siak itu menegaskan bahwa Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak, memiliki posisi strategis dalam ketahanan energi Indonesia. Ia menyebut Riau sebagai salah satu sumber utama energi nasional yang memiliki peran vital dalam menjaga kekuatan negara.


Menurut Afni, kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan ancaman terhadap ketahanan energi. Karena itu, daerah penghasil minyak seperti Siak tidak hanya menanggung dampak eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kepentingan strategis Republik Indonesia.


“Riau adalah jantung ketahanan energi Indonesia. Jika terjadi gangguan terhadap daerah penghasil energi, dampaknya akan dirasakan secara nasional. Menjaga Siak sama dengan menjaga ketahanan energi nasional,” kata Afni.


Afni menambahkan bahwa pusat produksi minyak nasional di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, yang dikelola Pertamina Hulu Rokan, menjadi bukti pentingnya peran Siak dalam mendukung ketahanan energi dan ketahanan negara. Terlebih lagi Kabupaten Siak menjadi pemegang saham terbesar PT Bumi Siak Pusako (BSP), yang juga salah satu BUMD sektor energi.


Sebelumnya, dalam sambutannya Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa Provinsi Riau merupakan salah satu daerah dengan potensi energi terbesar di Indonesia.


SF Hariyanto juga mengatakan, kekuatan Riau di sektor energi didukung oleh potensi perkebunan kelapa sawit dan minyak serta gas bumi yang sangat besar. Menurutnya, sektor tersebut menjadi bagian penting dalam menopang ketahanan energi nasional.


SF Hariyanto menjelaskan, Riau memiliki luas perkebunan kelapa sawit sekitar 3,87 juta hektare. Luasan itu menjadikan Riau sebagai provinsi dengan perkebunan sawit terluas di Indonesia atau sekitar 21,23 persen dari total luas perkebunan sawit nasional.


Dari lahan tersebut, Riau mampu memproduksi sekitar 9,4 juta ton crude palm oil (CPO) per tahun. Jumlah itu setara dengan 20,11 persen dari total produksi CPO nasional.


Di sektor minyak dan gas bumi, Riau juga menjadi salah satu penopang utama energi nasional. Produksi minyak bumi di provinsi ini mencapai sekitar 131.040 hingga 151.550 barel per hari (BOPD).


Angka tersebut memberikan kontribusi sekitar 24 hingga 30 persen terhadap total produksi minyak nasional. Karena itu, Riau dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga pasokan energi Indonesia.


Selain itu, keberadaan Kilang Pertamina RU II Dumai turut memperkuat peran Riau di sektor energi. Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 170.000 barel per hari atau setara 16,5 persen dari total kapasitas pengolahan nasional.


SF Hariyanto menambahkan, letak Riau yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadikan provinsi ini sebagai salah satu pusat distribusi energi dan ekspor komoditas strategis Indonesia. Posisi geografis tersebut dinilai semakin memperkuat peran Riau dalam mendukung ketahanan energi dan pertahanan negara. 


(Agi/ MC Siak)

Kodam XIX Tuanku Tambusai Lakukan Pergeseran Jabatan Strategis, Empat Perwira Resmi Tempati Pos Baru




Centerindonesia PEKANBARU – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat perwira di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang berlangsung di Gedung Kaharuddin Nasution Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (30/7/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan penyegaran organisasi guna memperkuat profesionalisme, regenerasi kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas satuan.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Kodam XIX/Tuanku Tambusai, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIX/Tuanku Tambusai beserta jajaran pengurus, sebagai wujud dukungan terhadap pembinaan organisasi dan keluarga besar Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Dalam mutasi tersebut, Letkol Inf M. Ricky Prawiratama Prima Putra Abdul Gapur Akbar, S.Hub.Int., yang sebelumnya menjabat Danyonkomposit 1/GP Kodam XIX/Tuanku Tambusai, resmi menerima amanah baru sebagai Dandim 0321/Rokan Hilir Korem 031/Wira Bima Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Posisi Danyonkomposit 1/GP Kodam XIX/Tuanku Tambusai selanjutnya dipercayakan kepada Letkol Inf Reymond Hermawan Sitanggang, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Kabagbinsat Para Raider Subditbinsiapsat dan Alutsista Sdirsen Pussenif.

Sementara itu, Kapten Kav Achmad Munir Ritonga, S.T.Han., yang sebelumnya menjabat Dankikav 6/RBT Kodam XIX/Tuanku Tambusai, mendapat penugasan baru sebagai Pabandaning Sinteldam XXIV/Mandala Trikora. Jabatan Dankikav 6/RBT Kodam XIX/Tuanku Tambusai selanjutnya diemban oleh Kapten Kav Adrianus Arya Pandu W., S.Tr.(Han), yang sebelumnya menjabat Pasiintel Yonkav 6/Naga Karimata Kodam I/Bukit Barisan.

Dalam amanatnya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan personel yang dilaksanakan secara terencana untuk mencetak pemimpin yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi dinamika tugas yang terus berkembang.

"Mutasi jabatan adalah bagian dari proses pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan. Setiap perwira harus mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta menghadirkan inovasi dalam setiap penugasan demi mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD," tegas Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo.

Melalui serah terima jabatan tersebut, diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya masing-masing, menjaga kesinambungan program kerja satuan, serta menghadirkan semangat, inovasi, dan kinerja terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas Kodam XIX/Tuanku Tambusai di wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau

(pendam19)

HAK JAWAB / SANGGAHAN RESMI

 




Centerindonesia Sehubungan dengan pemberitaan berjudul "Penambangan Tanah Urug di Jalan Garuda Sakti Km 15 Tapung Diduga Beroperasi Tanpa Izin", kami menyampaikan keberatan dan hak jawab atas pemberitaan tersebut karena dinilai tidak memenuhi prinsip keberimbangan, akurasi, dan verifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

Pemberitaan tersebut menggunakan frasa "diduga beroperasi tanpa izin" tanpa didukung hasil konfirmasi kepada pihak yang diberitakan. Hingga berita diterbitkan, tidak pernah ada permintaan klarifikasi ataupun konfirmasi resmi kepada kami. Akibatnya, informasi yang disajikan hanya berdasarkan dugaan yang dapat menyesatkan opini publik dan berpotensi mencemarkan nama baik.

Kami menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran perizinan merupakan kewenangan instansi pemerintah yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan kesimpulan. Oleh karena itu, media tidak sepatutnya membangun opini seolah-olah telah terjadi pelanggaran tanpa didukung fakta dan hasil pemeriksaan resmi.

Atas dasar tersebut, kami meminta kepada redaksi untuk:

Memuat hak jawab ini secara proporsional.

Melakukan koreksi dan klarifikasi terhadap pemberitaan yang telah diterbitkan.

Mengedepankan asas keberimbangan dengan memberikan ruang kepada pihak yang diberitakan untuk menyampaikan penjelasan.

Apabila permintaan hak jawab ini tidak diindahkan, kami berhak menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers maupun upaya hukum lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian hak jawab ini kami sampaikan agar menjadi perhatian dan dimuat sebagaimana mestinya sesuai amanat Undang-Undang Pers.

Apabila memang izin tambang telah dimiliki, sanggahan ini bisa dibuat lebih kuat dengan secara tegas menyatakan bahwa kegiatan telah mengantongi perizinan yang sah dan meminta media mencabut tuduhan tersebut.

*Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan*

 



Centerindonesia Kampar – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Kampar melaksanakan sosialisasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor yang disertai penindakan berupa teguran humanis kepada para pengguna jalan.


Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Jalan Prof. M. Yamin, S.H., tepatnya di Terminal Bangkinang, dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Kampar, IPDA Ferry Irawan, S.H.


Sosialisasi ini melibatkan unsur Jasa Raharja Kabupaten Kampar, Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Kanit Regident, Kanit Gakkum, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kampar, serta didukung oleh 13 personel Satlantas Polres Kampar.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai manfaat Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, sekaligus mengimbau para pengendara agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraannya. Selain itu, petugas juga memberikan teguran secara humanis kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran ringan sebagai bentuk pembinaan agar semakin disiplin dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan yang sedang berlangsung.


"Program pemutihan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan tanpa terbebani sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Selain taat administrasi, kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah tanggung jawab kita semua," ujar AKP Wulan.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kehadiran personel lalu lintas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.


"Kehadiran personel Polantas di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus menyampaikan pesan-pesan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas terus meningkat, begitu juga dengan kepatuhan terhadap administrasi kendaraan sebagai wajib pajak. Edukasi yang kami lakukan ini sejalan dengan semangat Program Polantas KARIB, di mana Polantas hadir dengan pendekatan yang humanis, menjadi sahabat masyarakat, serta terus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional," ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Salah seorang warga Kecamatan Salo, Ridwan, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Satlantas Polres Kampar. Menurutnya, sosialisasi secara langsung seperti ini sangat membantu masyarakat dalam memahami informasi mengenai program pemutihan pajak kendaraan.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polantas yang telah memberikan informasi mengenai program pemutihan pajak kendaraan dari pemerintah daerah. Yang menarik bagi kami, saat berinteraksi langsung dengan bapak-bapak polisi di lokasi kegiatan, penyampaian informasinya sangat mudah dipahami. Kami jadi lebih mengerti manfaat program ini dan pentingnya taat membayar pajak serta mematuhi aturan lalu lintas," ujar Ridwan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami manfaat Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, memanfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah untuk melunasi kewajiban pajak kendaraan, serta semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Satlantas Polres Kampar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, edukatif, dan responsif melalui semangat Polantas KARIB, sehingga kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Ds)

Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan*

 



Centerindonesia Pekanbaru, Kamis 30 Juli 2026 – Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak pukul 05.00 WIB menyebabkan peningkatan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, terutama di persimpangan lampu lalu lintas dan jalur utama menuju kawasan perkantoran serta sekolah. Tingginya mobilitas masyarakat pada jam sibuk pagi membuat arus kendaraan sempat mengalami perlambatan di beberapa titik.


Mengantisipasi kondisi tersebut, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menginstruksikan penempatan personel Ditlantas Polda Riau di titik-titik rawan kepadatan dan lokasi yang berpotensi terjadi genangan air. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, tertib, dan lancar meskipun cuaca kurang bersahabat.


Di tengah guyuran hujan, personel Ditlantas Polda Riau bersama personel Satlantas Polresta Pekanbaru tetap berdiri di setiap persimpangan dan ruas jalan utama. Dengan penuh dedikasi, mereka melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta mengurai antrean kendaraan agar tidak terjadi kemacetan yang berkepanjangan.


Berkat kesiapsiagaan dan kerja keras seluruh personel di lapangan, kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi berhasil diurai secara bertahap. Hingga sekitar pukul 08.00 WIB, arus kendaraan di sejumlah ruas utama Kota Pekanbaru kembali berjalan lancar meskipun hujan masih mengguyur sebagian wilayah.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa hujan bukan menjadi penghalang bagi personel Polantas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Hujan bukan menjadi penghalang bagi personel Polantas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Justru pada kondisi seperti ini kehadiran anggota di lapangan sangat dibutuhkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru yang tetap semangat menjalankan tugas di tengah guyuran hujan. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Apresiasi juga datang dari masyarakat. Suri Yana, warga Kecamatan Bukit Raya, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel Polantas yang tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat meskipun diguyur hujan.


"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Polantas yang tetap berjibaku mengatur dan mengurai arus lalu lintas di tengah guyuran hujan. Berkat kehadiran mereka, kami sebagai pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman. Meskipun cuaca tidak bersahabat, para personel tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga seluruh anggota Polantas selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya," ungkap Suri Yana.


Kehadiran personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru di tengah derasnya hujan kembali membuktikan komitmen Polri untuk selalu hadir melayani masyarakat. Dengan semangat Polantas Hadir untuk Masyarakat, setiap personel tetap menjalankan tugas tanpa mengenal cuaca demi menjaga keselamatan, kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pengguna jalan.(ds)

*Pembatasan Truk Bertonase Besar di Air Molek Mulai Dibahas, Ditlantas Polda Riau Tekankan Pemasangan Portal Harus Berdasarkan Regulasi*




Centerindonesia PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, serta sejumlah pemangku kepentingan menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) guna membahas usulan pemasangan portal atau gapura pembatas kendaraan angkutan barang di ruas Jalan Lintas Tengah menuju Kota Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (29/7/2026).


Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 474 Pekanbaru tersebut membahas aspirasi yang disampaikan Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) mengenai permohonan pembatasan kendaraan angkutan barang yang melintasi ruas jalan provinsi di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu.


Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., diwakili oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mengikuti rapat bersama Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Riau Ridwan Helmi, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Satlantas Polres Indragiri Hulu, Pemerintah Kecamatan Pasir Penyu, Ketua Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN), serta Ketua Organda Provinsi Riau.


Forum membahas tiga agenda utama, yakni rencana pembangunan portal atau gapura pembatas kendaraan angkutan barang, pengaturan batas tonase kendaraan, serta usulan pembangunan terminal sebagai penunjang aktivitas angkutan barang di wilayah tersebut.


Dari hasil pembahasan, seluruh peserta forum sepakat bahwa pemasangan portal pembatas kendaraan angkutan barang harus didukung oleh Peraturan Bupati atau Surat Keputusan (SK) Bupati yang mengatur secara rinci mengenai tinggi kendaraan, batas tonase, jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas, serta mekanisme pengawasan di lapangan. Regulasi tersebut nantinya menjadi landasan hukum bagi Kepolisian dalam melakukan penegakan aturan terhadap pelanggaran yang terjadi.


Selain itu, forum juga merekomendasikan pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang jelas dan mudah dipahami masyarakat, penyediaan jalur alternatif yang layak bagi kendaraan bertonase besar, serta pelaksanaan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat, pelaku usaha, dan pengemudi angkutan barang sebelum kebijakan diterapkan.


Peserta rapat juga menilai bahwa sebelum portal dipasang harus tercapai kesepakatan antara pemerintah daerah, pelaku usaha angkutan barang, pemilik barang, serta seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang diambil mampu menjaga keselamatan berlalu lintas tanpa menghambat distribusi logistik maupun aktivitas perekonomian masyarakat.


Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., melalui AKBP Dasril, menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau mendukung setiap langkah pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus melindungi infrastruktur dari kerusakan akibat kendaraan yang melebihi batas tonase.


"Keselamatan berlalu lintas, kelancaran distribusi logistik, dan perlindungan infrastruktur jalan harus berjalan beriringan. Oleh karena itu, pemasangan portal tidak dapat dilakukan secara sepihak, tetapi harus memiliki dasar hukum yang kuat, didukung kajian teknis yang komprehensif, dilengkapi rambu-rambu yang memadai, tersedia jalur alternatif yang layak, serta diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis kebijakan yang diambil akan memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi," tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui AKBP Dasril.


Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Riau Ridwan Helmi menyampaikan bahwa Forum LLAJ menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi seluruh instansi sebelum kebijakan diterapkan di lapangan.


"Aspirasi masyarakat merupakan masukan yang sangat penting. Namun setiap usulan harus dikaji secara menyeluruh dari aspek teknis, regulasi, keselamatan, dan dampaknya terhadap mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik. Dinas Perhubungan Provinsi Riau siap bersinergi dengan Kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu menjaga kualitas infrastruktur jalan," ujar Ridwan Helmi.


Di sisi lain, Ketua Organda Provinsi Riau, Nasril, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam menjaga keselamatan lalu lintas dan melindungi infrastruktur jalan. Meski demikian, ia berharap setiap kebijakan pembatasan angkutan barang tetap mempertimbangkan kelancaran distribusi logistik dan keberlangsungan dunia usaha.


"Organda Provinsi Riau mendukung setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menjaga aset infrastruktur jalan. Namun kami berharap seluruh proses penyusunannya dilakukan melalui koordinasi dan dialog bersama seluruh pemangku kepentingan. Apabila nantinya diberlakukan pembatasan kendaraan bertonase besar, maka jalur alternatif harus benar-benar layak digunakan, regulasinya jelas, dan sosialisasi kepada para pengusaha maupun pengemudi dilakukan secara maksimal agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara efektif tanpa merugikan masyarakat maupun pelaku usaha," ujar Nasril.


Ia menambahkan bahwa Organda Provinsi Riau siap berkolaborasi dengan Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam memberikan edukasi kepada perusahaan angkutan dan para pengemudi sehingga implementasi kebijakan nantinya dapat berjalan tertib, aman, dan tetap mendukung kelancaran distribusi barang.


Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hasil pembahasan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dalam menyusun kebijakan pembatasan kendaraan angkutan barang di ruas Jalan Lintas Tengah menuju Kota Air Molek. Melalui sinergi antara pemerintah, Kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan kebijakan yang dihasilkan mampu meningkatkan keselamatan berlalu lintas, menjaga kualitas infrastruktur jalan, serta mendukung kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. (Ds)

*Delapan Personel Ditlantas Polda Riau Terima Penghargaan Kapolda, Briptu Jessica Ukir Prestasi Nasional di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026*




Centerindonesia Pekanbaru – Dedikasi dan prestasi yang ditunjukkan personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali mendapat apresiasi dari pimpinan. Pada apel penghargaan yang dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (29/7/2026), sebanyak 133 personel berprestasi menerima penghargaan atas kontribusi dan pengabdiannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Dari jumlah tersebut, delapan personel Ditlantas Polda Riau turut menerima penghargaan atas dedikasi, respons cepat, dan prestasi yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas. Mereka adalah AKBP Eko Baskara Saputra, IPDA M. Husin, IPDA Indra Gunawan, AIPTU Jansen Sihombing, AIPDA Ridho Putranto, Briptu Jessica Tety Debora, AIPDA Bambang Aprianda, dan AIPDA Robi Hertanto.


Ketujuh personel menerima penghargaan atas respons cepat dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang lalu lintas, sementara Briptu Jessica Tety Debora menerima penghargaan atas prestasinya di bidang olahraga setelah mengharumkan nama Polda Riau pada Kejuaraan Karate Piala Kapolri Tahun 2026.


Pada kejuaraan yang berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport, Tangerang, Banten, pada 25–28 Juni 2026 tersebut, Briptu Jessica berhasil meraih Juara II Kelas Polri Kumite Perorangan +60 Kg Putri (Usia 18 Tahun ke Atas) serta Juara II Kelas Umum Kumite Perorangan +68 Kg Senior Putri. Raihan dua medali perak tersebut menjadi bukti semangat juang, disiplin, dan kerja keras yang membanggakan keluarga besar Polda Riau.


Dalam amanatnya, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, inovasi, dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan tugas.


"Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkarya, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata, integritas, dan pengabdian yang tulus," tegas Kapolda Riau.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika menyampaikan rasa bangga atas penghargaan yang diterima delapan personel Ditlantas Polda Riau. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari dedikasi personel yang selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa personel Ditlantas mampu menunjukkan prestasi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang olahraga.


"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang menerima penghargaan dari Kapolda Riau. Ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Ditlantas Polda Riau. Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras, keikhlasan dalam melayani masyarakat, serta komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis. Khusus kepada Briptu Jessica Tety Debora, kami juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih pada Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.


Penghargaan yang diterima delapan personel Ditlantas Polda Riau tersebut menjadi cerminan komitmen Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis. Melalui dedikasi serta prestasi yang terus ditorehkan, Ditlantas Polda Riau berkomitmen untuk terus membangun kepercayaan masyarakat dan mewujudkan Polri yang Presisi melalui karya nyata. (Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done