M C I

Sabtu, 10 Januari 2026

Perkuat Pengamanan Hari Minggu, TNI-Polri Siaga di Titik Strategis Lapas Kelas I Bandar Lampung


Center Indonesia Bandar Lampung
– Memastikan situasi tetap aman dan kondusif di akhir pekan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperketat pengawasan dengan menggandeng aparat penegak hukum (APH) terkait. Pada Minggu (11/1/2026), personel bantuan pengamanan dari TNI Kodim 0410/KBL dan kepolisian Polsek Kedaton diterjunkan langsung ke lokasi.


Langkah ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara pihak Lapas dengan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtib). Para personel bantuan tersebut tidak hanya berjaga di halaman luar, namun ditempatkan secara taktis di sejumlah titik strategis yang bersifat steril dan vital.


Penebalan personel dilakukan mulai dari area Portir (Pintu Utama), Pos Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik), Pos Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), hingga Pos Komandan Jaga. Penempatan di titik-titik krusial ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan lalu lintas orang dan barang, serta menutup celah sekecil apapun terhadap potensi gangguan keamanan.


Kehadiran personel gabungan TNI-Polri ini menjadi jaminan bagi masyarakat dan warga binaan bahwa Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam kondisi aman, terkendali, dan siap mencegah segala bentuk potensi gangguan Kamtib secara preventif.

(Desi suarni)

Ketua DPD-KSPSI Prov. Riau Nursal Tanjung Minta Dukungan Pangdam XIX Tuanku Tambusai untuk mengikuti Festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand


Center Indonesia Pekanbaru
: Ketua DPD-KSPSI Prov. Riau Nursal Tanjung akan melakukan audiensi sekaligus silahturahmi dengan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. Audensi ini bertujuan untuk meminta restu serta dukungan Pangdam, dalam mengikuti festival Melayu Day 2026 yang diadakan di Yalla Thailand. Sabtu (10/1/2026)


Kepada awak media, Ketua DPD-KSPSI Prov. Riau Nursal Tanjung, menerangkan bahwa rencananya Tim UMKM seni budaya SPSI Provinsi Riau juga mengikuti kegiatan festival Melayu Day 226 di Yalla Thailand. Dimana di kegiatan festival Melayu Day 2026 tersebut selain kegiatan seni budaya Melayu yang sejalan dengan visi misi Riau yang juga akan menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara


" Selain itu, juga ada kegiatan bazar UMKM yang sejalan dengan program Pemerintah menggeliatkan dan menggerakkan perekonomian Nasional dari tingkat yang terkecil atau terendah yaitu keluarga sejalan dengan peran fungsi Organisasi SPSI yang bertujuan kesejahteraan", kata Nursal Tanjung 


Lanjutnya, dalam acara tersebut, ada juga kegiatan pentas seni budaya Melayu seperti fashion show dan nyayi serta tari Melayu dimana kegiatan tersebut melestarikan dan mengembangkan seni budaya Melayu sesuai dengan ungkapan "Tak kan Hilang Melayu di Bumi".


"Kita berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menjalin kerjasama antar Negara, yang mana kegiatan festival Melayu Day ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang sudah berjalan 11 kali dan diikuti oleh beberapa negara yang ada di Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, dan Thailand, serta negara lain", ujar Nursal Tanjung.


Dengan adanya acara ini, tentunya akan membuka peluang para UMKM masing masing Negara untuk memanfaatkan peluang ekonomi satu sama lain.


Lebih lanjut Nursal Tanjung menyebutkan bahwa Masyarakat Melayu itu tersebar dibeberapa Negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Brunai, dan Singapura, serta Thailand. Dengan kegiatan Melayu Day akan memperlihatkan keberagaman kebudayaan Melayu dan akan membangun sikap toleransi dalam saling menghargai budaya sesama Negara tetangga sehingga dari hal ini juga akan membangun diplomasi budaya khususnya antara Indonesia (Riau) dan Thailand.


Saat ditanya soal sumber dana untuk mengikuti acara, Nursal Tanjung mengatakan bahwa kegiatan festival Melayu Day 2026 ini mengandung kegiatan perekonomian, ini artinya dengan adanya bazar UMKM dan kegiatan seni budaya Melayu dengan adanya pegelaran pentas seni budaya seperti kegiatan fashion show, nyayi dan tari.


Kegiatan ini tentunya sejalan dengan visi misi Riau yang dikumandangkan oleh pemerintah Provinsi Riau menjadikan Riau ini sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, dan menjadikan Riau sebagai pusat perekonomian di Asia Tenggara mengingat potensi yang dimiliki Riau secara geografis dan sumber daya alam yang dimiliki provinsi Riau, ungkap Nursal Tanjung.


Dengan adanya bazar UMKM yang juga sejalan dengan program Pemerintah Pusat menggerakkan perekonomian Nasional melalui menggerakkan perekonomian dari kegiatan UMKM. Festival Melayu Day 2026 yang ke 11 di Yalla Thailand ini sejalan dengan peran fungsi Organisasi SPSI Bina Lundung Sejahtera mensejahterakan pekerja melalui keluarga pekerja.


Dan dari dasar pemikiran kegiatan ini maka untuk dana kegiatan ke festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand ini didukung dari:


1. Kas Organisasi 

2. Bantuan sumbangan yang tidak meningkat 

3. Sponsor 


Terkait dengan dilayangkan nya surat audensi silaturahmi dari SPSI Provinsi Riau yang meminta restu dan dukungan atas keberangkatan delegasi tim UMKM dan tim seni budaya SPSI Provinsi Riau ke festival Melayu Day 2016 di Yalla Thailand, maka pihak Kodam XIX Tuanku Tambusai meminta ketemu dan duduk bareng dalam rangka persiapan silahturahmi meminta restu dukungan dari Pangdam XIX Tuanku Tambusai atas keberangkatan delegasi UMKM dan seni budaya SPSI Provinsi Riau ke festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand, tutup Nursal Tanjung.


(Desi suarni)

Polres Kuansing Intensifkan KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Teluk Kuantan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Kuantan Singingi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kota Teluk Kuantan, pukul 22.00 WIB. Sabtu, (10/01/2025).


Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Mapolsek Kuantan Tengah dan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Kuansing KOMPOL Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H., dengan melibatkan sejumlah pejabat utama serta personel gabungan Polres Kuansing.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM KOMPOL Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan langkah konkret Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya pada malam hari.


“Kegiatan KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk balap liar dan tindak kriminal lainnya,” ujar KOMPOL Y. Emanuel menyampaikan arahan Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan patroli secara mobile menggunakan kendaraan roda empat dengan menyasar sejumlah lokasi strategis dan rawan gangguan Kamtibmas, seperti Jalan Proklamasi Teluk Kuantan, kawasan Sport Center, perkantoran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta perbankan di seputaran Kota Teluk Kuantan.


Selain patroli, personel juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat serta melakukan pengecekan terhadap pengamanan objek vital. Personel turut diarahkan untuk melakukan penindakan tegas dan terukur terhadap pelaku balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Kapolres Kuansing melalui Kabag SDM juga menekankan pentingnya profesionalisme dan keselamatan personel selama bertugas di lapangan.


“Seluruh personel diinstruksikan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, serta tetap mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan KRYD ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan guna menekan angka pelanggaran dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.


Secara umum, pelaksanaan KRYD Polres Kuantan Singingi berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respon positif dari masyarakat yang merasakan langsung kehadiran Polri di lapangan.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Polsek Kuantan Tengah laksanakan kegiatan Minggu kasih dengan memberikan bantuan sembako kepada Warga


Center Indonesia KUANTAN SINGINGI
– Polsek Kuantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan Minggu Kasih sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan II Jao, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Minggu (11/01/2026)


Kegiatan Minggu Kasih ini dilaksanakan oleh Ka. SPK Polsek Kuantan Tengah Aipda RZ Yendro, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Epit Yulius dan Bhabinkamtibmas Brigadir Julius.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kuantan Tengah melakukan dialog dan silaturahmi dengan masyarakat serta menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga lansia kurang mampu bernama Tima Asia (87 tahun), warga Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah. 


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan program Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga.


Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polri ingin terus membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat, menciptakan rasa aman dan nyaman, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kapolsek Kuantan Tengah menyampaikan pesan Kapolres.


Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Kuantan Tengah atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.


Sumber : Humas Polres Kuansing

(Desi suarni)

Penuh Haru dan Apresiasi, Lapas Pekanbaru Lepas Pejabat Pindah Tugas dan Pegawai Purna Bakti


Center Indonesia/Pekanbaru
,  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan pelepasan terhadap pejabat yang pindah tugas serta pegawai yang memasuki masa purna bakti, pada hari ini, Sabtu (10/01/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Pekanbaru melepas tiga orang pejabat yang mendapatkan amanah dan penugasan baru di satuan kerja yang berbeda. Pejabat pertama yakni Haby Burrahman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) Lapas Kelas IIA Pekanbaru, mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban pada Lapas Terbuka Kelas III Rumbai.


Selanjutnya, Sepriadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subseksi Keamanan pada Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru. Sementara itu, Ega Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan pada Lapas Kelas IIA Pekanbaru, mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan pada Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.


Selain pelepasan pejabat pindah tugas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan satu orang pegawai Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Rosmawaty Sinulingga, yang secara resmi memasuki masa purna bakti setelah mengabdikan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru.


Kegiatan pelepasan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, dihadiri oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, jajaran pejabat struktural, serta seluruh pegawai. Dalam sambutannya, pimpinan Lapas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan, serta mendoakan agar para pejabat yang pindah tugas dapat menjalankan amanah dengan baik dan sukses di tempat tugas yang baru.


“Mutasi dan purna bakti merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Semoga pejabat yang pindah tugas dapat mengemban amanah dengan baik di tempat yang baru, dan bagi pegawai yang memasuki masa purna bakti, kami doakan senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” ucap Yuniarto.


Acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan atas kebersamaan selama bertugas di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

(Desi suarni)

Polres Kuansing Laksanakan Penanaman Bibit Eukaliptus dan Matoa, Kapolres: Wujud Nyata Dukung Green Policing Kapolda Riau


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polres Kuantan Singingi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Kapolda Riau tentang Green Policing melalui kegiatan penanaman bibit pohon di sejumlah wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (10/01/2026).


Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni penanaman bibit pohon Eukaliptus di Desa Rawang Bonto, Kecamatan Kuantan Hilir, serta penanaman bibit pohon Matoa di pekarangan rumah warga atas nama Sadri di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penghijauan lingkungan serta bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi langsung dari Program Kapolda Riau.


“Penanaman bibit pohon ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polres Kuantan Singingi, dalam mendukung Program Kapolda Riau tentang Green Policing. Melalui kegiatan ini, kami ingin berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam, memperbaiki kualitas lingkungan hidup, serta menciptakan keseimbangan ekosistem,” ujar AKBP R. Ricky Pratidiningrat.


Kapolres menjelaskan bahwa penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang, mulai dari mengurangi polusi udara, mencegah kerusakan lingkungan, hingga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.


“Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang. Kami berharap bibit Eukaliptus dan Matoa yang ditanam dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.


Lebih lanjut, AKBP R. Ricky Pratidiningrat menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga kelestarian lingkungan hidup.


“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari dan sehat,” tegas Kapolres.


Kegiatan penanaman bibit pohon ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga alam di Kabupaten Kuantan Singingi.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Jumat, 09 Januari 2026

Sapa Warga Binaan di Blok Hunian, Kalapas: Ikuti Pembinaan, Jangan Main-Main dengan Halinar!


Center Indonesia Bandar Lampung
– Pendekatan persuasif kembali dilakukan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati. Pada Sabtu (10/1/2026), Kalapas Bersama Kabid Adm. Kamtib turun langsung menyambangi blok hunian untuk menyapa sekaligus memberikan penguatan terkait tata tertib dan motivasi pembinaan kepada Warga Binaan.


Dalam kunjungannya yang didampingi pejabat struktural dan jajaran, Ike Rahmawati berdialog interaktif dengan para warga binaan. Ia mengajak seluruh penghuni lapas untuk tidak menyia-nyiakan waktu selama menjalani masa pidana. Kalapas menekankan bahwa Lapas Kelas I Bandar Lampung menyediakan beragam program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan skill produktif.


"Saya minta rekan-rekan pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Lapas ini punya banyak program kreatif, mulai dari pertanian, perikanan, mebel, hingga kerajinan tangan. Ikuti kegiatan itu, asah kemampuan kalian, supaya nanti pulang punya keterampilan yang bernilai ekonomi. Jangan hanya diam di kamar," ujar Ike Rahmawati memotivasi.


Namun, di balik ajakan lembut tersebut, Kalapas juga menyampaikan peringatan keras terkait keamanan dan ketertiban. Ia menegaskan kembali komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar.


"Ingat, kami fasilitasi pembinaan, tapi kami juga tegas soal aturan. Di sini Zero Halinar. Jangan main-main, tidak ada ruang sedikitpun untuk pelanggaran seperti narkoba atau HP. Setiap hari, setiap saat, seluruh gerak-gerik di sini terpantau. Siapa yang melanggar, pasti akan kami tindak tegas," pungkas Ike Rahmawati.

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done