M C I

Rabu, Oktober 21, 2026

ANGGOTA KOMISI XIII DPR RI KUNJUNGI LAPAS BANGKINANG, TINJAU PEMBINAAN DAN SARANA PRASARANA*

 




*Centerindonesia Bangkinang* – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menerima kunjungan kerja Anggota Komisi XIII DPR RI, H. Mafirion, pada Rabu (21/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan peninjauan langsung terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan, khususnya pelaksanaan pembinaan warga binaan serta kondisi sarana dan prasarana di lingkungan Lapas.


Dalam kunjungan tersebut, H. Mafirion menyoroti pentingnya optimalisasi program pembinaan di tengah tantangan kelebihan kapasitas atau overkapasitas yang masih dihadapi sejumlah lembaga pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama, baik melalui peningkatan kualitas pembinaan maupun penguatan sistem pemasyarakatan secara menyeluruh.


Selain itu, H. Mafirion turut menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan melalui pembentukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di seluruh Indonesia telah menjadi salah satu agenda pembahasan bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan Bapas memiliki peran strategis dalam mendukung penerapan KUHP baru, terutama dalam pelaksanaan sistem pemidanaan dan pembimbingan kemasyarakatan.


“Kami berharap pelaksanaan pembinaan di Lapas dapat terus dioptimalkan meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, termasuk persoalan overkapasitas. Penguatan sistem pemasyarakatan, termasuk keberadaan Bapas, menjadi hal penting agar pelaksanaan kebijakan pemidanaan ke depan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap H. Mafirion.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI. Ia menilai kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi pelaksanaan tugas pemasyarakatan sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.


“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Tentunya, berbagai masukan yang disampaikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga berharap adanya dukungan berkelanjutan agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan semakin optimal,” ujar Alexander.


Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara Komisi XIII DPR RI dengan jajaran pemasyarakatan. Berbagai masukan dan hasil peninjauan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serta mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.

(Ds)

Hasil Tes Urine Seluruhnya Negatif, Lapas Bengkalis Pastikan Lingkungan Bebas Penyalahgunaan Narkoba

 



 

Centerindonesia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis secara rutin melaksanakan pemeriksaan urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan berkelanjutan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan lingkungan pemasyarakatan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

 

Pemeriksaan dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), didampingi oleh Kepala Subseksi Pelaporan tata tertib, Kepala Subseksi Keamanan, serta staf Pembinaan Kepatuhan dan staf Keamanan. Sebanyak 15 orang WBP dan 10 orang petugas dipilih secara acak untuk mengikuti pemeriksaan ini.

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan NEGATIF. Hasil ini menegaskan bahwa baik warga binaan maupun petugas di lingkungan Lapas Kelas IIA Bengkalis terbebas dari indikasi penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan bahwa pemeriksaan seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan. "Ini adalah bentuk komitmen kami menjaga integritas institusi. Lingkungan yang bersih dari narkoba adalah syarat utama terciptanya pembinaan yang baik dan aman bagi seluruh komponen di dalamnya," ujarnya.

 

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Hasil pelaksanaan sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas.

 

(Ds)

Lapas Bengkalis Gelar Apel Pagi, Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat dan Serahkan SK Pengangkatan PNS

 


 

Centerindonesia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melaksanakan Apel Pagi sekaligus penyematan tanda kenaikan pangkat dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB di Halaman Depan Kantor Lapas Kelas IIA Bengkalis.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta peserta magang. Rangkaian apel diawali dengan penghormatan dan laporan pemimpin apel, dilanjutkan dengan pembacaan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan, serta menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Mars Pemasyarakatan. Selanjutnya dilaksanakan agenda inti: penyematan tanda kenaikan pangkat kepada satu orang pegawai dan penyerahan SK pengangkatan PNS kepada 10 orang pegawai.

 

Dalam amanatnya, Kalapas Bengkalis menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang mendapatkan kenaikan pangkat maupun yang baru resmi diangkat menjadi PNS. “Pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijaga. Jadikan momen ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujar Priyo Tri Laksono.

 

Beliau juga berpesan, khususnya bagi pegawai yang baru diangkat menjadi PNS, agar menjadikan langkah awal ini sebagai fondasi karier yang kokoh, berintegritas, dan selalu berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seluruh pegawai diingatkan untuk senantiasa menaati peraturan yang berlaku dan menjaga nama baik institusi di tengah masyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan penyampaian yel-yel Pemasyarakatan dan doa bersama. Melalui momentum ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berkomitmen untuk terus membina dan mengawasi peningkatan kinerja jajaran, guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan akuntabel.

 

(Ds)

Monev Capaian Kinerja Berjalan Lancar, Lapas Bengkalis Siap Wujudkan Pelayanan Pemasyarakatan yang Lebih Baik

 



 

Centerindonesia, 21 Oktober 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis hari ini, Rabu (21/10/2026), mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau yang dilaksanakan secara virtual. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat, dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.

 

Kegiatan dibuka dengan penyanyian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pembacaan doa. Diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural Lapas Kelas IIA Bengkalis, monev ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pencapaian sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudi Fernando, menyampaikan laporan capaian kinerja yang mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari kondisi umum, realisasi anggaran, capaian Indikator Kinerja Utama, hingga capaian Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Berbagai pencapaian positif juga dipaparkan, antara lain upaya pemberantasan peredaran narkoba, penanganan kapasitas hunian, program kemandirian pangan, pembangunan dapur sehat, pemasaran produk warga binaan, pendidikan kesetaraan, pemanfaatan energi terbarukan, serta kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis. Tak ketinggalan, capaian pembangunan Zona Integritas dan peran kehumasan juga menjadi sorotan penting dalam laporan tersebut.

 

Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, DR. Iwan Santoso, S.H., M.Si., CGCAE., CGRE., memberikan apresiasi sekaligus arahan penting terkait perbaikan tata kelola layanan keimigrasian dan pemasyarakatan. Penekanan diberikan pada urgensi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kepatuhan terhadap aturan, serta pentingnya evaluasi berkala agar setiap target kinerja dapat dicapai secara efektif dan akuntabel.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyambut baik kegiatan dan arahan yang disampaikan. "Kami akan menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan. Lapas Bengkalis berkomitmen untuk terus mengoptimalkan capaian kinerja, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan setiap program berjalan dengan baik dan tepat sasaran," ujarnya.

 

Kegiatan ditutup dengan harapan besar agar sinergi yang terjalin semakin kuat di bawah arahan Kepala Kantor Wilayah Rudi Fernando serta arahan strategis dari DR. Iwan Santoso, S.H., M.Si., CGCAE., CGRE., sehingga pelayanan pemasyarakatan yang bermutu, transparan, dan akuntabel dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas.

 

(Ds)

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polda Riau Gelar Donor Darah sebagai Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat





Centerindonesia – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri Tahun 2026, Bidhumas Polda Riau menggelar kegiatan donor darah dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri.”


Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus upaya memperkuat hubungan humanis antara kepolisian dan masyarakat.


Aksi kemanusiaan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial. Setetes darah yang didonorkan diharapkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian dan pengabdian Humas Polri kepada masyarakat.


“Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, kami ingin berbagi manfaat dan membantu sesama melalui setetes darah yang dapat menyelamatkan nyawa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri,” ujar Kombes Pol Akmadi.


Ia menegaskan, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen Polri untuk terus hadir, memberikan manfaat, serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.


Peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri juga menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan edukatif.


Melalui kegiatan donor darah ini, Bidhumas Polda Riau berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Ds)

POLISI PEDULI KESELAMATAN

 



Di Jalan, Tanggung Jawab Bersama


Centerindonesia berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kehadiran dan kepedulian personel Polri di jalan raya, masyarakat terus diingatkan untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.


Gunakan helm berstandar SNI, patuhi rambu dan aturan lalu lintas, jaga kecepatan, serta selalu utamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Ingat, tujuan perjalanan bukan sekadar sampai, tetapi tiba dengan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.


Keselamatan Dimulai dari Kita. Tertib Berlalu Lintas, Cermin Kepedulian Bersama.


(Ds)

Polsek Kuantan Hilir Tangkap DPO Kasus Narkotika, Sita Sejumlah Barang Bukti






Centerindonesia,– Jajaran Polsek Kuantan Hilir, Polres Kuantan Singingi, berhasil menangkap seorang pria berinisial IF (28) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait perkara dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat kotor 4,39 gram. Penangkapan berlangsung di kebun kelapa sawit milik orang tua tersangka di Desa Dusun Tuo, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, sekitar pukul 20.47 WIB. Minggu (18/10/2026).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Anton Hilman, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan perkara narkotika yang sebelumnya melibatkan seorang pria berinisial AS pada 4 Oktober 2026.


Pengungkapan kasus ini bermula ketika Tim Reskrim Polsek Kuantan Hilir yang dipimpin Plh. Kanit Reskrim AIPDA Adi Sutisna mengamankan AS dalam perkara dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,39 gram.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, AS memberikan keterangan bahwa narkotika yang berada dalam penguasaannya diduga diperoleh dari kakak kandungnya, IF. Berbekal informasi tersebut, Kapolsek Kuantan Hilir memerintahkan tim untuk melakukan pendalaman, penyelidikan, dan pencarian terhadap IF yang masuk dalam daftar pencarian orang.


Pada Kamis 15 Oktober 2026, petugas memperoleh informasi bahwa IF berada di sebuah pondok di tengah kebun kelapa sawit milik ayah kandungnya di Desa Dusun Tuo. Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pembuntutan untuk memastikan keberadaan target.


Pada Minggu 18 Oktober 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, petugas kembali mendapatkan informasi bahwa IF berada di pondok tersebut. Tim segera menuju lokasi, tetapi saat tiba, IF sudah tidak berada di tempat. Petugas kemudian melakukan pengendapan di sekitar jalan setapak yang diduga menjadi jalur yang biasa dilalui target.


Sekitar pukul 20.47 WIB, IF tiba menggunakan sepeda motor Yamaha Fazzio berwarna biru dan langsung diamankan oleh petugas. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan terhadap tersangka serta di dalam dan sekitar pondok.


Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan uang tunai sebesar Rp2.700.000 di dalam dompet kulit hitam merek Bovis yang berada di saku celana tersangka. Petugas juga mengamankan tiga buah lakban cokelat yang diduga digunakan untuk membungkus narkotika, empat plastik klip bening ukuran kecil dalam keadaan kosong, tiga buah pipet, empat alat hisap sabu atau bong, dua unit telepon genggam merek Vivo, satu dompet kulit hitam, serta satu unit sepeda motor Yamaha Fazzio berwarna biru tanpa nomor polisi.


Dari pemeriksaan, hasil tes urine terhadap IF dinyatakan positif mengandung amphetamine. 


Setelah penangkapan, IF beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Kuantan Hilir untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan IF dalam peredaran narkotika, asal-usul barang bukti yang ditemukan, serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Dalam perkara ini, penyidik mencantumkan dugaan penerapan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a dan Pasal 612 sebagaimana disebutkan dalam laporan penyidikan, dengan memperhatikan ketentuan perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan pasal lebih lanjut mengikuti hasil penyidikan dan proses hukum.


Kapolsek Kuantan Hilir IPTU Anton Hilman, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran narkotika yang dapat merusak generasi muda.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done