M C I

Sabtu, 28 Februari 2026

*Duduk Sama Rendah, Berbuka Sama Rasa: Kala Bupati Anton Menjemput Aspirasi Pada Agenda Safari Ramadan*


Center Indonesia Rohul | mediacenterrohul.com - Semburat jingga baru saja menyentuh pucuk-pucuk pohon di Desa Karya Mulya saat rombongan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tiba. Hari itu, Jumat (27/2/2026), suasana di Masjid Darul Istiqomah tampak lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas formalitas, kunjungan Safari Ramadan ke-3 Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, membawa misi ganda: mempererat silaturahmi sekaligus menjawab keresahan warga melalui kerja nyata.
​Sama seperti persinggahan di kecamatan sebelumnya, Bupati tidak datang dengan tangan hampa. Di hadapan jamaah yang menanti waktu berbuka, sederet bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

​Masjid Darul Istiqomah menerima 25 Mushaf Al-Qur’an, sementara senyum merekah di wajah anak-anak yatim saat bantuan santunan senilai Rp10 juta dari Pemda Rohul dan Rp7 juta dari Baznas disalurkan. Tak ketinggalan, sinergi sektor swasta turut mewarnai sore itu. Berbagai perusahaan (BRK, BRI, BPR, PT RSM, PT CNA, dan PT Karya Samo Mas) bahu-membahu menyalurkan ratusan paket sembako dan beras bagi warga yang membutuhkan.

​"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dan dunia usaha di tengah masyarakat, memastikan kebahagiaan Ramadan bisa dirasakan oleh semua lapisan," ujar Bupati Anton di sela kegiatan.
​Momen haru sekaligus penuh harap muncul saat Kepala Desa Karya Mulya menyampaikan sambutannya. Ada rasa syukur yang mendalam atas pengaspalan jalan di Dusun 1 yang telah terealisasi meski Bupati baru menjabat sekitar satu tahun.

​Namun, sang Kades juga menitipkan "pekerjaan rumah". Masih ada sekitar 600 meter jalan yang belum tersentuh aspal. Padahal, jalur tersebut merupakan urat nadi alternatif yang menghubungkan beberapa desa di Rambah Samo.

​Mendengar aspirasi langsung dari akar rumput, Bupati Anton memberikan jawaban yang menyejukkan. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur tersebut.

"Jika anggaran mencukupi, kita upayakan kelanjutan pengaspalan 600 meter tersebut dianggarkan pada Perubahan APBD tahun 2026 ini," ucapnya disambut amin syukur dari para jamaah.
​Setelah diskusi hangat dan penyerahan bantuan, agenda berlanjut dengan khidmat. Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), dan para pejabat Eselon 2 berbaur bersama warga dalam buka puasa bersama, dilanjutkan dengan Shalat Maghrib, Isya, hingga Tarawih berjamaah.

​Safari Ramadan kali ini bukan sekadar kunjungan kerja. Di Masjid Darul Istiqomah, masyarakat Desa Karya Mulya tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga kepastian bahwa pembangunan desa mereka terus bergerak maju, jengkal demi jengkal, aspal demi aspal. (Kominfo /JK).

*Duduk Sama Rendah, Berbuka Sama Rasa: Kala Bupati Anton Menjemput Aspirasi Pada Agenda Safari Ramadan*


Center Indonesia Rohul | mediacenterrohul.com - Semburat jingga baru saja menyentuh pucuk-pucuk pohon di Desa Karya Mulya saat rombongan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tiba. Hari itu, Jumat (27/2/2026), suasana di Masjid Darul Istiqomah tampak lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas formalitas, kunjungan Safari Ramadan ke-3 Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, membawa misi ganda: mempererat silaturahmi sekaligus menjawab keresahan warga melalui kerja nyata.
​Sama seperti persinggahan di kecamatan sebelumnya, Bupati tidak datang dengan tangan hampa. Di hadapan jamaah yang menanti waktu berbuka, sederet bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

​Masjid Darul Istiqomah menerima 25 Mushaf Al-Qur’an, sementara senyum merekah di wajah anak-anak yatim saat bantuan santunan senilai Rp10 juta dari Pemda Rohul dan Rp7 juta dari Baznas disalurkan. Tak ketinggalan, sinergi sektor swasta turut mewarnai sore itu. Berbagai perusahaan (BRK, BRI, BPR, PT RSM, PT CNA, dan PT Karya Samo Mas) bahu-membahu menyalurkan ratusan paket sembako dan beras bagi warga yang membutuhkan.

​"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dan dunia usaha di tengah masyarakat, memastikan kebahagiaan Ramadan bisa dirasakan oleh semua lapisan," ujar Bupati Anton di sela kegiatan.
​Momen haru sekaligus penuh harap muncul saat Kepala Desa Karya Mulya menyampaikan sambutannya. Ada rasa syukur yang mendalam atas pengaspalan jalan di Dusun 1 yang telah terealisasi meski Bupati baru menjabat sekitar satu tahun.

​Namun, sang Kades juga menitipkan "pekerjaan rumah". Masih ada sekitar 600 meter jalan yang belum tersentuh aspal. Padahal, jalur tersebut merupakan urat nadi alternatif yang menghubungkan beberapa desa di Rambah Samo.

​Mendengar aspirasi langsung dari akar rumput, Bupati Anton memberikan jawaban yang menyejukkan. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur tersebut.

"Jika anggaran mencukupi, kita upayakan kelanjutan pengaspalan 600 meter tersebut dianggarkan pada Perubahan APBD tahun 2026 ini," ucapnya disambut amin syukur dari para jamaah.
​Setelah diskusi hangat dan penyerahan bantuan, agenda berlanjut dengan khidmat. Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), dan para pejabat Eselon 2 berbaur bersama warga dalam buka puasa bersama, dilanjutkan dengan Shalat Maghrib, Isya, hingga Tarawih berjamaah.

​Safari Ramadan kali ini bukan sekadar kunjungan kerja. Di Masjid Darul Istiqomah, masyarakat Desa Karya Mulya tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga kepastian bahwa pembangunan desa mereka terus bergerak maju, jengkal demi jengkal, aspal demi aspal. (Kominfo /JK).

Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial


Center Indonesia Pekanbaru,  – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan bakti sosial di area Layanan Kunjungan Lapas Pekanbaru, Sabtu (28/02/2026). 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar Lapas Pekanbaru, sekaligus sebagai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), agar seluruh jajaran Pemasyarakatan senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum bulan penuh berkah ini.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian jajaran Lapas Pekanbaru terhadap keluarga warga binaan serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penerima dan membawa keberkahan bagi semua pihak di bulan Ramadhan.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yuniarto ketika dimintai keterangan.

Usai menyampaikan sambutan, Yuniarto beserta jajaran langsung membagikan paket sembako kepada para penerima bantuan yang sebelumnya telah didata. Masyarakat penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari komitmen Pemasyarakatan dalam membangun citra positif dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan.
(Desi suarni)

Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial


Center Indonesia Pekanbaru,  – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan bakti sosial di area Layanan Kunjungan Lapas Pekanbaru, Sabtu (28/02/2026). 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar Lapas Pekanbaru, sekaligus sebagai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), agar seluruh jajaran Pemasyarakatan senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum bulan penuh berkah ini.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian jajaran Lapas Pekanbaru terhadap keluarga warga binaan serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penerima dan membawa keberkahan bagi semua pihak di bulan Ramadhan.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yuniarto ketika dimintai keterangan.

Usai menyampaikan sambutan, Yuniarto beserta jajaran langsung membagikan paket sembako kepada para penerima bantuan yang sebelumnya telah didata. Masyarakat penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari komitmen Pemasyarakatan dalam membangun citra positif dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan.
(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuantan Singingi Intensifkan Upaya Pencegahan Karhutla, Kapolres: Jangan Ada Pembakaran Lahan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi secara serentak melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif dalam rangka mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program Prioritas Kapolri Nomor 5 tentang Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla menjadi komitmen bersama seluruh jajaran, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau.

“Seluruh Polsek jajaran kami perintahkan untuk aktif melakukan sosialisasi, patroli, serta mapping wilayah rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kebakaran yang berdampak luas bagi masyarakat,” tegas Kapolres.

Polsek Logas Tanah Darat melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Perhentian Luas serta melakukan penyebaran maklumat dan patroli di area perkebunan milik perusahaan dan masyarakat.

Polsek Cerenti menggelar kegiatan mapping dan patroli antisipasi Karhutla, sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga Desa Kampung Baru serta melakukan penyebaran maklumat sebagai langkah edukasi pencegahan dini.

Sementara itu, Polsek Kuantan Tengah melalui Bhabinkamtibmas Desa Sawah melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat Desa Beringin Taluk. Dalam kegiatan tersebut ditekankan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar serta imbauan agar segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Polsek Kuantan Mudik juga melaksanakan mapping daerah rawan Karhutla di Desa Pulau Binjai guna memetakan potensi titik api serta meningkatkan koordinasi dengan stakeholder dan masyarakat setempat.

Kapolres Kuansing kembali mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi tegas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sinergi dan kesadaran bersama menjadi kunci utama mencegah Karhutla di Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup AKBP Hidayat Perdana.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Kuantan Singingi terpantau aman dan kondusif.

(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuantan Singingi Intensifkan Upaya Pencegahan Karhutla, Kapolres: Jangan Ada Pembakaran Lahan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi secara serentak melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif dalam rangka mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program Prioritas Kapolri Nomor 5 tentang Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla menjadi komitmen bersama seluruh jajaran, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau.

“Seluruh Polsek jajaran kami perintahkan untuk aktif melakukan sosialisasi, patroli, serta mapping wilayah rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kebakaran yang berdampak luas bagi masyarakat,” tegas Kapolres.

Polsek Logas Tanah Darat melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Perhentian Luas serta melakukan penyebaran maklumat dan patroli di area perkebunan milik perusahaan dan masyarakat.

Polsek Cerenti menggelar kegiatan mapping dan patroli antisipasi Karhutla, sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga Desa Kampung Baru serta melakukan penyebaran maklumat sebagai langkah edukasi pencegahan dini.

Sementara itu, Polsek Kuantan Tengah melalui Bhabinkamtibmas Desa Sawah melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat Desa Beringin Taluk. Dalam kegiatan tersebut ditekankan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar serta imbauan agar segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Polsek Kuantan Mudik juga melaksanakan mapping daerah rawan Karhutla di Desa Pulau Binjai guna memetakan potensi titik api serta meningkatkan koordinasi dengan stakeholder dan masyarakat setempat.

Kapolres Kuansing kembali mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi tegas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sinergi dan kesadaran bersama menjadi kunci utama mencegah Karhutla di Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup AKBP Hidayat Perdana.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Kuantan Singingi terpantau aman dan kondusif.

(Desi suarni)

Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau Tuntas 100 Persen pada Hari ke-18


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, resmi rampung 100 persen pada hari ke-18, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut difokuskan pada tahap akhir berupa pengecatan jembatan sebagai penyempurna sebelum digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi warga dua desa tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi telah selesai 100 persen. Ini bukan hanya tentang membangun jembatan fisik, tetapi membangun harapan dan memudahkan aktivitas masyarakat,” ujar AKBP Hidayat Perdana dengan penuh rasa syukur.

Pembangunan ini melibatkan 30 personel Polri, terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, turut berpartisipasi 6 orang masyarakat dan 5 orang teknisi yang bersama-sama menyelesaikan pekerjaan di lapangan.

Berbagai peralatan seperti mesin las, gerinda tangan, bor, catrol, hingga perlengkapan pengecatan digunakan dalam proses penyelesaian akhir jembatan gantung tersebut.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang aman dan layak.

“Kami ingin Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika akses penyeberangan aman dan lancar, anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman, hasil kebun bisa dibawa ke pasar tanpa hambatan, dan roda perekonomian dapat bergerak lebih baik,” jelasnya.

AKBP Hidayat juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan personel dan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

“Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita. Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, pekerjaan berat pun bisa diselesaikan dengan baik dan penuh rasa kekeluargaan,” tutup AKBP Hidayat Perdana.

Dengan rampungnya pembangunan pada hari ke-18, Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan menjadi simbol persatuan, pengabdian, serta komitmen Polri dalam membangun negeri, khususnya di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.
(Desi suarni)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done