M C I

Sabtu, 24 Januari 2026

Mutasi Besar-besaran Awal 2026: Kapolri Rotasi Pejabat Utama Mabes hingga Sejumlah Kapolda dan Wakapolda


Center Indonesia Jakarta
- Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., melakukan mutasi besar-besaran terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri pada awal tahun 2026. Rotasi jabatan ini mencakup posisi strategis mulai dari Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri hingga jajaran Kapolda dan Wakapolda.


Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram rahasia. Pertama, ST Nomor: ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel. Kedua, ST Nomor: ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 yang melibatkan 32 personel.


“Mutasi jabatan adalah hal rutin dan wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur, serta pembinaan karier. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).


Rotasi Pejabat Utama Mabes Polri


Beberapa pergeseran signifikan terjadi di tingkat Mabes Polri. Irjen Pol. Achmad Kartiko, yang sebelumnya menjabat Wakalemdiklat Polri, kini dipromosikan menjadi Kalemdiklat Polri. Posisi Wakalemdiklat yang ditinggalkannya kini diisi oleh Irjen Pol. Andi R. Djajadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.


Selain itu, posisi Kadiv Humas Polri kini resmi dijabat oleh Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, yang sebelumnya memimpin Polda Papua Barat. Di jajaran perwira menengah, Kombes Pol. Abas Basuni bergeser dari Kayanma Polri menjadi Kapusjarah Polri, sementara jabatan Kayanma kini diisi oleh Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera.


Daftar Kapolda dan Wakapolda Baru


Fokus mutasi kali ini juga menyasar wilayah Sumatera hingga Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Berikut adalah daftar pejabat kewilayahan yang mengalami rotasi:


* Irjen Pol. Sandi Nugroho: Menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (menggantikan Irjen Pol. Andi R. Djajadi).


* Brigjen Pol. Alfred Papare: Menjabat sebagai Kapolda Papua Barat (menggantikan Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir).


* Kombes Pol. Jermias Rontini: Menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah (menggantikan Brigjen Pol. Alfred Papare).


Sementara itu, untuk posisi Wakapolda, terdapat empat pejabat baru yang dilantik:


* Kombes Pol. Muhajir: Wakapolda Papua (menggantikan Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhan).


* Kombes Pol. Gustav Robby Urbinas: Wakapolda Papua Tengah (menggantikan Kombes Pol. Muhajir).


* Brigjen Pol. Hindarsono: Wakapolda Kalimantan Barat (menggantikan Brigjen Pol. Roma Hutajulu).


* Brigjen Pol. I Made Astawa: Wakapolda Bali (menggantikan Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana).


Secara keseluruhan, mutasi ini melibatkan delapan personel pada jabatan pangkat Irjen Pol (IB), 15 personel jabatan Brigjen Pol (IIA), serta 29 personel tingkat Kombes Pol (IIB). Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polri untuk meningkatkan kinerja pelayanan masyarakat di sepanjang tahun 2026.

(Desi suarni)

Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Misi Pemberantasan TPPA–PPO pada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri


Center Indonesia Jakarta,
— Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan pesan strategis pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA–PPO) kepada lima calon Atase Kepolisian Republik Indonesia (Atpol RI) dan staf teknis Polri melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.


Pesan penting tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Bagi Calon Atase Kepolisian RI dan Staf Teknis Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 10.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Ruang Kerja Wakapolri, Lantai 2 Gedung Utama Mabes Polri.


Adapun lima personel Polri yang mengikuti pembekalan dan akan melaksanakan penugasan sebagai Atase Kepolisian dan Staf Teknis Polri di luar negeri adalah:


1. Kombes Pol Sofyan Arief, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Berlin, Jerman


2. Kombes Pol M. Sandhi Satyatama, S.H., S.I.K., M.S.C.S. — Atase Kepolisian RI di Ankara, Turki


3. Kombes Pol I Nengah Adi Putra, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Manila, Filipina


4. AKBP Taufik Noor Isya, S.I.K. — Staf Teknis Polri di Kuala Lumpur, Malaysia


5. AKP Louis Stefanus Gregory Kaunang, S.I.K., M.Si. — Staf Teknis Polri di Kuching, Malaysia. 


Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa TPPA–PPO merupakan kejahatan kemanusiaan lintas negara yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital, dengan perempuan dan anak sebagai kelompok paling rentan menjadi korban. Oleh karena itu, para atase dan staf teknis diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama internasional.


“Melalui buku ini, saya menitipkan pesan penting agar pemberantasan TPPA dan PPO menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan. Ini adalah amanah kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral dan institusional Polri,” tegas Wakapolri.


Wakapolri juga menekankan bahwa para calon atase dan staf teknis merupakan representasi kehormatan Polri di kancah internasional, sehingga diharapkan mampu menjalankan fungsi intelijen, diplomasi kepolisian, serta kehumasan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan diaspora Indonesia di negara penugasan.


Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. dan Kabagwakinter Rokersin Divhubinter Polri Kombes Pol Andiko Wicaksono, S.I.K.


Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” ditulis bersama oleh:


• Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.


• Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, M.Si.


• Direktur Tindak Pidana PPA–PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si.


Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademis, praktis, dan kebijakan bagi aparat penegak hukum, akademisi, serta pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan TPPA–PPO di era digital.

(Desi suarni)

Bareskrim Polri Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Proyek Fiktif


Center Indonesia Jakarta
. - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor PT Dana Syariah Indonesia yang berlokasi di District 8, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) siang. 


Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk mencari barang bukti terkait rentetan dugaan tindak pidana serius. Kasus ini meliputi penggelapan dalam jabatan, penipuan melalui media elektronik, pemalsuan laporan keuangan, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Modus operandi yang dilakukan diduga melibatkan penyaluran dana masyarakat melalui proyek fiktif. Pelaku diduga menggunakan data atau informasi dari peminjam (borrower) eksisting untuk menciptakan proyek-proyek yang tidak pernah ada. 


"Penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 488, 486, dan 492 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP), serta Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE," ujar Brigjen Pol. Ade Safri. 


Selain itu, pihak kepolisian juga menerapkan Pasal 299 UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), serta Pasal 607 ayat (1) KUHP terkait pencatatan laporan palsu atau dokumen yang tidak sah.


Meski demikian, Brigjen Pol. Ade Safri belum merinci daftar barang bukti yang telah disita. Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berlangsung guna mendalami total kerugian dan aktor-aktor yang terlibat dalam skema pendanaan fiktif tersebut.

(Desi suarni)

Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Tim RAGA Polres Kuansing Jaga Malam Kota Tetap Aman dan Nyaman


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Patroli Tim RAGA dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (cipkondusif), Jumat malam (23/1/2026).


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai implementasi tugas pokok Polri sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yakni melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Patroli Tim RAGA merupakan upaya preventif dan preemtif Polres Kuansing dalam menjamin rasa aman masyarakat, khususnya pada malam hari, serta sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan.


“Patroli Tim RAGA ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan efek pencegahan bagi pelaku kejahatan,” ujar AKBP Hidayat Perdana.


Patroli dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai, dengan bentuk patroli mobile menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi keramaian masyarakat di Kota Teluk Kuantan. Adapun rute patroli meliputi kawasan Limuno, Sport Centre Teluk Kuantan, sekitar Kantor Bupati Kuantan Singingi, serta lokasi-lokasi keramaian masyarakat lainnya di dalam kota.


Dalam kegiatan tersebut, Tim RAGA Polres Kuansing juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para remaja dan pemuda. Personel mengingatkan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum serta mengimbau pengguna kendaraan bermotor untuk tidak melakukan balapan liar di jalan umum karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Selama pelaksanaan patroli, Polres Kuansing melaksanakan rangkaian kegiatan preemtif, preventif, penegakan hukum (gakkum), serta kegiatan kehumasan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.


“Alhamdulillah, selama kegiatan patroli berlangsung tidak ditemukan adanya tindak pidana. Secara umum situasi kamtibmas di Kota Teluk Kuantan berada dalam keadaan aman dan kondusif,” tambah Kapolres.


Polres Kuantan Singingi berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan kegiatan kepolisian lainnya sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Kuansing.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polres Kuansing Gencarkan Sosialisasi Humanis dan Patroli Lingkungan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Polres Kuantan Singingi terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui langkah preemtif dan preventif yang menyentuh langsung masyarakat. Upaya tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Nomor 5 tentang Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas. Sabtu, (24/1/2026).


Kegiatan pencegahan Karhutla dilaksanakan dengan melibatkan jajaran Polsek Cerenti dan Polsek Logas Tanah Darat. Personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi, menyampaikan imbauan secara dialogis, menyebarkan maklumat Kapolres, serta melaksanakan patroli di wilayah yang berpotensi rawan kebakaran hutan dan lahan.


Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat.


“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan selalu menjaga lingkungan sekitar. Dengan langkah preemtif dan preventif yang kami lakukan, diharapkan potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini,” ujar Kapolres.


Di wilayah Polsek Cerenti, personel melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti. Selain memberikan pemahaman terkait bahaya dan dampak Karhutla, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan rute Polsek Cerenti menuju Desa Pesikaian guna memantau kondisi lingkungan serta memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran lahan.


Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Logas Tanah Darat, sosialisasi Karhutla dilaksanakan kepada masyarakat Desa Perhentian Luas, Kecamatan Logas Tanah Darat. Kegiatan tersebut disertai patroli ke area perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat yang dinilai rawan terjadinya kebakaran, sebagai bentuk upaya pencegahan dini.


Kapolres Kuansing menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan patroli dan sosialisasi secara rutin, terutama pada wilayah yang memiliki potensi Karhutla. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat desa apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Kuantan Singingi memastikan bahwa upaya pencegahan Karhutla akan terus digencarkan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Polri dan Masyarakat Bersinergi, Pos Kamling Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman


Center Indonesia KUANTANSINGINGI,
– Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polres Kuantan Singingi bersama seluruh jajaran Polsek melaksanakan patroli serta pengecekan Pos Kamling/Pos Ronda secara serentak di berbagai wilayah, Jumat malam (23/1/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan pada jam-jam rawan malam hari ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Patroli dan pengecekan Pos Kamling dilakukan mulai dari wilayah Singingi Hilir, Logas Tanah Darat, Cerenti, Singingi, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Mudik, Kuantan Tengah hingga Hulu Kuantan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengawasan keamanan, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman di lingkungannya masing-masing. Kehadiran personel Polri di Pos Kamling dan Pos Ronda adalah wujud komitmen kami untuk selalu hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat dalam menjaga keamanan,” ujar Kapolres.


Menurut Kapolres, Pos Kamling memiliki peran strategis sebagai bentuk sistem keamanan swakarsa yang tumbuh dari kesadaran bersama. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.


“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui siskamling, warga dapat saling peduli dan waspada terhadap lingkungan sekitar. Polri hadir untuk mendukung dan memperkuat peran tersebut,” tambahnya.


Dalam pelaksanaan patroli dan pengecekan Pos Kamling, personel Polri juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga yang sedang melaksanakan ronda malam, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, saling menghormati, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


Secara umum, hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri pada malam hari mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa lebih terlindungi dan diperhatikan.


Kapolres Kuantan Singingi menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pengecekan Pos Kamling akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat ini terus terjaga. Dengan kebersamaan, insyaallah Kuantan Singingi akan selalu menjadi daerah yang aman, nyaman, dan damai,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Pastikan Keamanan dan Kemanusiaan, Polres Kuansing Laksanakan Pengecekan Rutin Tahanan


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan pengecekan rutin terhadap tahanan di Rumah Tahanan Mako Polres Kuansing, Sabtu (24/1/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Ton Standby Polres Kuansing sebagai langkah preventif guna memastikan situasi ruang tahanan tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjamin kondisi kesehatan serta keselamatan para tahanan.


Pengecekan dipimpin oleh Kasat Tahti Polres Kuansing IPTU Hendriko, S.H., bersama Kasi Humas Polres Kuansing IPTU A. Razak, Kasi Dokkes Polres Kuansing IPTU Arpisman, Kanit I Sat Reskrim IPDA Erwin, S.Kom, Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Sudarman, Pama Polres Kuansing IPDA Remol A. Harahap, S.H., IPDA Hendra Arif, S.H., serta personel Standby Ton I Polres Kuansing.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ruang tahanan, meliputi kebersihan sel, keamanan, kelengkapan administrasi, serta pemeriksaan kesehatan tahanan. Selain itu, petugas juga memastikan tidak adanya barang-barang terlarang atau berbahaya di dalam sel tahanan.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengecekan tahanan merupakan kegiatan rutin yang wajib dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan pengawasan internal Polri.


“Pengecekan tahanan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan para tahanan tetap terjaga. Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berkewajiban menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta memberikan pelayanan yang profesional dan humanis,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengamanan ruang tahanan, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Dengan dilaksanakannya kegiatan pengecekan ini, diharapkan situasi di Mako Polres Kuansing senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif, serta mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang presisi, humanis, dan bertanggung jawab.


Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi suarni)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done