M C I

Kamis, 30 April 2026

Siak Siap Lawan Narkoba, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat.






Centerindonesia Siak,— Polres Siak menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Tahun 2026 di Lapangan Tugu Siak, Kecamatan Siak, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen bersama mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Siak.


Apel dipimpin oleh Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dan Wakil Bupati Siak Syamsurizal, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar, unsur Forkopimda Kabupaten Siak, dan berbagai elemen terkait.


Turut ambil bagian dalam apel tersebut, personel TNI/Polri, Kejaksaan Negeri Siak, Pengadilan Negeri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Imigrasi dan Lapas Siak, ASN, Badan Anti Narkotika Kabupaten (BNK), siswa-siswi Pramuka, organisasi masyarakat Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), serta Lembaga Anti Narkotika (LAN).


Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pembacaan ikrar dan penandatanganan Deklarasi Siak Tangguh Bersih dari Narkoba serta pemasangan rompi petugas Satgas oleh Wakil Bupati Siak bersama Kapolres Siak sebagai simbol kesiapan dan komitmen bersama.


Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, dalam amanatnya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran narkoba.


“Saat ini peredaran narkoba sudah sangat terorganisir, bukan saja antar wilayah bahkan antar negara. Penanganannya tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja,” tegasnya.


Ia menambahkan, melalui Satgas Anti Narkoba Kabupaten Siak diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam melakukan tindakan yang lebih tegas dan tanpa kompromi, termasuk melalui pemetaan serta pengawasan jalur-jalur yang berpotensi menjadi pintu masuk peredaran narkoba.


Selain itu, penguatan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat juga dinilai penting, serta perlunya keterlibatan seluruh elemen dalam upaya pencegahan sejak dini.


“Saya tegaskan Pemerintah Kabupaten Siak berdiri di barisan depan mendukung penuh langkah Polri. Kami siap memperkuat dari sisi kebijakan serta memastikan seluruh perangkat daerah terlibat aktif dalam gerakan ini,” ujarnya.


Apel kesiapan ini menjadi wujud nyata peningkatan koordinasi dan kesiapan seluruh unsur, agar penanganan permasalahan narkoba di Kabupaten Siak dapat dilakukan secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan.


Wakil Bupati juga menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Eko/MC Siak

Rabu, 29 April 2026

*Rapat Andalalin Pembangunan Budiman Swalayan di Jalan HR Subrantas, Utamakan Kelancaran dan Keselamatan Lalu Lintas*






Centerindonesia Pekanbaru — Upaya menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas terus menjadi perhatian dalam setiap rencana pembangunan di Kota Pekanbaru. Hal ini terlihat dalam rapat Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) pembangunan Budiman Swalayan oleh CV. Sumber Usaha Soebrantas yang digelar pada Kamis (30/4/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Perhubungan Provinsi Riau.


Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polresta Pekanbaru, Tim Evaluasi Andalalin Provinsi Riau, serta pihak pengembang dan konsultan.


Dalam pertemuan itu, pihak pengembang memaparkan dokumen Andalalin sebagai bagian dari persyaratan teknis pembangunan. Dokumen ini bertujuan untuk mengkaji dampak yang mungkin timbul terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi, khususnya di Jalan HR Subrantas yang dikenal memiliki volume kendaraan cukup tinggi.


Hasil pembahasan menghasilkan sejumlah rekomendasi penting. Di antaranya, pengembang diminta menyediakan lahan parkir yang memadai agar tidak terjadi parkir di badan jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Selain itu, akses keluar-masuk kendaraan menjadi perhatian serius, dengan saran agar dipisahkan antara pintu masuk dan keluar atau dilakukan pelebaran akses guna menghindari antrean kendaraan.


Pengelola juga diimbau menempatkan petugas keamanan yang mampu melakukan pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, guna menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi usaha.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang telah dibahas harus dilaksanakan secara konsisten oleh pihak pengembang. Menurutnya, perencanaan yang baik akan berdampak langsung pada terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Sementara itu, perwakilan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau melalui Staf Teknis Bina Marga, Imelia Soraya, ST., MT., menekankan pentingnya kesesuaian antara desain akses dengan kondisi jalan yang ada, termasuk memperhatikan lebar jalan, jarak pandang, dan kapasitas ruas.


Dari sisi Dinas Perhubungan Provinsi Riau, OK. Mhd. Sonny A., M.Si., menambahkan bahwa dokumen Andalalin harus dapat diterapkan secara nyata di lapangan, tidak hanya sebatas administrasi. Ia juga mendorong adanya evaluasi berkala setelah operasional berjalan.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa setiap pembangunan harus sejalan dengan prinsip keselamatan berlalu lintas. “Kami berharap seluruh pihak dapat menjalankan hasil kesepakatan ini secara bertanggung jawab. Pembangunan harus memberi manfaat ekonomi, namun tetap menjamin kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.


Dengan adanya rapat ini, diharapkan pembangunan Budiman Swalayan dapat berjalan sesuai ketentuan, tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas, serta tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan di Kota Pekanbaru.

(Ds)

Tabuh Genderang Perang Lawan Narkoba, Pemkab dan Polres Siak Bersinergi Kukuhkan Satgas Anti Narkoba Tahun 2026






Centerindonesia SIAK – Kabupaten Siak mencatatkan langkah bersejarah dalam upaya memproteksi generasi muda dari ancaman besar. 

Bertempat di halaman megah Istana Siak, Kamis (29/4/2026), Pemerintah Kabupaten Siak bersama Polres Siak secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Tahun 2026.


Apel besar ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, S.Ag., M.Si., bersama Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH, SIK, MH. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Syamsurizal menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Mengingat jaringan narkotika yang semakin terorganisir, Pemkab Siak berkomitmen melakukan tindakan "luar biasa".


"Satgas ini bukan sekadar simbol, melainkan alat gerak bersama yang bekerja cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran. Kami berdiri di barisan terdepan mendukung Polri untuk memastikan tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Siak," tegas Syamsurizal di hadapan peserta apel.


Senada dengan hal tersebut, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menekankan pentingnya pemutusan rantai distribusi hingga ke akar jaringan serta penguatan deteksi dini di tingkat masyarakat.


Momen khidmat terasa saat perwakilan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga organisasi Granat mengenakan rompi Satgas yang dipasangkan langsung oleh pimpinan apel. Hal ini diikuti dengan pembacaan Deklarasi "Siak Bersih dari Narkoba" yang dipandu oleh Duta Anti Narkoba dan diikuti serentak oleh seluruh peserta.


Ada lima poin utama dalam deklarasi tersebut, di antaranya:

Menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Berkomitmen menjaga keluarga dan lingkungan.

Mendukung penuh penegakan hukum bagi para pelaku.

Berperan aktif dalam pencegahan dan pelaporan.

Mewujudkan generasi muda Siak yang sehat dan cerdas.


Keseriusan Kabupaten Siak dalam memerangi narkoba terlihat dari kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari Sekda Siak Mahadar S.Pd, M.M, perwakilan Kodim 0322/Siak, Danpos TNI AL, Kepala BNNK Pelalawan, hingga tokoh agama dan pemuda.


Tak hanya aparat, para siswa dari SMA Islamic Center, SMAN 1 Siak, dan SMAN 2 Siak juga turut ambil bagian sebagai peserta apel, menunjukkan bahwa edukasi bahaya narkoba telah merambah hingga ke bangku sekolah.


Visi besar dari pembentukan Satgas ini adalah menjaga citra Kabupaten Siak agar tidak menjadi jalur peredaran internasional. Sebaliknya, Siak ingin dikenal sebagai daerah yang aman, sehat, dan bermartabat.


Setelah apel berakhir pada pukul 09.10 WIB dengan tertib, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi bersama dan Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Narkoba di Aula Zamrud, kediaman Bupati Siak, untuk merumuskan langkah taktis ke depan.


Dengan terbentuknya Satgas ini, Kabupaten Siak mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku kejahatan narkotika: "Tidak ada tempat bagi kalian di tanah para sultan ini."

(Ds)

*Siak Terima 20 Traktor Roda 4 Bupati Afni: Ini Janji Kementan, Dorong Modernisasi Pertanian*





 

Centerindonesia SIAK – Pemkab Siak menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) sebanyak 20 unit traktor roda empat dari Kementerian Pertanian  tahun anggaran 2026. Bantuan  senilai Rp8,7 miliar itu diserahkan langsung Bupati Siak, Afni Z, kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan UPJA yang ada di empat kecamatan.

 

Bantuan tersebut disalurkan kepada Gapoktan dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang aktif dan memiliki lahan pertanian luas seperti di Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh, Sungai Apit, dan Sungai Mandau. Distribusi Alsintan ini upaya memperkuat mekanisasi pertanian, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mendukung swasembada pangan di Kabupaten Siak.

 

Afni mengucapkan selamat kepada para penerima bantuan, menurutnya, ini  bantuan pertama dari Kementrian Pertanian yang disalurkan untuk Daerah.

 

“Alhamdulillah, kita dapat lebih cepat. Nah ini adalah realisasi dari janjinya bapak menteri pertanian yang disampaikan tahun lalu. Kemudian kita dapat tambahan 2 unit lagi. Tentu kami berterima kasih kepada pak Mentan, ” ucap Bupati Afni, di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Siak, Rabu (29/4/2026). 

 

Ia menegaskan, bantuan ini menjadi bukti konkret perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerah, sekaligus hasil sinergi berbagai pihak, yang ikut memperjuangkan kebutuhan petani Kabupaten Siak.

 

Meski dilakukan efisiensi anggaran yang luar biasa, Afni menekankan tidak boleh patah semangat.  Pemerintah daerah tetap berkomitmen memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat. Ia juga memastikan bahwa bantuan alsintan ini bukan yang terakhir.

 

“Bantuan ini bukan yang terakhir. Kita masih terus berjuang. Kita mengusulkan lebih dari 300 unit alsintan. Yang terealisasi hari ini sekitar 30 unit secara bertahap, Insyaallah masih ada lagi," tegasnya. 

 

Tak hanya itu, Afni turut menyoroti persoalan mendasar yang dihadapi petani, khususnya ketersediaan air di wilayah sentra produksi seperti Bungaraya dan Sabak Auh. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur air menjadi tantangan serius yang membutuhkan solusi jangka panjang.

 

“Kita terus berusaha mencari solusi konkrit dan jangka panjang terkait persoalan air petani terutama di wilayah yang  sawahnya luas seperti Bungaraya, Sabak Auh.  Kita minta bantuan pompanisasi karena sumur  kita itu hanya mampu sekitar 10 hektar saja,” kata dia.

 

Tidak sampai di situ, Afni menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari forkopimda, pemerintah kecamatan, dinas teknis, hingga penyuluh pertanian, dalam menjaga rantai pasok pangan dan mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Ia meminta agar seluruh pihak bekerja keras, bagaimana mendapatkan kepastian terkait serapan hasil pertanian di terima dapur SPPG. Menurutnya, kepastian pasar menjadi solusi agar produksi petani tidak terhambat. Karena itu, sinkronisasi antara pola tanam dan kebutuhan pangan harus terus diperkuat di lapangan.

 

“Saya mengingatkan khususnya petani dan penyuluh, untuk mewaspadai potensi musim kemarau panjang dan ancaman El Nino yang berpotensi mempengaruhi produksi pangan.  Sehingga pentingnya kita antisipasi dan pendampingan di lapangan,” tandasnya


Sebagai langkah konkret, Afni juga akan menggali informasi langsung dari petani untuk mencari solusi atas permasalahan yang sedang mereka hadapi di lapangan.


(Rahma/MC Siak)

Bupati Afni Prihatin Kondisi Rutan Siak Over Kapasitas, Perjuangkan Rutan Baru ke Pusat





Centerindonesia Siak-Bupati Siak Afni Zulkifli perihatin terhadap kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Siak yang di huni 591 orang tahanan, yang semestinya di huni untuk 176 orang.


Keprihatinan itu terlihat saat Bupati Afni dan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengunjungi Rumah Tahanan Negara kelas II yang lokasinya di jantung kota Siak Sri Indrapura.


Bupati Siak Afni mengatakan, kehadirannya bersama Forkopimda Siak menurut jadwal mendampingi rombongan Anggota Komisi III DPR RI untuk meninjau kondis Rutan. 


Kunjungan, Komisi III yang merupakan mitra Kemenkumham ingin menguji fakta lapangan, bahwa informasi yang disampaikan apakah benar bahwa Lapas mengalami over load. Namun, mendapat kabar rombongan batal hadir di Siak.


"Alhamdulillah hari ini bersama Kapolres Siak, Datuk dari LAMR Siak dan kepala Adwil berkunjung ke Rutan kelas II B Siak. Kunjungan kami ke Rutan seharusnya bersama rombongan Komisi III DPR RI Muhammad Rahul namun berhalangan hadir karena ada agenda mendadak yang tidak bisa ditinggal, " ujar Afni, Kamis (30/4/2026).  


Saat ini Rutan Kelas II B Kabupaten Siak di huni sekitar 591 orang dengan rincian tahanan sebanyak 212 orang, narapidana 379 orang dengan kapasitas tampung mestinya hanya 176 orang. 


"Lapas ini, kondisinya sudah sangat penuh. Kami akan menyampaikan ini kepada Kementerian terkait, untuk dilakukan pembangunan Rutan baru yang lebih besar atau bagaimana nanti kita akan lakukan koordinasi dimana titik rencana akan dibangun," kata Afni.


"Dari posisi lekat Rutan Siak saat ini, sudah tidak relevan karena berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk. Tentu dengan kondisi Rutan yang seperti ini, dapat menimbulkan sejumlah persolan baru," sambung Afni.


Bupati Afni sempat menyapa para narapidana di balik jeruji besi untuk memberikan motivasi dan semangat agar ketika keluar nanti mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat ditengah masyarakat. 


"Tadi kami juga menyapa para narapida dengan berbagai macam kasus mulai dari asusila, pencurian dan didominasi oleh narkoba kita tentunya berharap setelah nanti mereka keluar dari sini bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tengah masyarakat, " harap Afni.


Kepala Rutan Siak Dedy Krihastoni menjelaskan kondisi saat ini memang sudah overload dan setiap beberapa bulan sekali pihaknya pasti memindahkan sebagian narapidana ke Pekanbaru agar tidak terjadi penumpukan yang memicu kerusuhan. 


"Rutan Siak saat ini kondisinya sudah overload, jadi untuk narapidana yang vonisnya tinggi kita pindahkan ke Pekanbaru agar tidak terjadi penumpukan, namun untuk didalam sel sendiri kondisinya berbaring bisa tidak ada yang tidur berdiri maupun duduk, " singkat Dedy.


(Dep/MC Siak)

Polda Riau Gelar Apel Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi PPPK dan PHL







Centerindonesia PEKANBARU – Polda Riau melaksanakan kegiatan Apel Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Polda Riau, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Riau, Kamis (30/4/2026) sekira pukul 08.30 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, seluruh personel Polda Riau, Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Riau I dr. Maharani, M.M., serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau, Henky Rhosidien.


Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian institusi Polri, khususnya Polda Riau, dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh personel, termasuk PPPK dan PHL.


Kapolda Riau menegaskan bahwa penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 268 personel PPPK dan PHL merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh anggota, tanpa terkecuali.


Lebih lanjut, Kapolda Riau juga mengapresiasi peran BPJS Ketenagakerjaan serta jajaran internal Polda Riau, khususnya bidang SDM, yang telah berupaya menjembatani kebutuhan personel sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.


Kapolda Riau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di seluruh jajaran Polda Riau hingga ke tingkat Polres, sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan personel.


Selain itu, Kapolda Riau juga memberikan penekanan kepada seluruh personel untuk terus menjaga solidaritas internal, meningkatkan kegiatan pembinaan, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dalam arahannya, Kapolda Riau turut mengingatkan seluruh personel untuk hidup sederhana dan bijak di tengah dinamika global saat ini, serta menghindari perilaku hedonisme yang dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.


Di akhir sambutannya, Kapolda Riau mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran dan pengembangan kompetensi, sehingga mampu menjadi teladan serta memberikan kontribusi positif bagi institusi dan masyarakat.


*Melindungi Tuah, menjaga marwah

Selasa, 28 April 2026

Puncak HBP Ke-62: Jajaran Lapas Bengkalis Ikuti Tasyakuran Virtual dan Saksikan Penandatanganan MoU Strategis Nasional






Centerindonesia BENGKALIS – Seluruh jajaran pejabat struktural, staf pegawai, peserta magang, hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 secara virtual yang berpusat di Jakarta pada Senin (27/04). Bertempat di ruang kunjungan Lapas Bengkalis, acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi puncak perayaan hari jadi pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan penuh khidmat di seluruh penjuru Indonesia. Momentum bersejarah ini tidak hanya sekadar seremonial tasyakuran, tetapi juga menjadi saksi penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU) strategis oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama sejumlah kementerian dan instansi terkait guna memperkuat sinergi layanan kesehatan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi warga binaan di masa depan.


Suasana tasyakuran di Lapas Bengkalis terasa begitu religius dan penuh syukur saat doa bersama dikumandangkan, mengawali rangkaian acara nasional yang disiarkan melalui kanal virtual. Melalui layar digital, jajaran Lapas Bengkalis menyaksikan napak tilas perjalanan 62 tahun pemasyarakatan serta pengukuhan Pengurus Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia (P3I) masa bakti 2026-2030. Acara ini semakin bermakna dengan adanya pemberian penghargaan kepada insan pemasyarakatan berprestasi serta penyerahan bantuan sosial dan beasiswa oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai wujud kepedulian nyata pemerintah.


Salah satu poin penting yang menjadi sorotan utama dalam tasyakuran ini adalah penandatanganan kerja sama besar antara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Menteri Koperasi, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, hingga BPJS Kesehatan. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup warga binaan melalui akses kesehatan yang lebih baik dan pemberdayaan melalui sektor koperasi serta UMKM, yang secara simbolis ditunjukkan melalui penyerahan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan oleh pihak kementerian.


Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menekankan bahwa peringatan HBP ke-62 ini merupakan titik tolak bagi seluruh petugas untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas sesuai dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam sambutannya. "Tasyakuran HBP ke-62 ini adalah momentum bagi kita semua untuk berefleksi dan bersyukur atas perjalanan panjang institusi ini. Penandatanganan MoU dengan berbagai kementerian tadi menunjukkan bahwa arah pemasyarakatan ke depan semakin inklusif dan kolaboratif. Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mempedomani amanat Menteri, menjaga komitmen, dan terus memberikan pelayanan terbaik yang humanis bagi masyarakat maupun warga binaan," ujar Priyo Tri Laksono.


Kegiatan tasyakuran berakhir dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian dan keberlangsungan pengabdian insan pemasyarakatan selama enam dekade lebih. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan. Menindaklanjuti kegiatan ini, Humas Lapas Bengkalis segera melakukan publikasi luas guna memberikan informasi kepada masyarakat mengenai capaian dan arah baru pemasyarakatan yang semakin maju dan berintegritas.


(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done