M C I

Rabu, Juli 22, 2026

*Hujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Pimpin Langsung Urai Kemacetan dan Bantu Pengendara*





Centerindonesia Pekanbaru, Senin (20 Juli 2026) – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak pagi hingga sekitar pukul 17.00 WIB mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan protokol. Intensitas hujan meningkat sangat lebat mulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung selama kurang lebih tiga jam, sehingga menyebabkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman serta perlambatan arus kendaraan di Jalan Diponegoro.


Merespons kondisi tersebut, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika turun langsung memimpin pengaturan dan penguraian arus lalu lintas di kawasan depan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru bersama personel Satlantas Polresta Pekanbaru. Sebanyak kurang lebih 50 personel gabungan diterjunkan ke sejumlah titik rawan genangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan aman di tengah cuaca ekstrem.


Di lapangan, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio bersama personelnya juga tampak berjibaku bahu-membahu dengan personel Ditlantas Polda Riau mengatur arus lalu lintas, membantu mendorong kendaraan roda dua yang mogok, serta mengarahkan pengendara menuju jalur yang lebih aman dari genangan air.


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika mengatakan, curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru sehingga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.


“Hujan dengan intensitas sangat lebat yang terjadi sejak sekitar pukul 14.00 WIB selama kurang lebih tiga jam menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan protokol. Kondisi ini sempat mengakibatkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman dan perlambatan arus kendaraan di Jalan Diponegoro. Alhamdulillah, situasi tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera kami atasi bersama seluruh personel yang bertugas di lapangan,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.


Ia menambahkan, selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel Ditlantas Polda Riau juga memberikan bantuan kepada para pengendara, khususnya pengendara sepeda motor yang kendaraannya mogok akibat melintasi genangan air.


“Kami langsung membantu pengendara roda dua yang mengalami mogok dengan mengevakuasi kendaraannya ke lokasi yang lebih aman agar tidak menghambat arus lalu lintas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik dalam situasi apa pun,” tambahnya.


Salah seorang pengendara sepeda motor, Diana Tika, warga Pasir Putih, mengaku sangat terbantu dengan kesigapan personel Polantas saat kendaraannya mogok akibat terjebak genangan air di depan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.


“Terima kasih kepada bapak-bapak Polantas yang begitu sigap membantu saya. Kalau tidak dibantu tadi, mungkin saya sudah terbawa arus di depan Awal Bros. Semoga kebaikan bapak-bapak polisi menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tetap semangat ya, Pak,” ungkap Diana Tika.


Menutup keterangannya, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika memastikan kondisi arus lalu lintas di seluruh titik yang sebelumnya terdampak genangan air telah kembali normal. Meski demikian, jajaran Ditlantas Polda Riau tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.


“Alhamdulillah, saat ini arus lalu lintas sudah kembali berjalan lancar. Namun demikian, kami tetap bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi apabila terjadi hujan susulan maupun genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas kami,” tutup Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.


Berkat sinergi Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru, genangan di sejumlah titik berhasil diantisipasi, arus lalu lintas kembali normal, dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman serta lancar. Kehadiran personel Polantas di tengah cuaca ekstrem menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan pertolongan kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan.(ds)

Ditlantas Polda Riau Bergerak Cepat Tindak Lanjuti Titik Banjir di Depan RS Awal Bros, Berkolaborasi dengan PUPR

 




Centerindonesia Pekanbaru – Selasa 21 Juli 2026 -  Menindaklanjuti adanya genangan air yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas di depan Rumah Sakit Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman, Ditlantas Polda Riau bergerak cepat dengan menerjunkan tim untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau serta PUPR Kota Pekanbaru.


Kegiatan pengecekan lapangan dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, yang didampingi AKP Bahrul. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya genangan air yang kerap muncul saat hujan dengan intensitas tinggi dan berpotensi menghambat arus lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya penyumbatan pada saluran drainase yang menghambat aliran air. Sebagai langkah awal penanganan, PUPR Kota Pekanbaru langsung melakukan pembersihan parit dan saluran drainase di sekitar lokasi agar aliran air kembali lancar dan genangan dapat segera surut.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


“Kami tidak hanya hadir untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga memastikan setiap potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan dapat segera ditangani melalui koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait. Penanganan genangan ini merupakan wujud sinergi antara Ditlantas Polda Riau, PUPR Provinsi Riau, dan PUPR Kota Pekanbaru agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.


Ia menambahkan, Ditlantas Polda Riau akan terus memetakan titik-titik rawan banjir di wilayah Pekanbaru maupun kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau sebagai langkah antisipasi, terutama pada musim penghujan.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang terdampak genangan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase. Upaya pencegahan banjir merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” tutup Dirlantas.


Ditlantas Polda Riau memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan solusi yang berkelanjutan terhadap titik-titik rawan banjir, sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.(ds)

Sinergi Ditlantas dan PUPR, Penggalian Parit Jadi Solusi Atasi Banjir di Depan RS Awal Bros*




Centerindonesia Pekanbaru – Komitmen Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tidak hanya diwujudkan melalui pengaturan arus kendaraan maupun penegakan hukum. Perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.


Sebagai bentuk tindak lanjut terhadap titik rawan banjir yang selama ini kerap terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan RS Awal Bros Pekanbaru, Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Ditlantas Polda Riau melaksanakan survei lapangan bersama Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Rabu (22/7/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., didampingi Kompol Vino Lestari, S.I.K., M.Si., M.M., selaku Kasi STNK Ditlantas Polda Riau. Survei dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya genangan air, mengevaluasi kondisi saluran drainase, serta menyusun langkah teknis yang tepat agar permasalahan tersebut dapat segera ditangani secara menyeluruh.


AKBP Dasril mengatakan, penanganan titik banjir tidak hanya bertujuan mengatasi genangan air, tetapi juga memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi salah satu ruas jalan tersibuk di Kota Pekanbaru.


"Kami ingin memastikan penyebab genangan dapat diidentifikasi secara menyeluruh sehingga penanganannya benar-benar tepat sasaran. Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu urat nadi lalu lintas Kota Pekanbaru dengan volume kendaraan yang sangat tinggi setiap harinya. Selain menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, ruas jalan ini juga merupakan akses menuju rumah sakit, sehingga kondisinya harus tetap aman dan dapat dilalui tanpa hambatan," ujar AKBP Dasril.


Ia menambahkan, koordinasi yang dibangun bersama Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru merupakan langkah konkret dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat.


"Hari ini alat berat mulai didatangkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Selanjutnya akan dilakukan penggalian parit sebagai upaya memperlancar aliran air sehingga genangan dapat diminimalisir. Kami berharap langkah ini mampu meningkatkan keselamatan, mengurangi potensi kemacetan, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," tambahnya.


Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan titik banjir di depan RS Awal Bros merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui langkah-langkah yang cepat, terukur, dan berkelanjutan.


"Permasalahan banjir yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas harus segera ditindaklanjuti. Karena itu saya menginstruksikan jajaran Ditlantas Polda Riau untuk berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama kami," tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurutnya, penyelesaian persoalan banjir tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.


"Kami mengapresiasi respons cepat Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru yang langsung menindaklanjuti hasil survei lapangan dengan mendatangkan alat berat untuk normalisasi saluran drainase. Kami berharap pekerjaan ini dapat segera diselesaikan sehingga titik banjir di depan RS Awal Bros tidak lagi menjadi penyebab kemacetan maupun membahayakan pengguna jalan, termasuk kendaraan yang membawa pasien menuju rumah sakit," ungkapnya.


Berdasarkan hasil survei dan koordinasi di lapangan, pada hari yang sama akan didatangkan alat berat guna mendukung proses normalisasi saluran drainase. Selanjutnya, pada Kamis (23/7/2026), akan dilakukan pekerjaan penggalian parit di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari depan RS Awal Bros hingga menuju Simpang Tiga Harapan Raya. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas saluran pembuangan air sehingga genangan dapat berkurang secara signifikan, khususnya saat curah hujan tinggi.


Sinergi antara Ditlantas Polda Riau, Dinas PUPR Provinsi Riau, dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan lalu lintas memerlukan kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan tercipta infrastruktur jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat semakin lancar, serta keselamatan pengguna jalan dapat terus terjaga.


Selama kegiatan survei dan koordinasi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Ditlantas Polda Riau memastikan akan terus mengawal proses penanganan hingga tuntas sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(Ds)

Selasa, Juli 21, 2026

*Polsek Kunto Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Amankan Barang Bukti 24,38 gram Sabu*

 



Centerindonesia ROKAN HULU – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Rokan Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kunto Darussalam berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pria beserta barang bukti sabu seberat bruto 24,38 gram di kawasan perkebunan kelapa sawit, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Minggu (19/7/2026).


Kapolsek Kunto Darussalam akp Joko frasanta menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 08.00 WIB mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung dibentuk untuk melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi.


Sekitar pukul 11.00 WIB, petugas menemukan seorang pria yang diduga sedang menunggu seseorang untuk melakukan transaksi narkotika. Saat hendak diamankan, pria tersebut sempat berusaha melarikan diri. Namun, setelah dilakukan pengejaran, petugas berhasil menangkapnya tanpa perlawanan berarti.


Pelaku diketahui berinisial D. (37). Dari hasil interogasi awal, ia mengakui menyimpan narkotika jenis sabu tidak jauh dari lokasi penangkapannya. Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti yang disembunyikan sekitar 20 meter dari titik penangkapan.


Dalam penggeledahan, polisi menemukan 22 paket kecil dan empat paket sedang diduga berisi sabu dengan berat bruto keseluruhan mencapai 24,38 gram. Selain itu, turut diamankan seperangkat alat hisap (bong) lengkap dengan kaca pireks, timbangan digital, plastik klip kosong berbagai ukuran, sendok yang terbuat dari pipet, dua buah mancis, satu unit telepon seluler Android, sebuah tas berwarna ungu bergambar karakter putri duyung, serta uang tunai sebesar Rp100.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.


Kepada penyidik, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang yang dikenal dengan nama panggilan "Porok" yang disebut berada di Pekanbaru. Polisi kemudian melakukan upaya pengembangan untuk melacak keberadaan pemasok tersebut, namun hingga kini yang bersangkutan belum berhasil ditemukan.


Seluruh barang bukti bersama tersangka selanjutnya dibawa ke Polsek Kunto Darussalam dan diserahkan untuk proses penyidikan lebih lanjut di Satresnarkoba Polres Rokan Hulu.


Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Kunto Darussalam menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa dan mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya. 

(Ds)

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Hilir Bersama Kelompok Tani Rukun Sentosa Tanam Jagung Pipil Tumpang Sari

 




Centerindonesia Kampar Kiri Hilir – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Kampar Kiri Hilir terus bersinergi dengan para petani melalui kegiatan penanaman jagung pipil sistem tumpang sari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lahan milik Kastami, Desa Sungai Simpang Dua, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar.


Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maefo, S.H., yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simpang Dua Aipda Andri Ramon, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Ketua Kelompok Tani Rukun Sentosa beserta anggota kelompok tani melaksanakan penanaman jagung pipil sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.


Kegiatan ini memanfaatkan lahan tumpang sari seluas 0,25 hektare milik Kastami dengan menggunakan 8 kilogram bibit jagung pipil varietas Betras. Bibit yang digunakan berada dalam kondisi baik dengan kondisi lahan yang juga mendukung proses pertumbuhan tanaman. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 30 x 40 sentimeter, sementara masa panen diperkirakan pada 28 November 2026.


Program ini turut didukung oleh bantuan bibit dari PPL Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kampar Kiri Hilir sebagai bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simpang Dua Aipda Andri Ramon mewakili Kapolsek Kampar Kiri Hilir, PPL Desa Sungai Simpang Dua Juneidi, S.P., serta lima orang petani jagung yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Sentosa.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kampar Kiri Hilir berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian.


Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo menyampaikan di tempat terpisah bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan kepada kelompok tani, kami berharap hasil pertanian masyarakat semakin meningkat sehingga dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kampar."

(Ds)

Siswi SMAN 2 Dayun Raih Medali Emas Di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasinal 2026 Bidang Kedokteran Dasar





Centerindonesia SIAK, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMAN 2 Dayun. Siti Sabani, siswi kelas XI, berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Medali Emas pada ajang Brilian Olimpiade Indonesia ditingkat Nasional 2026 dalam bidang Kedokteran Dasar. Ajang ini merupakan salah satu kompetisi akademik tingkat nasional yang diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.


Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, semangat belajar, dan ketekunan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Di tengah persaingan yang ketat, Siti Sabani berhasil menunjukkan kemampuan akademik terbaiknya sehingga mampu meraih penghargaan tertinggi di bidang yang dilombakan.


Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Siti Sabani dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar SMAN 2 Dayun. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta mengukir prestasi di berbagai ajang akademik.


Kepala SMAN 2 Dayun, Ibu Dini Safitri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Siti Sabani.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Siti Sabani. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan dari para guru pembimbing dan orang tua. Prestasi ini membuktikan bahwa peserta didik SMAN 2 Dayun mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha, tidak mudah menyerah, dan berani mengukir prestasi sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Kami akan terus berkomitmen memberikan dukungan agar semakin banyak lahir generasi berprestasi dari SMAN 2 Dayun.”


Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru pembimbing yang telah memberikan pendampingan serta kepada orang tua yang senantiasa memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.


Semoga prestasi gemilang ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi di masa mendatang serta semakin mengukuhkan SMAN 2 Dayun sebagai sekolah yang unggul dalam prestasi, berkarakter, dan siap mencetak generasi emas Indonesia.

(Ds)

Perkuat Kematangan Penyelenggaraan Statistik, Pemkab Siak Dievaluasi oleh Tim BPS





Centerindonesia Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menjalani tahapan wawancara Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama tim evaluator Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan secara daring di Ruang Bandar Siak, Kantor Bupati Siak, Senin (20/7/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.


Bupati Siak yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Tri Handro Pramono menegaskan EPSS bukan sekadar proses penilaian, melainkan sarana penting untuk mengukur sejauh mana tata kelola statistik sektoral telah diterapkan secara baik, terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.


"Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral bukan hanya sekadar proses penilaian, melainkan sarana untuk mengukur sejauh mana tata kelola statistik sektoral telah dilaksanakan secara baik, terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan," ujarnya.


Menurut Tri Handro, hasil evaluasi akan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kabupaten Siak dalam melakukan berbagai perbaikan pengelolaan data sehingga mampu menghasilkan data yang mutakhir, akurat, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.


Ia menegaskan, data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik. Karena itu, komitmen seluruh perangkat daerah sebagai produsen data menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral.


"Komitmen seluruh perangkat daerah sebagai produsen data menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral. Tanpa data yang berkualitas, kebijakan yang dihasilkan tidak akan optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat," kata dia.


Tri Handro juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk terus mendukung implementasi Satu Data Indonesia melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, peningkatan kualitas metadata, pemanfaatan aplikasi berbagi pakai, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola data secara terpadu.


Sementara itu, Ahli Madya Statistik BPS Kabupaten Siak Purwantono menjelaskan tahapan wawancara merupakan salah satu proses penting dalam rangkaian EPSS Tahun 2026. Sebelumnya, pemerintah daerah telah melaksanakan self assessment yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi dan wawancara oleh tim evaluator BPS.


Seluruh tahapan tersebut nantinya akan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sebagai indikator tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.


"EPSS sangat penting untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia. Lebih dari itu, evaluasi ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas tata kelola data," jelas Purwantono.


Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak Rozi Candra, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Siak Hendra, tim evaluator Badan Pusat Statistik yang mengikuti secara daring, serta para produsen data dari seluruh perangkat daerah.


(Eko/MC Siak)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done