M C I

Sabtu, 13 Juni 2026

UPAYA MAKSIMAL DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN, POLRES SIAK MATANGKAN PERSIAPAN PENANAMAN JAGUNG PIPIL 12 HEKTAR DI KANDIS





Centerindonesia **SIAK, RIAU** — Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di Provinsi Riau. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan proyek penanaman Jagung Pipil di Jalan Pencing Lestari, RT 03 RW 02, Dusun Air Jambai, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.


Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap awal berupa persiapan teknis dilakukan melalui *Zoom Meeting* langsung dari Polda Riau pada Kamis (11/6/2026) pukul 15.00 WIB. Langkah ini kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan tatap muka yang digelar di Ruang Bag SDM Polres Siak pada Jumat (12/6/2026) pagi pukul 10.30 WIB.


Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh pejabat utama Polda Riau dan Polres Siak, di antaranya Karo SDM Polda Riau Kombespol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Kasubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda Riau Kompol Imam Wahyu Pramono, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polres Siak Kompol Sohermansyah, S.H., serta Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H. Turut hadir pula Kanitbinmas Polsek Kandis Iptu Hendrizon HZ, personel Bhabinkamtibmas, Staf Ahli Karo SDM, serta perwakilan masyarakat dan mitra proyek, Bapak Lintong Sinambela dan Bapak Michael Daniel Situmorang.


Dari total target kawasan, saat ini telah siap lahan efektif seluas 12 hektar yang terbagi menjadi dua skema pengelolaan. Lahan seluas 4 hektar akan dikelola langsung oleh kelompok tani setempat, sementara 8 hektar sisanya akan dikelola secara mandiri oleh tim proyek Kandis.


Kondisi fisik lahan saat ini dipastikan telah siap sepenuhnya untuk proses penanaman. Tanah telah melalui tahap pembajakan menggunakan sistem *Rotary* dan telah diberikan pupuk kompos guna menjaga kesuburan tanah sebelum benih disemai.


Untuk mengoptimalkan hasil panen dan manajemen perawatan, proses penanaman akan dibagi ke dalam dua blok waktu:

 * **Blok 1:** Dijadwalkan mulai ditanam pada minggu ketiga bulan Juni 2026 (pekan depan).

 * **Blok 2:** Dijadwalkan untuk masa tanam pada bulan Juli 2026.


Meskipun lahan dan metode pembagian kerja telah siap, pihak panitia dan kepolisian terus menggeser persiapan ke tahap pemenuhan logistik. Saat ini, tim di lapangan tengah menunggu tibanya pasokan benih jagung pipil berkualitas. Sementara itu, untuk kebutuhan nutrisi tanaman seperti pupuk kandang, Urea, Phonska, dan KCL, saat ini masih dalam proses perundingan dan finalisasi pengadaan.


Sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan pihak swasta ini diharapkan dapat menjadi percontohan (*role model*) pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kabupaten Siak, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor pertanian.

(Ds)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Intensifkan Sosialisasi dan Patroli Karhutla





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi terus meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, patroli, sambang warga, serta penyebaran maklumat larangan membakar hutan dan lahan di sejumlah kecamatan. Sabtu (13/6/2026).


Polsek Pangean melaksanakan sosialisasi di Desa Pulau Rengas bersama masyarakat dengan memberikan edukasi tentang larangan membakar lahan, pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


Di wilayah Polsek Logas Tanah Darat, personel melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Perhentian Luas, penyebaran maklumat Kapolda Riau, serta patroli di area perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat sebagai langkah deteksi dini potensi Karhutla.


Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Hulu Kuantan melaksanakan sosialisasi dan penyebaran maklumat Kapolda Riau kepada masyarakat Desa Sampurago. Warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.


Polsek Kuantan Tengah juga melaksanakan patroli dan sambang warga dengan menyampaikan imbauan mengenai larangan membakar hutan dan lahan, termasuk penjelasan mengenai sanksi pidana bagi pelaku pembakaran lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Selain itu, Polsek Cerenti melaksanakan kegiatan mapping dan patroli antisipasi Karhutla di wilayah hukumnya sebagai upaya pemantauan daerah rawan kebakaran sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani dengan cepat," ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Kuansing bersama seluruh Polsek jajaran akan terus mengintensifkan patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat guna meminimalisir potensi Karhutla, terutama memasuki musim kemarau.


Seluruh rangkaian kegiatan di wilayah Polsek Pangean, Logas Tanah Darat, Hulu Kuantan, Kuantan Tengah, dan Cerenti berlangsung dengan aman, lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga lingkungan dan mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Polres Kuansing Distribusikan 2.057 Porsi Makan Bergizi Gratis





Centerindonesia KUANTANSINGINGI,– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sebanyak 2.057 porsi makanan bergizi disalurkan kepada siswa, tenaga pendidik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di sejumlah sekolah serta kelompok penerima manfaat di Kabupaten Kuantan Singingi. Sabtu (13/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di SPPG Polres Kuantan Singingi, Jalan Lingkar Perkantoran Pemkab Kuantan Singingi, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, melibatkan petugas kesehatan, pengurus SPPG, ahli gizi, serta 47 relawan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai standar.


Sebanyak 1.477 siswa, 272 tenaga pendidik dan nonpendidik, 249 balita, 33 ibu hamil, serta 26 ibu menyusui menerima manfaat dari program tersebut, sehingga total sasaran dan penerima mencapai 2.057 porsi.


Menu yang disajikan disusun berdasarkan kebutuhan gizi setiap kategori penerima, meliputi ayam ungkep goreng, telur ayam rebus, buah apel, buah naga, dan susu, dengan pengawasan tenaga kesehatan serta ahli gizi SPPG Polres Kuantan Singingi.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.


"Polres Kuantan Singingi berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para siswa, tenaga pendidik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar AKBP Hidayat Perdana.


Ia juga mengapresiasi seluruh personel, petugas kesehatan, pengurus SPPG, ahli gizi, serta para relawan yang telah bekerja sama sehingga proses pendistribusian dapat berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran.


"Sinergi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi penerus bangsa," tambahnya.


Selama pelaksanaan kegiatan, pendistribusian MBG di SPPG Polres Kuantan Singingi berlangsung dengan lancar, tertib, dan seluruh 2.057 porsi berhasil disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan.


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


(Ds)

Jumat, 12 Juni 2026

Harapan dari Balik Jeruji: Pastor Nigel Burrows Layani Ibadah Warga Binaan Lapas Pekanbaru




Centerindonesia Pekanbaru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menyelenggarakan kegiatan ibadah rutin bagi warga binaan beragama Kristen yang dilaksanakan di Gereja Interdenominasi Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga binaan, Kamis (11/06).


Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, ibadah kali ini menghadirkan pelayanan istimewa dari Pastor Nigel Burrows dari Irlandia yang secara langsung menyampaikan khotbah kepada jemaat.


Dalam khotbahnya, Pastor Nigel Burrows menyampaikan pesan tentang harapan, pengampunan, dan kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk tidak terjebak pada masa lalu, melainkan terus melangkah maju dengan iman dan keyakinan.


“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Masa lalu tidak menentukan masa depan. Tuhan selalu membuka jalan bagi siapa saja yang mau bertobat dan memperbaiki diri,” ujar Pastor Nigel Burrows dalam khotbahnya.


Ia juga menambahkan bahwa setiap proses kehidupan, termasuk masa pembinaan di dalam Lapas, dapat menjadi momentum untuk membangun karakter dan memperkuat hubungan dengan Tuhan.


“Di tempat ini pun, harapan itu tetap ada. Gunakan waktu yang ada untuk membangun diri, memperkuat iman, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah rutin ini merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya secara fisik dan keterampilan, tetapi juga dari sisi mental dan spiritual.


“Kami terus berupaya memberikan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan kepada seluruh warga binaan, termasuk melalui kegiatan keagamaan seperti ini. Kehadiran Pastor Nigel Burrows tentu menjadi motivasi tambahan bagi warga binaan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujarnya.


Pihak Lapas juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pastor Nigel Burrows untuk hadir dan melayani secara langsung. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik serta siap kembali ke tengah masyarakat.

(Ds)

Lahan Terbatas Tak Halangi Lapas Pekanbaru Produksi 800 Telur per Hari





Centerindonesia Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program unggulan yang saat ini menunjukkan hasil signifikan adalah pengembangan peternakan ayam petelur yang mampu memproduksi hingga 800 butir telur setiap harinya, Kamis (11/06).


Program ini menjadi wujud kontribusi nyata Lapas Pekanbaru dalam mendukung swasembada pangan, sekaligus sebagai sarana pembekalan keterampilan praktis bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya dilatih secara teknis dalam bidang peternakan, tetapi juga dibentuk mental kemandiriannya sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.


Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keberhasilan produksi telur ayam ini merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


“Lapas Pekanbaru berkomitmen penuh untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan strategis dari Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Produksi telur ayam ini merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian yang kami jalankan mampu memberikan hasil yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Yuniarto.


Lebih lanjut, Yuniarto menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembinaan yang menyentuh aspek perubahan perilaku dan peningkatan kapasitas warga binaan.


“Dengan memanfaatkan lahan terbatas, kami mengoptimalkan penggunaan teknologi sederhana seperti kandang modern untuk meningkatkan efisiensi. Harapannya, warga binaan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan setelah bebas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan,” tambahnya.


Salah satu warga binaan yang terlibat langsung dalam program ini, Baner, mengaku mendapatkan pengalaman dan manfaat yang besar dari kegiatan tersebut.


“Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain menambah ilmu dan keterampilan, kegiatan ini juga memotivasi saya untuk berubah menjadi lebih baik dan siap menjalani kehidupan mandiri setelah bebas nanti,” ungkap Baner.


Program peternakan ayam petelur ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu unit pembinaan unggulan di Lapas Pekanbaru. Ke depan, hasil produksi tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga berpotensi mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat sekitar.


Melalui berbagai program pembinaan yang produktif dan inovatif, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan yang berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat luas.

(Ds)

Satukan Langkah Perangi Narkoba Bersama, Kalapas Pekanbaru Hadiri Apel Kesiapsiagaan Satgas Anti Narkoba Kota Pekanbaru





Centerindonesia Pekanbaru – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran mengikuti Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Kota Pekanbaru yang digelar sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kota Pekanbaru, Jumat (12/06) 


Bertempat di Lapangan Upacara MPP Pekanbaru, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru, Kepala Polresta Pekanbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Dandim 0301/Pekanbaru, Kepala BNN Kota Pekanbaru, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Pekanbaru, serta unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat lainnya.


Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes. Pol. Muharman Arta. Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.


“Narkoba adalah musuh bersama yang mengancam masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui Satgas Anti Narkoba ini, kita menunjukkan komitmen dan kesiapan untuk mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih dari narkoba,” tegas Kombes. Pol. Muharman Arta.


Selain pelaksanaan apel, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemasangan rompi Satgas Anti Narkoba kepada para Duta Satgas Anti Narkoba sebagai simbol kesiapan dan komitmen bersama dalam mendukung gerakan pemberantasan narkoba di Kota Pekanbaru.


Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa partisipasi Lapas Pekanbaru dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.


“Pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama dari seluruh elemen, termasuk jajaran pemasyarakatan. Lapas Pekanbaru siap mendukung setiap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba guna mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif,” tegas Yuniarto.


Keikutsertaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam Apel Kesiapsiagaan Satgas Anti Narkoba ini menjadi wujud nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan dan masyarakat.


Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan Kota Pekanbaru yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

(Ds)

Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi





Centerindonesia Pekanbaru – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan senam pagi yang diikuti oleh warga binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang berfokus pada peningkatan kesehatan fisik serta pembentukan mental yang positif bagi seluruh warga binaan, Sabtu (13/06).


Sejak pagi hari, tampak warga binaan yang memenuhi lapangan olahraga Lapas Pekanbaru mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur. Iringan musik yang energik turut membangun suasana yang dinamis, menciptakan momen kebersamaan yang mempererat interaksi antar warga binaan dalam lingkungan yang kondusif.


Usai kegiatan senam, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan arahan dan motivasi singkat kepada seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta memanfaatkan waktu pembinaan dengan sebaik-baiknya.


“Kesehatan adalah fondasi utama. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang positif, proses pembinaan akan berjalan lebih optimal. Tetap disiplin, jaga sikap, dan manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar beliau.


Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa setiap warga binaan memiliki peluang yang sama untuk berubah dan memperbaiki diri. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti senam pagi diharapkan dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas.


Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat terus menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat positif sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.

(Ds)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done